Xiamen, Tiongkok, 11–13 Juni 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam The Second University Presidents Forum of the University Consortium of the 21st Century Maritime Silk Road (UCMSR) yang diselenggarakan oleh Xiamen University, Tiongkok, pada 11–13 Juni 2026. Forum internasional ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara untuk membahas penguatan kerja sama pendidikan tinggi, pengembangan talenta global, serta peran universitas dalam menjawab berbagai tantangan global melalui inovasi, kolaborasi, dan transformasi digital.
Delegasi UGM dipimpin oleh Prof. drg. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., Rektor Universitas Gadjah Mada. Turut hadir dalam delegasi tersebut Prof. Dr. Ir. Jaka Widada, M.P., Dekan Fakultas Pertanian UGM, serta delegasi dari Fakultas Biologi yang terdiri atas Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM, dan Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM.
Forum yang diikuti oleh puluhan universitas dari lebih dari 20 negara ini mengangkat berbagai isu strategis terkait masa depan pendidikan tinggi, pengembangan tata kelola global, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan, serta penguatan kemitraan internasional. Rangkaian kegiatan meliputi pidato utama dari para pemimpin universitas dunia dan tokoh internasional, diskusi panel mengenai model baru kerja sama pendidikan tinggi global, serta forum yang membahas pembangunan ekosistem inovasi dan hilirisasi teknologi melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, para delegasi UGM juga berpartisipasi dalam sesi diskusi bertema “Connecting the World: Shaping New Paradigms for Global Higher Education Cooperation” yang mengeksplorasi berbagai praktik baik dalam pengembangan kemitraan akademik lintas negara, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta inovasi dalam pendidikan internasional. Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya penguatan konektivitas antara dunia akademik dan industri melalui tema “Linking Industry and Academia: Building a New Ecosystem for University Technology Transfer”, yang menekankan peran universitas dalam mendorong inovasi dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat global.
Pada hari kedua kegiatan, 13 Juni 2026, delegasi Fakultas Biologi UGM memperoleh kesempatan untuk mengunjungi Tan Kah Kee Innovation Laboratory dan Biomarine Research Institute, pusat inovasi dan riset unggulan yang berfokus pada pengembangan teknologi strategis dan kolaborasi multidisiplin. Di samping itu, delegasi turut berkunjung ke Xian An Biomedical Laboratory yang menjadi pusat produksi vaksin untuk kesehatan masyarakat. Kunjungan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan mengenai ekosistem inovasi, pengelolaan riset unggulan, serta peluang kerja sama akademik dan penelitian antara UGM dan Xiamen University maupun mitra internasional lainnya.
Keikutsertaan UGM dalam forum ini mencerminkan komitmen universitas untuk terus memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan global yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan berbagai institusi pendidikan tinggi dunia, UGM berharap dapat memperluas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Partisipasi UGM dalam forum ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan akses dan kualitas pendidikan tinggi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi dan kolaborasi riset, SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan global antarperguruan tinggi, serta SDG 13 (Climate Action) dan SDG 14 (Life Below Water) yang menjadi salah satu fokus kolaborasi UCMSR dalam menjawab tantangan global melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.









