• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
  • SDG 14 : Ekosistem Lautan
Arsip:

SDG 14 : Ekosistem Lautan

Rangkaian Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) #2 KSK Biogama

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 18 Februari 2026

Sebagai tahap awal pembentukan kader baru, Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar). Pada tahun ini, Diklatsar ke-XXVI mengusung tema “Jelajahi Laut, Temukan Dirimu: Bersama KSK Menjadi Generasi Tangguh Penjaga Laut”. Tema tersebut merefleksikan semangat untuk melahirkan kader baru yang kompeten, terampil, dan berkomitmen tinggi dalam memajukan kelautan di Indonesia.


Diklatsar XXVI terdiri atas dua rangkaian besar. Rangkaian pertama telah terlaksana pada bulan September hingga November 2025 yang meliputi Diklat Ruang (Dikru), Wawancara, dan Forum Santai Berenang (Forsakerang). Sementara rangkaian kedua meliputi Outbound, Gelar Pasukan (Gerpas), dan Diklat Lapangan (Diklap).

Outbound telah terlaksana pada tanggal 5 Februari 2026 di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Dalam kegiatan ini, peserta yang disebut sebagai Baby Octopus mengunjungi beberapa pos untuk memperoleh pembekalan dasar mengenai cara penyusunan carrier, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), pembuatan api unggun, serta pembangunan bivak. Selain pematerian, Baby Octopus juga diberikan kuis dan games sebagai sesi bonding antar sesama anggota.

Rangkaian selanjutnya, yaitu Gerpas yang dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 di lingkungan Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berfokus pada pengecekan perlengkapan Baby Octopus yang akan digunakan pada Diklap. Selain pengecekan, dilakukan pula sesi evaluasi dan menjadi kesempatan  bagi Baby Octopus  dalam melengkapi perlengkapan yang belum tersedia.

Sebagai puncak kegiatan rangkaian Diklatsar XXVI, Diklat Lapangan (Diklap) dilaksanakan pada tanggal 13- 15 Februari 2026 di Pantai Krakal, Pantai Ngrumput, Pantai Watu Bolong, dan Pantai Drini, Gunungkidul,  Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelum keberangkatan ke lokasi acara, kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Abdul Razaq Chasani S.Si., M.Si., Ph.D. selaku  pembina Kelompok Studi Kelautan.

Pada rangkaian Diklap, Baby Octopus melakukan pembangunan bivak di area pantai serta kegiatan susur pantai diikuti dengan pematerian mengenai Kelompok Studi Kelautan, medis, serta lima kelas keilmuan yang terdiri dari Algae, Crustacea, Echinodermata, Mollusca, dan Pisces. Sebagai bentuk evaluasi pemahaman materi, diadakan kuis yang dilaksanakan setelah rangkaian susur pantai. Kegiatan ini ditutup dengan prosesi pelantikan Anggota Muda ke- XXVI KSK Biogama yang dipimpin oleh saudara Andhika Edwin selaku Ketua KSK Biogama periode 2026.

Rangkaian Diklatsar XXVI diharapkan dapat melahirkan kader Anggota Muda yang kompeten secara akademik maupun keterampilan, serta memantik semangat untuk menjaga kelestarian laut Indonesia. [Penulis: KSK]

Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan

Rilis Berita Selasa, 10 Februari 2026

Bandung, 9 Februari 2026 — Matin Nuhamunada, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Office of International Affairs (OIA), Fakultas Biologi UGM, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Erasmus+ ECoGREEN Project Closing yang dirangkaikan dengan Information Session dan Partner Matchmaking Program Erasmus+, bertempat di Lecture Theater Gedung PPAG, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung.


Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai skema pendanaan hibah Erasmus+, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE).

Dalam sesi diskusi, disampaikan pentingnya penyelarasan topik proposal Erasmus+ dengan kata kunci utama yang menjadi fokus Uni Eropa, yaitu digital/AI, sustainability, serta future skills. Arah pengembangan proposal ke depan diusulkan sebagai proyek berskala nasional untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kesadaran dan kompetensi masa depan, termasuk dalam konteks green economy dan sustainable development melalui pendekatan kurikulum interdisipliner.

Tujuan utama yang dibahas dalam forum tersebut meliputi: (1) penguatan kurikulum program Sarjana (S1) dan pengembangan program Magister di bidang sustainability, (2) Pembentukan konsorsium pendidikan dan pusat riset kolaboratif lintas institusi, serta (3) pengembangan kegiatan co-curricular kemahasiswaan yang mendukung isu sustainable development dan transformasi digital.

Sesi informasi Erasmus+ dibuka oleh Dr. Johanna Renny Octavia Hariandja (UNPAR)  selaku Primary Coordinator proyek hibah CBHE ECoGREEN, sekaligus menandai penutupan resmi proyek tersebut dan menjadi ajang sosialisasi peluang kolaborasi Erasmus+ ke depan. Materi utama disampaikan oleh Arief Budiman, Ph.D., selaku Erasmus+ National Focal Point (ENFP) untuk Indonesia, yang memaparkan peran ENFP dalam membantu perguruan tinggi Indonesia mengakses berbagai skema Erasmus+, mulai dari pendampingan teknis, pencarian mitra Eropa, hingga penjaminan kualitas proposal. Disampaikan pula pentingnya kepemilikan Participant Identification Code (PIC) dan Organisation ID (OID) dari institusi perguruan tinggi Indonesia sebagai prasyarat partisipasi.

Berbagai skema Erasmus+ yang diperkenalkan antara lain: (1) International Credit Mobility (ICM), (2) Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM), (3) Capacity Building in Higher Education (CBHE), dan (4) Jean Monnet Actions. Dalam sesi khusus CBHE, UNPAR berbagi pengalaman sebagai anggota konsorsium hingga koordinator proyek. Ditekankan bahwa kunci keberhasilan proposal CBHE terletak pada pembentukan konsorsium yang kuat, kejelasan pembagian peran, serta komunikasi intensif antar mitra di Eropa sejak tahap penyusunan concept note. Sementara itu, skema Jean Monnet diperkenalkan sebagai langkah awal strategis untuk membangun kapasitas institusi, khususnya melalui pengembangan modul dan kegiatan pengajaran terkait kebijakan Uni Eropa.

Sebagai hasil kegiatan, disepakati beberapa langkah tindak lanjut, antara lain diskusi lanjutan dengan former grantee dan calon kolaborator, penentuan topic of interest bersama, serta pembentukan konsorsium untuk pengajuan proposal Erasmus+ CBHE mendatang. Fokus kolaborasi diarahkan pada tema biosustainability dan pendekatan berbasis data. Partisipasi Fakultas Biologi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas perencanaan proposal hibah internasional, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada sustainable development.

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Genap)

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 6 Januari 2026

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses dilaksakan pada hari Selasa, 6 Januari 2026. Pembukaan acara seminar dilakukan secara luring (luar jaringan) bertempat di Gedung A Ruang Sidang Atas, Lantai 3 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Seminar Proposal Penelitian Tesis dihadiri oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si selaku Ketua Program Magister Biologi. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc sebagai Dekan Fakultas Biologi, dan Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., sebagai Wakil Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara Seminar Proposal Penelitian Tesis ini ditujukan untuk mahasiswa program magister angkatan 2024 (Semester Genap) dan mahasiswa “by research” dengan total peserta sebanyak 42 mahasiswa dan dibersamai oleh 22 dosen pembimbing atau supervisornya. Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Genap) dimulai dengan pembukaan oleh MC, saudari Citra Rizkia Agusni. Para peserta kemudian bersama-sama secara syahdu menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti lagu Hymne Gadjah Mada serta Mars Biologi.


Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua program studi magister Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan seminar proposal, khususnya mahasiswa dan panitia yang mendukung terlaksananya kegiatan seminar proposal. Ketua program studi mengamanahkan agar para mahasiswa lebih interaktif dan menjalin komunikasi lebih sering dengan dosen pembimbingnya, sehingga selalu mendapat arahan dan masukan yang berguna untuk perbaikan proposalnya. Selain itu, mahasiswa diharapkan untuk menjaga semangat, motivasi dan fokus menuju tahap ujian komprehensif agar bisa segera melakukan penelitian dan lulus tepat waktu dengan hasil dan nilai yang memuaskan.

Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara, disampaikan oleh dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti acara. Beliau menyampaikan rasa bangga atas kuantitas jumlah mahasiswa yang memiliki progress cepat dalam menjalankan tahapan tugas akhir tesis. Namun, beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kuantitas harus diikuti dengan peningkatan kualitas penelitian yang baik. Mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi di masa depan, dalam pengabdiannya kepada masyarakat, sebagai dosen maupun berbagai profesi membanggakan lainnya untuk memajukan nusa dan bangsa. Sambutan diakhiri dengan himbauan kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga konsentrasi dan memanajemen waktu penelitian dengan efektif agar tugas akhir tesis dapat selesai tepat waktu tanpa hambatan maupun perpanjangan masa studi.

Acara dilanjutkan dengan presentasi proposal masing-masing peserta didampingi oleh dosen pembimbing dan dilaksanakan di ruangan yang telah ditentukan. Seminar dilaksanakan di Gedung A lantai 3 dengan menggunakan 3 ruangan yang berbeda, yakni Ruang Sidang Atas, Ruang Kuliah 6 dan Ruang Kuliah 7. Pelaksanaan seminar dibersamai oleh moderator Nadya Syalsabillah dan notulensi Nur Azizah Ibrahim di Ruang Sidang Atas, moderator Safira Nurullita dan notulensi.

Angeline Stefanny Sirami di Ruang 6, dan moderator Ruvarashe Rambwawasvika dan notulensi Brenda Febrina Zusriadi di Ruang 7. Agenda seminar dibagi menjadi empat sesi dan setiap sesi terdiri dari tiga sampai empat mahasiswa presenter. Masing-masing presenter menyampaikan proposal tesisnya dalam waktu 10 menit, sehingga penyampaian proposal berjalan dalam waktu 40 menit dalam setiap sesi.

Seminar proposal tesis ini umumnya dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menelaah kelayakan rencana penelitian serta menghimpun masukan konstruktif demi penyempurnaan studi. Forum ini memfasilitasi mahasiswa dalam memaparkan gagasan, metodologi, dan kerangka teoretis di hadapan dosen pembimbing guna memperoleh persetujuan untuk melanjutkan penelitian. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta pemberian umpan balik dari hadirin yang berlangsung selama 20 menit. Seluruh saran dan arahan perbaikan yang disampaikan dalam forum ini menjadi catatan penting guna melengkapi substansi proposal. Sebagai penutup sesi, Dosen Pembimbing menyampaikan simpulan mengenai urgensi penelitian, hasil diskusi, serta klarifikasi atas pertanyaan yang diajukan. Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00 WIB yang ditutup oleh moderator pada setiap ruang dengan ucapan selamat kepada para peserta seminar beserta ucapan terima kasih untuk seluruh partisipan acara.

(Ditulis oleh: Maria Kleofania Adja & Annisa Latifah Kotada)

Micro Scientific Discussion (MicroSD) 2025 oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK)

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Telah dilaksanakan Micro Scientific Discussion (MicroSD) 2025 yang terdiri dari dua rangkaian acara, yaitu MicroSD #1 dan MicroSD #2. MicroSD #1 dilaksanakan dengan topik “Pengukuran dan Analisis Morfometri Biota Laut” dengan narasumber Dr. Rury Eprilurahman, S.Si., M.Sc. MicroSD #1 ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) melalui divisi Kurikulum dengan tujuan untuk menambah pengetahuan anggota mengenai metode analisis dan berbagai software penunjang untuk pengukuran morfometri biota laut. MicroSD #1 dilaksanakan pada Sabtu, 10 Mei 2025 pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB. Acara ini diikuti oleh anggota internal KSK, meliputi Anggota Muda, Anggota Madya dan Anggota Ahli dari lima kelas keilmuan di KSK. Acara berjalan lancar sesuai susunan acara dan diliputi antusiasme peserta yang tinggi.


MicroSD #2 dilaksanakan dengan topik “Teknik Penulisan Buku dan Pemotretan yang Efektif” dengan narasumber Siti Aisah, M.Si. selaku dosen dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dua narasumber perwakilan dari Biologi Pecinta Alam Sunan Kalijaga (BIOLASKA), yaitu Isnaini Fitriana dan Salma Nabilah Safirahaq. MicroSD #2 ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Kelautan (KSK) melalui divisi Kurikulum dengan tujuan untuk menambah pengetahuan anggota mengenai teknik penyusunan buku, cara mencari publisher, cara merancang tata letak buku, dan cara melakukan fotografi biota laut. MicroSD #2 dilaksanakan pada Minggu, 21 September 2025 pukul 11.00 WIB sampai dengan 14.30 WIB. Acara ini diikuti oleh anggota internal KSK, meliputi Anggota Muda, Anggota Madya dan Anggota Ahli dari lima kelas keilmuan di KSK. Acara berjalan lancar sesuai susunan acara dan diliputi antusiasme peserta yang tinggi. [Penulis: KSK]

KSK Biogama Gelar Evaluasi Akhir Tahun dan Musyawarah Anggota 2025 untuk Evaluasi AD/ART dan Program Kerja Kepengurusan Satu Tahun

Kegiatan Mahasiswa Senin, 29 Desember 2025

Yogyakarta – KSK Biogama Universitas Gadjah Mada melaksanakan Evaluasi Akhir Tahun (EAT) dan Musyawarah Anggota 2025, sebuah agenda tahunan yang bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta mengevaluasi program kerja satu tahun kepengurusan. Acara ini diselenggarakan di Ruang IV B Fakultas Biologi selama dua hari pada tanggal 20 dan 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan  dengan serangkaian sesi diskusi dengan melibatkan anggota aktif KSK Biogama.


Pada hari pertama EAT dibuka oleh moderator, Mila Atati (DXXIV) dengan memberikan sambutan dan menjelaskan rangkaian acara kegiatan. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina KSK Biogama, Bapak Abdul Razaq Chasani S.Si., M.Sc., Ph,D. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa Evaluasi ini sangat penting untuk menjaga integritas organisasi sekaligus mendorong forum untuk aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi pemaparan Laporan Pertanggungjawaban Kabinet. Selain itu beliau juga mengungkapkan apresiasi terhadap kepengurusan tahun ini sekaligus berharap bahwa kepengurusan di tahun berikutnya dapat menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Tata Tertib Musyawarah Anggota dan AD/ART yang dipimpin oleh pimpinan sidang Alif Afzalurrohman (DXXV), Ashma’ Nabila (DXXV), dan Milka Nata P. (DXXIV). Ketiga pimpinan sidang juga memimpin pemaparan laporan pertanggungjawaban kabinet Winaya Adiwidia untuk kepengurusan selama satu tahun. Setelahs sesi pemaparan, dilakukan sesi tanggapan oleh forum dan DPO. Pada hari pertama EAT juga dilakukan pelantikan anggota Madya dan Ahli KSK Biogama serta pra uji kelayakan ketua KSK Biogama 2026.

Pada hari kedua Musyawarah Anggota, ketiga calon ketua diharuskan untuk memaparkan grand design yang telah dibuat. Ketiga calon ketua juga melewati sesi uji kelayakan ketua melalui sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil kesepakatan forum dan diskusi alot, diputuskan bahwa Andika Edwin N. (DXXIV) dari kelas keilmuan Pisces menjadi ketua KSK Biogama untuk periode 2026. [Penulis: KSK]

Rangkaian Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) #1 KSK Biogama

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 22 Desember 2025

Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) sebagai tahap awal pembentukan kader baru. Pada tahun ini, Diklatsar ke-XXVI mengusung tema “Jelajahi Laut, Temukan Dirimu: Bersama KSK Menjadi Generasi Tangguh Penjaga Laut”. Tema ini dipilih dengan harapan dapat membentuk kader baru yang berkompetensi, terampil, dan berdedikasi tinggi dalam memajukan kelautan di Indonesia.


Rangkaian tersebut dimulai dari Diklat Ruang (Dikru), Wawancara, dan Forum Santai Berenang (Forsakerang). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih Baby Octopus atau calon Anggota Muda KSK menjadi pribadi yang berbudi luhur, bertanggung jawab, dan memiliki wawasan kelautan yang luas di internal KSK Biogama maupun di masyarakat. Selain itu, Diklatsar juga menjadi tahapan seleksi untuk menjaring Anggota Muda KSK Biogama.

Dikru ke-1 telah terlaksana pada tanggal 27 September 2025 di Ruang 1 Gedung B Fakultas Biologi UGM. Pada kegiatan ini, Baby Octopus diperkenalkan pengetahuan dasar mengenai literasi kelautan. Rangkaian acara meliputi pengenalan pemandu, pemaparan materi, penugasan, presentasi hasil karya, games, hingga penutupan dan awarding.

Rangkaian selanjutnya, yaitu Dikru ke-2 yang telah terlaksana pada tanggal 23 Oktober 2025 di ruang Biodas Atas Timur Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dasar mengenai materi survival,  mitigasi bencana di wilayah pesisir, dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Pematerian yang disampaikan diikuti dengan sesi tanya jawab, ice breaking, kuis kelompok, games, penulisan kesan dan pesan, evaluasi, serta pemberian hadiah kepada pemenang kuis.

Sebagai bentuk penguatan komitmen, para Baby Octopus mengikuti sesi wawancara yang telah dilaksanakan pada tanggal 29 November 2025 di lingkungan Fakultas Biologi UGM. Wawancara dilakukan secara luring dengan metode tanya jawab langsung untuk menggali informasi mengenai motivasi, minat, serta kesiapan calon anggota dalam mengikuti seluruh rangkaian Diklatsar XXVI.

Rangkaian Diklatsar #1 ditutup dengan kegiatan Forsakerang yang juga dilaksanakan pada tanggal 29 November 2025 di Kolam Renang Tirtasari Yogyakarta. Pada kegiatan ini, Baby Octopus  memperoleh materi mengenai teknik dasar renang, pengenalan alat sekaligus pelatihan snorkeling, serta pelatihan keselamatan di  dalam air yang dibimbing oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM.

Melalui rangkaian Diklatsar XXVI ini, diharapkan dapat melahirkan kader Anggota Muda KSK Biogama yang tidak hanya kompeten secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian laut Indonesia. [Penulis: KSK]

Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa Doktor Biologi Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Senin, 22 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Mahasiswa Program Doktor Biologi pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Mata Kuliah Penelitian yang wajib diikuti oleh mahasiswa Program Doktor Biologi.


Kegiatan seminar diawali dengan laporan Ketua Program Studi Doktor Biologi, Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., yang memaparkan pelaksanaan Mata Kuliah Penelitian serta perannya dalam memantau capaian penelitian mahasiswa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan komitmen fakultas dalam menjaga mutu akademik serta mendorong penelitian yang berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa doktor yang sedang menempuh Mata Kuliah Penelitian, dengan tujuan untuk memaparkan perkembangan dan capaian hasil penelitian yang telah dilakukan selama satu semester. Dalam forum akademik ini, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian sementara, menguraikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses penelitian, serta menyampaikan rencana dan strategi penelitian ke depan. Selain presentasi lisan, mahasiswa juga menampilkan poster penelitian mereka sebagai sarana publikasi ilmiah, sehingga mereka dapat melatih kemampuan menyajikan hasil penelitian secara profesional dan komunikatif.

Topik-topik penelitian yang dipresentasikan mencerminkan kontribusi keilmuan Fakultas Biologi UGM terhadap sejumlah SDGs, antara lain SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui kajian di bidang kesehatan dan biologi medis, SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan dan riset doktoral, SDG 13 (Climate Action) terkait respons biologis terhadap perubahan iklim, SDG 14 (Life Below Water) dan SDG 15 (Life on Land) melalui penelitian biodiversitas, ekologi, serta konservasi sumber daya hayati.

Setiap mahasiswa mempresentasikan penelitiannya di hadapan Tim Promotor, yang bertindak sebagai penilai sekaligus pemberi masukan akademik. Proses penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup kesesuaian antara rencana dan hasil penelitian, kedalaman analisis ilmiah, kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi permasalahan penelitian, serta kejelasan rencana tindak lanjut penelitian yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui kegiatan seminar ini, Fakultas Biologi UGM mendorong terciptanya budaya akademik yang kritis dan konstruktif, sekaligus memastikan bahwa pelaksanaan penelitian mahasiswa doktor berjalan sesuai dengan standar mutu akademik dan peta jalan keilmuan yang telah ditetapkan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs di tingkat nasional dan global.

Penuh Liku, Transformasi, Tak Terlupakan: Kisah Pertukaran Adéla Straková (Biomedical Sciences) di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 18 Desember 2025

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi Adéla Straková, seorang mahasiswa sarjana Biomedical Sciences dari Vrije Universiteit di Amsterdam, Belanda. Adéla memilih UGM sebagai pilihan pertamanya untuk program pertukaran, didorong oleh keinginan akan pengalaman budaya yang sepenuhnya berbeda di belahan dunia lain, ditambah dengan reputasi baik UGM dan janji akan alam Indonesia yang menakjubkan serta keramahan penduduknya.

Menavigasi Struktur Akademik yang Baru

Adéla menggambarkan pengalaman akademiknya secara keseluruhan di Fakultas Biologi sebagai “sangat positif,” meskipun ia mencatat bahwa beberapa perbedaan memerlukan penyesuaian. Ia menyebut kehadiran wajib dalam kuliah dan tantangan awal dalam penjadwalan mata kuliah sebagai praktik yang baru baginya, berbeda dengan standar di universitas asalnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kelas sering dijadwal ulang atau dibatalkan pada menit-menit terakhir, yang membuat semester terasa “sedikit berliku” pada awalnya. Namun, ia menekankan bahwa fakultas telah melakukan yang terbaik untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa pertukaran.

Terlepas dari penyesuaian ini, Adéla menemukan nilai signifikan dalam mata kuliahnya, terutama menyukai kelas yang memungkinkan debat dan berbagi perspektif.

“Menurut saya, saya paling menikmati kelas di mana kami dapat berdebat dengan orang lain dan berbagi sudut pandang kami. Saya belajar paling banyak tentang latar belakang ekonomi, politik, dan ekologi Indonesia melalui itu dan sangat berterima kasih untuk kelas seperti Pencemaran Lingkungan dan Toksikologi serta para mahasiswa dan pengajar di kelas itu!”

Pendekatan Personal dalam Pembelajaran

Adéla mencatat perbedaan yang jelas dalam gaya mengajar. Perbedaan terbesar adalah pendekatan personal dan hubungan dekat yang terjalin dengan dosen, yang sangat kontras dengan kuliah besar (seringkali lebih dari seratus mahasiswa) di universitas asalnya. Ukuran kelas yang jauh lebih kecil di UGM memungkinkan hubungan yang lebih dekat, debat, dan mendengarkan perspektif budaya yang beragam.

Ia mencatat: “Secara umum, saya akan mengatakan fokus pendidikan di sini tidak terlalu pada menghafal materi tetapi lebih pada debat dan mendapatkan pengetahuan melalui interaksi dengan orang lain.”

Aspek unik lainnya adalah berkomunikasi dengan dosen melalui WhatsApp, yang, meskipun awalnya terasa aneh, membantu “meruntuhkan beberapa hambatan” dan membuat komunikasi menjadi lebih alami dan nyaman, memicu percakapan di masa depan.

Menikmati “Gaya Hidup Santai” Yogyakarta

Kesan pertama Adéla terhadap Yogyakarta adalah campuran antara kebingungan dan ketakutan, tetapi kota ini dengan cepat “tumbuh dalam diri saya tidak seperti kota lain.” Ia menyadari bahwa meskipun Yogyakarta mungkin bukan destinasi turis biasa, tinggal di sana adalah “salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya.” Kesan awalnya terhadap UGM adalah ukuran kampusnya yang sangat besar, meskipun ia jarang menjelajah di luar area Fakultas Biologi.

Hal yang meninggalkan kesan budaya yang kuat adalah kemampuan orang Indonesia untuk “hanya duduk santai dan menikmati hidup tanpa terburu-buru ke mana-mana”—ritme yang lebih lambat yang masih ia coba untuk ia terima. Ia juga menyukai makanan dan betapa eratnya budaya makanan sejalan dengan alam.

Pelajaran Berharga tentang Kebaikan

Ketika ditanya tentang momen “hanya ada di Indonesia” atau “hanya ada di Yogyakarta,” Adéla menceritakan insiden tak terlupakan ketika skuternya mogok di tengah jalan. Sebelum ia sempat menyadari apa yang terjadi, “tiba-tiba ada setidaknya tiga orang membantu saya.”

“Mereka dengan cepat membantu saya memperbaiki skuter dan hanya tersenyum ketika saya berterima kasih kepada mereka. Saya pikir kebaikan dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun inilah yang membuat Indonesia begitu istimewa, dan lebih banyak orang dan budaya bisa belajar satu atau dua hal darinya.”

Di luar kelas, Adéla beruntung bisa bepergian secara ekstensif, mencatat bahwa setiap sudut Indonesia itu indah dan bahwa keragaman—alam, agama, dan budaya—tidak pernah berhenti membuatnya takjub.

Nasihat untuk Calon Mahasiswa

Nasihat Adéla untuk calon mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM berpusat pada kesabaran dan interaksi:

  • Santai saja, fokus pada hal-hal positif, dan rangkul budaya hidup santai.
  • Pahami bahwa meskipun tidak semuanya 100% efisien, “itu tidak berarti itu lebih buruk.”
  • Pelajari Bahasa Indonesia sebanyak mungkin dan jangan takut untuk berinteraksi dengan penduduk lokal, yang merupakan “orang paling baik dan ramah.”
  • Selalu bersikap hormat, menyadari kesempatan untuk menyaksikan kehidupan sehari-hari yang sebenarnya dari orang-orang di sini.

Adéla Straková menyimpulkan waktunya di UGM dengan tiga kata: “Penuh liku, transformasi, tak terlupakan.”

Layla McKenzie: “Epik, Edukatif, dan Berkesan” – Kisah Pertukaran Mahasiswa Deakin University di Fakultas Biologi UGM

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Rabu, 17 Desember 2025

Fakultas Biologi UGM dengan bangga menyambut Layla McKenzie, seorang mahasiswa Bachelor of Science (Environmental Science) dari Deakin University, Melbourne, Australia, yang baru saja menyelesaikan program pertukaran International Undergraduate Program (IUP) Biologi. Terinspirasi oleh pelajaran Bahasa Indonesia di masa kecil dan kedekatan geografis, Layla memilih UGM atas rekomendasi program internasionalnya yang kuat dan kekayaan budaya Yogyakarta—sebuah kota yang ia sebut sangat cocok untuk mahasiswa.



Pembelajaran yang Relevan dan Interaksi yang Hangat

Layla menggambarkan pengalaman akademiknya di Fakultas Biologi UGM sebagai “hebat”. Ia menikmati kelas dan pembelajaran dari para dosen UGM, menemukan kampus yang indah, dan ruang kelas yang nyaman. Mata kuliah yang paling disukai adalah Ilmu Lingkungan karena relevansinya yang tinggi dengan program studinya di Australia. Ia memuji topik yang menarik, tugas yang menantang, dan dosen yang “sangat engaging.”

Secara unik, Layla menyoroti perbedaan dalam gaya mengajar: “Saya merasa dosen di sini lebih mudah didekati dibandingkan di universitas saya, dan ada lebih banyak keterlibatan dengan mahasiswa.”

Jatuh Cinta pada Budaya dan Sambutan Hangat Yogyakarta

Kesan pertama Layla terhadap Yogyakarta dan UGM adalah jatuh cinta seketika. Ia memuji keindahan kampus UGM dengan banyaknya pohon dan kafe untuk belajar, serta kehangatan semua orang yang ia temui. Tim Biologi UGM juga mendapat pujian karena sigap menjawab pertanyaan dan membantu Layla dan teman-temannya merasa nyaman. Ia menggambarkan Yogyakarta sebagai kota yang kaya akan budaya dan sejarah.

Pengalaman kuliner lokal meninggalkan kesan mendalam. Layla senang makan di warung lokal dan menjalin keakraban dengan para Ibu di sana, yang ia rasakan sangat menjaga. Ia bahkan memiliki hidangan favorit yang ia sebut “enak banget!“: lotek di Jasmine Corner dan nasi pecel di Warung Santai. Selain itu, ia menikmati pertunjukan tari dan mengunjungi berbagai candi indah di area sekitar.

Momen Tak Terlupakan di Luar Kelas

Momen yang Layla sebut “hanya ada di Yogya” adalah perasaan sureal saat duduk di belakang Gojek di malam hari, merenungkan fakta bahwa ia sedang tinggal di Indonesia. Momen paling spektakuler lainnya adalah melihat erupsi lava Gunung Merapi, serta banyak momen berbagi makanan dan pengalaman tulus bersama penduduk lokal.

Di luar kegiatan akademik, Layla memanfaatkan kesempatan untuk menjelajahi Indonesia. Perjalanannya mencakup mengunjungi Banda Aceh, melihat orangutan di Kalimantan, snorkeling di Karimunjawa, mendaki di Salatiga, dan melihat blue fire di Ijen. Ia juga mendapatkan pengalaman budaya langsung dengan belajar membuat batik dan sejarahnya di Kota Gedhe.

Pesan untuk Calon Mahasiswa Pertukaran

Untuk mahasiswa internasional di masa depan yang tertarik pada program pertukaran UGM, Layla memberikan saran yang berani:

“Hadiri acara sosial apa pun yang diselenggarakan universitas, dan coba untuk bergabung dengan beberapa klub. Coba sebanyak mungkin makanan lokal dan jangan khawatir akan sakit, itu sangat aman! Pastikan Anda mengatakan ‘ya’ pada setiap kesempatan untuk mengalami atau mempelajari sesuatu yang baru!”

Layla McKenzie merangkum seluruh pengalamannya di UGM dalam tiga kata: “Educational, memorable, and epic!”

PPK Ormawa KSK Biogama Raih Juara 3 Kategori Poster Paling Kreatif di Ajang Kompetisi Abdidaya Ormawa 2025

PrestasiRilis Berita Selasa, 16 Desember 2025

Tim PPK Ormawa KSK Biogama di bawah naungan Komunitas Nawasatya 2025 berhasil menyabet prestasi di ajang kompetisi nasional Abdidaya Ormawa 2025. Kompetisi ini diselenggarakan pada tanggal 4-7 Desember 2025 bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang. Abdidaya Ormawa 2025 sebagai kompetisi nasional program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa pada tahun ini mempertemukan 67 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.


Pada gelaran Abdidaya Ormawa 2025 ini, PPK Ormawa KSK Biogama mengusung program pemberdayaan masyarakat: Inovasi Produk Nori Ulva Berbasis Zero Waste dan Digital Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kalurahan Kemadang, Gunungkidul. Pada malam final penganugerahan, Tim PPK Ormawa KSK Biogama berhasil menyandang juara 3 pada Kategori Poster Paling Kreatif.

Momen ini menjadi kali perdana PPK Ormawa khususnya Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama berpartisipasi menjadi kontingen perwakilan Universitas Gadjah Mada di Kompetisi Abdidaya Ormawa dan meraih gelar juara di ajang kompetisi nasional. Ketua KSK Biogama, Aris Budi Budi Rohman menyatakan rasa senang dan bangga terhadap capaian tim. “Capaian yang diperoleh oleh KSK Biogama ini merupakan hasil dari kerja keras bersama. Harapannya pencapaian ini bukan menjadi akhir dari pengabdian yang dilakukan, tetapi menjadikannya sebuah bentuk apresiasi yang terus menambah semangat dalam menjalankannya” ucapnya.

Prestasi ini memperkuat komitmen universitas dan mahasiswa dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, berbasis riset, dan kolaborasi. Capaian ini menjadi bentuk penerapan riset penelitian kelompok studi di Biologi dalam pemberdayaan masyarakat dan diharapkan dapat mendorong Kelompok Studi Kelautan (KSK) Biogama untuk terus melanjutkan dedikasi dalam penerapan riset penelitian di lingkup mahasiswa dan masyarakat serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berkarya dan menghasilkan inovasi yang memberi dampak nyata. [Penulis: KSK]
123…20

Akreditasi

Berita Terakhir

  • BIOENTRI 2026: Open House dan Pengenalan Topik Riset Fakultas Biologi UGM Disambut Antusias Mahasiswa
  • Rooted to Rise: Membangun Rencana Strategis sebagai Langkah Awal Perjuangan BiOSC Melalui Rapat Kerja dan Perayaan Lustrum ke-4
  • Rangkaian Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) #2 KSK Biogama
  • Class to Field: Implementasi Keilmuan Anggrek Melalui Rangkaian Diklat Lapangan di Gunung Gajah Oleh Calon Angkatan Diksar XX
  • Sakura Science Program 2026: 18 Sivitas Fakultas Biologi UGM Ikuti Program Akademik di Yamagata University Jepang
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju