• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Rilis Berita
  • hal. 4
Arsip:

Rilis Berita

Penuh Liku, Transformasi, Tak Terlupakan: Kisah Pertukaran Adéla Straková (Biomedical Sciences) di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi Adéla Straková, seorang mahasiswa sarjana Biomedical Sciences dari Vrije Universiteit di Amsterdam, Belanda. Adéla memilih UGM sebagai pilihan pertamanya untuk program pertukaran, didorong oleh keinginan akan pengalaman budaya yang sepenuhnya berbeda di belahan dunia lain, ditambah dengan reputasi baik UGM dan janji akan alam Indonesia yang menakjubkan serta keramahan penduduknya.

Menavigasi Struktur Akademik yang Baru

Adéla menggambarkan pengalaman akademiknya secara keseluruhan di Fakultas Biologi sebagai “sangat positif,” meskipun ia mencatat bahwa beberapa perbedaan memerlukan penyesuaian. Ia menyebut kehadiran wajib dalam kuliah dan tantangan awal dalam penjadwalan mata kuliah sebagai praktik yang baru baginya, berbeda dengan standar di universitas asalnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kelas sering dijadwal ulang atau dibatalkan pada menit-menit terakhir, yang membuat semester terasa “sedikit berliku” pada awalnya. Namun, ia menekankan bahwa fakultas telah melakukan yang terbaik untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa pertukaran.

Terlepas dari penyesuaian ini, Adéla menemukan nilai signifikan dalam mata kuliahnya, terutama menyukai kelas yang memungkinkan debat dan berbagi perspektif.

“Menurut saya, saya paling menikmati kelas di mana kami dapat berdebat dengan orang lain dan berbagi sudut pandang kami. Saya belajar paling banyak tentang latar belakang ekonomi, politik, dan ekologi Indonesia melalui itu dan sangat berterima kasih untuk kelas seperti Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi serta para mahasiswa dan pengajar di kelas itu!”

Pendekatan Personal dalam Pembelajaran

Adéla mencatat perbedaan yang jelas dalam gaya mengajar. Perbedaan terbesar adalah pendekatan personal dan hubungan dekat yang terjalin dengan dosen, yang sangat kontras dengan kuliah besar (seringkali lebih dari seratus mahasiswa) di universitas asalnya. Ukuran kelas yang jauh lebih kecil di UGM memungkinkan hubungan yang lebih dekat, debat, dan mendengarkan perspektif budaya yang beragam.

Ia mencatat: “Secara umum, saya akan mengatakan fokus pendidikan di sini tidak terlalu pada menghafal materi tetapi lebih pada debat dan mendapatkan pengetahuan melalui interaksi dengan orang lain.”

Aspek unik lainnya adalah berkomunikasi dengan dosen melalui WhatsApp, yang, meskipun awalnya terasa aneh, membantu “meruntuhkan beberapa hambatan” dan membuat komunikasi menjadi lebih alami dan nyaman, memicu percakapan di masa depan.

Menikmati “Gaya Hidup Santai” Yogyakarta

Kesan pertama Adéla terhadap Yogyakarta adalah campuran antara kebingungan dan ketakutan, tetapi kota ini dengan cepat “tumbuh dalam diri saya tidak seperti kota lain.” Ia menyadari bahwa meskipun Yogyakarta mungkin bukan destinasi turis biasa, tinggal di sana adalah “salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya.” Kesan awalnya terhadap UGM adalah ukuran kampusnya yang sangat besar, meskipun ia jarang menjelajah di luar area Fakultas Biologi.

Hal yang meninggalkan kesan budaya yang kuat adalah kemampuan orang Indonesia untuk “hanya duduk santai dan menikmati hidup tanpa terburu-buru ke mana-mana”—ritme yang lebih lambat yang masih ia coba untuk ia terima. Ia juga menyukai makanan dan betapa eratnya budaya makanan sejalan dengan alam.

Pelajaran Berharga tentang Kebaikan

Ketika ditanya tentang momen “hanya ada di Indonesia” atau “hanya ada di Yogyakarta,” Adéla menceritakan insiden tak terlupakan ketika skuternya mogok di tengah jalan. Sebelum ia sempat menyadari apa yang terjadi, “tiba-tiba ada setidaknya tiga orang membantu saya.”

“Mereka dengan cepat membantu saya memperbaiki skuter dan hanya tersenyum ketika saya berterima kasih kepada mereka. Saya pikir kebaikan dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun inilah yang membuat Indonesia begitu istimewa, dan lebih banyak orang dan budaya bisa belajar satu atau dua hal darinya.”

Di luar kelas, Adéla beruntung bisa bepergian secara ekstensif, mencatat bahwa setiap sudut Indonesia itu indah dan bahwa keragaman—alam, agama, dan budaya—tidak pernah berhenti membuatnya takjub.

Nasihat untuk Calon Mahasiswa

Nasihat Adéla untuk calon mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM berpusat pada kesabaran dan interaksi:

  • Santai saja, fokus pada hal-hal positif, dan rangkul budaya hidup santai.
  • Pahami bahwa meskipun tidak semuanya 100% efisien, “itu tidak berarti itu lebih buruk.”
  • Pelajari Bahasa Indonesia sebanyak mungkin dan jangan takut untuk berinteraksi dengan penduduk lokal, yang merupakan “orang paling baik dan ramah.”
  • Selalu bersikap hormat, menyadari kesempatan untuk menyaksikan kehidupan sehari-hari yang sebenarnya dari orang-orang di sini.

Adéla Straková menyimpulkan waktunya di UGM dengan tiga kata: “Penuh liku, transformasi, tak terlupakan.”

Layla McKenzie: “Epik, Edukatif, dan Berkesan” – Kisah Pertukaran Mahasiswa Deakin University di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 17 Desember 2025

Fakultas Biologi UGM dengan bangga menyambut Layla McKenzie, seorang mahasiswa Bachelor of Science (Environmental Science) dari Deakin University, Melbourne, Australia, yang baru saja menyelesaikan program pertukaran International Undergraduate Program (IUP) Biologi. Terinspirasi oleh pelajaran Bahasa Indonesia di masa kecil dan kedekatan geografis, Layla memilih UGM atas rekomendasi program internasionalnya yang kuat dan kekayaan budaya Yogyakarta—sebuah kota yang ia sebut sangat cocok untuk mahasiswa.



Pembelajaran yang Relevan dan Interaksi yang Hangat

Layla menggambarkan pengalaman akademiknya di Fakultas Biologi UGM sebagai “hebat”. Ia menikmati kelas dan pembelajaran dari para dosen UGM, menemukan kampus yang indah, dan ruang kelas yang nyaman. Mata kuliah yang paling disukai adalah Ilmu Lingkungan karena relevansinya yang tinggi dengan program studinya di Australia. Ia memuji topik yang menarik, tugas yang menantang, dan dosen yang “sangat engaging.”

Secara unik, Layla menyoroti perbedaan dalam gaya mengajar: “Saya merasa dosen di sini lebih mudah didekati dibandingkan di universitas saya, dan ada lebih banyak keterlibatan dengan mahasiswa.”

Jatuh Cinta pada Budaya dan Sambutan Hangat Yogyakarta

Kesan pertama Layla terhadap Yogyakarta dan UGM adalah jatuh cinta seketika. Ia memuji keindahan kampus UGM dengan banyaknya pohon dan kafe untuk belajar, serta kehangatan semua orang yang ia temui. Tim Biologi UGM juga mendapat pujian karena sigap menjawab pertanyaan dan membantu Layla dan teman-temannya merasa nyaman. Ia menggambarkan Yogyakarta sebagai kota yang kaya akan budaya dan sejarah.

Pengalaman kuliner lokal meninggalkan kesan mendalam. Layla senang makan di warung lokal dan menjalin keakraban dengan para Ibu di sana, yang ia rasakan sangat menjaga. Ia bahkan memiliki hidangan favorit yang ia sebut “enak banget!“: lotek di Jasmine Corner dan nasi pecel di Warung Santai. Selain itu, ia menikmati pertunjukan tari dan mengunjungi berbagai candi indah di area sekitar.

Momen Tak Terlupakan di Luar Kelas

Momen yang Layla sebut “hanya ada di Yogya” adalah perasaan sureal saat duduk di belakang Gojek di malam hari, merenungkan fakta bahwa ia sedang tinggal di Indonesia. Momen paling spektakuler lainnya adalah melihat erupsi lava Gunung Merapi, serta banyak momen berbagi makanan dan pengalaman tulus bersama penduduk lokal.

Di luar kegiatan akademik, Layla memanfaatkan kesempatan untuk menjelajahi Indonesia. Perjalanannya mencakup mengunjungi Banda Aceh, melihat orangutan di Kalimantan, snorkeling di Karimunjawa, mendaki di Salatiga, dan melihat blue fire di Ijen. Ia juga mendapatkan pengalaman budaya langsung dengan belajar membuat batik dan sejarahnya di Kota Gedhe.

Pesan untuk Calon Mahasiswa Pertukaran

Untuk mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM, Layla memberikan saran yang berani:

“Hadiri acara sosial apa pun yang diselenggarakan universitas, dan coba untuk bergabung dengan beberapa klub. Coba sebanyak mungkin makanan lokal dan jangan khawatir akan sakit, itu sangat aman! Pastikan Anda mengatakan ‘ya’ pada setiap kesempatan untuk mengalami atau mempelajari sesuatu yang baru!”

Layla McKenzie merangkum seluruh pengalamannya di UGM dalam tiga kata: “Educational, memorable, and epic!”

Diseminasi Hasil Pengembangan Bioprospeksi Gunung Merbabu Perkuat Pemanfaatan Berkelanjutan Tumbuhan Obat

Rilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Boyolali, 11–12 Desember 2025 — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Pengembangan Bioprospeksi yang bertempat di Front One Boutique Adria, Boyolali. Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian hasil penelitian dan kajian ilmiah terkait potensi tumbuhan obat di kawasan Gunung Merbabu sebagai upaya mendukung pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.


Diseminasi ini menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. dan Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc. Kegiatan diikuti oleh Kepala Balai TNG Merbabu beserta jajaran staf, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pejabat Kementerian Lingkungan Hidup yang turut berpartisipasi secara daring melalui Zoom.

Dalam paparannya, Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc. menyampaikan hasil penelitian mengenai profiling fitokimia serta uji potensi pengembangan produk berbahan dasar Centella asiatica dan Selaginella. Kajian ini menyoroti kandungan senyawa bioaktif serta peluang pengembangan produk berbasis keanekaragaman hayati lokal yang memiliki nilai tambah dan prospek pemanfaatan lebih lanjut.

Sementara itu, Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. memaparkan hasil kajian etnobotani yang menjadi dasar ilmiah dalam penyusunan Buku Tumbuhan Obat di Gunung Merbabu. Penelitian ini mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan obat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian pengetahuan tradisional yang selaras dengan konservasi kawasan.

Secara keseluruhan, penelitian etnobotani dan bioprospeksi tumbuhan di Gunung Merbabu memberikan landasan ilmiah yang penting bagi pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan serta mendukung upaya konservasi tumbuhan di kawasan taman nasional. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari hasil kerja sama jangka panjang antara Fakultas Biologi UGM dan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu dalam pengembangan riset, konservasi, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan potensi tumbuhan obat, SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antar institusi.

Angkat Konsep Smart Hydrogel Berbasis Kitosan Jamur dan Probiotik (Chitoheal), Tim Mahasiswa UGM Raih Silver Medal dalam ISS Essay Competition di Malaysia

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Kabar membanggakan kembali datang dari kancah internasional. Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Silver Medal subtema Health dalam ajang International Student Summit (ISS) Essay Competition 2025 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Tim yang terdiri atas Fadhilatus Salamah (Ketua Tim), Muhammad Fikri Alfiansyah, dan Nurlaila Sahara Worabay dari Magister Biologi dan Magister Ilmu Lingkungan tampil gemilang melalui karya inovatif berjudul “CHITOHEAL: PROBIOTIC-INTEGRATED WOUND PATCH FROM SUSTAINABLE MUSHROOM BIOMASS.” Gagasan inovatif ini menarik perhatian karena menggabungkan bioteknologi, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan dalam satu konsep perawatan luka yang potensial. Chitoheal merupakan ide pengembangan perban cerdas berbasis kitosan jamur yang diperkaya nanopartikel Chitosan Oligosakarida (CSO‑NPs) serta probiotik Lactobacillus plantarum. Konsep ini dirancang untuk menjawab tantangan luka kronis melalui mekanisme antimikroba, antiinflamasi, imunomodulator, dan kemampuan self‑healing.


“Kami mengembangkan Chitoheal sebagai konsep biomaterial masa depan yang tidak hanya menutup luka, tetapi juga aktif membantu proses penyembuhan. Ide ini lahir dari berbagai kajian yang menunjukkan potensi besar kitosan jamur dan probiotik dalam regenerasi jaringan,” ujar ketua tim.

Menurut anggota tim lainnya, gagasan ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya kasus luka kronis pada pasien diabetes, trauma, dan pasca operasi. “Banyak pasien mengalami penyembuhan yang lambat akibat infeksi dan resistensi antimikroba. Dari literatur, kami melihat peluang besar untuk menghadirkan solusi yang lebih efektif dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Kajian literatur menunjukkan bahwa CSO‑NPs memiliki aktivitas antibakteri kuat terhadap patogen seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, sekaligus mendukung pertumbuhan bakteri baik yang membantu regenerasi jaringan. Sementara itu, Lactobacillus plantarum diketahui mampu menurunkan beban bakteri, mengurangi inflamasi, dan mempercepat proses penyembuhan berdasarkan berbagai studi terdahulu. Temuan‑temuan ini menjadi dasar ilmiah bagi konsep Chitoheal sebagai perban modern yang lebih unggul dibandingkan perban konvensional.

Tim juga menekankan pentingnya penggunaan kitosan jamur sebagai alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan. “Literatur menunjukkan bahwa kitosan dari hewan laut memiliki risiko alergi dan isu lingkungan. Kitosan jamur menawarkan solusi yang lebih stabil, aman, dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Gagasan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 13 (Climate Action). “Kami ingin menunjukkan bahwa ide inovatif ini dapat menjadi langkah awal untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan dan keberlanjutan,” ungkap tim.

Meskipun masih berupa konsep, inovasi ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide ilmiah yang relevan dan berdampak. Di bawah arahan Sari Darmasiwi S.Si., M. Biotech., Ph.D tim berhasil menyusun konsep biomaterial yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian eksperimental.

Ke depan, tim berharap Chitoheal dapat memasuki tahap riset laboratorium dan pengembangan lanjutan, sehingga suatu hari dapat diwujudkan sebagai solusi nyata untuk perawatan luka yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan. [Penulis: Fadhilatus Salamah]

Audiensi Pengurus Fakultas Biologi dengan Perwakilan Mahasiswa dan Kelompok Studi/Lembaga Tahun 2025

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Pada hari Senin, 15 Desember 2025 telah dilaksanakan Audiensi antara Pengurus Fakultas Biologi UGM dengan perwakilan mahasiswa. Audiensi dimulai pada pukul 13.00 – 16.00 WIB yang bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Acara ini diorganisir oleh Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (ADKESMA) BEM Fakultas Biologi UGM dan mengundang segenap jajaran Pengurus Fakultas. Audiensi ini juga dihadiri oleh perwakilan Angkatan, perwakilan Kelompok Studi/Lembaga (KS/L) Fakultas Biologi UGM, serta seluruh anggota BEM Fakultas Biologi UGM.


Audiensi dibuka oleh Master of Ceremony (MC) kemudian disusul dengan sambutan dari Ketua BEM Fakultas Biologi UGM, yaitu Muhammad Haidar Ali dan dilanjut sambutan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, yaitu Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Audiensi dilanjutkan dengan pemaparan terkait beberapa permasalahan penting yang menjadi pokok diskusi, yaitu beban studi, keefektifan metode pembelajaran mahasiswa, dan sarana prasarana di Fakultas Biologi UGM. Pemaparan diawali dengan update laporan dari Audiensi Dekanat tahun 2024 serta penyampaian topik permasalahan yang akan dijadikan bahan diskusi pada Audiensi Dekanat tahun 2025 ini oleh perwakilan dari ADKESMA.  Topik yang diangkat pada Audiensi Dekanat 2025 ini mencapai total 19 topik dari hasil penyaringan aspirasi serta pengolahan data responden mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Kemudian audiensi dilanjut dengan penyampaian progress report mengenai salah satu project kolaborasi antara ADKESMA dan Kelompok Studi Entomologi (KSE) sebagai tindak lanjut dari Audiensi Dekanat tahun 2024 mengenai Analysis of Mosquito Species Diversity in the Faculty of Biology Environment yang dipaparkan oleh perwakilan dari ADKESMA serta KSE. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembahasan bersama pengurus fakultas yang hadir dalam acara ini.

Audiensi ini disambut dengan baik oleh pengurus Fakultas yang hadir. Pengurus fakultas mengapresiasi langkah baik dari mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Dekan pun mengharapkan agar komunikasi tersebut dapat berlanjut sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif. Mahasiswa yang diwakilkan oleh perwakilan Angkatan dan KS/L juga memberikan apresiasi atas tanggapan yang telah diberikan oleh pengurus fakultas terkait permasalahan yang menjadi pokok bahasan. Dari berjalannya audiensi yang telah dilakukan, terdapat beberapa kesimpulan yang didapatkan, diantaranya terkait beban studi dan keefektifan metode pembelajaran mahasiswa di Fakultas Biologi UGM. Selain itu, permasalahan sarana dan prasarana di Fakultas Biologi juga dibahas bersama. Agenda audiensi diakhiri dengan pembacaan notulensi sebagai kesimpulan menyeluruh dari forum Audiensi Dekanat 2025 ini dan dilanjut dengan foto bersama. Semoga audiensi ini dapat semakin memupuk pola komunikasi yang baik antara mahasiswa dan fakultas. [Penulis: BEM]

Rilis Berita Kegiatan Diseminasi Perguruan Tinggi melalui Hibah Karya Ilmiah Laboran 2025

Rilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Kegiatan Diseminasi Perguruan Tinggi Hibah Karya Ilmiah Laboran (KILab) Tahun 2025 merupakan bagian dari Program Kompetensi Dosen dan Tenaga Kependidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Acara ini dilaksanakan pada 11 November 2025 di Auditorium Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari seleksi hibah KILab, berdasarkan surat edaran nomor 2118/B4/DT.04.03/2025, di mana 100 proposal terpilih dari 271 pengajuan, termasuk enam proposal dari dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berasal dari Fakultas Biologi, Fakultas Teknik, LPPT, dan FKKMK. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknisi dan laboran dalam penyusunan proposal hibah, memperluas wawasan inovasi, serta mendorong kolaborasi antar tenaga kependidikan.


Diseminasi ini dihadiri oleh laboran, teknisi, dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) UGM yang telah mendaftar melalui tautan resmi. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Kantor Fakultas Biologi dan Ketua PLP UGM, dilanjutkan dengan presentasi enam proposal unggulan oleh para penerima hibah. Presentasi mencakup inovasi di bidang biologi, teknik, dan pengembangan laboratorium, yang disampaikan oleh Rumbiwati, Tri Rahayu, Vita Fatonah, Muslifah Hasanah, Kasto Wijoyo Teguh Guntoro, dan Alifah Mubarokah. Setiap presenter memaparkan inovasi yang dikembangkan di laboratorium masing-masing, memberikan wawasan baru terkait pengelolaan dan pengembangan riset laboratorium. Sesi diskusi interaktif turut digelar untuk memperkuat pertukaran ide kolaborasi dan berbagi pengalaman antar peserta.

Kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat signifikan bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kompetensi penyusunan proposal dan pengembangan inovasi laboratorium. Diseminasi ini juga memperkuat jejaring profesional antar laboran dan teknisi di lingkungan perguruan tinggi. Keberlanjutan program diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi yang aplikatif dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di Indonesia. Dengan dukungan hibah KILab, tenaga kependidikan memiliki peluang lebih besar untuk berkontribusi dalam penguatan riset dan layanan laboratorium di perguruan tinggi.

SDG : SDG 4 Riset Pendidikan Berkualitas, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung jawab, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

PPK Ormawa KSK Biogama Raih Juara 3 Kategori Poster Paling Kreatif di Ajang Kompetisi Abdidaya Ormawa 2025

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Tim PPK Ormawa KSK Biogama di bawah naungan Komunitas Nawasatya 2025 berhasil menyabet prestasi di ajang kompetisi nasional Abdidaya Ormawa 2025. Kompetisi ini diselenggarakan pada tanggal 4-7 Desember 2025 bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang. Abdidaya Ormawa 2025 sebagai kompetisi nasional program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa pada tahun ini mempertemukan 67 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.


Pada gelaran Abdidaya Ormawa 2025 ini, PPK Ormawa KSK Biogama mengusung program pemberdayaan masyarakat: Inovasi Produk Nori Ulva Berbasis Zero Waste dan Digital Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kalurahan Kemadang, Gunungkidul. Pada malam final penganugerahan, Tim PPK Ormawa KSK Biogama berhasil menyandang juara 3 pada Kategori Poster Paling Kreatif.

Momen ini menjadi kali perdana PPK Ormawa khususnya Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama berpartisipasi menjadi kontingen perwakilan Universitas Gadjah Mada di Kompetisi Abdidaya Ormawa dan meraih gelar juara di ajang kompetisi nasional. Ketua KSK Biogama, Aris Budi Budi Rohman menyatakan rasa senang dan bangga terhadap capaian tim. “Capaian yang diperoleh oleh KSK Biogama ini merupakan hasil dari kerja keras bersama. Harapannya pencapaian ini bukan menjadi akhir dari pengabdian yang dilakukan, tetapi menjadikannya sebuah bentuk apresiasi yang terus menambah semangat dalam menjalankannya” ucapnya.

Prestasi ini memperkuat komitmen universitas dan mahasiswa dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, berbasis riset, dan kolaborasi. Capaian ini menjadi bentuk penerapan riset penelitian kelompok studi di Biologi dalam pemberdayaan masyarakat dan diharapkan dapat mendorong Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama untuk terus melanjutkan dedikasi dalam penerapan riset penelitian di lingkup mahasiswa dan masyarakat serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berkarya dan menghasilkan inovasi yang memberi dampak nyata. [Penulis: KSK]

Perpustakaan Fakultas Biologi UGM kerjasama dengan UGM Press menyelenggarakan Talkshow Diskusi dan Bedah Buku Akhir Tahun 2025, Pembangunan Berkelanjutan di Ibu Kota Negara Nusantara: Perspektif Biologi (Buku 1) dan Budi Daya dan Potensi Telang untuk Industri (Buku 2)

Rilis Berita Sabtu, 13 Desember 2025

Perpustakaan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan UGM Press menyelenggarakan Talkshow Diskusi dan Bedah Buku Akhir Tahun 2025, sebuah agenda akademik yang menjadi ruang bertemunya para akademisi, peneliti, praktisi, dan masyarakat umum dalam mendiskusikan isu-isu strategis terkait biologi, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan yang diketuai oleh Bpk. Drs. Ign.Sudaryadi, M.Kes. dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, dan dapat diikuti melalui dua cara, yakni secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM serta secara daring melalui Zoom meeting dan kanal YouTube Fakultas Biologi UGM. Acara ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Biologi UGM untuk memperkuat literasi ilmiah serta mendorong publikasi akademik yang berdampak luas.Kegiatan ini berhasil menarik perhatian luas dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 100 orang yang mengikuti diskusi secara luring dan daring. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang mahasiswa, peneliti, praktisi, hingga masyarakat umum menunjukkan besarnya ketertarikan terhadap kontribusi ilmu biologi dalam pembangunan berkelanjutan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati untuk kepentingan masyarakat dan industri.

Kegiatan dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Gadjah Mada dan Mars Biologi, yang mencerminkan semangat kebangsaan, intelektualitas, dan identitas sivitas akademika Fakultas Biologi UGM. Sesi pertama menghadirkan bedah buku berjudul Pembangunan Berkelanjutan di Ibu Kota Negara Nusantara: Perspektif Biologi. Buku ini dipaparkan oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. yang menjelaskan bagaimana pendekatan biologi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam proses perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan lingkungan di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Perspektif biologi yang dihadirkan dalam buku tersebut menekankan pentingnya konservasi biodiversitas, pengelolaan ekosistem secara holistik, dan mitigasi risiko lingkungan dalam pembangunan sebuah kota baru berkelanjutan dengan konsep smart forest city.. Sebagai pembedah, hadir Drs. Lalu Fauzul Idhi dari Woody Park Borneo Balikpapan sekaligus perwakilan PP Kagama Kalimantan, yang memberikan analisis mendalam berdasarkan pengalaman lapangan mengenai dinamika lingkungan Kalimantan dan peluang penerapan konsep ekologis dalam konteks pembangunan IKN. Sesi ini dipandu oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., yang memastikan diskusi berjalan interaktif dan komprehensif.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti bedah buku Budi Daya dan Potensi Telang untuk Industri, yang disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc., dkk. Buku ini mengulas secara mendalam mengenai tanaman Telang (Clitoria ternatea), mulai dari karakteristik morfologi, teknik budidaya, potensi bioaktif, hingga peluang pengembangan produk turunan untuk industri pangan, kesehatan, kosmetik, dan bioteknologi. Pemaparan narasumber menggambarkan bagaimana tanaman yang selama ini dipandang sederhana ternyata memiliki nilai ekonomi dan pemasaran yang sangat besar apabila dikelola dengan pendekatan ilmiah dan teknologi yang tepat. Diskusi diperluas dengan ulasan dari Prof. Indriana Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D. dari Departemen Kimia Fakultas MIPA UGM sebagai pembedah, yang memberikan perspektif tambahan terkait potensi senyawa kimia dalam bunga dan akar Telang, serta peluang riset lanjutan untuk pengembangan industri berbasis bahan alam. Sesi ini juga dimoderatori oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D.

Acara juga dimeriahkan dengan sesi pembagian doorprize, yang menjadi salah satu momen paling ditunggu peserta. Doorprize diberikan kepada peserta yang aktif bertanya dan mengikuti kegiatan hingga selesai, baik melalui Zoom maupun kehadiran langsung. Momen ini menciptakan suasana yang lebih interaktif, hangat, dan menambah semangat peserta.Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan. Salah satu peserta, seorang doktor biologi, menyampaikan kesan bahwa kegiatan ini “sangat bermanfaat, terutama dalam memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan bunga Telang sebagai potensi besar untuk industri perikanan.” Ia menambahkan bahwa pemanfaatan bahan alami seperti Telang dapat mendukung inovasi di bidang pakan, kesehatan ikan, hingga pengembangan produk berbasis bioteknologi perairan. Testimoni ini menggambarkan bahwa materi bedah buku tidak hanya relevan bagi akademisi, tetapi juga memberikan inspirasi langsung bagi praktisi dan peneliti di lapangan. 

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan diskusi yang berkualitas, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendorong pemanfaatan biodiversitas Indonesia secara berkelanjutan serta memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya sains dalam pembangunan nasional.Kegiatan Talkshow Diskusi dan Bedah Buku Akhir Tahun 2025 ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi antar ilmuwan. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan nasional melalui sumbangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang biologi dan lingkungan.

Perluas Jejaring Internasional, Fakultas Biologi UGM Sosialisasikan Program IUP di Sangkhom Islam Wittaya School, Thailand

Rilis Berita Jumat, 12 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan kolaborasi sekaligus pengenalan International Undergraduate Program (IUP) di Sangkhom Islam Wittaya School, Songkhla, Thailand, pada Rabu, 11 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan dan perluasan jejaring kerja sama akademik Fakultas Biologi UGM di tingkat global.


Kegiatan dilaksanakan di Sangkhom Islam Wittaya School yang berlokasi di 93/2 Moo 1 Samnuktaew Sub-district, Sadao District, Songkhla, Thailand 90120. Dalam kesempatan tersebut, Fakultas Biologi UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia.

Agenda utama kegiatan meliputi presentasi dan dialog interaktif mengenai International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM. Dalam pemaparannya, delegasi Fakultas Biologi UGM memperkenalkan sistem pendidikan di UGM, keunggulan program IUP, kurikulum berstandar internasional, peluang riset, serta prospek studi dan karier bagi lulusan. Dialog berlangsung aktif dengan membahas jalur pendaftaran, persyaratan akademik, serta kehidupan mahasiswa internasional di lingkungan UGM.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kelas 3 Sangkhom Islam Wittaya School serta enam perwakilan sekolah, yaitu Okta Mahendra, M.Pd.; Riesta Chania Sandy, S.Pd.; อัสวีนา แวอีซอ (Aswina Waeiso), นาเดีย สือรี (Nadia Sue-ri), อังคณา ล่าแหละหมัน (Angkana Lae Lahman), dan วาซีละห์ มะเด็ง (Wasilah Madeng). Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesempatan melanjutkan studi di Fakultas Biologi UGM melalui program internasional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat meningkatkan minat siswa internasional untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UGM, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan sekolah mitra di Thailand. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang dalam bentuk kerja sama pendidikan yang lebih luas, termasuk pertukaran pelajar dan kegiatan akademik bersama.

Kunjungan dan Studi Edukasi Sains bagi SMP IT Baitussalam Prambanan

Rilis Berita Jumat, 12 Desember 2025

Sebagai wujud pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Biologi UGM memberikan Studi Edukasi Sains bagi siswa Kelas 7 SMP IT Baitussalam Prambanan, Sleman. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis (11/12/25) di Auditorium Biologi Tropika, Laboratorium Fisiologi Hewan serta Animal House, diikuti oleh 31 siswa dan 4 guru.


Para siswa diperkenalkan mengenai profil Fakultas Biologi UGM, informasi kegiatan penelitian yang dilakukan di laboratorium, serta melihat langsung aktifitas di laboratorium Fisiologi Hewan. Dalam kegiatan ini, materi disampaikan oleh Bapak Rahadian Yudo Hartantyo, S.Si., M.Sc. dan Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, kunjungan ke laboratorium dan Animal House. Para siswa-siswi SMP IT Baitussalam Prambanan sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana kegiatan penelitian dilakukan, cara melakukan penelitian supaya baik, serta bagaimana pengelolaan hewan percobaan di Fakultas Biologi UGM. Dengan dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat seperti ini, tentunya dapat memberikan wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi siswa dan guru, serta sekaligus berkontribusi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals; SDGs) terutama penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas yang inklusif (SDG 4)
123456…223

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Penyambutan dan Pengenalan Mahasiswa Baru Program Profesi dan Pascasarjana Periode Semester Genap 2025/2026 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada
  • Perpustakaan Fakultas Biologi Menyapa Mahasiswa Baru Program Pascasarjana dan Profesi Biokurator Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan Genap Tahun Akademik 2025/2026
  • Kolaborasi Peneliti Fakultas Biologi UGM dalam Workshop eDNA untuk Deteksi Patogen Pada Perdagangan Satwa Liar
  • Dari Kampus ke Konservasi: BIOVOX Antar Tim SABA UGM Juara di Kompetisi Riset Nasional
  • UGM–ANU Double Degree Program: Pathways to Global Academic Excellence
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju