Arsip:
SDG 2 : Tanpa Kelaparan
Prestasi gemilang ditorehkan oleh tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam ajang IGNITE FUTURE FEST 2026 yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 3–6 April 2026. Tim mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Widya Arum Prastanti, bersama Husna Nadia dan Regina Siska Ekaristi Nainggolan, berhasil meraih Honorable Medal pada esai kategori Gizi & Kesehatan dengan judul “Abon BioFerra: Inovasi Pangan Fungsional Berbasis Belut dan Ampas Tahu sebagai Upaya Pencegahan Anemia.”
Esai yang ditulis mengangkat isu serius tentang tingginya prevalensi anemia di Indonesia. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, menurunkan daya tahan tubuh, performa belajar, serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Tim ini menilai bahwa pendekatan suplementasi tablet tambah darah selama ini belum sepenuhnya efektif karena rendahnya kepatuhan konsumsi dan efek samping yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, mereka merancang solusi berbasis pangan fungsional yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam pola konsumsi harian.
Gagasan utama yang mereka tawarkan adalah Abon BioFerra, sebuah inovasi pangan fungsional berbentuk abon yang memanfaatkan dua bahan utama: belut sebagai sumber zat besi heme dengan bioavailabilitas tinggi, serta ampas tahu yang merupakan limbah industri pangan namun masih kaya akan protein dan serat. Pemilihan bentuk abon didasarkan pada tingkat penerimaan masyarakat Indonesia yang sudah sangat akrab dengan produk abon, baik dari segi rasa, kepraktisan, maupun daya simpannya yang lama. Selain itu, pemanfaatan ampas tahu juga mengusung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Keberhasilan tim ini tidak lepas dari kedalaman analisis, orisinalitas gagasan, serta kemampuan mereka dalam mempresentasikan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan. Para juri memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan holistik yang mengintegrasikan isu gizi, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu produk pangan.
Dalam langkah selanjutnya, tim BioFerra berharap inovasi ini tidak hanya berhenti sebagai gagasan dalam kompetisi, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan remaja putri. Mereka juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, pemerintah, dan industri pangan, untuk mewujudkan pencegahan anemia yang lebih efektif, terjangkau, dan berkelanjutan di Indonesia. [Penulis: Widya Arum Prastanti]
Momentum Ramadan menjadi salah satu momen yang dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
Dalam kesempatan penuh berkah di bulan Ramadan ini, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM bersama Mahasiswa Pecinta Alam Biologi UGM memanfaatkan momen tersebu
t dengan menyelenggarakan kegiatan buka bersama serta santunan bagi anak-anak di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jalinan kerja sama, komunikasi, dan rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan “Bagi Buka Harmoni” telah dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 yang meliputi kunjungan silaturahmi, sesi materi berupa games interaktif, buka bersama, serta penyerahan donasi kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang melibatkan 8 anggota BEM Biologi dan 14 anggota Matalabiogama serta teman-teman dari Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta sebagai partisipan dalam kegiatan ini.
Salah satu rangkaian dari kegiatan sosial ini adalah penggalangan dana yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026. Melalui kegiatan tersebut, berhasil dihimpun dana sebesar Rp1.370.000,00 yang berasal dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi maupun masyarakat umum. Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk santunan serta 55 porsi makanan untuk berbuka puasa kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Melalui kolaborasi antara BEM Biologi dan Matalabiogama ini, diharapkan dapat terjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan pihak panti sebagai partisipan kegiatan.
Semoga donasi yang telah diberikan serta kunjungan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi teman-teman di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Terima kasih kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. [Penulis: BEM]
REKAP DONASI
Bagi Buka Harmoni
Donasi yang terkumpul :
Rp1.370.000,00
Donasi sudah tersalurkan kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta pada tanggal 8 Maret 2026 yang dikemas dalam serangkaian Kegiatan Bagi Buka Harmoni.
Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya untuk teman-teman dan semua pihak yang terlibat serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan amal kali ini. Semoga amal kebaikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa
Selasa (31/03/26) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Syawalan dan Halal Bi Halal yang diikuti oleh segenap sivitas, Satu hari sebelumnya, yang merupakan hari pertama masuk kerja secara offline, seluruh staf baik dosen maupun tenaga kependidikan bersalaman dan bermaaf-maafan di halaman kampus. Syawalan dan Halal Bi Halal yang merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan Fakultas Biologi UGM setiap bulan syawal ini, diselenggarakan di auditorium Biologi Tropika dan dihadiri oleh segenap dosen, tenaga kependidikan, pengurus Dharma Wanita, para purna karya, serta perwakilan mahasiswa.
Acara dibuka dengan bacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Abdullah Zhafran Aly Bamsyah. Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. memberikan sambutan. Mengawali sambutannya Prof. Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap hadirin. Dalam kesempatan tersebut Prof. Budi juga menyampaikan bahwa acara syawalan ini merupakan acara yang tidak formal dan melanjutkan dari periode kepemimpinan sebelumnya. Kita bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri acara syawalan ini. “Selaras dengan tema syawalan kali ini yaitu merawat cahaya ramadhan raih kemenangan, mari kita pertahankan dan tingkatkan ibadah kita seperti di bulan ramadhan, jangan sampai di 11 bulan berikutnya ibadah kita malah berkurang” tutur Prof. Budi.
Selanjutnya disampaikan Ikrar Syawalan yang dipandu oleh Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM, Abdul Razaq Chasani, M.Si., Ph.D. Bapak Razaq membacakan ikrar yang diikuti oleh semua hadirin. Ikrar ini menandakan bahwa semua dengan rasa ikhlas hati dan meresapi apa yang diikrarkan, saling memberi maaf dan meminta maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Dengan ikrar bersama, semoga ampunan dari Tuhan akan mengembalikan kita kepada insan yang suci, insan yang fithrah, dan menjadi insan yang selalu beribadah kepada Allah SWT. Semoga kita selalu mendapat ridho dari Allah SWT.
Memasuki acara inti yaitu pengajian dan kali ini sebagai penceramah adalah ustadz H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum. Dalam ceramahnya ustadz menyampaikan kita telah dibimbing selama 1 bulan di bulan ramadhan untuk meraih derajat muttaqin. Di dalam Al Quran disebutkan bahwa kita diperintah menyembah Tuhan agar kita menjadi muttaqin, termasuk surga dibentangkan hanya disediakan bagi orang-orang yang mencapai derajat muttaqin. “Orang yang mempunyai derajat muttaqin, yaitu derajat paling tinggi tetap dilanjutkan atau djalankan, tidak berhenti. Kebiasaan mulia di bulan ramadhan tetap diteruskan. Banyak yang ibadah ramadhan luar biasa tetapi ketika ramadhan selesai tidak mau lagi melanjutkan seakan-akan Allah hanya pantas disembah di bulan ramadhan”. Selanjutnya ustadz menyampaikan bahwa ciri orang muttaqin adalah mudah memaafkan, hadir menjadi pribadi yang jiwanya bersih, jiwa yang tidak mempunyai dendam, dan jiwa yang lapang kepada Tuhan dan sesama. Pengajian syawalan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum dan dilanjutkan bersalam-salaman sebagai tanda saling bermaaf-maafan. Selanjutnya hadirin disilakan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Acara syawalan dan halal bi halal yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.
Yogyakarta, 8 Maret 2026, Mahasiswa Pecinta Alam dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Bagi Buka Harmoni”. Dengan tema “Satu Hati dalam Berbagi, Menciptakan Harmoni di Bulan Suci”. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Al Maun, Yogyakarta dengan mahasiswa yang terlibat berjumlah 22 orang merupakan anggota Matalabiogama dan BEM Biologi. Acara ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan serta sebagai sarana untuk berbagi rezeki.
Kegiatan diawali pada pukul 14.30 WIB dengan berkumpulnya seluruh panitia di lingkungan Fakultas Biologi yang selanjutnya seluruh panitia akan mengikut briefing terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk meninjau kembali kesiapan perlengkapan serta memastikan pembagian tugas dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai rencana. Setelah briefing selesai, seluruh panitia berangkat bersama menuju lokasi acara.
Acara resmi dibuka pukul 16.20 WIB oleh Sulung Treze Aqly Islami dan Quenna Salsabila Ghaisani selaku Master of Ceremony (MC) yang akan menyampaikan rangkaian acara dan memandu jalannya acara dari awal hingga akhir. Setelah sesi pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi sambutan dari Ketua Pelaksana Bagi Buka Harmoni, yaitu Alifah Hasna Raya Putri, Ketua BEM Fakultas Biologi, yaitu Nelson Joseph Dharmawan, serta Ketua Matalabiogama, yaitu Faiq Mishbahul Aufa. Sambutan diakhiri dengan perwakilan pengurus Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mahasiswa pada kegiatan tersebut. Rangkaian dari kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi pembacaan Qallam Illahi oleh Ardianto Setiawan dan Mutiara Az Zahra Ailyn Eliora pada pukul 16.45 WIB. Selanjutnya, diikuti sesi games dan kuis yang dilakukan sembari menunggu waktu berbuka. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta sehingga menciptakan interaksi keakraban antara peserta dan mahasiswa. Setelah itu, sesi berbuka bersama seluruh panitia dan peserta dilakukan pukul 18.00 WIB diikuti dengan sholat Maghrib, lalu kegiatan diakhiri dengan sesi makan bersama. Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan oleh MC yang menandakan selesainya rangkaian acara “Bagi Buka Harmoni” dan disampaikannya ucapan terima kasih pada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.
Secara keseluruhan, kegiatan “Bagi Buka Harmoni” telah berjalan lancar dan sukses dalam menciptakan suasana yang hangat dan penuh sukacita. Setiap sesi berjalan sesuai dengan rencana yang telah disiapkan. Meskipun demikian, kegiatan ini tetap membuka ruang untuk perbaikan, terutama pada pengelolaan waktu dan koordinasi antarpanitia sehingga jalannya acara dapat lebih efisien dan berlangsung optimal pada pelaksanaan selanjutnya. Vivat et floreat! [Penulis: Matalabiogama]
Jama’ah Muslim Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Ramadhan di Biologi (Radiologi) 1447 H dengan salah satu rangkaian kegiatan utama berupa “Kajian Sore Ramadhan di Biologi 1447 H”. Kegiatan ini mengusung tema “Integrating Deen and Science for a Living Earth” yang menekankan pentingnya integrasi antara nilai-nilai keislaman dan ilmu pengetahuan dalam menjaga serta merawat bumi sebagai Amanah dari Allah SWT. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Februari hingga 6 Maret 2026 bertempat di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada.
Kegiatan Ramadhan di Biologi (Radiologi) 1447 H diselenggarakan sebagai wadah untuk meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di kalangan civitas akademika Fakultas Biologi. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan 23 mahasiswa sebagai panitia, serta didukung oleh 8 dosen yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai hubungan antara nilai-nilai keagamaan dengan bidang biologi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan peran manusia sebagai khalifah di bumi dalam menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan hidup berdasarkan perspektif Islam dan sains. Melalui kajian ini, peserta diajak untuk mengintegrasikan nilai-nilai puasa Ramadhan seperti kesabaran, pengendalian diri, dan kepekaan sosial dengan pemahaman ilmiah dalam menyikapi berbagai isu lingkungan dan kehidupan. Nilai-nilai tersebut juga dikaitkan dengan perspektif ilmiah biologi sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam yang merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari dengan pelaksanaan kajian yang disampaikan oleh para narasumber acara setelah acara dibuka oleh panitia. Dalam kajian tersebut, narasumber membahas keterkaitan antara ajaran Islam dengan ilmu biologi, khususnya mengenai tanggung jawab manusia dalam menjaga keberlangsungan kehidupan di bumi. Selama kajian berlangsung, para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
Setelah sesi kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penukaran kupon takjil oleh peserta yang kemudian diikuti dengan berbuka puasa bersama di area Masjid Al-Hayat. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa hangat dalam kegiatan tersebut, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah di antara mahasiswa dan dosen.
Melalui kegiatan Ramadhan di Biologi (Radiologi) 1447 H ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman, serta semakin termotivasi untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap bumi. [Penulis: JMMB]
Senin (09/3/26) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan pengajian di bulan Ramadan. Pengajian yang merupakan salah satu kegiatan rutin kali ini diisi ceramah yang disampaikan oleh ustadz drh. Dwi Agus Abadianto. Pengajian yang bertempat di auditorium Biologi Tropika ini dihadiri oleh segenap Dosen, Tenaga Kependidikan, Pengurus Dharma Wanita Persatuan, dan perwakilan Mahasiswa.
Acara dibuka dengan bacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Abdullah Zhafran Aly Bamsyah. Selanjutnya Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc. Prof. Budi menyampaikan sambutan yang dimulai dengan ucapan terima kasih atas kehadiran ustadz drh. Dwi Agus serta segenap hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian. Bapak Dekan menyampaikan acara pengajian ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Fakultas Biologi dalam rangka tetap menjaga silaturahim seperti halnya acara syawalan yang juga rutin diselenggarakan setiap tahun. Pada kesempatan kali ini kita mengudang penceramah dari Masjid Jogokariyan yg menjadi role model masjid – masjid di sekitar. “Semoga setelah ini akan tetap terjalin silaturahim Fakultas Biologi dengan Masjid Jogokariyan” Bapak Dekan menutup sambutan.
Selanjutnya diserahkan bingkisan dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Biologi kepada perwakilan Staf Kebersihan dan Staf Keamanan. Penyerahan bingkisan dilakukan oleh Ketua Dharma Wanita, Ibu Nur Puji Mumpuni, S.Si., M.Kes. kepada Ibu Maria sebagai perwakilan dari Staf Kebersihan dan kepada Bapak Dwi Ristanto sebagai perwakilan dari Staf Keamanan. Bingkisan ini merupakan apresiasi Dharma Wanita untuk tenaga kebersihan dan keamanan dalam rangka menyambut hari raya idul fitri.
Memasuki acara inti pengajian yang disampaikan oleh ustadz drh. Dwi Agus Abadianto. Beliau adalah ustadz yang juga Pengurus Harian Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Dalam ceramahnya, ustadz menyampaian bahwa Nabi Muhammad SAW pernah mengingatkan 2 (dua) nikmat yang kebanyakan manusia sering lupa. Nikmat tesebut adalah nikmat sehat dan nikmat waktu luang atau kesempatan. “Mari kita syukuri kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri pengajian ini”. Selanjutnya ustadz menyampaikan capaian-capaian Masjid Jogokariyan yang menjadi percontohan dalam hal pengelolaan kesejahteraan dan manajemen masjid. Pelayanan yang dilakukan seperti misalnya penyediaan toilet bersih, buka dan siap menerima tamu selama 24 jam, kuliah subuh yang diadakan setiap hari habis subuh, halal bi halal bagi muslim maupun non muslim sekitar masjid. Pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh dosen Fakultas Biologi, Tyas Ikhsan Hikmawan, M.S., Ph.D.
Acara pengajian ditutup dengan berbuka bersama dengan hidangan yang telah disediakan oleh fakultas. Buka bersama dilakukan di koridor yang baru dibangun oleh Fakultas Biologi UGM, yang menghubungkan Gedung KPTU dengan Gedung A.
Kegiatan pengajian yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Mengakhiri Kelaparan, Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.
Pada hari Minggu, 15 Februari 2026 Biology Orchid Study Club telah melaksanakan dua rangkaian kegiatan yang mengawali langkah perjalanan kepengurusan baru. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Rapat kerja dan perayaan HUT BiOSC yang ke-20 sekaligus bertepatan dengan Lustrum ke-4. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Nazwa Nur Sahara selaku ketua BiOSC tahun 2026 kemudian dilanjutkan sambutan oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku Dosen Pembina BiOSC. Ucapan selamat ditujukan kepada BiOSC yang berdiri hingga saat ini dan menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk meningkatkan aspek keilmuan terutama keanggrekan baik dari segi penelitian, budidaya, dan konservasi. Tidak hanya ucapan selamat, tetapi diikuti juga dengan harapan agar BiOSC mampu berdiri teguh dan menjadi pelopor dalam menjawab tantangan keanggrekan sebagai upaya konservatif. Acara dilanjutkan dengan sesi pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi menyambut usia baru untuk BiOSC diikuti dengan penayangan video ucapan selamat dan harapan baik dari anggota aktif BiOSC maupun anggota yang telah demisioner.
Rangkaian acara berikutnya adalah Rapat kerja yang secara resmi memperkenalkan kabinet Corybas pictus sebagai kabinet baru BiOSC tahun 2026 diikuti dengan pengenalan struktur kepengurusan, rencana strategis, arah gerak kabinet, serta pemaparan rencana program kerja untuk satu tahun ke depan oleh Nazwa Nur Sahara selaku Ketua BiOSC tahun 2026. Anggrek yang menjadi lambang struktur kepengurusan BiOSC tahun 2026 ini adalah Anggrek Corybas pictus yang merupakan anggrek terestrial dengan umbi kecil yang mekar setahun sekali untuk menandai momentum regenerasi kabinet yang tumbuh selaras dengan alam, memperkuat jaringan eksternal, dan menyebarkan pencerahan ilmu keanggrekan berlandaskan asas kekeluargaan.
Kegiatan selanjutnya pada rapat kerja yaitu pemaparan rencana program kerja pengurus harian dimulai dari sesi pertama yaitu Nazwa Nur Sahara selaku ketua BiOSC 2026, Satria Muqid Nurhidayat selaku Sekretaris, Daariin Farah Tsabita selaku Bendahara, Dary Saka Fitrady selaku Koordinator Keilmuan, Stanisius Ken Sidharta selaku Koordinator Divisi Penelitian, Alfonsus Fidel Pandu Ekanto selaku Koordinator Budidaya, Golda Theresia Simarmata selaku Koordinator Divisi Konservasi, Muhammad Rafi Al Farid selaku Koordinator Kewirausahaan, dan diikuti dengan sesi tanya jawab. Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan rencana program kerja oleh Hira Nitya Subekti selaku Koordinator Keorganisasian, Lailatul Lidya Dwi Cahyani selaku Kepala Bidang PSDM, Muhammad Haykal Nur Arifin selaku Kepala Bidang Humas dan Jaringan, Gita Novi Fitriani selaku Kepala Bidang Kerumahtanggaan, dan Felicia Nagata Christina selaku Kepala Bidang Media dan Publikasi yang kemudian diikuti dengan sesi tanya jawab. Penyampaian harapan, kesan, pesan, dan doa untuk kepengurusan satu tahun ke depan oleh para peserta yang meliputi anggota Angkatan Diksar (AD) aktif menandai acara Rapat Kerja-HUT BiOSC 2026 ditutup. [Penulis: BiOSC]
Jumat—Minggu (24—26/10/2025) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kegiatan rekreasi bersama Dosen dan Tenaga Kependidikan ke Kuningan–Cirebon. Kegiatan ini merupakan implementasi dari kegiatan pengembangan diri pegawai tahun 2025 yang merupakan program dari Universitas Gadjah Mada.
Peserta berangkat menuju Kuningan dari Fakultas Biologi UGM pada hari Jumat 24 Oktober 2025 pukul 13.00. Di sepanjang perjalanan yang menggunakan 3 bis, semua peserta menikmati sambil bernyanyi bersama. Rombongan sampai di lokasi di Hotel Horison Tirta Sanita sekitar pukul 19.00, dan langsung mengikuti acara pertama yaitu gala dinner yang diadakan di resto hotel. Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya Bapak Dekan menyampaikan bahwa acara yang diadakan setiap tahun ini diharapkan dapat me-refresh kembali semangat setelah dalam satu tahun kita berkutat dengan tugas dan pekerjaan. Kegiatan ini juga sebagai upaya menjaga eratnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan Fakultas Biologi. Gala dinner juga diisi dengan beberapa hiburan dari peserta seperti membaca puisi, menyampaikan pesan kesan, serta menyanyi dan ditutup dengan pembagian doorprize.
Di hari berikutnya peserta diajak menikmati offroad di daerah Cibuntu dengan menaiki jeep yang berjalan di atas medan yang menantang adrenalin. Sepanjang area offroad merupakan hutan yang tanahnya licin dan bergelombang. Semua peserta menikmati offroad dengan bebas berteriak untuk melepaskan beban. Offroad diakhiri dengan menikmati degan dan gorengan di tempat terbuka dengan pemandangan gunung Ciremai. Setelah puas menikmati offroad, dilanjutkan makan siang di Arunika Eatery, tempat makan yang menyuguhkan pemandangan yang sangat bagus. Selanjutnya perjalanan meuju hotel dan peserta beristirahat.
Di hari ketiga, Minggu pagi peserta diajak menikmati Jagara Eco Park dan berkeliling waduk Darma dengan menaiki perahu. Setelah makan siang di empal gentong H. Apud, kegiatan pengembangan diri pegawai dengan rekreasi diakhiri dengan perjalanan kembali menuju ke Yogyakarta.
Kegiatan rekreasi yang diisi dengan berkumpul bersama seperti ini juga dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs): 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.
Pada tahun 2025, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan kegiatan Visiting Village yang terdiri dari tiga rangkaian kegiatan sebagai bagian dari program kerja pengabdian masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di Dusun Geger, Kelurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang merupakan desa binaan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi. Program Visiting Village bertujuan untuk menjalin silaturahmi, melakukan pendekatan kepada masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu biologi secara langsung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan pertama, Visiting Village 1, dilaksanakan sebagai kunjungan awal ke desa binaan. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi kepada masyarakat Dusun Geger serta observasi kondisi sosial dan potensi desa. Visiting Village 1 menjadi sarana sosialisasi awal, penguatan hubungan dengan masyarakat, serta pemetaan permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan, yang kemudian menjadi dasar perencanaan kegiatan lanjutan.
Rangkaian kegiatan kedua, Visiting Village 2, dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, dengan mengusung tema “Petani Cerdas, Pertanian Berkualitas” dan tema besar “Membangun Pengetahuan Tentang Hama dan Proteksi Tanaman dengan Tepat”. Kegiatan ini berupa penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kelompok tani Dusun Geger, mengenai hama tanaman serta teknik proteksi tanaman yang benar. Kegiatan dilaksanakan melalui pematerian oleh narasumber yang kompeten serta diskusi interaktif bersama masyarakat.
Rangkaian kegiatan ketiga, Visiting Village 3, dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap materi yang telah disampaikan pada kegiatan sebelumnya sekaligus memperkuat implementasi ilmu biologi di bidang pertanian. Selain itu, Visiting Village 3 juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan hubungan berkelanjutan antara BEM Biologi dan masyarakat desa binaan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Visiting Village yang terdiri dari Visiting Village 1, Visiting Village 2, dan Visiting Village 3 berjalan dengan tertib dan lancar serta mendapatkan antusiasme yang baik dari masyarakat Dusun Geger. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh manfaat nyata dari penerapan ilmu biologi terapan, khususnya dalam bidang pertanian, serta terjalin hubungan yang berkelanjutan antara BEM Biologi dan desa binaan. [Penulis: BEM]
Yogyakarta, 22 Desember 2025-Bencana alam yang melanda wilayah Aceh dan sekitarnya beberapa waktu lalu telah menimbulkan dampak yang signifikan, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi mahasiswa yang berasal dari daerah terdampak. Kondisi tersebut menjadi perhatian dan keprihatinan bersama sivitas akademika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada terhadap keberlangsungan studi dan kesejahteraan mahasiswa.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang terdampak bencana Aceh dan sekitarnya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana Fakultas Biologi UGM menyalurkan bantuan kepada enam mahasiswa terdampak yang merupakan mahasiswa aktif Program Sarjana, Magister, dan Doktor Fakultas Biologi UGM. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua DWP Fakultas Biologi UGM, Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes., disaksikan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM serta Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan, dan dilaksanakan di Ruang Sidang KPTU Fakultas Biologi UGM.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Fakultas Biologi UGM menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud empati dan solidaritas keluarga besar Fakultas Biologi UGM kepada para mahasiswa.“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat, memberikan dukungan moral, serta membantu meringankan beban yang dirasakan oleh para mahasiswa yang terdampak bencana. Semoga mereka senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam melanjutkan studi,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Biologi UGM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DWP atas kepedulian yang telah diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DWP Fakultas Biologi UGM atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, membantu proses pemulihan, serta menguatkan semangat mahasiswa terdampak agar tetap fokus menempuh pendidikan dan terus berprestasi di tengah kondisi yang menantang,” tuturnya.
Kegiatan penyaluran bantuan ini selaras dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui penguatan solidaritas sosial, kepedulian kemanusiaan, dan keberlanjutan pendidikan bagi mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan Fakultas Biologi UGM semakin terjaga serta menjadi penguat bagi seluruh sivitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.

































































