Yogyakarta, 25 Oktober 2025 – Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah tamu yang menghadirkan ahli konservasi satwa liar dari Australian National University (ANU), Australia, Dr. George Olah. Kuliah tersebut berlangsung di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa hingga dosen Fakultas Biologi UGM.
“Ini adalah kesempatan yang baik untuk kolaborasi berkelanjutan antara Fakultas Biologi UGM dengan Australian National University, Australia” Dr. Bambang Retnoaji selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dalam sambutannya Jumat (25/10). Dr. Bambang juga tak lupa menyampaikan pada mahasiswa untuk aktif menuntut ilmu selama perkuliahan tersebut berlangsung.
Dr. George merupakan ahli konservasi satwa liar dari Fenner School of Environment and Society ANU. Risetnya berfokus pada ekologi tropis, konservasi genetik, dan manajemen konservasi khususnya konservasi burung. Dr. George juga terlibat dalam berbagai proyek konservasi di Indonesia salah satunya dengan Yayasan Kakatua Indonesia.
Dr. George memaparkan presentasi kuliahnya dengan tajuk “The role of conservation genetics in the study of parrot conservation”. Ahli ekologi dan konservasi menyampaikan terkait pohon filogeni parrot atau burung kakatua, hingga statusnya yang sebagian jenis diantaranya berada di ambang kepunahan. Ancaman kepunahan tersebut disebabkan oleh aktivitas pertanian, perburuan, pembalakan hutan, perubahan iklim, adanya spesies invasif, dan aktivitas manusia yang mempengaruhi keberadaan kakaktua. Ancaman besar lainnya yaitu maraknya perdagangan illegal terhadap burung-burung eksotis tersebut. ASEAN dan Indonesia sendiri menjadi salah satu lokasi maraknya perdanganan illegal tersebut. Dr. George mengajak para mahasiswa untuk sadar dan perpartisipasi dalam upaya penanggulangan perdanganan illegal hewan liar melalui berbagai upaya konservasi dan peningkatangan kesadaran masyarakat.
Para peserta antuasias dalam mengikuti perkuliahan tersebut hingga kritis dalam sesi tanya jawab selanjutnya. Melalui kuliah umum tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi khususnya para civitas akademika dalam kontribusi riset pelestarian ekosistem yang berkelanjutan (SDG 4 dan 15) melalui kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan Australian National University (SDG 17).
Tim mahasiswa Fakultas Biologi UGM angkatan 2021 yang dibimbing oleh Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si. menoreh prestasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional (LKTIN) dalam ajang lomba Biology Learning Festival yang diselenggarakan oleh Universitas Siliwangi pada 17 Oktober 2024.
Melalui judul karya “Studi Potensi Pseudomonas, Agrobacterium, Sulfolobus, dan Alteromonas sebagai Agen Biodegradasi Cemaran Chlorpyrifos melalui Pendekatan Molecular Docking”, tim yang diketuai oleh Syafira Nurul Aisya (mahasiswa angkatan 2021) dengan anggota Fadlilah Rahma Julianty (mahasiswa angkatan 2021) berhasil meraih juara 1 melawan 11 tim dari berbagai universitas di Indonesia.

Isu yang diangkat dalam karya tulis ini, dilatarbelakangi oleh adanya peningkatan hama yang disebabkan oleh perubahan iklim sehingga meningkatkan penggunaan insektisida chlorpyrifos di lingkungan dan menyebabkan pencemaran. Pencemaran insektisida chlorpyrifos di lingkungan pertanian dan perkebunan dapat membahayakan ekosistem dan kesehatan manusia sehingga perlu diuraikan menjadi produk yang aman bagi lingkungan melalui proses bioremediasi.

“Kami melakukan eksplorasi mikroorganisme yang mampu menguraikan insektisida chlorpyrifos dan mengevaluasinya secara in silico untuk mengetahui kandidat yang potensial untuk dijadikan sebagai agen bioremediasi,” ujar Syafira di Fakultas Biologi UGM, Senin (21/10).
Melalui penelitian ini, Syafira dan Fadlilah berharap dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan metode biodegradasi berbasis mikroorganisme, khususnya dalam mengatasi pencemaran insektisida chlorpyrifos yang masih menjadi masalah di berbagai sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia. Pengembangan lebih jauh dari studi ini diharapkan dapat memberikan solusi yang ramah lingkungan dalam menghadapi tantangan kontaminasi bahan kimia berbahaya yang berdampak pada ekosistem.
Syafira dan Fadlilah juga berharap ke depannya karya ini dapat dikembangkan dan dipatenkan menjadi teknologi biodegradasi komersial yang dapat diaplikasikan di berbagai sektor industri dan pertanian.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggan bagi tim, tetapi juga menjadi motivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan inovasi solutif terhadap isu lingkungan, serta mendorong Fakultas Biologi UGM untuk terus mendukung penelitian-penelitian berkelanjutan yang relevan dan aplikatif. [Penulis: Fadlilah Rahma Julianty dan Syafira Nurul Aisya]
Ilmu pengetahuan saat ini terus berkembang dengan pesat, salah satunya terkait dengan karakter anatomis yang menjadi parameter penting dalam kajian botani dan zoologi, termasuk sistematika, evolusi, hingga ekofisiologi yang berhubungan dengan adaptasi. Keanekaragaman tumbuhan dan hewan yang sangat tinggi di Indonesia berbanding lurus dengan karakteristik struktur internalnya. Untuk dapat menganalisis dengan baik karakter anatomi dari suatu organisme, diperlukan pengetahuan khusus terkait dengan teknis pembuatan sediaan/ preparat. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan sebagai salah satu upaya untuk dapat mempelajari teknik pembuatan preparat sekaligus sebagai ajang silaturahmi serta berbagi informasi.
Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan dan Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan Fakultas Biologi ,UGM bekerjasama dengan PT. Miconos Indonesia dalam rangka pengabdian masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi menerima staf dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,FKIP Universitas Pattimura. Staf dosen dari FKIP Universitas Pattimura terdiri dari empat orang yaitu Prof. Dr. Hermalina Sinay, S.Pd., M.Si., Dr. Sriyanti I.A. Salmanu, M.Pd., Dr. Prelly M.J. Tuapattinaya, M.Pd., dan Dr. Syahran Wael, S.Pd., M.BioMed.. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, pada tanggal 16-18 Oktober 2024.
Pembukaan agenda pelatihan sekaligus penyambutan dilakukan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM yang disambut oleh Dr. Maryani, M.Sc. selaku Kepala Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan dan dibuka langsung oleh Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wwakil Ddekan Bbidang Kkeuangan, Aaset, dan Sumber Daya Manusia. Beliau berdua menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan upaya Fakultas Biologi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mikroteknik, serta membangun jembatan kolaborasi antar lembaga pendidikan. Pelatihan yang dilaksanakan terdiri atas pematerian/diskusi tentang mikroteknik, khusunya metode parafin (embedding). Kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan sediaan (praktikum). Selama pelatihan, para peserta secara aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan.
Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Dr. Maryani, M.Sc. di Laboratorium Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan ilmu yang diperoleh oleh keempat peserta tersebut bermanfaat dan bisa dikembangkan di instansi mereka nantinya. Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat menjadi awalan untuk kerja sama penelitian dan kolaborasi di masa yang akan datang.
Selain sebagai ajang peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga berkontribusi pada upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) No. 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG No. 10 mengenai pengurangan ketimpangan khususnya dalam bidang pendidikan, serta SDG No 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya bermanfaat bagi para peserta, tetapi juga membantu memperkuat pendidikan yang lebih berkualitas di Indonesia.
Sekretariat UGM mengadakan Workshop Kehumasan dan Keprotokolan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional staf hubungan masyarakat dan protokol di Fakultas/Unit Kerja Universitas Gadjah Mada. Workshop ini berfokus pada pemberitaan, pengelolaan media sosial, dan pengelolaan keprotokolan, dilanjutkan dengan kunjungan media dan protokol ke kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI serta Tempo Media di Jakarta. Acara ini berlangsung pada Selasa- Rabu, 15-16 Oktober 2024.
Workshop ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan penting dalam mengelola hubungan masyarakat dan keprotokolan secara efektif, kedua hal ini sangat penting untuk mempromosikan kegiatan dan pencapaian universitas. Fakultas Biologi diwakili oleh Anysah Nur Fauziyah, S.Si., dan Asrindon, S.I.Kom., yang aktif berpartisipasi dalam sesi dan diskusi.
Narasumber pertama yaitu Francisca Christy Rosana selaku redaktur Tempo membagikan wawasan tentang pemberitaan media. Ia menekankan pentingnya menyusun narasi yang menarik dan sesuai dengan audiens serta peran media dalam membentuk persepsi publik. Fransisca turut menyoroti urgensi kerja sama atara media dengab lembaga, dalam hal ini institusi pendidikan, untuk menjamin kredibilitas informasi dalam cepatnya persebaran informasi saat ini.
Narasumber kedua, M. Yunanto, protokol dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, membahas seluk-beluk pengelolaan protokol. Ia menyoroti pentingnya menjaga profesionalisme dan tata krama selama acara resmi, yang sangat penting untuk membangun hubungan positif dengan pemangku kepentingan. Presentasinya mencakup tips praktis tentang mengorganisir acara dan mengelola interaksi tamu.
Workshop ini juga mencakup sesi interaktif di mana peserta dapat mempraktikkan keterampilan mereka dalam skenario nyata. Pendekatan praktis ini memungkinkan staf untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari para pembicara dan menerima umpan balik konstruktif dari rekan-rekan dan fasilitator.
Pada hari kedua, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk mengunjungi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Tempo Media, di mana mereka memiliki kesempatan untuk mengamati praktik protokol secara langsung dan memperkaya pemahaman peserta tentang operasi media. Kunjungan ini memberikan perspektif praktis tentang pengetahuan teoretis yang diperoleh selama workshop, memperkuat pentingnya komunikasi dan protokol yang efektif dalam pelayanan publik.
Workshop ini merupakan langkah signifikan menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam meningkatkan layanan dasar terkait pendidikan dan komunikasi. Dengan meningkatkan keterampilan staf hubungan masyarakat dan protokol, UGM bertujuan untuk memperkuat jangkauan dan keterlibatannya dengan masyarakat, memastikan bahwa kontribusinya terhadap pendidikan dan penelitian dapat dikomunikasikan secara efektif.



















