Arsip:
SDG 10 : Berkurangnya Kesenjangan
Yogyakarta, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan komitmennya terhadap pendekatan humanis dalam pendidikan dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah mahasiswa baru Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis, 3 Juli 2025.
Kunjungan dipimpin oleh Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, didampingi oleh beberapa staf fakultas. Mereka menyambangi kediaman Dwi Ira Vanisa Handayani dan Dwi Ira Vanina Handayani, sepasang saudari kembar asal Dusun Jurangjero, Badak, Belik, Pemalang, Jawa Tengah.
Dusun Jurangjero terletak di wilayah perbukitan yang cukup terisolasi, dengan akses jalan yang sempit, curam, dan rawan longsor, terutama saat musim hujan. Kondisi geografis ini turut membentuk tantangan tersendiri bagi masyarakat setempat, termasuk dalam hal mobilitas dan akses pendidikan. Secara ekonomi, desa ini masih tergolong dalam wilayah dengan keterbatasan sumber daya dan lapangan pekerjaan, sehingga sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari sektor informal dan hasil alam.
Dibesarkan dalam situasi ekonomi yang sederhana, Vanisa dan Vanina berhasil menembus seleksi nasional SNBT 2025 dan diterima di Fakultas Biologi UGM melalui program KIP-Kuliah. Mereka adalah lulusan SMA Negeri 1 Belik dan menyampaikan bahwa kecintaan terhadap mata pelajaran Biologi serta dorongan untuk ikut menjaga lingkungan menjadi motivasi utama dalam memilih program studi ini. Keberhasilan mereka bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga harapan baru bagi keluarga mereka bahwa pendidikan adalah jalan nyata untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Orang tua mereka, Bapak Sukirno—seorang buruh bongkar kayu, dan Ibu Mairah, ibu rumah tangga—menyambut tim UGM dengan penuh haru. Mereka mengungkapkan bahwa tidak pernah terbayang sebelumnya anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan tinggi di universitas ternama, mengingat kondisi ekonomi keluarga. Anak sulung mereka, Deni Andriyanto, bahkan harus mengubur impiannya melanjutkan kuliah dan kini bekerja di pabrik kayu lapis untuk membantu keuangan keluarga.
Dalam sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan rasa bangganya atas semangat juang kedua mahasiswi. Ia menegaskan bahwa Fakultas Biologi UGM berkomitmen kuat terhadap prinsip inklusivitas dan keberagaman sosial dalam pendidikan tinggi. Fakultas Biologi UGM sendiri telah meraih akreditasi Unggul dari LAMSAMA dan akreditasi internasional dari ASIIN (The Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics) di Jerman—sebuah pengakuan atas mutu akademik yang bertaraf global.
“Keduanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik dan mengeksplorasi potensi akademiknya secara maksimal di UGM,” ujar Prof. Bambang.
Lebih dari sekadar seremoni, kunjungan ini merupakan wujud nyata dari semangat Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas (SDG 4), pengurangan kesenjangan (SDG 10), dan pembangunan masyarakat yang inklusif serta tangguh (SDG 11). Melalui pemberdayaan mahasiswa dari latar belakang marjinal, Fakultas Biologi UGM turut berkontribusi dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang merata dan adil.
Pada hari Jumat, 20 Juni 2025 pukul 12.30 hingga 15.30 WIB, telah dilaksanakan Seminar Administrasi dan Kehumasan tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia sebagai narasumber, Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. selaku Kasi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sebagai narasumber dan Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. selaku Koordinator Kegiatan Mahasiswa sekaligus Pembina BEM Fakultas Biologi sebagai narasumber, serta Ibu Titin Fauziah, S.E., M.B.A. selaku Ketua Tim Kerja Administrasi, Keuangan dan Umum sebagai tamu undangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris Kelompok Studi dan Lembaga, Bendahara Kelompok Studi dan Lembaga, Humas Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris dan Bendahara Departemen BEM Biologi UGM, Pengurus Harian dan Anggota BEM Biologi UGM, Perwakilan Kepanitiaan Fakultas Biologi UGM serta Mahasiswa/i Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) yaitu Muhammad Haykal Nur Arifin selaku staf muda Departemen Manajemen Opini Publik dan Safira Zahra Raihanika selaku staf muda Departemen Pengembangan Keilmuan Badan Eksekutif Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi bersama-sama. Acara berikutnya yaitu sambutan dari Aulia Annisa Azzahra selaku Koordinator Lapangan Seminar Administrasi dan Kehumasan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Muhammad Haidar Ali selaku Ketua BEM Biologi UGM. Selanjutnya, dilakukan kegiatan inti berupa penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. terkait pendanaan kegiatan mahasiswa, lalu dilanjutkan penyampaian pematerian dari Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. mengenai layanan administrasi akademik dan kemahasiswaan yang dapat diakses pada website Fakultas Biologi UGM, yaitu pada link https://biologi.ugm.ac.id/pelayanan-mahasiswa/. Kemudian dilanjutkan penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. terkait administrasi dan perhumasan bagi Kelompok Studi/Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta Standar Operasional Prosedur persuratan dapat diakses pada link http://ugm.id/SOP2022.
Setelah acara penyampaian pematerian dilakukan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan masing-masing narasumber lalu dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan bagi narasumber. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama narasumber lalu dilanjutkan dengan ice breaking dan penyerahan hadiah untuk pemenang ice breaking, penyampaian kesan dan pesan serta penutupan. Berbagai rangkaian kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan dapat terlaksana dengan lancar dan baik. Dengan terselenggarakannya kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan, diharapkan seluruh pengurus Kelompok Studi/Lembaga dan mahasiswa Fakultas Biologi secara umum dapat menerapkan dan menjalankan administrasi sesuai dengan peraturan dan ketentuan dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.
[Penulis: BEM]
Evaluasi Tengah Tahun (ETT) merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh pengurus harian BiOSC dalam rangka evaluasi pelaksanaan program kerja selama setengah periode kepengurusan. Pada tahun ini, ETT BiOSC dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2025 pukul 08.30 – 13.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota aktif BiOSC dari Angkatan Diksar 17, Angkatan Diksar 18, dan Angkatan Diksar 19. ETT BiOSC tahun 2025 dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi kinerja selama setengah kepengurusan Kabinet Nervilia punctata serta menjadi wadah aspirasi anggota dalam bentuk saran maupun masukan.
Secara umum, pelaksanaan ETT BiOSC dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dilakukan secara asinkron yaitu pengisian Google Form yang disebarkan oleh pengurus harian. Google Form sendiri berisi matriks kerja pengurus harian, evaluasi-saran-penilaian untuk masing-masing pengurus harian, dan evaluasi selama berada di BiOSC. Hasil dari Formulir tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk Rapor Evaluasi Tengah Tahun (ETT).
Tahap kedua yaitu pemaparan matriks kerja pengurus harian beserta evaluasinya yang dilaksanakan secara sinkronus melalui Zoom Meeting. Acara ini dipandu oleh Wahyu Rinastomo sebagai Master of Ceremony (MC) dan diawali dengan sambutan dari Ketua BiOSC dan Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S. M. Sc. selaku Pembina BiOSC. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh pengurus harian. Pemaparan dimulai dari matriks kerja Ketua (Ramadhan Nur Khoiruddin), diikuti Sekretaris Umum (Regina Siska Ekaristi Nainggolan), Bendahara Umum (Karina Safitri) Koordinator Keilmuan (Jovika Syifa Ananmaimuna), Koordinator Divisi Penelitian (Nimas Sukma Puspita), Koordinator Divisi
Budidaya (Ristya Nadaa Shabrina), Koordinator Divisi Konservasi (Sasi Dian Mutiara Rahmawati), Koordinator Kewirausahaan (Nazwa Nur Sahara), Koordinator Keorganisasian (Nadisya Putri Prihandini), Kepala Bidang PSDM (Zipora Ichranuani Narwastu Christy), Kepala Bidang Humjar (Sevia Dwi Rahma Putri), Kepala Bidang Kerumahtanggaan (Arkanti Anggita Putri), dan terakhir Kepala Bidang Media dan Publikasi (Fatimah Azzahra Ahda).
Setelah pemaparan matriks kerja dan evaluasinya dari masing-masing program kerja, ETT BiOSC tahun 2025 diakhiri dengan pemaparan Rapor Evaluasi Tengah Tahun. Rapor ini berisi penilaian kinerja pengurus harian, matriks kerja yang telah terlaksana, evaluasi terhadap pengurus harian, dan jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh anggota. Hasil dari rapor ini menilai bahwa masing-masing pengurus harian BiOSC Kabinet Nervilia punctata mengerjakan program kerja dengan baik sehingga mendapatkan nilai yang bagus. Tentunya hal ini juga tidak terlepas dari kinerja masing-masing anggota yang baik dan dapat ditingkatkan. Dengan adanya rapor sekaligus Evaluasi Tengah Tahun ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi pengurus harian dan anggota BiOSC secara keseluruhan. [Penulis: BiOSC]
Pada hari Minggu, 25 Mei 2025 telah terselenggara kegiatan Temu Alumni BEM Biologi 2025 yang diadakan oleh Departemen Pengembangan Organisasi BEM Biologi Kabinet Jivana Pradibta. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan bertempat di Gedung B, ruang 1 dan 2, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini dipandu oleh dua MC, yakni Adzroo Zhafarina S. dari Staf Muda Departemen Manajemen Opini Publik dan Luthfia Ambarwati dari Staf Muda Departemen Sosial Masyarakat. Lebih dari 60 anggota aktif BEM Biologi turut hadir sebagai peserta. Alumni BEM Biologi hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, yaitu Heni Wahyu Sartika, S.Si., M.Sc., yang saat ini menempuh studi doktoral di Program Doktor Biologi UGM, serta Eva Yunizar Reza, mahasiswa Program Sarjana Biologi UGM yang sedang menjalani magang sebagai Area Marketing Intern di PT Nutrifood Indonesia. Keduanya merupakan alumni BEM Biologi berturut-turut dari angkatan 2014 dan 2021. Dengan mengangkat tema “From Campus to Career” acara ini difokuskan pada pembahasan dua topik utama. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan dari Koordinator Lapangan, Nadia Anandita Hidayat, serta Ketua BEM Biologi Kabinet Jivana Pradibta, Muhammad Haidar Ali. Setelah itu, acara berlanjut ke sesi utama berupa sharing session bersama para narasumber.
Pada sesi sharing session, diawali dengan pematerian oleh narasumber kemudian pada sesi tanya jawab peserta yaitu seluruh anggota aktif BEM Biologi yang akan memberi pertanyaan, lalu narasumber memberi jawaban atas pertanyaan tersebut yang dimoderatori oleh MC. Topik yang dibahas pada acara kali ini mengenai cara membangun personal branding yang kuat menjadi pondasi penting bagi setiap individu untuk meniti karier yang berkelanjutan, dan kemampuan membangun jejaring serta relasi positif (networking and relationship building). Sesi sharing session dilakukan sebanyak dua kali dengan kegiatan antara kedua sesi tersebut adalah diisi dengan ice breaking. Setelah sesi sharing session, dilakukan pemberian kenang-kenangan untuk narasumber. Tidak lupa dilanjutkan dengan sesi foto bersama narasumber. Acara berjalan dengan baik dan selesai pukul 15.40 WIB. Diharapkan dengan adanya acara Temu Alumni BEM Biologi 2025 ini dapat memberikan inspirasi untuk seluruh anggota aktif BEM Biologi tentang pentingnya membangun silaturahmi dengan alumni BEM Biologi serta menambah pengetahuan mengenai kebermanfaatan berdinamika di BEM Biologi dengan pengembangan pola pikir, karakter, dan self-branding. [Penulis: BEM]
Pada Minggu, 1 Juni 2025, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM sukses menyelenggarakan kegiatan Temu Alumni. Temu Alumni adalah kegiatan silaturahmi antara alumni dan anggota aktif Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kembali komunikasi serta mempererat hubungan kekeluargaan antara alumni dan anggota aktif. Kegiatan Temu Alumni ini dilaksanakan di Bestie Kopi pada pukul 10.30 – 15.00 WIB.
Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan sesi pembukaan dan sambutan, dilanjutkan dengan sesi sharing alumni dan tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi. Setelah itu, peserta menikmati makan siang bersama dan melaksanakan ibadah sholat. Kegiatan dilanjutkan sesi tukar kado dan main games bersama secara meriah yang membuat suasana semakin meriah. Sebelum penutupan, para peserta menyampaikan kesan, pesan, dan harapan untuk Departemen Sosial Masyarakat. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keakraban, menandai berakhirnya kegiatan yang penuh makna ini.
Berakhirnya kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang baik dengan para alumni dan anggota aktif. Serta kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi forum berbagi inspirasi, bertukar pengalaman, dan menyusun harapan bersama demi kemajuan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi ke depan. [Penulis: BEM]
Yogyakarta, 21 Juni 2025 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga menyampaikan kisah inspiratif salah satu mahasiswanya, Hafiz Aulia Putra, angkatan 2024. Perjalanan Hafiz merupakan bukti nyata dari semangat, keberanian, dan kegigihan dalam mengejar pendidikan tinggi, meskipun dihadapkan pada keterbatasan.
Pada hari Jumat, 21 Juni 2025, Ketua Program Studi S1 Bapak Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., menyambangi langsung keluarga Hafiz di Cilacap. Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Fakultas Biologi UGM terhadap mahasiswanya.
Hafiz Aulia Putra adalah putra pertama dari dua bersaudara, dari pasangan Bapak Anang Priyanto dan Ibu Nur Hikmah. Dengan profesi sang ayah sebagai buruh tani dan ibu sebagai ibu rumah tangga, keluarga Hafiz menghadapi berbagai tantangan finansial. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Hafiz untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Berkat keberanian dan kegigihannya, Hafiz berhasil menembus persaingan ketat dan diterima di Fakultas Biologi UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan kini menempuh pendidikan tinggi dengan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Prestasi ini tidak hanya membanggakan Hafiz pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan besar bagi kedua orang tuanya yang senantiasa mendukung dengan perjuangan dan doa.
“Kami sangat bangga dengan Hafiz. Ini adalah buah dari kerja keras dan doanya. Kami berharap Hafiz dapat terus berprestasi dan meraih cita-citanya di Fakultas Biologi UGM,” ujar Bapak Anang Priyanto dengan haru.
Kisah Hafiz Aulia Putra adalah inspirasi bagi banyak anak muda di Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa berprestasi seperti Hafiz agar dapat menyelesaikan pendidikannya dan berkontribusi bagi bangsa.
Hal diatas selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pada akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata. Keberhasilan Hafiz juga menjadi cerminan dari SDGs nomor 1: Tanpa Kemiskinan dan SDGs nomor 10: Mengurangi Kesenjangan, karena pendidikan berkualitas yang ia tempuh diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan menciptakan kesetaraan peluang. Hafiz Aulia Putra bukan hanya seorang mahasiswa, namun juga simbol harapan dan bukti bahwa dengan semangat juang yang tinggi, setiap mimpi dapat diraih.
Yogyakarta – Kelompok Studi Entomologi (KSE) Fakultas Biologi UGM sukses menggelar kegiatan Upgrading Skill pada Kamis, 29 Mei 2025. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penguatan kapasitas anggota dalam berorganisasi. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan ruang bagi para anggota aktif KSE untuk mengeksplorasi dan mengembangkan soft skills penting, seperti berpikir kritis, kepemimpinan, serta keberanian dalam berpendapat.
Dibuka dengan sambutan hangat dari ketua perwakilan ketua KSE, sesi utama diisi oleh Ibrahim Yusuf yang membawakan tema materi secara inspiratif dan relevan dengan dinamika organisasi kemahasiswaan saat ini, yaitu “Empowering Organization: Melatih Critical Thinking, Leadership, dan Keberanian Menyampaikan Pendapat”. Dalam penyampaiannya, beliau mengupas tuntas pentingnya berpikir kritis, menjadi pemimpin yang reflektif, serta keberanian menyampaikan pendapat secara konstruktif di lingkungan organisasi. Diselingi pengalaman pribadi dan studi kasus, materi yang disampaikan membangun suasana yang interaktif.
Tidak berhenti pada sesi pematerian, para anggota juga diajak berdiskusi secara kelompok dan mempresentasikan hasilnya secara aktif. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang partisipatif dan reflektif sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota. Dengan semangat kolaboratif dan atmosfer yang inklusif, Upgrading Skills 2025 diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan organisasi yang lebih tangguh, progresif, dan inspiratif bagi seluruh anggota KSE. [Penulis: KSE]
(Penulis: KSE Biologi UGM)
Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Skema Pengabdian Kepada Masyarakat (MBKM-PKM) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat bertema “Inovasi Olahan Salak untuk Peningkatan Nilai Ekonomi Lokal”. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Jasmine di Dusun Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Juni 2025 ini merupakan bagian dari program pembinaan yang dipandu oleh Dosen dari Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Biologi UGM, Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech. Ph.D., dengan melibatkan tiga mahasiswa: Luthfia Kumala Sari, Chandra Rifana Arifin, dan Safira Tira Devinta.
Fokus utama kegiatan adalah pelatihan pembuatan selai salak sebagai produk olahan bernilai tambah dari buah salak, komoditas lokal di Sleman yang kerap mengalami masalah kelebihan pasokan dan harga jual rendah saat panen raya, serta kurangnya diversifikasi produk. Permasalahan ini selama ini menjadi tantangan utama bagi KWT Jasmine, karena banyak hasil panen yang tidak terjual di pasar Nologaten dan akhirnya terbuang sia-sia.
Dr. Sari Darmasiwi menjelaskan bahwa salak tidak hanya lezat dan mudah diolah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan seperti membantu pencernaan, mengatur gula darah, serta mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. “Salak bukan hanya buah konsumsi yang sehat, dengan memanfaatkan potensi ini, salak bisa menjadi sumber inovasi ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan desa,” ungkapnya.
Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa memberikan materi terkait potensi diversifikasi produk pertanian, demonstrasi langsung teknik pembuatan selai salak, hingga diskusi mengenai manfaat kesehatan buah salak dan peluang pemasaran produk olahan. Tidak hanya itu, pelatihan juga mencakup aspek dasar manajemen usaha mikro dan pengemasan produk agar lebih menarik dan kompetitif.
Melalui pelatihan ini, para anggota KWT Jasmine tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga wawasan baru dalam mengembangkan usaha rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulasi ide usaha berbasis komunitas dengan mendorong terbentuknya One Village One Product (OVOP) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Inisiatif ini sekaligus menjadi cerminan kontribusi perguruan tinggi dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Tridharma Perguruan Tinggi dan visi MBKM yang mendorong pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas (SFR)
Pada hari Sabtu, 31 Mei 2025, telah diselenggarakan kegiatan Bioconnect BEM Biologi UGM X Roadshow BEM FKM UNDIP dengan mengusung tema “Empowering Organizational Quality through Connection“. Tema ini mencerminkan semangat untuk meningkatkan kualitas organisasi melalui hubungan kolaboratif yang bermakna antar organisasi mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung di Hall D Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM UNDIP) dan dihadiri oleh 82 anggota BEM Biologi Universitas Gadjah Mada serta 123 anggota BEM FKM Universitas Diponegoro.
Bioconnect BEM Biologi merupakan salah satu program kerja yang diinisiasi oleh Departemen Humas dan Jaringan BEM Biologi UGM. Program ini meliputi kegiatan kunjungan serta penerimaan kunjungan dari berbagai lembaga, organisasi, maupun industri di luar Fakultas Biologi UGM. Tujuan utama dari program ini adalah untuk saling mengenal struktur, sistem kerja, dan budaya organisasi masing-masing pihak, sekaligus menjadi wadah untuk melakukan refleksi bersama, mempererat kolaborasi, serta memperkuat tali silaturahmi antara BEM Biologi UGM dengan organisasi-organisasi eksternal.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB dengan sesi pembukaan dan pemutaran lagu Indonesia Raya, Mars UNDIP, Mars FKM, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Biologi. Acara dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Muhammad Wildan selaku Ketua BEM FKM UNDIP dan Muhammad Haidar Ali selaku Ketua BEM Biologi UGM. Setelah itu, masing-masing organisasi menyampaikan pemaparan mengenai program kerja, visi, dan misi. BEM FKM UNDIP diwakili oleh Ketua BEM dan Wakil Ketua, sementara BEM Biologi UGM menyampaikan presentasinya melalui Ketua BEM dan Koordinator Bidang.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan berlanjut dengan Forum Group Discussion (FGD) selama 60 menit yang mempertemukan tiap-tiap bidang dari kedua organisasi untuk berdiskusi secara mendalam, bertukar pandangan, serta memperkaya wawasan satu sama lain. Sesi FGD ini menjadi inti dari kegiatan karena memberikan ruang dialog yang produktif dan membangun. Selanjutnya, suasana semakin meriah dengan sesi ice breaking melalui permainan yang interaktif dan menghibur yang dipandu oleh MC dan penanggung jawab games. Setelah itu, dilakukan penyerahan sertifikat kepada kedua belah pihak serta sesi foto bersama. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi, pengisian link kesan dan pesan, serta penutupan resmi oleh MC.
Terima kasih kepada seluruh panitia dari BEM Biologi UGM dan BEM FKM UNDIP atas kerja keras, dedikasi, dan koordinasi yang solid sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan penuh makna. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan di masa mendatang. [Penulis: BEM]
Yogyakarta, 9 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, KORPAGAMA (Korps Pegawai Gadjah Mada) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban sebagai bagian dari agenda tahunan yang sarat makna dan nilai sosial. Kegiatan ini berlangsung pada hari terakhir tasyrik, yaitu Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H atau 9 Juni 2025 M, bertempat di Halaman Utara Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan penyembelihan ini dilaksanakan oleh panitia yang diketuai oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., dengan dukungan penuh yang melibatkan unsur dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Fakultas Biologi UGM.
“Kegiatan ini bukan hanya wujud ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas sosial, memperluas kebermanfaatan, dan memperkokoh semangat gotong royong dalam bingkai kebhinekaan,” ungkap Dr. Wiko Arif Wibowo.
Tahun ini, Fakultas Biologi menerima dan menyembelih dua ekor sapi dan dua ekor kambing berikut adalah nama Shohibul qurban sapi pertama tahun ini, yaitu Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc., Azmi Ginandri Setiadi, Prof. Dr. rer.nat. Andhika Puspito Nugroho, S.Si., M.Si., Dr. Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc., dan Cahya Kurnia Fusianto bin Ari Indrianto. Shohibul qurban sapi kedua yaitu atas nama Prieta Opikasari binti Ari Indrianto, Abdul Razaq Chasani, S.Si., M.Si., Ph.D., Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U., Muhammad Agus Saragih (Alm), Azka Sinatrya, Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc., Ibu Sri Wahyu Widati binti Wiryodiharjo (Almh). Sedangkan untuk Shohibul qurban dua ekor kambing yaitu atas nama Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. (a.n Keluarga Wahyu Pratomo) dan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.
Daging hasil penyembelihan disalurkan kepada warga sekitar lingkungan Fakultas Biologi UGM, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta disalurkan lebih luas melalui kerja sama dengan Lembaga Sosial Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ke masyarakat muslim di Patuk Gunung Kidul. Penyaluran dilakukan secara adil dan merata, dengan harapan membawa manfaat yang nyata bagi para penerima, serta mempererat hubungan antara sivitas akademika dengan masyarakat sekitar.
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kegiatan qurban ini juga menjadi bentuk kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui penyediaan akses pangan bergizi dan distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan kelaparan (SDG 1 dan 2), mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat (SDG 3), serta mengurangi kesenjangan sosial (SDG 10). Di sisi lain, kerja sama dengan lembaga eksternal seperti IZI juga mencerminkan komitmen dalam membangun kemitraan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama (SDG 17), sekaligus membentuk komunitas kampus yang inklusif dan berkelanjutan (SDG 11).
Fakultas Biologi UGM berharap semangat berkurban ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan spiritual, tetapi juga memperkuat rasa empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial di lingkungan akademik dan masyarakat luas.























































