• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 11 : Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
  • SDG 11 : Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
  • hal. 5
Arsip:

SDG 11 : Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan

BIOENTRI 2 Tahun 2025: Membantu Mahasiswa Menentukan Arah Riset

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 11 Februari 2025

Fakultas Biologi UGM kembali menggelar agenda rutin tahunan berupa kegiatan Biologi Open House dan Pengenalan Topik Riset [BIOENTRI] ke-2 di tahun 2025, sebuah acara yang bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada berbagai topik penelitian yang dapat menjadi pilihan dalam penyusunan skripsi, tesis, maupun disertasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan dosen pembimbing sesuai bidang keahliannya, sehingga dapat memperoleh pemahaman lebih mendalam terkait riset yang tersedia.
Pada 10 Februari 2025, dilaksanakan upacara pembukaan di Gedung B, Fakultas Biologi. Kegiatan pembukaan ini diawali dengan Laporan Ketua Panitia oleh Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi presentasi dari para dosen di Ruang 1, Ruang 2, dan Teaching Lab, serta pameran poster penelitian di booth-booth yang telah disediakan. Pada BIOENTRI tahun ini, sebanyak 49 dosen terlibat dan melaksanakan presentasi topik penelitian. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan dapat menemukan topik riset yang sesuai dengan minat dan rencana akademiknya. BIOENTRI berlangsung selama empat hari, dari 10 hingga 13 Februari 2025. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi yang dibuktikan dengan kehadiran mahasiswa dari jenjang S1 hingga S2.

 

Dengan adanya BIOENTRI ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat memfasilitasi mahasiswa dalam menentukan arah riset mereka serta memperkuat sinergi antara mahasiswa dan dosen dalam dunia penelitian. Selain itu, kolaborasi dan sinergi antara dosen dan mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan capaian Fakultas untuk TCK (Target Capaian Kinerja) dan IKU (Indikator Kinerja Utama).

 

Kegiatan BIOENTRI ini juga berkontribusi secara langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs nomor 4 mengenai Pendidikan Bermutu (Quality Education) dan memberikan dampak positif dalam mencapai berbagai target SDGs lainnya, diantaranya meliputi perlindungan biodiversitas, pemulihan ekosistem (13,14,15), dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi di bidang bioteknologi dan pengelolaan sumber daya alam (9, 11, 13).

Pelatihan Pengenalan Dan Pemanfaatan Toga Untuk Meningkatkan Kesehatan Di Padukuhan Blimbingsari Kalurahan Catur Tunggal Depok-Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Minggu, 15 Desember 2024

Pada Jum’at, 13 Desember 2024, di Balai Pertemuan Padukuhan Blimbingsari telah berlangsung “Pelatihan Pengenalan dan pemanfaatan TOGA untuk meningkatkan Kesehatan”, dengan narasumber Dr. Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, B.Sc., DAP&E, M.Biomed, dari Fakultas Biologi UGM. Pada kesempatan tersebut acara di buka oleh bapak Dukuh, Bapak Robert Purnomo, dan dihadiri oleh sekitar 30 peserta, yaitu Bapak-Bapak Ketua RW, Ketua RT 01-05, Ibu-ibu Pengurus dan anggota PKK Blimbingsari, dan Ketua, pengurus dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandansari, dengan ketua Ibu Emi Retnosari.

Pada kegiatan tersebut dijelaskan tentang berbagai macam tanaman yang dapat berfungsi sebagai obat disertai berbagai pengalaman empiris yang secara turun temurun dalam pemanfaatan tumbuhan obat tersebut, termasuk berbagai racikan bahan tanaman obat, seperti “pilis”, dan yang menjadi minuman yang sering dikonsumsi, seperti kunyit asam, beras kencur, wedang uwuh, seruni, dan banyak macam lainnya, serta pemanfaatan dalam bentuk lainnya yaitu sebagai pengharum ruangan ataupun sebagai pengusir nyamuk. Di pertemuan tersebut dijelaskan pula cara penyimpanan, pengelolaan dan pemanfaatan berbagai bahan tanaman, termasuk potensi tanaman lokal belimbing wuluh.

Setelah diskusi yang hangat, acara ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan penyerahan 9 macam bibit tanaman beserta pupuk yang telah disediakan oleh pihak kalurahan ke masing-masing RT untuk dapat dikembangakan dan di budidayakan. Harapan kedepannya adalah bahwa kegiatan ini dapat berlanjut, sehingga dapat memberikan dampak yang nyata bagi warga Masyarakat, khususnya di padukuhan Blimbingsari. Kegiatan pengabdian ini sebagai bentuk komitmen Fakultas Biologi UGM dalam melaksanakan dan mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu “Kehidupan yang sehat dan Sejahtera, (4) Pendidikan Berkualitas, (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, (12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, (15) Ekosistem Daratan, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Buah belimbing di Blimbingsari

Diolah dan dimanfaatkan untuk dapat dinikmati

Pelatihan TOGA memberikan inspirasi

Menjadikan Blimbingsari semakin berseri……

 

Salam Lestari dari Fakultas Biologi…..

 

Pelatihan Pembuatan Produk Minuman Kesehatan berbasis hasil kebun dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian di Padukuhan Mrican Kalurahan Caturtunggal Kapanewon Depok, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Selasa, 26 November 2024

Pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024, bertempat di Balai Padukuhan Mrican, telah berlangsung kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berupa “Pelatihan Pembuatan Produk Minuman Kesehatan berbasis hasil kebun dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian”.  Pada kegiatan tersebut dihadiri anggota Kelompok Wanita Tani Srikandi dengan ketua Ibu Nur Handayani. Edukasi dan pelatihan disampaikan oleh narasumber Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti WA., DAP&E, M.Biomed;  didampingi oleh Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc, dan Nur Indah Septriani, M.Sc., Ph.D.

Pada pelatihan ini dihasilkan produk minuman kesehatan berbasis “racikan tanaman yang bermanfaat obat” dan diberikan label “TomSel” dengan kepanjangan “tombo kesel”. Hasil pelatihan ini nantinya akan di pamerkan pada kegiatan Research Day yang akan dilaksanakan Fakultas Biologi UGM. Selain meracik minuman Kesehatan, juga disampaikan bagaimana membuat kemasan yang sehat, menarik, dan pemasarannya. Selanjutnya adalah penyampaian kesan pesan oleh anggota masyarakat melalui anggota KWT kepada tim pengabdian Desa Mitra, sebagai bentuk evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke kebun percontohan.

Pelatihan pembuatan produk minuman kesehatan, penggunaan dan pemanfaatan lahan untuk TOGA dan sayur, peningkatan ekonomi keluarga dari hasil lahan, peningkatan konsumsi protein hewani,  dan kemitraan  ini sebagai salah satu bentuk komitmen Fakultas Biologi UGM dalam melaksanakan dan mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), untuk nomor (3), yaitu “Kehidupan yang sehat dan Sejahtera”; (8) “Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi”; (11) “Kota dan komunitas yang berkelanjutan”; (12) “Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab”; (15) “Menjaga ekosistem darat”; (17) “Kemitraan untuk mencapai tujuan”.

 

Bermitra dengan Srikandi secara berkelanjutan

Untuk Hidup sehat dan Sejahtera yang jadi idaman

Tim Desa Mitra yang komit dan kompak

Menjadikan kegiatan semakin semarak

 

 

Salam Lestari dari Fakultas Biologi….

Satgas Pengelola Sampah Organik Fakultas Biologi UGM kembali memberikan pelatihan/studi tiru Pengelolaan pupuk organik bagi staf pengelolaan sampah dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Pengabdian kepada MasyarakatPengelolaan Sampah Rabu, 16 Oktober 2024

Pada tanggal 16 Oktober 2024, Satgas Pengelola Sampah Organik Fakultas Biologi UGM kembali memberikan pelatihan/studi tiru Pengelolaan pupuk organik bagi staf pengelolaan sampah dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM  Yogyakarta. Pelatihan ini terselenggara atas permintaan dari Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Peserta pelatihan/studi tiru adalah staf pengelolaan sampah dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM  yang hadir sebanyak 25 orang. Acara  tersebut dibuka oleh Kapala Kantor Administrasi Fakultas Biologi Mulyanto, S.T.,M.M. sedangkan narasumber untuk kegiatan tersebut adalah Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc. dan  Sukirno, S,Si.,M.Sc. Ph.D. Dalam kesempatan tersebut disampaikan metode pengelolaan dan pembuatan kompos dengan penambahan Bioferti 2023, program ini tidak hanya menangani pengelolaan sampah tetapi juga berperan penting dalam restorasi ekosistem. Dengan mendaur ulang limbah organik, dan berkontribusi pada kesehatan ekosistem lokal, meningkatkan kualitas tanah, dan mempromosikan keanekaragaman hayati. Pendekatan ini sangat penting dalam konteks perubahan iklim, karena ekosistem yang sehat lebih tahan terhadap tekanan lingkungan.


“Pelatihan/studi tiru ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat Fakultas Biologi yang memiliki formula Bioferti 2023 untuk membantu mempercepat pengomposan materi organik”, kata Sukirno saat pematerian.

Bioferti 2023 merupakan produk  starter dari Fakultas Biologi UGM yang terbukti mampu mendegradasi sampah  organik  dalam waktu sekitar  7 sampai 14 hari. Hasil analisis formula ini mempunyai kandungan  N 2,70% , P 0,62% dan K 68,3% sehingga memenuhi standar pupuk organik. Formula ini terus dikembangkan oleh Satgas Pengelola Sampah Organik yang mempunyai tim ahli Sukirno, S.Si.,M.Sc.,Ph.D. dan Dwi Umi Siswanti, S.Si.,M.Sc.

Sebagai kesimpulan, kunjungan studi tiru FEB UGM  tentang pengelolaan sampah dari Fakultas Biologi UGM mencerminkan komitmen UGM terhadap pendidikan untuk keberlanjutan. Dengan fokus pada restorasi ekosistem, perubahan iklim, universitas mengambil langkah signifikan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Program Bioferti menjadi model bagi fakultas dan institusi lain, menunjukkan pentingnya mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam pendidikan dan penelitian.

Sarasehan “Pengolahan Limbah Organik Ramah Lingkungan dengan Mikrobia Katalitik dan Aplikasi Biostimulan dalam Pertanian dan Hortikultura” di Desa Condong Catur, Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 16 Oktober 2024

Pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024 telah dilaksanakan kegiatan Sarasehan bertajuk “Pengolahan Limbah Organik Ramah Lingkungan dengan Mikrobia Katalitik dan Aplikasi Biostimulan dalam Pertanian dan Hortikultura” di Balai Pertemuan Dusun Manukan, Desa Condong Catur, Sleman. Kegiatan sarasehan tersebut merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Biologi, UGM tahun 2024 yang diketuai oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, M, Eng dengan 3 anggota mahasiswa yaitu Saffanah, Fadhila Nujannah dan Sekar Alya Maharani.


Sarasehan diikuti oleh oleh pengurus dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Manukan dengan jumlah 30 orang. Acara sarasehan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi.  Pemaparan materi pertama mengenai “Pengolahan Limbah Organik Ramah Lingkungan dengan Mikrobia Katalitik” oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, M, Eng. Limbah organik yang dibuang masyarakat, sampai saat ini umumnya dikelola dengan cara penimbunan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sehingga masih menyebabkan pencemaran, air, tanah dan udara.  Limbah organik baik dari limbah perkotaan, limbah agroindustri rumah tangga dan kotoran hewan dapat diolah menggunakan mikrobia katalitik yang terdapat dalam usus maggot Black Soldier Fly (BSF). Tahapan pengolahan limbah organik tersebut meliputi pemilahan jenis limbah organik, pengaturan ukuran limbah organik dan pemeliharaan maggot BSF dalam limbah organik sampai semua limbah telah dirombak oleh mikrobia katalitik dalam usus maggot BSF.

Pemaparan materi sarasehan kedua mengenai “Aplikasi Biostimulan dalam Pertanian dan Hortikultura” oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. Biostimulan mengandung beberapa supplemen berupa nutrient, asam amino,  ekstrak tumbuhan atau ganggang laut,  asam humat, chitosan, beneficial microbes (Azotobacter spp.,  mycorrhizal fungi, Rhizobium spp., dan  Azospirillum spp.). Biostumulan tersebut bermanfaat untuk budidaya pertanian dan hortikultura karena dapat menstimulasi penyerapan nutrien oleh tanaman, meningkatkan kualitas dan hasil tanaman, meningkatkan aktivitas mikrobia rizosfer dan enzim-enzim, meningkatkan ketersediaan hormon serta meningkatkan fotosintesis. Selain manfaat positif tersebut biostimulan dapat menurunkan penggunaan pupuk kimia dan mengurangi efek gas rumah kaca, mendukung green agriculture, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Setelah pemaparan materi sarasehan, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta sarasehan yang sangat antusias serta diakhiri dengan penutupan acara berupa foto bersama. Kegiatan sarasehan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung air bersih dan sanitasi layak, kota dan komunitas berkelanjutan, penanganan perubahan iklim dan ekosistem darat (SDG 6, SDG 11, SDG 12 dan SDG 15).

Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Menjadi Bagian Dari Kegiatan “Indonesia Marine Debris Social Issue Resident Participation Awareness Improvement Capacity Building Project”

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 14 Oktober 2024

Lima mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, yaitu Maidira Marsa Rabbani, Laras Ati, Dinda Luthfiani Nurul Ulya, Manika Rosalia Lysander, dan Raja Steve Sudjatmiko Panggabean bergabug dengan perwakilan mahasiswa dari Sekolah Vokasi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, turut berpartisipasi dalam diskusi dan pelatihan penanganan sampah laut dalam kegiatan bertajuk “Indonesia Marine Debris Social Issue Resident Participation Awareness Improvement Capacity Building Project“. Selain mahasiswa, kegiatan yang akan berlangsung selama satu minggu ini (14 Oktober-18 Oktober 2024), juga dihadiri oleh para pimpinan dan Dosen dari Sekolah Vokasi, Pimpinan dan Staff DPKM UGM, dan juga salah satu Dosen Fakultas Biologi, Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D. Eng. yang juga merupakan anggota taskforce KKN-PPM UGM dan RCE Yogyakarta.


Kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama multipartite antara Sekolah Vokasi, RCE Yogyakarta yang dinaungi oleh Direktorat Pengabdian Kapada Masyarakat (DPKM) UGM, RCE Tongyeong, dan Gyeongnam International Development Cooperation Center (GNIDCC) Gyeonssang National University, Korea Selatan. Fokus dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah laut di Yogyakarta.

Salah satu program yang dilakukan adalah pelatihan dan peningkatan kapasitas yang melibatkan masyarakat di Desa Karangwuni dan Desa Bugel, Kulonprogo, D.I. Yogyakarta. Proyek ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai dampak sampah laut serta cara mengelolanya secara efektif. Kegiatan ini juga mencakup seminar, workshop, dan pelatihan masyarakat, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen terhadap pendidikan berkelanjutan (ESD) dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Kerjasama ini tidak hanya berhenti di sini, namun akan dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan yang melibatkan masyarakat dan pemimpin desa. Program ini akan membahas solusi konkret untuk permasalahan sampah laut di Yogyakarta serta akan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai latar belakang.

Kerjasama ini juga merupakan bagian dari komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan lingkungan. Kegiatan ini mendukung beberapa SDGs, di antaranya: SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab,SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan melibatkan kerja sama antara berbagai institusi, baik lokal maupun internasional, proyek ini berupaya menciptakan dampak yang signifikan dalam pengelolaan sampah laut.

Peresmian Desa Wisata KABUT KEBONALAS Kecamatan Manisrenggo Klaten oleh Bupati Klaten

Rilis Berita Kamis, 26 September 2024

Desa Wisata KABUT KEBONALAS Manisrenggo Klaten yang dibangun mulai 2021 dan mulai dilakukan penanaman tanaman buah bersama Tim MBKM Membangun Desa Fakultas Biologi UGM (Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D dan Yousuf Soulaeman, S.IP) dan sejak 2022 telah memasuki masa panen perdana. Pada Nopember 2023, panen perdana klengkeng dilakukan bersama dengan mahasiswa MBKM Fakultas Biologi UGM bersama dengan POKDARWIS, jajaran pemerintah desa, dan kelompok PKK. Kemudian pada 28 Februari 2024 ini KABUT KEBONALAS bersama dengan tim MBKM menyelenggarakan kegiatan panen dan sosialisasi wahana destinasi wisata kepada seluruh MUSPIKA Kecamatan Manisrenggo yaitu Camat Manisrenggo Bapak Slamet, S.H., M.Si., DANRAMIL Manisrenggo Bapak Kapten Inf. Sukarman, KAPOLSEK Manisrenggo AKP Fajar Damhudi, S.H., seluruh anggota POKDARWIS dan unsur PEMDES Kebonalas, serta jajaran Guru dan Puskesmas Manisrenggo. Kegiatan ini melibatkan Koordinator tim KKN PPM UGM Muhammad Naufal Dzakwan Luzen dan tim dari beberapa klaster melalui program KKN PPM UGM dan tim MBKM Darren Nicholas Rahmanto, Fadilah Rahma Julianty, Joananda Taufik Ardana, and Tamara Sugihara, yang kemudian beroperasional dalam Program KKN PPM UGM periode 2 tahun 2024 dengan sebanyak 30 mahasiswa dengan dukungan Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat melalui program Pengabdian Berbasis Desa Binaan dan Subdirektorat KKN UGM melalui program KKN.


Pada 25 September 2024 merupakan momentum besar bagi desa wisata KABUT KEBONALAS karena bersamaan dengan kegiatan Sambang Warga Bupati Klaten yang dihadiri seluruh kepala dinas, kepala desa seluruh klaten dan warga masyarakat, wahana desa wisata diresmikan oleh Ibu Hj. Sri Mulyani. “Kampung Buah Tlatar memiliki potensi bagus untuk dikembangkan karena memiliki view yang bagus dan prospek untuk didampingi dengan wisata kuliner dan kopi”, Imbuh Ibu Bupati dalam sambutannya.

Kegiatan ini dibuka dengan penampilan Tari Edan Edanan dan Rampag Kendang dari mahasiswa ISI Yogyakarta. KABUT KEBONALAS diharapkan menjadi wahana wisata terintegratif UMKM, budaya dan kesenian lokal, menumbuhkan peluang jaringan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kemudian dilakukan penyerahan secara simbolis tanaman buah kelengkeng dari program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Desa Binaan UGM 2024 dan MBKM membangun desa Fakultas Biologi UGM oleh Bapak Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni yang dalam hal ini mewakili Dekan Bapak Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Pada kesempatan ini tim menyerahkan dua buah tanaman klengkeng berbuah dalam pot 100 liter dan total 250 tanaman klengkeng untuk warga Kebonalas. Diharapkan dengan pembagian tanaman ini dapat mendukung wahana KABUT KEBONALAS kedepannya sekaligus memberdayakan ekonomi warga sekitar agar terhindar dari kemiskinan (SDG1) dan mewujudkan komunitas yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan (SDG 11) dan untuk memerangi perubahan iklim (SDG 13).

#SDG 1: Kemiskinan; #SDG 11 Komunitas inklusif; # SDG 13: Perubahan iklim; #Biologi UGM

Masyarakat Dusun Sendari Antusias Pelajari Lubang Resapan Biopori dalam Kegiatan Sosialisasi One Health, PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM 2024

Pengabdian kepada Masyarakat Rabu, 18 September 2024

Yogyakarta, 15 September 2024 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM MBKM) Fakultas Biologi UGM melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Dusun Sendari, Cebongan, Tirtoadi, Sleman. Kegiatan ini dipimpin oleh tiga dosen Fakultas Biologi UGM, yakni Novita Yustinadiar, M.Si., Woro Anindito Sri Tunjung, Ph.D., dan Wahyu Aristyaning Putri, Ph.D., serta didukung oleh 13 mahasiswa. Program ini bertema One Health: Pengenalan Lubang Resapan Biopori yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian alam melalui solusi sederhana tapi berdampak besar.

Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua RT.03 Dusun Sendari ini dimulai pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Sosialisasi kali ini memfokuskan pada pengenalan konsep One Health melalui pemanfaatan lubang resapan biopori. Biopori berperan penting dalam membantu mengurangi genangan air, memperbaiki kualitas tanah, dan mendukung keseimbangan ekosistem. Para peserta, khususnya ibu-ibu anggota PKK, diharapkan memahami pentingnya lubang resapan biopori sebagai solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara diawali dengan sambutan dari Ibu Priwanti selaku Bu Dukuh setempat, dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang menjelaskan tentang apa itu biopori, manfaat dan bagaimana perawatannya serta pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan. Beliau berbagi pengalamannya dalam penggunaan biopori di rumah dan manfaat besar yang diperoleh. Beliau juga menekankan bahwa biopori tidak hanya membantu penyerapan air yang lebih efisien, tetapi juga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mencegah banjir di daerah perkotaan maupun pedesaan. Penyampaian materi dilanjutkan oleh mahasiswa dengan mengangkat latar belakang munculnya ide lubang resapan biopori, prinsip kerja biopori, cara pembuatan lubang resapan biopori, lokasi ideal penempatan biopori dan macam-macam biopori yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta diajak untuk praktik langsung membuat lubang resapan biopori. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, di mana setiap kelompok diberi tugas untuk membuat satu hingga dua lubang biopori di sekitar lingkungan rumah. Perlombaan ini berjalan seru dan penuh antusiasme, dengan setiap kelompok berlomba untuk membuat biopori yang sesuai teknik dan berfungsi optimal. Setelah praktik selesai, tim PkM-MBKM memberikan penilaian dan penghargaan kepada kelompok yang menunjukkan hasil terbaik. Selain itu, tim juga menjelaskan cara perawatan lubang biopori agar terus berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Peserta diberikan pengarahan tentang material yang dapat dimasukkan ke dalam lubang, seperti sampah-sampah organik, untuk mempercepat proses penguraian dan menjaga keseimbangan ekosistem tanah.

Program pengenalan lubang resapan biopori ini memiliki relevansi kuat dengan beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, biopori membantu pencapaian SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, dengan meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah dan menjaga kualitas air tanah. Kedua, biopori mendukung SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui infrastruktur hijau yang dapat mengurangi risiko banjir. Ketiga, biopori berkontribusi pada SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dengan membantu mitigasi dampak perubahan iklim melalui pengelolaan air dan tanah yang lebih baik. Keempat, biopori mendukung SDG 15: Kehidupan di Darat melalui peningkatan kesuburan tanah dan konservasi keanekaragaman hayati tanah. Terakhir, penerapan biopori juga relevan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan, karena membantu mengurangi risiko genangan air yang bisa memicu penyakit.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan hadiah pemenang lomba biopori. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Dusun Sendari yang lebih sehat dan bebas genangan air. Dengan semangat One Health, program ini memberikan harapan bahwa perubahan pola hidup masyarakat dapat berdampak positif tidak hanya bagi kesehatan manusia, tetapi juga lingkungan sekitar.

 

Optimalisasi Lahan Sebagai Kebun Tenaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Sumber Obat Nabati Untuk Keluarga di Dusun Kledokan Kalurahan Catur Tunggal Kapanewon Depok Sleman

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 30 Agustus 2024

Kegiatan bersama, antara bapak Penyuluh Pertanian Kalurahan Catur Tunggal, Bapak Daryono, beserta Bapak dan Ibu Dukuh Dusun Kledokan, Ketua Wanita Kelompok Tani Rejosari, Ibu Marthin Sumarahayu beserta anggota, dan tim Desa Binaan Fakultas Biologi telah berlangsung pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Kegiatan pengabdian ini sebagai bentuk komitmen tim Desa Binaan Fakultas Biologi UGM dengan ketua Dr. Dra. Rr. Upiek Ngesti WA, DAP&E, M.Biomed dan tim, bapak Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si., M.Kes, dan bapak Dr. Djoko Santoso, M.Si untuk mengoptimalkan lahan di Dusun Kledokan sebagai Kebun TOGA dan sayur. Pada kesempatan tersebut telah diserahkan berbagai bibit TOGA, yaitu sejumlah bibit tanaman seperti, kapulogo, laos, purwaceng, jahe merah, sereh merah, keladi tikus, kunyit, pegagan dan tanaman kayu manis.

Untuk melengkapi praktek memisahkan bibit tanaman dan penyediaan media yang baik, juga diserahkan sejumlah pupuk berbahan dasar daun sebagai hasil dari olahan pupuk oleh Tim Satgas Sampah Fakultas Biologi UGM. Bibit-bibit tanaman tersebut selanjutnya dipisah-pisahkan dan ditanam pada lahan yang telah disediakan. Untuk pemeliharaan tanaman telah dilakukan pengaturan secara bergilir oleh ibu-ibu anggota KWT. Selain TOGA, pada lahan yang sama juga telah ditanam berbagai sayuran, seperti kangkung, bayam, juga ditanam cabai. Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, hasil dari kebun ini nantinya dapat menjadi bagian meningkatkan perekonomian keluarga. Untuk itu optimalisasi lahan yang tersedia diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan, semangat, dan aktivitas ibu-ibu KWT dalam mengupayakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan meningkatkan perekonomiannya. Kegiatan Pengabdian ini mendukung komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan Masyarakat melalui SDGs (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Mendayung sampan keujung pulau

Sambil berdendang nyanyikan lagu

Optimalisasi lahan dengan  sayur dan TOGA

agar menjadi hijau dan mendukung kesejahteraan keluarga

 

Inovasi Olahan Minuman Kesehatan Berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Efisiensi Kemasan Dan Peningkatan Daya Jual

Pengabdian kepada Masyarakat Jumat, 30 Agustus 2024

Pada hari Senin, 26 Agustus 2024 bertempat di Balai pertemuan Kelompok Wanita Tani Rejosari, Dusun Kledokan Kalurahan Catur Tunggal Kapanewon Depok, Sleman telah berlangsung kegiatan “Inovasi olahan Minuman Kesehatan berbasis Tanaman Obat Keluarga untuk efisiensi Kemasan dan peningkatan daya jual” dengan narasumber Dr. Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, B.Sc, DAP&E, M.Biomed Bersama Prof. Dr. Kumala Dewi, M.stat.

Pada kegiatan ini dihadiri oleh Bapak dan Ibu Dukuh Kledokan, Bp. Daryono selaku ketua PPL Kalurahan Catur Tunggal, Ketua KWT Rejosari beserta seluruh anggota. Pada kesempatan tersebut dijelaskan tentang manfaat TOGA dalam menjaga Kesehatan, menanam TOGA disekitar pekarangan termasuk di halaman yang sempit, cara penyimpanan dan olah, seperti pembuatan bahan minuman herbal menjadi bentuk “seduhan” dengan komposisi yang telah ditentukan, sehingga menjadi siyap saji dan dengan kemasan yang lebih praktis dan efisien, meminimalkan bahan buangan, serta meningkatkan daya jualnya.

Minuman herbal sangat bermanfaat bagi Kesehatan, diantaranya adalah menurunkan tekanan darah, mengatasi kolesterol tinggi, mencegah resiko jantung, mencegah obesitas seperti pada bahan rosela yang dapat dibuat sebagai teh rosela. Di kegiatan pelatihan juga disajikan minuman herbal dari bunga telang-sereh-dan jeruk nipis. Bunga telang memiliki kandungan antioksidan tinggi yang juga membantu menjaga Kesehatan. Menurut berbagai sumber, telang bermanfaat untuk menurunkan demam, meredakangGejalaa alergi, menjaga kesehatan mata, melancarkan sistem pencernaan, mengontrol tekanan darah dan gula darah, mengatasi masalah pernapasan, dan mencegah rertumbuhan sel kanker.

Ibu-Ibu anggota Kelompok Wanita Tani Rejosari yang hadir sangat antusias dengan kegiatan pelatihan ini, dan harapannya dapat ditindaklanjuti dengan pelatihan pembuatan kemasan yang lebuh praktis dan pemasarannya. Kegiatan ini diakhiri dengan berfoto bersama  seluruh yang hadir. Kegiatan ini mendukung komitmen global dan nasional dalam upaya untuk menyejahterakan Masyarakat melalui SDGs (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; (12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab; dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Tanaman  telang dan rosela

Diramu dengan sereh dan jeruk nipis nikmat rasanya..

TOGA ada disekeliling kita

Menjadikan Keluarga sehat dan Sejahtera ….

 

1…34567…9

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Kegiatan Outing Class Pembelajaran Histologi dan Anatomi Hewan Siswa SMPIT Muhammadiyah An Najah Klaten ke Fakultas Biologi UGM
  • Fakultas Biologi UGM Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Badr University in Cairo dan Cairo University
  • Diseminasi Hasil Studi S3 Dosen Fakultas Biologi UGM Perkuat Budaya Riset dan Kolaborasi
  • Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan
  • Partisipasi Aktif POTMABIOGAMA 2025 Mendukung Kegiatan Akademik dan Prestasi Mahasiswa Fakultas Biologi UGM dengan Program Hibah Laptop
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju