Kelompok Studi Herpetologi (KSH) telah melaksanakan rangkaian Diklat Anggota Muda KSH XXXV: Diklat Ruang (Dikru) II di Ruang 1 Gedung B dan Lapangan Voli Fakultas Biologi UGM pada hari Minggu, 27 Oktober 2024 pukul 08.30-12.00 WIB. Pada kegiatan ini Calon Anggota Muda (CAM) XXXV diperkenalkan dengan Departemen Keorganisasian di KSH serta teknik handling herpetofauna pada tiap divisi keilmuan (Divisi Amphibia, Testudinata, Crocodylia, Serpentes, dan Lacertilia). Pada acara Dikru II diharapkan CAM telah mengetahui akan Departemen Keorganisasian (KO) KSH dan dapat melakukan handling herpetofauna.
Acara Dikru II dibuka oleh MC yakni Az-Zahra Blazei Damara Putri kemudian dilanjutkan doa, menyanyikan mars KSH, dan pembacaan kode etik KSH. Acara kemudian dilanjutkan dengan pematerian Departemen KO KSH. Selanjutnya, dilaksanakan review materi Dikru I dengan adanya presentasi penugasan yang dilaksanakan berkelompok mengenai materi Dikru I tentang tiap divisi keilmuan herpetofauna di KSH. Tiap presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengarahan menuju ke lapangan voli untuk kegiatan handling herpetofauna oleh tiap divisi keilmuan KSH. Pematerian dibawakan oleh Dewan Senior dari tiap divisi keilmuan terkait. Setelah itu dilakukan moving kembali ke ruangan untuk dilakukan review materi yang telah disampaikan. Acara ditutup dengan dokumentasi bersama serta pembacaan penugasan Dikru II untuk CAM.
Acara sendiri dihadiri oleh semua CAM XXXV KSH sebanyak 10 orang. Secara keseluruhan acara berjalan dengan lancar dengan penuh antusias peserta terkait berbagai spesimen dan teknik handling yang dilakukan. Spesimen yang digunakan pun antara lain kodok Duttaphrynus melanostictus dan katak Polypedates leucomystax untuk Divisi Amphibia; Crocodile Snapping Turtle (CST), Trachemys scripta elegans (Kura-kura Brazil), dan bulus/labi-labi untuk Divisi Testudinata; boneka buaya untuk Divisi Crocodylia; Naja sputatrix (Ular Kobra) dan Ptyas mucosa (Bandotan Macan) untuk Divisi Serpentes; dan Gekko gecko (Tokek), Takydromus sexlineatus (Kadal Rumput), dan Varanus salvator (Biawak) untuk Divisi Lacertilia. [Penulis: KSH]
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) merupakan tahap akhir dari pelaksanaan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang merupakan program Dir. Belmawa Ditjen Dikti-Ristek dan Dir. APTV Ditjen Dikti. PIMNAS menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil PKM dan saling berkomunikasi melalui produk kreasi intelektual berskala nasional. PIMNAS ke-37, yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya, mengusung tema “Berkompetisi Mengasah Kreativitas Mahasiswa Bertalenta Indonesia menjadi Pribadi yang Solutif, Inovatif dan Produktif”.
Tim PKM-RE UGM Cisaheal dengan ketua Aditya Latiful Azis dari Fakultas Biologi UGM dengan anggota lintas program studi di antaranya Asy Syifa Paras Ceria (Biologi 2022), Shabrina Farras Tsany (Kedokteran 2021), Rahmalia Diani Saffana (Kedokteran 2021), dan Faqih Fikri Nuryanto (Farmasi 2023) dengan dosen pembimbing Woro Anindito Sri Tunjung, M.Sc., Ph.D., yang mengusung riset berjudul “Efikasi Kombinasi Ekstrak Biji Salak Pondoh dan Kulit Jeruk Pamelo sebagai Modulator Apoptosis dan Proliferasi Sel Kanker Serviks (HeLa)” berhasil memperoleh juara 1 atau penghargaan setara emas dalam kategori Poster PKM-RE-1.
Tim Cisaheal mengoptimalkan penggunaan poster sebagai media transfer informasi untuk menyajikan hasil penelitian secara visual kepada khalayak luas. Melalui perpaduan antara gambar yang menarik dan teks singkat tetapi padat, poster ini dirancang agar mampu mengomunikasikan ide dan temuan riset secara efektif dan jelas. Poster ini tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi satu arah, tetapi juga sebagai alat yang mampu mengundang audiens untuk berpartisipasi dalam diskusi lebih mendalam. Dengan adanya ruang untuk berdiskusi, diharapkan muncul wawasan baru yang lebih dalam, khususnya mengenai potensi manfaat kombinasi ekstrak biji salak pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) dan kulit jeruk pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr) sebagai terapi adjuvan dalam menangani kanker serviks.
Keikutsertaan dalam kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 ini selaras dengan tema besar yang mendorong inovasi dan produktivitas dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan. Melalui riset ini, Tim Cisaheal ingin menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan solutif, guna menjawab tantangan dalam dunia medis yang terus berkembang. Besar harapan bahwa capaian ini menjadi tonggak awal yang menginspirasi lahirnya lebih banyak penelitian unggul dan inovatif dari para generasi muda Indonesia di masa yang akan datang. [Penulis: Aditya Latiful Azis]
Kelompok Studi BiOSC (Biology Orchid Study Club) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Studium Generale 2.0 dengan tema “Teknik Identifikasi Anggrek melalui Diseksi Bunga untuk Mendukung Pelestarian Anggrek Indonesia” pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024. Acara ini merupakan program kerja koordinator keilmuan yang dibawahi oleh Akmal Bunyamin sekaligus sebagai ketua pelaksana. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Ruang 2 Gedung B Fakultas Biologi UGM yang diikuti oleh 37 peserta serta terbuka untuk para anggota aktif kelompok studi BiOSC. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keilmuan, serta memotivasi anggota aktif BiOSC dalam identifikasi spesies anggrek dengan teknik diseksi bunga sebagai upaya pelestarian anggrek di Indonesia.
Para peserta diberikan pematerian langsung oleh Ibu Aninda Retno Utami Wibowo, S.Si., M.Sc. selaku peneliti di pusat riset biosistematika BRIN. Pemaparan materi disampaikan secara langsung yaitu mengenai step by step to a new spesies. Setelah itu, seluruh anggota BiOSC diberikan kesempatan untuk melakukan praktik diseksi bunga. Para peserta masing-masing diberi bunga anggrek untuk diidentifikasi. Para peserta diminta mengidentifikasi, mengukur, dan mendokumentasikan bagian-bagian bunga anggrek secara detail, yang membedakan anggrek satu dengan lainnya.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias, diikuti dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Melalui acara Studium Generale, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang proses identifikasi anggrek, teknik diseksi anggrek, serta meningkatkan ilmu dan pengetahuan sebagai upaya pelestarian anggrek di Indonesia. [Penulis: BiOSC]
Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Biologi Tahun 2024

Acara Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 Fakultas Biologi telah dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Oktober 2024 pukul 13.00 – 14.30 WIB. Acara ini dilakukan di ruang sidang KPTU. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilakukan sambutan oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi. Acara dihadiri oleh Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Si selaku Dosen Pengurus PKM Corner 2024. Woro Anindito Sri Tunjung, Ph.D, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D, dan Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. selaku Dosen Pembimbing PKM juga turut hadir.
Acara Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 TIM PKM 2024 merupakan acara yang diselenggarakan oleh PKM Corner Biologi untuk melepas kontingen mahasiswa biologi yang lolos PIMNAS ke-37 yang akan berjuang di Universitas Airlangga. Acara ini diadakan dengan tujuan memberi bekal, motivasi, serta hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk mengikuti PIMNAS di Universitas Airlangga. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mengetahui sarana apa saja yang akan diberikan oleh Fakultas Biologi. [Penulis: PKM Corner]
Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024, telah dilaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ruang Softskill Calon Seedling KSAT, yaitu salah satu rangkaian kegiatan Open Recruitment KSAT. Dalam rangkaian Open Recruitment diadakan Diklat Ruang atau Dikru untuk masing-masing Sub-Divisi Keilmuan serta Dikru Softskill kepada Calon Anggota Baru KSAT 2024 (Calon Seedling). Pada Dikru keempat yaitu pematerian dasar Pengembangan Softskill yang dilaksanakan secara luring di Ruang VA Fakultas Biologi UGM. Kegiatan Dikru Softskill bertujuan untuk memberikan wawasan terkait cara membangun kerja sama tim dan mempertahankan sinergitas teamwork kepada Calon Seedling KSAT.
Acara Diklat Ruang Softskill dimulai dengan pembukaan dan doa yang dipimpin oleh Farah Adina Ratri Sachariano (KSAT 2023) dan Adika Pramudya Nugraha (KSAT 2023) sebagai MC. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi pematerian yang disampaikan oleh Kak Fika Zulfiani (KSAT 2021) selaku Wakil Koordinator Sub-Divisi Keilmuan Arsitektur Lanskap KSAT. Materi yang disampaikan meliputi kerjasama tim dan kolaborasi, membangun komunikasi yang efektif, pentingnya kemampuan manajemen waktu, memupuk kreativitas dan inovasi, serta langkah-langkah pengelolaan self-management atau kontrol emosi yang baik. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Calon Seedling dan Narasumber.Setelah kegiatan pematerian selesai, Calon Seedling dibagi menjadi lima kelompok untuk games. Games terdiri dari 2 bentuk yaitu Games 1 berupa permainan capture the flag dan Games 2 berupa permainan save the paper. Setelah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian study case dan presentasi hasil study case oleh Calon Seedling. Setelah selesai, kegiatan Diklat Ruang Softskill KSAT ditutup dengan pemberian kesan pesan, doa penutupan, dan dokumentasi bersama.
Kegiatan Diklat Ruang Softskill KSAT berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Dengan terlaksananya Diklat Ruang Softskill KSAT Biologi UGM, diharapkan Calon Seedling KSAT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, manajemen konflik, dan adaptabilitas agar mampu berkontribusi lebih efektif dan meningkatkan kinerja dalam berorganisasi. Selain itu, semoga KSAT dapat semakin mengakar kuat supaya Berakar Kokoh Menembus Peradaban sehingga dapat menjadi kelompok studi yang memiliki kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, akademisi, hingga ke masyarakat luas. [Penulis: Panitia Open Recruitment KSAT 2024]
Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah tamu yang menghadirkan ahli rekayasa tumbuhan dari Okayama University Jepang, Prof. Yoji Kawano. Kuliah tersebut berlangsung di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa hingga dosen Fakultas Biologi UGM.
Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaa Fakultas Biologi memberikan sambutannya pada kuliah tamu Senin (28/10) pagi tersebut. Beliau menyampaikan Fakultas Biologi menyambut baik Prof Yoji dan membuka berbagai upaya kolaborasi riset dan akademik dengan Okayama University khususnya Institute of Plant Science and Resource. Dr. Bambang turut menyampaikan pada mahasiswa untuk menggali ilmu sebanyak banyaknya dari perkuliahan tersebut.
Prof. Yoji Kawano merupakan Professor dari Plant Immune Design Group, Institute of Plant Science and Resource, Okayama University, Jepang. Penelitiannya berfokus pada Patologi tumbuhan, Immunobiologi, Inflamasi, dan Phytopathology.
Pada perkuliahan tersebut, Prof. Yoji memberikan paparan bertajuk “Deciphering Rice Immunity”. Perkuliahan dipandu oleh dosen Fakultas Biologi dari Laboratorium Biokimia, Dr Yekti Asih Purwestri yang risetnya juga berfokus pada pengembangan tanaman padi.
Prof. Yoji memaparkan terkait penyakit pada tanaman khususnya padi, yang disebabkan oleh jamur dan bagaimana kondisi tersebut menjadi kekhawatiran di dunia agrikultur karena minimkan informasi interansi antara tanaman dengan mikrobia. Professor yang juga ahli dalam rekayasa tanaman tersebut menyampaikan risetnya yang mengembangkan pengembangbiakan tanaman menggunakan R (NLR) gene. Berbagai upaya risetnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap ilmu pertanian terapan untuk mendapatkan varietas unggul dan tahan berbagai ancaman hama dan penyakit.
Para peserta antuasias dalam mengikuti perkuliahan tersebut hingga kritis dalam sesi tanya jawab selanjutnya. Melalui kuliah umum tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi khususnya para civitas akademika dalam kontribusi riset pelestarian ekosistem yang berkelanjutan (SDG 4 dan 15) melalui kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan Okayama University (SDG 17).
Pada Jumat, 25 Oktober 2024, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan roadshow seminar bertajuk “Biology in The 21st Century: Biomimetics, Metaverse, and AI in Applied Biology” di SMA N 2 Kota Tangerang Selatan. Acara ini merupakan kolaborasi Fakultas Biologi UGM dengan beberapa pihak, termasuk SMA N 2 Kota Tangerang Selatan, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Tangerang Selatan, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
Seminar ini diawali dengan sambutan dari tokoh-tokoh penting, di antaranya Drs. Didik Purwadi, MM., dan Arief Prihantoro, S.Si. sebagai perwakilan KAGAMA Tangerang Selatan, diikuti oleh Abu Yazid, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA N 2 Kota Tangerang Selatan, dilanjut oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., serta Dr. H Tabrani, M.Pd. selaku Kepala Dinas Kabupaten Banten sekaligus Pjs Wali Kota Tangerang Selatan juga turut memberikan sambutan. “Saya sangat berbahagia dan terhormat karena bisa bertemu dengan kawan-kawan dari Universitas Gadjah Mada, saya harap Bapak/Ibu Guru semua dapat mengikuti acara hari ini dengan baik”, ungkap Dr. H. Tabrani yang juga menyempatkan waktu untuk turut menghadiri acara hari ini.
Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, meliputi Kepala Sekolah dan Guru Mata Pelajaran Biologi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, anggota KAGAMA Tangerang Selatan serta Hj. Rr. Niken Indah, S.Sh., M.Si. selaku Kepala Seksi Sekolah Menengah Atas Kepala Cabang Dinas (KCD) Kota Tangerang Selatan.
Sesi pertama seminar ini diisi oleh Arief Prihantoro, S.Si., dengan materi berjudul “Mendorong Inovasi Berbasis Sains di Kalangan Remaja”. Pada sesi kedua, Dr. Murni Indarwatmi, M.Si., menyampaikan topik “Teknologi Radiasi dalam Bidang Biologi: Meningkatkan Keamanan dan Daya Saing Ekspor Buah Tropis”.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., kemudian menyampaikan materi utama pada sesi ketiga, berjudul “Biology in The 21st Century: Biomimetics, Metaverse, and AI in Applied Biology.” Dalam pemaparannya, Prof. Budi menyampaikan bahwa biologi adalah ilmu kehidupan yang sangat menarik, namun sering dianggap berat karena sifatnya sebagai ilmu eksakta. “Ayo kita dekati siswa kita agar mencintai biologi dengan cara yang lebih santai, seperti memberikan tugas eksplorasi alam, belajar melalui animasi, video dll selain hanya mempelajarinya melalui teks saja” ajak Prof. Budi kepada para guru, menginspirasi mereka untuk menerapkan pendekatan yang lebih rileks dalam mengajar biologi.
Seminar ini berlanjut dengan sesi tanya jawab interaktif, melibatkan peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru biologi dari Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Pada sesi siang, acara menghadirkan diskusi panel yang dipandu oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Ketua Program Studi Profesi Kurator Hayati, bersama Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si., M.S., Ph.D., pengelola International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM. Keduanya memperkenalkan dua program studi baru di Fakultas Biologi UGM, yaitu Program Profesi Kurator Hayati dan IUP, yang dihadiri oleh para siswa SMA N 2 Kota Tangerang Selatan.
Acara ini bertujuan untuk mendorong minat generasi muda dalam bidang sains dan biologi serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi terkini, seperti metaverse dan kecerdasan buatan (AI), dalam pengembangan ilmu biologi. Selain itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para guru biologi untuk memperkaya metode pengajaran mereka dengan inovasi-inovasi di bidang biologi seperti biomimetika, metaverse, dan AI, sehingga pembelajaran biologi dapat menjadi lebih menarik dan aplikatif.
Yogyakarta, 25 Oktober 2025 – Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah tamu yang menghadirkan ahli konservasi satwa liar dari Australian National University (ANU), Australia, Dr. George Olah. Kuliah tersebut berlangsung di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa hingga dosen Fakultas Biologi UGM.
“Ini adalah kesempatan yang baik untuk kolaborasi berkelanjutan antara Fakultas Biologi UGM dengan Australian National University, Australia” Dr. Bambang Retnoaji selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dalam sambutannya Jumat (25/10). Dr. Bambang juga tak lupa menyampaikan pada mahasiswa untuk aktif menuntut ilmu selama perkuliahan tersebut berlangsung.
Dr. George merupakan ahli konservasi satwa liar dari Fenner School of Environment and Society ANU. Risetnya berfokus pada ekologi tropis, konservasi genetik, dan manajemen konservasi khususnya konservasi burung. Dr. George juga terlibat dalam berbagai proyek konservasi di Indonesia salah satunya dengan Yayasan Kakatua Indonesia.
Dr. George memaparkan presentasi kuliahnya dengan tajuk “The role of conservation genetics in the study of parrot conservation”. Ahli ekologi dan konservasi menyampaikan terkait pohon filogeni parrot atau burung kakatua, hingga statusnya yang sebagian jenis diantaranya berada di ambang kepunahan. Ancaman kepunahan tersebut disebabkan oleh aktivitas pertanian, perburuan, pembalakan hutan, perubahan iklim, adanya spesies invasif, dan aktivitas manusia yang mempengaruhi keberadaan kakaktua. Ancaman besar lainnya yaitu maraknya perdagangan illegal terhadap burung-burung eksotis tersebut. ASEAN dan Indonesia sendiri menjadi salah satu lokasi maraknya perdanganan illegal tersebut. Dr. George mengajak para mahasiswa untuk sadar dan perpartisipasi dalam upaya penanggulangan perdanganan illegal hewan liar melalui berbagai upaya konservasi dan peningkatangan kesadaran masyarakat.
Para peserta antuasias dalam mengikuti perkuliahan tersebut hingga kritis dalam sesi tanya jawab selanjutnya. Melalui kuliah umum tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi khususnya para civitas akademika dalam kontribusi riset pelestarian ekosistem yang berkelanjutan (SDG 4 dan 15) melalui kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan Australian National University (SDG 17).

































