SDG 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera Pembanguan Berkelanjutan
Yogyakarta, 6 Desember 2024 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengadakan seleksi untuk Sakura Science Program 2025 yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Desember 2024. Sebanyak 33 peserta mengikuti sesi wawancara untuk memperebutkan kesempatan mengikuti program yang akan dilaksanakan di Yamagata University, Jepang, pada 15-23 Februari 2025.
Seleksi wawancara tersebut dilakukan oleh panel yang terdiri dari Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.; Wakil Dekan Bidang Keuangan, Administrasi dan Sumber Daya Manusia, Dr. Slamet Widianto, M.Sc.; Ketua Program Studi Sarjana, Sukirno, M.Sc., Ph.D.; serta Asisten Ketua Program Studi Ganies Riza Aristya, M.Sc., Ph.D.
Para peserta wawancara dipilih secara ketat, tidak hanya berdasarkan prestasi akademik, tetapi juga kemampuan lainnya, seperti seni dan keterampilan lain yang relevan. Seleksi ini bertujuan untuk menemukan calon yang memiliki potensi luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan internasional.
Pada akhirnya, 16 peserta yang terpilih akan mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam Sakura Science Program 2025 di Yamagata University, dengan opsi untuk mendapatkan beasiswa dari pihak universitas atau mengikuti program dengan skema self-funded.
Program ini bertujuan untuk memperkuat hubungan akademik antara Jepang dan Indonesia serta memberikan pengalaman langsung dalam riset ilmiah di Jepang bagi para peserta yang terpilih. (Aulia)
Keberhasilan terus diraih hingga akhirnya tim Phytovac berhasil lolos ke Grand Final bersama dua tim terbaik lainnya. Pada 30 November 2024, ketiga Grand Finalis mempresentasikan project masing-masing di hadapan juri dan audiens. Puncak kompetisi ini ditandai dengan sesi Awarding Ceremony pada 1 Desember 2024 yang mengumumkan tim Phytovac dan Gamanthrax sebagai pemenang dan penerima sederet penghargaan.