Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si.,M.Agr.Sc.,Ph.D., berkesempatan menjadi narasumber utama dalam Pelatihan Teknik Poliploidisasi dan Budidaya dalam meningkatkan produksi bawang merah. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura pada hari Rabu, 6 November 2023, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono,S.Si.,M.Agr.Sc.,Ph.D., sebagai seorang pakar biologi, hadir sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut memberikan materi yang berfokus pada Teknik Poliploidisasi dan Budidaya Bawang Merah. Materi yang disampaikan bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para petani dalam upaya meningkatkan produksi bawang merah. Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Tahun 2023 dengan tema “Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Bawang Merah Melalui Teknologi Bio-Poliploidisasi, Pengering Tenaga Surya Tipe Piramid, dan Digital Marketing Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Bawang Merah di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.”
Pelatihan ini ditujukan untuk para petani, dengan tujuan utama adalah mengembangkan dan menyebarluaskan teknologi poliploidi yang sederhana dan efektif. Selain meningkatkan hasil budidaya bawang merah, pelatihan ini juga mendukung komoditas unggulan Pulau Madura.Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini para audiensi yang mana dihadiri oleh para petani berpartisispasi aktif dalam diskusi sehingga acara berlangsung interaktif dan menarik.
Adanya pelatihan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam perwujudan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi yang layak sekaligus kehidupan yang sejahtera (SDG 8 dan SDG 3). Kerjasama antara Dekan Fakultas Biologi UGM dengan Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan memberikan dampak positif pada kedua belah pihak. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan hasil budidaya bawang merah, yang sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17).
Berkaitan dengan kelanjutan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tahun 2023 di dusun Blotan, yang diketuai oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St, dan didukung oleh dua orang mahasiswa yaitu Alfina Damayanti (20/458260/BI/10493) dan Estherina Claudya Manurung (20/461037/BI/10588), telah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang (1) Pewarna alami makanan dan kain serta (2) Pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Pendopo dusun Blotan pada hari Kamis, tanggal 12 Oktober 2023 pukul 15:30 sampai 17:00 wib. Hadir dalam kegiatan tersebut ketua PKK RT 01 blotan dan 12 ibu-ibu anggota PKK RT01. Materi penyuluhan disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St.
Dalam paparannnya dijelaskan keuntungan dan kerugian penggunaan pewarna sintetik dibanding pewarna alam. Penggunaan pewarna alam baik dalam hal pembuatan makanan atau minuman maupun untuk pewarnaan kain batik akan mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan no 2 yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi serta mendorong pertanian berkelanjutan. Pewarna alam yn,g dikenalkan dalam penyuluhan ini diantaranya bunga telang (Clitorea ternatea L), rosela (Hibiscus sabdarifa L) yang berturut-turut dapat digunakan untuk memberi warna biru atau merah pada makanan maupun minuman, Disamping itu juga ada jenis-jenis tanaman lain yang dapat digunakan untuk pewarna makanan seperti kunyit, daun suji maupun beras hitam. Selain memberi warna alami, penggunaan seduhan bunga telang, kelopak rosela, maupun beras hitam juga dapat mendukung kesehatan karena masing-masing mengandung senyawa yang bermanfaat sebagai antiokdisan seperti antosianin dan vitamin C. Dengan menanam sendiri bunga telang, rosela ataupun tanaman lain yang bermanfaat juga dapat menambah keasrian lingkungan. Terkait dengan pewarna kain, dijelaskan oleh Prof. Kumala Dewi MSc.St bahwa daun tanaman indigo (Indigofera tinctoria L) yang tergolong legum dapat diproses untuk menghasilkan pewarna Indican yang memberi warna biru pada kain. Penggunaan pewarna alam untuk kain juga dapat mengurangi pencemaran perairan yang sering terjadi disekitar industri batik yang menggunakan pewarna sintetik. Penanaman Indogofera juga mudah dan tanaman ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Selain penjelasan tentang pewarna alam, dipaparkan pula tentang pengolahan sampah organik rumah tangga untuk dibuat pupuk cair menggunakan ember tumpuk. Hal ini dilakukan dalam upaya mendukung penyelesaian masalah sampah yang beberapa waktu terakhir ini menjadi trending news karena lahan-lahan penampungan sampah rumah tangga sudah penuh. Pemilahan jemis sampah rumah tangga perlu dlakukan secara disiplin oleh setian anggota rumah tangga. Sampah organik dapat dikumpulkan dalam ember tumpuk dan dengan bantuan lalat Hermetia illucens yang bertelur dalam sampah tersebut, maggot dapat memakan sampah dan dan terbentuk pupuk cair maupun padatan sisa sampah. Keduanya dapat digunakan untuk pupuk tanaman sayuran yang ditanam dalam polybag maupun ditanam di lahan. Dari hasil analisis yang pernah dilakukan, pupuk cair dari pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk dan bantuan maggot lalat hitam, mengandung hormon juga asam-asam amino yang bermanfaat untuk mmacu pertumbuhan tanaman.
Dalam acara penyuluhan ini juga disajikan makanan kecil agar-agar yang diberi warna dengan pewarna alami biru (dari bunga telang) dan merah (dari rosella), selain itu juga diberikan 5 unit ember tumpuk untuk dapat digunakan dalam praktek pengolahan sampah organik rumah tangga. Peserta penyuluhan sangat antusias dalam menanggapi penyuluhan melalui beberapa pertanyaan yang didiskusikan dan bagi yang menerima ember tumpuk akan melaporkan penggunaannya dalam bentuk video serta produk pupuk cair yang dihasilkan. Dari kegiatan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK di dusun Blotan ini, peran wanita dalam mendukung keamanan pangan bagi keluarga serta kelestarian lingkungan diharapkan dapat terbangun dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PKM-MBKM) tahun 2023 dengan judul Penguatan Kemandirian Kelompok Wanita Tani Pedukuhan Kepuh Wetan Kalurahan Wirokerten melalui Budidaya dan Pengolahan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 November 2023 dengan pemaparan mengenai pengolahan, strategi pemasaran, serta branding produk yang bernama “Tiramanda” sebagai nama produk yang diperoleh dari kata jamur tiram dan KWT Amanda.
Dalam kegiatan tersebut Ketua Tim, Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. memaparkan budidaya jamur tiram dan produk olahannya sangat prospektif untuk dikembangkan dalam rangka penguatan kemandirian dengan berwirausaha secara mandiri dan turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat (SDG 8). Selanjutnya, Dr. Siti Nurbaiti, S.Si. bersama 4 orang mahasiswa Ika Izma Putri, Kusnadianta Yudha Pratama, Dana Abruri, Airlangga Wibisono memberikan materi mengenai cara pembuatan produk olahan dari jamur tiram beserta resep pembuatannya, cara berwirausaha dengan memaparkan analisis SWOT dan analisis ekonomi, cara packaging produk olahan, strategi pemasaran dan branding produk yang dimulai dengan membuat logo brand produk.
Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan kegiatan praktik pengolahan jamur tiram menjadi beberapa produk olahan jamur tiram yaitu dimsum, nugget dan sate jamur tiram. Ketiga olahan ini dipilih berdasarkan potensi olahan jamur tiram, kemudahan dalam membuat olahan jamur tiram, serta prospek pemasarannya. Pengolahan tersebut dilakukan bersama-sama oleh tim PKM-MBKM serta KWT Amanda untuk mencoba resep yang telah dirancang sebelumnya. Pengolahan dilanjutkan dengan packaging dengan mencontohkan cara membungkus dan mengemas hasil olahan jamur dengan baik dan benar pada packaging yang telah ditempel oleh sticker brand “Tiramanda”. Masing masing olahan jamur tiram memiliki warna yang berbeda dan khusus pada logo brand agar mempermudah pembeli untuk membedakan jenis olahan jamur tiram dan menarik perhatian pembeli. Selama kegiatan berlangsung, ibu ibu KWT sangat antusias proses praktik pembuatan olahan jamur tiram dengan memodifikasi resep yang nanti akan disesuaikan dengan target konsumen. Pada akhir kegiatan, dilakukan pembuatan video testimoni resep pengolahan jamur tiram oleh tim PKM-MBKM bersama KWT Amanda yang kemudian ditutup dengan foto bersama.
Yogyakarta, 3 November 2023 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jambi. Bertempat di Auditorium Biologi Tropika, kunjungan tersebut diterima oleh Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si. selaku Kepala Program Studi Magister Biologi, Fakultas Biologi UGM. Kunjungan tersebut dihadiri oleh 22 mahasiswa pascasarjana Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jambi dan 3 orang dosen yang turut serta.
Ir. Bambang Haryadi, M.Si., Ph. D. selaku dosen dari Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan (FKIP) Universitas Jambi memberikan sambutannya. Beliau mengungkapkan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka memberikan wawasan kepada mahasiswa terkait pembelajaran sains di tingkat global sekaligus wawasan bagaimana kurikulum di Fakultas Biologi berlangsung.
Dr. Andhika selanjutnya memberikan sambutan sekaligus pematerian terkait dengan program magister di Fakultas Biologi UGM. Beliau mengungkapkan adanya perbedaan kurikulum karena program studi di Fakultas Biologi berbasis pada pengembangan penelitian dan bukannya pendidikan. Dr. Andhika menyampaikan terkait jalur masuk program studi magister yang dapat melalui jalur regular maupun by research, memungkinkan mahasiswa untuk berkuliah dengan tetap berada di institusi kerjanya masing-masing. Beliau juga turut menyampaikan banyaknya potensi kolaborasi internasional yang ditawarkan di Fakultas Biologi.
Mahasiswa Universitas Jambi tersebut selanjutnya melakukan kunjungan ke Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi. Kunjungan tersebut disambut oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku Kepala Laboratorium Bioteknologi, Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Dosen yang bernaung di Laboratorium Bioteknologi, serta Eka Mega Sampurna, A.Md. selaku Laboran Laboratorium Bioteknologi. Dr. Endang menyampaikan profil Laboratorium Bioteknologi sekaligus memaparkan penelitian apa saja yang berlangsung di laboratoriumnya. Mahasiswa bersemangat dalam mengikuti pemaparan terutama terkait kultur jaringan yang juga turut dikembangkan di Laboratorium Bioteknologi. Mereka mengungkapkan bagaimana perkembangan teknologi terkini yang digunakan dalam bidang biologi akan bermanfaat untuk dapat disampaikan ke siswa saat mereka mengajar nanti.
Dalam mempelajari bagaimana pengelolaan pustaka sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di Fakultas Biologi UGM, mahasiswa Universitas Jambi selanjutnya menyambangi Perpustakaan Fakultas Biologi yang berada di Lantai 3 Gedung B. Kunjungan tersebut disambut oleh Rusna Nur Aini, A.Md. selaku salah satu staf Perpustakaan Fakultas Biologi. Beliau berbagi terkait pengelolaan perpustakaan hingga perngarsipan buku dan naskah akademik yang kini berbasin digital dan bisa diakses mahasiswa dengan lebih mudah. Perputakaan Fakultas Biologi juga turut dilengkapi dengan fasilitas pendukung diantaranya ruang komputer, ruang ETD (Electronic Thesis and Disertation) untuk akses berbagai dokumen tugas akhir mahasiswa, ruang sirkulasi, dan sebagainya. Bu Rusna turut menyampaikan program Perpustakaan termasuk pengabdian kepada masyarakat yang turut didukung oleh peran mahasiswa melalui sistem volunteer tahunan. Kunjungan ini diharapkan dalam menjadi jembatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan biologi yang lebih luas dan inklusif, selaras dengan dukungan Fakultas Biologi terhadap Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals; SDGs) untuk peningkatan pendidikan yang inklusif (SDG 4).
Yogyakarta, 28 Oktober 2023 – Hari kedua pelaksanaan The 8th International Conference of Biological Science (ICBS) 2023 digelar, bertempat di Grand Ballroom Hotel Eastparc Yogyakarta. Sebelumnya, ICBS telah sukses dibuka dan menerima 150 artikel dari USA, India, Australia, Mexico, Malaysia, dan Indonesia, serta mengangkat 7 topik diantaranya biosistematik, biologi fungsional, biomedical, bioinformatika, genetika, bio-nanoteknologi hingga bioengineering.
Sesi pleno pada hari kedua ICBS diisi oleh Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. dari Laboratorium Sistematika Tumbuhan, Fakultas Biologi UGM. Prof. Ratna mempresentasikan materi dengan tajuk “Contribution of Ethnobotanical Research in Supporting The Green Economy and Sustainable Development Goals in Indonesia”. Prof. Ratna menyoroti Indonesia dengan diversitas tumbuhan yang tinggi serta keragaman suku, geografis, hingga budaya menjadikan Indonesia memiliki kontribusi lebih dalam green economy melalui etnobotani. Penelitian entobolati berkrobusi dalam mengungkap praktik pemanfaatan sumber daya tanpa eksploitasi berlebihan serta memberikan manfaat yang lebih pada sosial ekonomi.
Penganugerahan Best Presenter dan Best Poster diberikan seusai semua sesi pararel dan voting poster berlangsung. Best presenter diberikan kepada 5 perwakilan presenter terbaik dari masing-masing ruang pararel. Penghargaan diberikan langsung oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM.
Di akhir konferensi, Dr. Eko turut memberikan pidato penutup sekaligus menutup The 8th International Conference of Biological Science (ICBS) 2023. “Harapan kami bahwa wawasan dan pengetahuan yang diperoleh selama ICBS ini dapat menjadi katalisator perubahan positif,” tutur Dr. Eko dalam pidatonya, Sabtu (28/10). Dr. Eko juga mengajak para partisipan untuk turut berkomitmen dalam menjaga keanekaragaman hayati dalam dukungan terhadap green economy dan ketahanan iklim, sesuai dengan tujuan yang diusung ICBS pada tahun ini.
The 8th International Conference of Biological Science diharapkan menjadi wadah komunikasi dan berbagi bagi para peneliti untuk berkolaborasi dan berinovasi untuk mengembangkan pembangunan berkelanjutan berbasis biodiversitas. Hal tersebut selaras dengan konstribusi untuk peningkatan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang inklusif (SDG 4) khususnya dalam pengembangan pelestasian biodiversitas hayati (SDG 14 dan 15) dan penanganan perubahan iklim (SDG 13) melalui kemitraan yang berkelanjutan (SDG 17).
Salah seorang mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Nata Dwi Annisa Nizma, telah mengikuti The 5th International Conference on Biology, Science, and Education (ICoBioSe) 2023 yang diselenggarakan oleh Fakulta MIPA Universitas Negeri Padang (UNP) dengan tema “Heading to SDGs 2045 through Bio-Technological Studies and Learning Based Approach”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2023 secara daring melalui platform zoom meeting. Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan beberapa opening speech. Konferensi internasional ini menghadirkan beberapa keynote speakers luar biasa yang ahli dalam bidangnya masing-masing, diantaranya adalah Prof. Seiki Yamane dari Kagoshima University Museum (Japan), Prof Ari Widodo, Ph.D. dari Universitas Pendidikan Indonesia (Indonesia), Prof. Dr. Syakirah Binti Samsudin dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (Malaysia), Dr. Yuni Ahda, S.Si., M.Si. dari Universitas Negeri Padang (Indonesia), dan Prof. Christophe Eizaguirre dari Queen Mary University of London (UK). Kegiatan ini dihadiri oleh hampir 200 peserta dari berbagai institusi dalam negeri dan luar negeri. Sedangkan presenter dalam event ini berjumlah 62.
Sesi paralel dilaksanakan dipertengahan acara dalam beberapa breakout room. Nata Dwi Annisa Nizma memaparkan presentasinya dengan judul “Association of Chicken Growth Hormone (cGH) Polymorphism with the Growth of F5 Golden Kamper Hybrid Chicken”. Paparannya ini merupakan hasil penelitian skripsi yang telah ia selesaikan bersama dengan dosen pembimbing Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Nata sangat berantusias dan berkontribusi aktif selama acara berlangsung, baik dalam sesi utama maupun sesi paralel. Ia menyatakan bahwa topik yang dibawakan oleh para presenter sangat menarik, terutama topik tentang Evolutionary and Conservation Genetics yang dipaparkan oleh Prof. Christophe karena genetika merupakan bidang ilmu yang menjadi fokus dan selalu menarik perhatiannya untuk didiskusikan. Dari diskusi tersebut, Nata mempelajari bagaimana ilmu genetika dapat menjadi solusi potensial dalam usaha konservasi sea turtles dengan pendekatan sex determination.
Acara berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum penutupan, terdapat sesi closing ceremony dan pemberian penghargaan kepada peserta ICoBioSe 2023. Dengan keaktifan dan partisipasinya, Nata berhasil mendapatkan penghargaan sebagai best participant. Ia bersyukur atas kesempatannya dalam mengikuti konferensi internasional ini dan berharap dapat memperoleh ilmu dan mengembangkan pengalaman lebih luas lagi dalam kesempatan-kesempatan mendatang.
Kegiatan “ICoBioSe 2023” banyak membahas inovasi-inovasi dan penelitian terbaru yang berkaitan dengan pelestarian kehidupan di darat dan laut selaras dengan SDG 14 dan 15. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan konferensi internasional ini menjadi jembatan yang baik untuk meningkatkan wawasan dalam spektrum luas. Fakultas Biologi UGM sangat mendukung mahasiswanya untuk bisa memeroleh ilmu dari berbagai aktivitas, terutama konferensi, karena kegiatan seperti ini merupakan implementasi nyata dari upaya peningkatan kualitas edukasi sejalan dengan SDG 4.
Dalam rangka kelanjutan pelaksanaan kegiatan penelitian MBKM tahun 2023 yang berjudul “Analisis pertumbuhan, biomassa karbon, pembungaan dan kandungan hormon pada propagul Rhizopora mucronata Lamk. di Hutan Konservasi Mangrove, Pantai Baros, Bantul, telah dilakukan beberapa aktivitas lapangan maupun laboratorium oleh mahasiswa yang terlibat yaitu Muhammad Rafie (20/461062/BI/10613), Halimatur Rosyida (20/458282/BI/10515), Luthfi Azizatul Ulya (20/458294/BI/10527), Tsabitah Putri Asmalda (20/458322/BI/10555), Azzah Fauziyatul Hana (20/461026/BI/10577), Septiana Tri Utami (20/461086/BI/10637). Aktivitas penelitian ini diketuai oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. dan didukung oleh mitra dari BRIN yaitu Prof. Dr. Liliana Baskorowati S.Hut. M.P.
Kegiatan MBKM penelitian semester gasal 2023/2024 diawali dengan pertemuan secara online dengan mitra BRIN yaitu Prof. Dr. Liliana Baskorowati S.Hut. M.P. pada tanggal 25 Agustus 2023. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai apa yang harus dipersiapkan untuk pengambilan sampel selanjutnya dan persiapan pembuatan paper untuk keluaran publikasi dalam jurnal. Kegiatan berikutnya yaitu diskusi pada tanggal 27 September 2023 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Biologi. Dalam kegiatan ini mahasiswa bersama dosen pembimbing dan mitra membahas mengenai abstrak hasil penelitian yang berjudul “Carbon sequestration potency of Rhizophora mucronata Lamk. in mangrove conservation forest, Baros Beach, Bantul, “2nd International Conference on Nature-Based Solution in Climate Change Resilience” yang diselengggarakan oleh kolaborasi Pertamina Foundation dengan Universitas Pertamina, dan akan diselenggarakan pada tanggal 24 November 2023 di Graha Pertamina, Jakarta. Dari kegiatan penulisan full paper ini mahasiswa telah belajar cara menghitung potensi serapan karbon oleh R. mucronata yang ada di hutan konservasi Pantai Baros, selain itu mahasiswa juga telah berlatih untuk menganalisis hubungan antara salinitas serta pH substrat dengan pertumbuhan dan kapasitas penyerapan karbondioksida serta biomassa pada R. mucronata.
Kegiatan lapangan telah dilakukan pada tanggal 28 September 2023 yang di dampingi pengelola kawasan konservasi (Sdr. Muhammad Sidiq Nurcholis). Dalam kegiatan ini mahasiswa mengambil sampel daun dan akar pada 5 titik Petak Ukur (PU). Daun yang diambil adalah daun yang terkena matahari dan yang tidak terkena matahari, selanjutnya telah dilakukan pengukuran kadar klorofil secara langsung di lapangan menggunakan klorofil meter. Selain itu uji klorofil juga dilakukan dengan metode ekstraksi daun dan pengukuran absorbansi ekstrak daun dengan spektrofotometer. Dari kedua pengukuran ini mahasiswa dapat mengevaluasi dan membandingkan akurasi pengukuran klorofil antara metode tanpa destruksi (dengan alat klorofil meter) dan dengan destruksi (menggunakan spektrofotometer). Selain uji klorofil telah dilakukan juga pengamatan jumlah stomata daun R. mucronata dari daun yang terpapar langsung sinar matahari dan daun yang ternaungi. Proses ekstraksi propagul juga sudah dilakukan dan sampel sudah di kirim untuk uji kandungan hormon. Dari kegiatan penelitian ini mahasiswa memperoleh pengalaman mengamati tanaman R.mucronata di hutan baros, mengevaluasi kaitan antara kondisi lingkungan dan pertumbuhan serta kemampuan tanaman mangrove dalam penyerapan karbondioksida. Diharapkan dari pengalaman ini mahasiswa memiliki tambahan ilmu yang bermanfaat untuk berpartisipadi dalam berbagai kegiatan terkait mitigasi perubahan iklim global.
Singapore, 23 Oktober 2023 – Fakultas Biologi memperluas jaringan kerja sama di tingkat internasional melalui inisiasi kerja sama riset dan akademik dengan institusi terbaik di dunia salah satunya adalah James Cook University (JCU) Singapura. Delegasi Fakultas Biologi diantaranya Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni serta Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Sarjana Fakultas Biologi UGM mengunjungi JCU Singapura, setelah kunjungan kerja sama ke JCU Australia sebelumnya Kamis (19/10) lalu.
Kampus James Cook University di Singapura dimiliki sepenuhnya oleh James Cook University Australia, yang menempati peringkat 2% universitas terbaik di dunia. JCU Singapura didirikan pada tahun 2003 sebagai upaya JCU Australia untuk menginternasionalkan kegiatan kegiatannya serta menawarkan rangkaian program di Kampus Singapura mencakup Bidang bisnis, Teknologi Informasi, Psikologi, Pendidikan Sains, Perdagangan, Akuntansi, akuakultur, Ilmu Lingkungan, Desain Permainan, Pariwisata, dan Perhotelan. JCU Singapura juga menyediakan kursus di tingkat pra-universitas yang dirancang khusus untuk menyediakan jalur bagi siswa yang belum bisa segera memenuhi standar masuk universitas. Terletak di Sims Drive, JCU Singapura memberikan akses kepada mahasiswanya ke berbagai fasilitas dan layanan pendukung pembelajaran, diantaranya ruang kuliah dan seminar, perpustakaan dan fasilitas belajar terkait, laboratorium komputer, fasilitas penelitian dan pengajaran akuakultur, laboratorium keuangan dan akses ke berbagai fasilitas olahraga.
Diskusi kerja sama turut dihadiri oleh Professor May Tan-Mullins selaku Dean International and Chief Sustainability Officer, Assoc. Prof. Roberto Dillon selaku Academic Head Science and Technology, Cassandra Lee selaku Director, Recruitment & Partnerships, Dr Susan Gibson-Kueh, selaku Senior Research Fellow of Aquaculture, Dr Shen Xueyan selaku Senior Lecturer of Aquaculture, Shelley Wang selaku Senior Manager, International Management and Senior Regional Manager, Recruitment & Partnerships dan Ben Ng selaku Assistant Manager, International Management JCU Singapure. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut diskusi inisiasi kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya secara daring. Komponen diskusi kerja sama melipusi inisiasi kolaborasi di bidang Aquaculture diantaranya untuk kolaborasi double degree program maupun joint supervision dan joint research. Di samping itu, JCU Singapura turut tertarik dalam kesempatan student mobility & exchange, dan rencana pengembangan Fakultas Biologi UGM kampus Jakarta dalam double degree master program on MBA on bioentrepreneurship and biobusiness.
Diskusi tersebut merupakan jembatan yang baik untuk peningkatan jaringan kolaborasi Universitas Gadjah Mada terutama Fakultas Biologi dengan James Cook University Singapura. Di samping itu, kerja sama tersebut selaras dengan komitmen Fakultas Biologi dalam peningkatan kerja sama dalam rangka rekognisi internasional sesuai dengan dukungannya terhadap Sustainable Development Goals, SDG 17 sekaligus untuk peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan bermutu (SDG 4) serta bersaing dengan institusi-intitusi terbaik dunia.
Yogyakarta, 11 Oktober 2023 – Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari mahasiswa Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta. Kunjungan merupakan bagian dari kegiatan Praktikum Mata Kuliah Teknologi DNA. Kunjungan diterima di Auditorium Biologi Tropika sekaligus Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi UGM oleh Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. selaku Humas Fakultas Biologi sekaligus Dosen Laboratorium Sistematika Hewan.

Dr. Sendi mempresentasikan materi terkait fenomena kekerasan dan perdagangan satwa liar secara illegal di Indonesia. Beliau mengungkapkan kontribusi analisis forensik DNA dalam pengungkapan kejahatan terhadap satwa liar melalui analisis DNA satwa liar dilindungi serta berbagai kerja sama yang telah dilaksanakan bersama pihak terkait –kepolisian, BKSDA, kejaksaan dan sebagainya– dalam penanganan barang bukti.
Bertempat di Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi, mahasiswa UKDW selanjutnya belajar bagaimana mengoleksi hingga analisis data dari DNA forensik. Bersama dengan asisten laboratorium, mereka mencoba mengoleksi sampel dari barang bukti asli seperti kulit harimau, tulang harimau, tulang dugong, hingga gading gajah. Di samping itu, mahasiswa turut berlatih mengoleksi sampel, mereka juga belajar permrosesan ekstraksi DNA sampai belajar menangani kasus-kasus. Mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok dan setiap kelompok diminta menyelesaikan masing-masing kasus dan mempresentasikan hasilnya.
Mahasiswa UKDW yang berpartisipasi menunjukkan antusias luar biasa selama presentasi studi kasus. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih sekaligus kesadaran pada mahasiswa mengenai urgensi penanganan kejahatan satwa liar dan bagaimana peran biologi melalui analisis DNA forensik berkontribusi di dalamnya, selaras dengan komitmen Fakultas Biologi dalam dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) untuk peningkatan pendidikan di lingkungan kampus yang inklusif (SDG 4) dan dukungan konservasi sesuai dengan nilai SDG ke-15.
Jumat, 20 Oktober 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi, dengan tiga anggota mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Penanaman Tanaman Obat Keluarga dan Pangan Fungsional untuk Kelompok Wanita Tani di Padukuhan Malangrejo”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Data Kependudukan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Malangrejo (Ibu Isti Maryati), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan merupakan kelanjutan program PkM-MBKM di semester kedua tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah koleksi tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan maupun untuk penyuplai kebutuhan harian tubuh. Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memberi alternatif metode penanaman tanaman yang lebih sehat dan praktis serta alternatif metode penyiraman tanaman yang cocok di musim kemarau akhir-akhir ini. Pada kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), digunakan bibit jahe putih, jahe merah, kunyit biasa, kunyit mangga, kunyit putih, kencur, serai, dan lengkuas yang ditanam di polybag dengan media tanah. Berbeda dengan TOGA, tanaman pangan fungsional yang digunakan yaitu selada, kangkung, cabai, sawi pakcoy, dan juga tomat serta ditanam dengan metode hidroponik menggunakan media rockwool. Khusus metode penanaman dengan polybag, digunakan metode siram tetes menggunakan infus tanaman dan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan penggunaan air di musim kemarau.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan diawali dengan pembukaan dari Ketua Kegiatan, Dukuh Malangrejo, dan Ketua KWT Malangrejo. Sebelum pelaksanaan sosialisasi mengenai TOGA dan tanaman pangan fungsional dilakukan kuesioner pre-test dan pembagian booklet yang berjudul “Macam dan Cara Budidaya TOGA dan Tanaman Fungsional”. Dalam kegiatan sosialisasi ini disampaikan tentang ciri, manfaat, cara penanaman, cara perawatan, cara pemanenan dari masing-masing tanaman, serta metode penanaman menggunakan hidroponik dan penyiraman dengan infus. Sosialisasi ini bertujuan untuk saling belajar mengenai penanaman TOGA dan pangan fungsional yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Selain itu, juga diinformasikan tentang jenis TOGA dan pangan fungsional yang akan ditanam, serta sketsa tata letak sesuai jenis tanaman dan kondisi pekarangan. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi mengenai teknis penanaman, khususnya penanaman secara hidroponik serta penerapan metode penyiraman dengan botol infus. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan mengisi kuesioner post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan ibu-ibu KWT terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta (dalam hal ini ibu-ibu KWT) terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional meningkat sebesar 23,5%.
Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan penanaman TOGA dan pangan fungsional. Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu implementasi kegiatan PkM-MBKM yang berlangsung selama dua semester pada tahun 2023. Cuaca yang tidak hujan mendukung kegiatan penanaman bersama yang dilaksanakan di pekarangan Balai Padukuhan. Kegiatan pelatihan ini diawali dengan penanaman pangan fungsional yang dilakukan secara hidroponik. Dalam pelaksanaannya, ibu-ibu KWT melakukan penanaman bibit selada ke dalam rockwool untuk proses penyemaian. Selanjutnya, penanaman tanaman TOGA dilakukan di lahan samping Rumah Data Kependudukan Malangrejo yang diawali dengan membuat media tanah dan menyiapkannya ke dalam polybag. Kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, serai, dan lengkuas ke dalam polybag, serta penyiraman tanaman di lahan pekarangan tersebut. Selama penanaman akan dilakukan pantauan setiap 3 hari sekali untuk memastikan tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.















































