• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Prestasi
Arsip:

Prestasi

Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025

PrestasiRilis Berita Kamis, 4 Desember 2025

Mahasiswa Fakultas Biologi UGM berhasil meraih penghargaan nasional berupa Juara 3 pada lomba Esai Nasional Chemical Industry Technology Biggest National Competition (CARBON) tanggal 26 November 2025. CARBON 2025 merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Teknologi Industri Kimia Universitas Padjadjaran setiap satu tahun sekali. Kegiatan CARBON dilaksanakan secara offline pada jenjang siswa dan mahasiswa yang terdiri dari lomba esai, case competition, dan poster. Perlombaan ini mengusung tema “Bio-circular Innovation for a Sustainable Future Creating Impact through Science, Technology, and Youth Collaboration”.

Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Winda Lutfiana Hafidz, Intan Nur Aprilia, dan Salsabila Arwa Maharani berhasil meraih prestasi berupa Juara 3 pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran Tingkat Nasional 2025 di bawah bimbingan Bapak Arief Muammar, S.Si., M.Sc. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Affordable Healthcare & Bio-Diagnostics” yang berjudul “Rekayasa Escherichia coli Rekombinan Berbasis merR-luxCDABE dan Metallothionein Sebagai Biosensor Bioluminesen dan Agen Bioremoval Merkuri (Hg) pada Perairan Tercemar”.

Adanya peningkatan pencemaran merkuri akibat aktivitas pertambangan emas di Indonesia, terutama pada wilayah dengan limbah tailing yang mengandung merkuri (Hg) hingga melebihi baku mutu lingkungan, mendasari pembuatan karya esai ini. Inovasi deteksi pencemaran merkuri berbasis biosensor mikroba rekombinan menawarkan solusi berkelanjutan dalam memantau dan mengurangi dampak toksisitas merkuri di area pertambangan emas. Dengan memanfaatkan Escherichia coli yang direkayasa membawa gen merR sebagai sensor, luxCDABE sebagai penghasil sinyal bioluminesen, dan Metallothionein sebagai agen pengikat ion Hg²⁺, teknologi ini mampu memberikan deteksi real-time sekaligus menurunkan kadar logam berat secara langsung. Inovasi yang ditawarkan tidak hanya menghadirkan metode pemantauan lingkungan yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah, tetapi juga memiliki nilai aplikatif tinggi karena mampu menggantikan teknik konvensional yang mahal dan tidak praktis di lapangan. Diharapkan penggunaan biosensor rekombinan ini menjadi strategi berkelanjutan yang tidak hanya berkontribusi pada pengendalian pencemaran merkuri, tetapi juga mendukung perlindungan kesehatan masyarakat dan kelestarian ekosistem di sekitar area tambang emas. Dengan menerapkan teknologi biosensor ini, perairan dan lingkungan bekas aktivitas pertambangan dapat dipantau secara efektif sehingga risiko paparan merkuri bagi masyarakat dapat ditekan. Lingkungan yang pulih dan aman dari kontaminasi merkuri akan mendukung keberlanjutan ekosistem, meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab di masa depan. [Penulis: Winda Lutfiana Hafidz]

Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Juara Pada Perlombaan Taekwondo Porsenigama 2025

Prestasi Senin, 1 Desember 2025

Yogyakarta, 16 November 2025 – Atlet Taekwondo berbakat, Aulia Faza Dyasti dan Arsya Fagam Pramudya Deas, berhasil meraih gelar juara 2 Kyorugi U-67 putri dan juara 3 O-87kg Putra pada ajang Kejuaraan Taekwondo PORSENIGAMA yang diselenggarakan di Gor Pancasila UGM pada tanggal 16 November 2025. Prestasi ini menjadi bukti konsistensi dan dedikasi atlet dalam berlatih serta dukungan penuh dari pelatih dan tim.


Dalam pertandingan, Aulia Faza Dyasti dan Arsya Fagam Pramudya Deas menunjukkan teknik, kekuatan, serta strategi yang unggul. Dengan skor yang saling mengejar, mereka berhasil menumbangkan lawan yang merupakan salah satu pesaing terkuat di kelasnya. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu atlet muda potensial di bidang taekwondo.

Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat dan motivasi bagi seluruh mahasiswa UGM, khususnya Fakultas Biologi, untuk terus berlatih, berjuang, dan aktif berkontribusi dalam pertandingan baik di tingkat universitas maupun nasional atau internasional. Pencapaian ini juga menegaskan peran strategis UGM dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berbakat.

[Penulis: Aulia Faza Dyasti]

Tingkatkan Keamanan Pangan Melalui Inovasi BioGuard Coat Packaging Berbasis Limbah Kulit Pisang dengan Antosianin Telang sebagai Bioindikator Kesegaran Pangan, Tim Mahasiswa Fakultas Biologi dan Sekolah Vokasi Raih Juara 1 pada Lomba Karya Tulis Agriculture Expert Class 2025

PrestasiRilis Berita Jumat, 28 November 2025

Tim dari Fakultas Biologi dan Sekolah Vokasi yang beranggotakan Nelly Astiana Napitupulu (Biologi 2022), Puspita Nur Rahmawati (2022), dan Dewi Syifa Ainu (Pengembangan Produk Agroindustri 2023) berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Karya Tulis Agriculture Expert Class 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Agribisnis, Universitas Siliwangi pada 7 November 2025 dengan tema “Penggunaan Limbah Pertanian dari Industri Pangan Menuju Sirkular Ekonomi” dengan judul karya tulis “ BioGuard Coat Packaging: Inovasi Kemasan Aktif Berbasis Limbah Kulit Pisang dengan Antosianin Telang sebagai Bioindikator Kesegaran Pangan guna Mendukung Sirkular Ekonomi”


Green packaging merupakan konsep kemasan ramah lingkungan yang dirancang untuk mengurangi dampak ekologis dari proses produksi, penggunaan, hingga pembuangan. Dalam konteks Indonesia, urgensi green packaging semakin meningkat seiring maraknya kasus keracunan massal akibat konsumsi makanan yang menurun kualitasnya. Pemerintah merespons tantangan ini melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang membutuhkan sistem keamanan pangan lebih ketat, terutama di fase distribusi dan penyimpanan. Kemasan hijau yang mampu memantau kesegaran pangan secara langsung menjadi intervensi strategis untuk memastikan keamanan makanan bagi jutaan penerima manfaat program tersebut.

Prinsip utama green packaging adalah penggunaan bahan yang biodegradable, aman, dan berasal dari sumber terbarukan. Salah satu peluang besar terletak pada limbah pertanian, khususnya kulit pisang. Indonesia sebagai produsen pisang utama dunia menghasilkan 7,48 juta ton pisang per tahun, yang berpotensi memunculkan 2,6–3 juta ton limbah kulit pisang yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah ini kaya pektin, selulosa, dan senyawa bioaktif sehingga sangat potensial sebagai bahan dasar biokomposit kemasan ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah tersebut tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi sirkular yang bernilai tinggi.

Inovasi BioGuard Coat Packaging hadir sebagai implementasi konkret dari konsep green packaging. Teknologi ini memanfaatkan biopolimer kulit pisang dan ekstrak bunga telang untuk menciptakan kemasan cerdas yang mampu memberikan perlindungan fisik, biologis, sekaligus informasi visual mengenai kesegaran makanan. Sistem ini mengintegrasikan tiga mekanisme penting: (1) sifat antimikroba alami pektin kulit pisang yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri patogen, (2) fungsi barrier matriks selulosa–pektin yang memperlambat laju kerusakan makanan, dan (3) indikator pH berbasis antosianin bunga telang yang berubah warna ketika makanan mulai mengalami degradasi. Kombinasi ini menjadikan BioGuard sebagai sistem perlindungan pangan berlapis yang inovatif dan efektif.

Implementasi BioGuard Coat Packaging dalam rantai pasok MBG memberikan manfaat signifikan. Indikator warna pada kemasan memungkinkan deteksi dini penurunan kualitas makanan secara real-time tanpa alat khusus atau keahlian teknis, sehingga guru, petugas logistik, hingga masyarakat umum dapat mengidentifikasi makanan yang tidak layak konsumsi hanya dengan melihat perubahan warna. Kemampuan coating untuk diaplikasikan pada berbagai jenis kemasan yang sudah ada membuat inovasi ini mudah diadopsi secara luas tanpa memerlukan investasi peralatan baru. Efisiensi ini sangat relevan untuk sistem distribusi besar seperti MBG yang menyalurkan makanan setiap hari.

Secara keseluruhan, BioGuard Coat Packaging menunjukkan bagaimana green packaging dapat menjadi solusi strategis bagi keamanan pangan, pengurangan limbah, dan penguatan ekonomi sirkular. Selain proses produksinya ramah lingkungan dan mudah terurai, inovasi ini turut mendukung pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger), 3 (Good Health and Well-being), 12 (Responsible Consumption and Production), dan 13 (Climate Action). Dengan mengonversi limbah pertanian menjadi kemasan cerdas bernilai tinggi, teknologi ini tidak hanya mencegah risiko keracunan makanan, tetapi juga memberdayakan seluruh stakeholder dalam sistem pengawasan pangan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan nasional. [Penulis: Nelly Astiana dan Tim]

UGM Raih Juara Umum ONMIPA PT Tingkat Nasional 2025 Fakultas Biologi UGM Sumbang Medali Melalui Mahasiswa Berprestasi

Prestasi Senin, 24 November 2025

Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan (ONMIPA) Perguruan Tinggi Tingkat Nasional 2025 yang diselenggarakan pada 16–20 November 2025 di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung. Pada kompetisi bergengsi yang diikuti oleh 251 mahasiswa dari 96 perguruan tinggi ini, UGM berhasil meraih gelar Juara Umum, sebuah pencapaian bersejarah setelah selama beberapa tahun terakhir menempati posisi runner up.

Dalam kompetisi yang melibatkan bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi tersebut, Fakultas Biologi UGM turut memberikan kontribusi penting melalui pencapaian para mahasiswanya. Salah satu capaian membanggakan datang dari Tsaqifa Zuhayra Emery Bagus, mahasiswa Fakultas Biologi, yang berhasil meraih Medali Perunggu pada bidang Biologi tingkat nasional.

Secara keseluruhan, kontingen UGM pada bidang Biologi mencatat prestasi luar biasa dengan perolehan: 1 Medali Emas; 1 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu

Capaian ini tidak hanya menunjukkan kualitas akademik mahasiswa UGM yang terus berkembang, tetapi juga menjadi bukti komitmen universitas dan fakultas dalam membina generasi muda yang unggul di bidang ilmu pengetahuan.

Fakultas Biologi UGM mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah bekerja keras, serta berterima kasih atas dukungan dari seluruh sivitas akademika. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

 

Tim Biologi UGM Raih 2nd Winner (Umum), Gold Medal, dan Favorite Poster pada Ajang Internasional IYS 2025 di Thailand

PrestasiRilis Berita Jumat, 14 November 2025

Kabar membanggakan kembali datang dari kancah internasional. Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 2nd Winner (Juara Umum), Gold Medal, serta penghargaan Favorite Poster pada subtema Health dalam ajang 4th International Youth Summit (IYS) Essay Competition 2025 yang diselenggarakan di Thailand. Tim yang terdiri atas Aryan Mustamin (ketua tim), Salsabila Faradisa Nuris, dan Zahrotin Saleha dari Fakultas Biologi UGM, di bawah bimbingan Dr. biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si., tampil gemilang melalui karya inovatif bertajuk “SweetGuard: Enzyme Powder for Converting HFCS Fructose into D-Allulose to Maintain Blood Glucose Levels and Metabolic Health.” Karya tersebut berhasil mencuri perhatian dewan juri berkat gagasan ilmiah yang menggabungkan bioteknologi, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan dalam satu inovasi yang aplikatif.


SweetGuard merupakan bubuk enzim hasil fermentasi mikroba yang mampu mengonversi fruktosa dari High Fructose Corn Syrup (HFCS) menjadi D-allulose, sejenis gula langka rendah kalori yang aman bagi metabolisme tubuh. Melalui pendekatan bioteknologi ramah lingkungan, enzim ini dikembangkan dalam bentuk stabil dan siap digunakan pada industri makanan dan minuman sebagai solusi pemanis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin menghadirkan solusi bioteknologi yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga aplikatif bagi industri pangan. SweetGuard mampu mengubah hingga 71% fruktosa menjadi D-allulose, sehingga produk akhir memiliki kadar gula lebih rendah tanpa kehilangan rasa manis alami,” ujar Aryan Mustamin, ketua tim.

Menurut Salsabila Faradisa Nuris, ide SweetGuard lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya kasus penyakit metabolik akibat konsumsi gula berlebih. “Selama ini, sirup jagung tinggi fruktosa banyak digunakan karena murah dan manis, namun berisiko bagi kesehatan. Kami ingin menciptakan solusi yang tetap memberikan rasa manis, tetapi dengan dampak metabolik yang jauh lebih baik,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, enzim ini menunjukkan performa tinggi pada pH 8 dan suhu 55°C, dengan efisiensi konversi mencapai 33–71%. Kinerja ini menjadikan SweetGuard sebagai kandidat potensial untuk dikembangkan di industri pangan sebagai pemanis rendah kalori yang lebih ramah tubuh dan lingkungan.

Zahrotin Saleha menambahkan bahwa inovasi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 13 (Climate Action). “Kami ingin membuktikan bahwa inovasi anak muda Indonesia dapat menjawab tantangan global di bidang kesehatan dan keberlanjutan,” tuturnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Fakultas Biologi UGM, tetapi juga menegaskan komitmen kampus dalam mendorong kolaborasi riset antara mahasiswa dan dosen pembimbing untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata. Di bawah arahan Dr. biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si., tim ini mampu mengintegrasikan konsep ilmiah dan penerapan industri secara sinergis, menghasilkan karya yang diakui secara internasional.

Melalui capaian ini, tim berharap SweetGuard dapat dikembangkan lebih lanjut menuju tahap komersialisasi dan penerapan luas di industri pangan, sehingga menjadi bagian dari solusi global untuk gaya hidup yang lebih sehat, berkelanjutan, dan inovatif. [Penulis: SweetGuard Team]

Angkat Inovasi untuk Mengurangi Plant Blindness melalui Permainan Kartu Identifikasi Tumbuhan, Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Juara 2 dalam Lomba Media Pembelajaran Nasional

Prestasi Senin, 10 November 2025

Yogyakarta, November 2025 – Tim mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan nama tim Kacamata Botanika telah meraih prestasi juara 2 dalam lomba media pembelajaran nasional yang diadakan oleh Universitas Siliwangi. Lomba tersebut diikuti oleh 11 tim lainnya dan diadakan dari 13 Agustus 2025 hingga 22 Agustus 2025. Tim Kacamata Botanika diketuai oleh Johs Carlo Edison Abon dan beranggotakan Roxaline Sih Tanwinilang dan Adika Pramudya Nugraha.


Plant blindness adalah permasalahan dalam bidang pendidikan yang tim Kacamata Botanika angkat. Pada dasarnya, plant blindness adalah kondisi ketidaksadaran dan ketidakacuhan terhadap keberadaan, keunikan, dan kegunaan tumbuhan bagi manusia dan lingkungan. Dengan itu Tim Kacamata Botanika telah menciptakan solusi dalam bentuk permainan kartu digital yang mengajarkan mengenai identifikasi tumbuhan pada tingkat famili. Kacamata Botanika dikode melalui software Godot dan juga memiliki versi fisik. Selain mengenalkan cara identifikasi tumbuhan, kacamata botanika juga mengajarkan pentingnya peran tumbuhan bagi manusia.

Pada saat ini, game kacamata botanika ini masih dalam tahap proses pengembangan. Untuk sekarang, permainan ini dapat dimainkan 1vs1 dengan computer (bot) yang dapat dimainkan pada pc. Pengembangan game ini diharapkan dapat menjangkau ke berbagai platform, terutama android dan dapat dimainkan secara multiplayer (online) dengan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya sebatas Biologi saja, dimana yang kita ketahui bersama bahwa Biologi merupakan bidang ilmu yang sifatnya multidisipliner dimana dengan adanya kolaborasi berbagai pihak dapat memberikan hasil yang lebih baik dan maksimal pula. [Penulis: Johs Carlo Edison Abon]

Profil Tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM 2025: Pemenang AjangBiologi Sintetik di Paris, Prancis

PrestasiRilis Berita Jumat, 7 November 2025

Yogyakarta, Indonesia — Tim International Genetically Engineered Machine (iGEM) UGM2025 merupakan delegasi dari Universitas Gadjah Mada dalam ajang kompetisi biologi sintetikinternasional yang dilangsungkan setiap tahunnya di Paris, Prancis. Tim iGEM UGM pertamakali dibentuk pada tahun 2021 dan terus berlangsung hingga saat ini. Di tahun ini, Tim iGEMUGM 2025 dibantu oleh Anandita Amalia (Biologi), Salma Rohmaniah (Biologi), Erwinda DwiChofifah (Biologi), Tsaqifa Zuhayra Emery Bagus (Biologi), Nauval Rajwaa Raysendria(Biologi), Geraldine Yara Amritarashmi (Biologi), Tan Rendy (Biologi), Shainna Nur Sharfina(Biologi), dan Pamastadewi Pryankha Hijrianto (Biologi) dengan berkolaborasi bersama 11 oranglainnya dari Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan,Fakultas Biologi, Fakultas Sains dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pertanian.


Meski Tim iGEM UGM 2025 telah berhasil meraih gold medal pada iGEMGrand Jamboree2025, perjalanan panjang telah dilalui sejak tahun 2024 melalui kompetisi biologi sintetik ditingkat nasional. Di tahun 2024, Tim iGEM UGM telah mengikuti perlombaanBioinformaticsand Synthetic Biology Competition (BIOS) 2024 yang diselenggarakan oleh synbio.id. Dalamperlombaan tersebut, Tim iGEM UGM mengirimkan dua tim yaitu Tim Phytovac dan TimGamanthrax, yang masing-masing juga memenangkan berbagai kategori. Tim Phytovac berhasilmemenangkan kategori Best Presentation, Best Website, dan Grand Prize Winner.

Tidak kalahhebatnya, Tim Gamanthrax juga memenangkan kategori Best Poster. Dalam perlombaan yangsama, kedua tim membawa pulang gold medal sebagai hasil kerja keras dan ketekunan mereka. Tidak hanya berhenti di tingkat nasional, Tim iGEM UGM juga mengikuti kompetisi GlobalOpen Genetic Engineering Competition (GOGEC) 2025 yang merupakan kompetisi biologisintetik di tingkat internasional. Melalui GOGEC 2025, Tim iGEM UGM berhasil menyabetberbagai penghargaan seperti runner-up dalam kategori Best Written CommunicationdanBestProject Value serta memenangkan kategori Best Computational Project.

Seluruh proses penelitian molecular farming untuk memproduksi vaksin Dengue kemudiandidokumentasikan serta dinarasikan dalam bentuk video diseminasi ilmu pengetahuan sehinggaTim iGEM UGM 2025 berhasil menerima insentif pengembangan konten pembelajaran daring ditahun 2025. Tim iGEM UGM 2025 mengusulkan video dengan judul “Tembakau, WarisanNusantara: Dari Ritual Budaya ke Inovasi Vaksin Dengu” yang diketuai oleh apt. SetyowatiTriastuti Utami, Ph.D. dari Fakultas Farmasi UGM.

Dengan berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan, Tim iGEM UGM 2025 menjadi bentuksemangat dan kreativitas baru dalam perkembangan ilmu biologi sintetik yang harapannya dapatditerapkan di Indonesia secara inklusif dan ekstensif sehingga dapat memberikan dampak danmanfaat besar bagi kesejahteraan ilmu pengetahuan bangsa kita tercinta.

UGM Sabet Gold Medal di Grand Jamboree iGEM 2025

PrestasiRilis Berita Jumat, 7 November 2025

Yogyakarta, Indonesia — Tim UGM-Indonesia berhasil memenangkan Gold Medal pada topikbiomanufaktur dalam ajang iGEM Grand Jamboree yang digelar di Paris Convention Centre(Porte de Versailles), Prancis.
Projek UGM-Indonesia pada tahun ini adalah pengembangan biomanufaktur vaksin dengueDENV-2 Domain III yang terjangkau dengan menggunakan tanaman Nicotiana tabacum(tembakau). Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan rekayasa ekspresi dengansalt-inducibleTYDV Rep/RepA untuk membuat produksi protein di tanaman lebih efisien. Tujuannya untukmembuat vaksin dengue lebih mudah dijangkau untuk daerah-daerah dengan sumber daya yangterbatas.


Fokus dari projek ini adalah untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan dampak yangbesar: membuat perlindungan demam berdarah lebih mudah dijangkau dan diproduksi. Dengankata lain, kelompok ini ingin mengeksplorasi bagaimana cara merekayasa tanaman untukmenjadi industry obat kecil. Jika berhasil, pendekatan ini akan benar-benar membuat vaksindengue murah dan terjangkau.

Prestasi ini cukup berarti bagi masa depan Indonesia. Demam berdarah (dengue) menyerangbanyak keluarga setiap tahun, dan Solusi yang praktis, aman, dan mudah dapat menguatkanKesehatan Masyarakat. Mahasiswa-mahasiswa UGM ini menunjukkan bahwa innovator mudadapat berkontribusi untuk membuat perubahan nyata, hingga ke kancah global.

Projek bernama SALTY ini, atau Salt Activated with TYDV, dibantu oleh Anandita Amalia(Biologi), Salma Rohmaniah (Biologi), Erwinda Dwi Chofifah (Biologi), Tsaqifa Zuhayra EmeryBagus (Biologi), Nauval Rajwaa Raysendria (Biologi), Geraldine Yara Amritarashmi (Biologi),Tan Rendy (Biologi), Shainna Nur Sharfina (Biologi), dan Pamastadewi Pryankha Hijrianto(Biologi) dengan berkolaborasi bersama 11 orang lainnya dari Fakultas Farmasi, FakultasKedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Fakultas Biologi, Fakultas Sains dan IlmuPengetahuan Alam, dan Fakultas Pertanian.

Tentunya keberhasilan dari proyek ini tidak terlepas dari para pendamping, yang dikoordinasikanoleh Dr. Yekti Asih Purwestri, M.Si. (Biologi), serta dibantu oleh Widhi Dyah Sawitri, S.Si.,M.Agr., Ph.D. (Pertanian), M. Saifur Rohman, M.Eng., Ph.D. (Pertanian), apt. Setyowati TriastutiUtami, Ph.D. (Farmasi), Dewi Kartikawati Paramita, S.Si., M.Si., Ph.D. (Kedokteran), Prof. dr.Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D. (Kedokteran), Dr.rer.nat. Abdul R. Siregar, S.Si.,M.Biotech (Biologi), Indra Lesmana, S.Si., M.Sc. (Biologi), Afif Pranaya Jati, S.P., M.Sc.(Bioteknologi), Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. (Biologi), Imam Bagus N., S.Si., M.Sc.(Agroteknologi), Olivia Pangaribuan, S.Agr (Mahasiswi Magister Pertanian), Nayaka Bagus W.A. H., S. Ked. (Alumni Kedokteran), apt. I Made Rhamandana Putra, S. Farm (Alumni Farmasi),dan Adhityo W., M.Sc., Ph.D. (GSI).

Pendanaan dari penelitian ini juga didukung oleh Universitas Gadjah Mada, Panin Bank, YSDS,Rentokil, CropLife Indonesia, Forsains Edutech Indonesia, SnapGene, GSI Academy, IGF, PT.Indolab Utama, Merck, dan ScienceWerke.

Soroti Isu Pencemaran Merkuri di Lahan Tambang Emas Rakyat melalui Inovasi Rekayasa Genetik Tanaman, Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Gelar Winner di Kompetisi Esai Ilmiah Internasional

Prestasi Rabu, 5 November 2025

Yogyakarta, November 2025 — Tim mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim yang diketuai oleh Azra Belva Naprilian dan beranggotakan Kamilia Hana Salwa serta Aulia Robiatul Adawiyah yang merupakan mahasiswa angkatan 2022 berhasil meraih gelar Winner dalam ajang Biotechnology International Essay Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang.


Kompetisi internasional ini diikuti oleh berbagai universitas dari Indonesia dan Asia yang berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi ketat sejak 14 September hingga 22 Oktober 2025. Pada tahap seleksi full paper, tim Fakultas Biologi UGM berhasil menempati peringkat kedua, hanya terpaut tipis dari tim asal Malaysia. Keberhasilan ini berlanjut hingga babak presentation round, tim UGM berhasil mengungguli tim dari Malaysia.

Pada kompetisi ini, Belva beserta rekannya mengusung karya ilmiah bertema bioteknologi lingkungan dengan judul “Genetic Modification of Sunflower with Pseudomonas putida Metallothionein Genes for Mercury Phytoremediation in Artisanal and Small-Scale Gold Mining Soils”. Inovasi tersebut dimulai dari keresahan terhadap tingginya tingkat pencemaran merkuri (Hg) di wilayah pertambangan emas skala kecil di Indonesia yang menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan keamanan pangan, karena merkuri dapat masuk ke rantai makanan melalui tanaman pangan di sekitar lokasi tambang.

Menjawab tantangan tersebut, tim Fakultas Biologi UGM mengembangkan gagasan inovatif berbasis bioteknologi melalui pendekatan fitoremediasi berbasis rekayasa genetik. Inovasi ini memanfaatkan tanaman bunga matahari (Helianthus annuus) yang direkayasa dengan gen Metallothionein (MT). Fitoremediasi berbasis tanaman transgenik menjadi metode ramah lingkungan yang dapat diterapkan langsung di lapangan tanpa menimbulkan dampak sekunder seperti limbah berbahaya.

Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). [Penulis: Azra Belva Naprilian]

Dari Limbah Jadi Solusi: Mahasiswa UGM Ciptakan Biopolimer Plastik Ramah Lingkungan dari Kulit Pisang Melalui Program Kreativitas Mahasiswa 2025

Prestasi Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta – Sampah plastik berbasis minyak bumi sulit terurai, terus menumpuk dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Di sisi lain, limbah kulit pisang juga melimpah dan seringkali berakhir sebagai sampah tanpa pemanfaatan. Melihat dua permasalahan ini, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada menghadirkan solusi zero waste dengan menggabungkan pengelolaan limbah kulit pisang dan produksi plastik biodegradable ramah lingkungan.

Ketua tim, Dwi Ayu Kurniasih, menjelaskan bahwa ide ini muncul karena tim mengalami keresahan ketika melihat sampah plastik terus menumpuk dan sulit terurai. Mereka kemudian mencari cara untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit pisang yang biasanya terbuang. Dengan menggabungkan dua masalah ini, tim menghadirkan solusi berbasis konsep zero waste: mengurangi sampah plastik sekaligus memberi nilai tambah pada limbah organik.

Produk yang dikembangkan berbasis Polyhydroxybutyrate (PHB), yaitu bioplastik alami yang memiliki sifat menyerupai plastik konvensional namun dapat terurai secara alami. Melalui penginsersian gen penghasil PHB (PhaA, PhaB, dan PhaC), tim Peelution memodifikasi ragi (yeast) spesies Kluyveromyces marxianus agar mampu memproduksi PHB secara lebih efisien. Strategi ini membuat proses produksi lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional berbasis bakteri.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menawarkan alternatif pengganti plastik, tetapi juga mengubah limbah organik menjadi produk bernilai, sehingga mendukung penerapan konsep zero waste.

Tim Peelution optimis inovasi berbasis rekayasa genetika ini dapat dikembangkan lebih jauh ke skala industri. Harapannya, upaya ini dapat berkontribusi pada pengurangan sampah plastik sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan dukungan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) UGM serta bimbingan dari Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Tim Peelution terdiri atas Dwi Ayu Kurniasih (Fakultas Biologi), Aulia Berlian Patricia (Fakultas Biologi), Adrianus Dinata (Fakultas Biologi), Syrin Alia Zahra Marin (Fakultas Teknologi Pertanian), dan Muhammad Tegar Prakoso (Fakultas Teknologi Pertanian).

123…24

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025
  • KMP Biologi UGM Berbagi Ilmu Bersama Anak-Anak Jogoyudan melalui Program KMP Mengajar
  • Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali
  • Lestarikan Kekayaan Rempah Nusantara, Tim INUCoST Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Pembuatan Herbarium Bersama Pakar Leiden dan Praktisi Industri
  • Fakultas Biologi UGM dan Australian National University Perpanjang Kerja Sama Double Degree serta Bahas Peluang Kolaborasi Strategis Baru
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju