Arsip:
SDG 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera Pembanguan Berkelanjutan
Sekar Jasmine Canitri, mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama tim lintas universitas yang terdiri dari Adillah Rizki Indriyati dari dan Anjar Maulana Afriansah dari Universitas Brawijaya, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang National Essay Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Akademi Rumah Mahasiswa. Kompetisi ini merupakan perwujudan dari inisiatif pengembangan kapasitas akademik mahasiswa Indonesia yang turut didukung oleh berbagai pihak strategis, di antaranya Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains dan Teknologi (DIKST) Universitas Brawijaya, program Diktisaintek Berdampak, Akademi Karya Ilmiah, serta Rumah BUMN. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendorong inovasi mahasiswa yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat. Kompetisi ini mengangkat tema besar mengenai pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 serta inovasi solusi atas berbagai isu strategis di Indonesia, yang mendorong mahasiswa untuk menghadirkan gagasan kreatif, inovatif, dan aplikatif. Babak final kompetisi ini dilaksanakan secara daring pada 28 Februari 2026. Kompetisi tingkat nasional ini
Dalam kompetisi tersebut, Sekar Jasmine Canitri bersama tim mengusung karya berjudul “ReMiner Brush: Pasta Gigi Remineralisasi Aktif Berbasis Nanohidroksiapatit Tulang Ikan Cakalang”. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut di dunia. Secara global, sekitar 3,5 miliar penduduk mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut, dengan prevalensi karies pada anak usia sekolah mencapai 60–90%. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi karies sebesar 82,8%, sementara Riskesdas 2018 mencatat angka yang lebih tinggi yaitu 88,8%, terutama pada kelompok usia anak.
Selama ini, upaya pencegahan karies masih didominasi oleh pendekatan berbasis fluoride. Namun, pendekatan tersebut memiliki keterbatasan dari sisi keamanan penggunaan pada anak serta aksesibilitas produk, khususnya di negara berkembang. Di sisi lain, inovasi berbasis teknologi yang berkembang saat ini cenderung meningkatkan harga produk sehingga kurang terjangkau bagi masyarakat luas. Menjawab tantangan tersebut, tim mengembangkan ReMiner Brush, yaitu gel pasta gigi edible berbasis nano-hidroksiapatit (nHAp) yang diekstraksi dari limbah tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Hidroksiapatit merupakan biomaterial yang memiliki kemiripan dengan struktur alami enamel gigi, sehingga mampu mendukung proses remineralisasi secara biomimetik.
Inovasi ini menawarkan berbagai keunggulan. Dari sisi kesehatan, ReMiner Brush berpotensi menurunkan prevalensi karies pada anak usia sekolah, mendukung remineralisasi enamel secara biologis, serta menjadi alternatif produk yang lebih ramah anak sehingga dapat mengurangi dental anxiety. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah tulang ikan cakalang mampu mengurangi pencemaran organik sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular. Sementara dari sisi ekonomi, inovasi ini membuka peluang pengembangan rantai nilai baru berbasis limbah perikanan serta mendorong keterlibatan UMKM dalam produksi biomaterial bernilai tambah. Lebih lanjut, inovasi ReMiner Brush turut berkontribusi terhadap pencapaian beberapa tujuan SDGs, di antaranya Good Health and Well-being (SDG 3), Industry, Innovation and Infrastructure (SDG 9), serta Responsible Consumption and Production (SDG 12).
Prestasi yang diraih oleh tim ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas universitas serta pemanfaatan ilmu biologi dan sumber daya lokal mampu menghasilkan solusi inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, inovasi ReMiner Brush diharapkan dapat dikembangkan hingga tahap implementasi dan komersialisasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas, khususnya dalam meningkatkan kesehatan gigi anak di Indonesia. [Penulis: Sekar Jasmine Canitri]
Momentum Paskah menjadi salah satu momen yang bermakna bagi umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia. Paskah dirayakan sebagai hari kebangkitan Tuhan Yesus yang menjadi simbol kemenangan atas maut dan dosa serta pengharapan akan hidup yang kekal. Perayaan ini menjadi kesempatan untuk melakukan kebaikan sebagai tanda peringatan akan pengharapan dan kasih yang terus hidup.
Dalam rangka memperingati Paskah, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berkolaborasi menyelenggarakan Perayaan Paskah yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Jumat dan Sabtu, 24–25 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit bersama Kristus, Hidup dalam Kasih” yang diambil dari Efesus 5:2. Tema ini bertujuan menyampaikan pesan untuk menjadikan kebangkitan Yesus nyata dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita tetap memilih untuk mengasihi, mengampuni, dan peduli, karena kita telah lebih dahulu dikasihi oleh Kristus. Adapun tujuan dari perayaan ini adalah menguatkan iman anggota PMK dan KMK, menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama yang membutuhkan, menguatkan semangat kreativitas melalui kegiatan prakarya bersama anak-anak panti asuhan, serta menguatkan hubungan solidaritas dan keakraban antara PMK dan KMK Fakultas Biologi UGM.
Pada hari pertama, Jumat (24 April 2026), kegiatan diawali dengan Ibadah Paskah yang berlangsung di Grha Pembinaan Iman Kristen (GPIK) UGM. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Indrianto Adiatmo. Peserta ibadah terdiri dari mahasiswa Kristen dan Katolik Fakultas Biologi, dosen Fakultas Biologi, serta undangan dari PMK dan KMK fakultas lain di lingkungan UGM. Rangkaian ibadah meliputi puji-pujian, renungan firman tentang kebangkitan Kristus, serta doa bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.
Memasuki hari kedua, Sabtu (25 April 2026), kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial ke Panti Asuhan Sayap Ibu Cabang DIY. Sebanyak 25 mahasiswa PMK dan KMK Fakultas Biologi berpartisipasi dalam kunjungan ini. Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi penyerahan sembako untuk panti, permainan (games) dan pembuatan prakarya bersama anak-anak panti, serta pembersihan dan penataan barang di lingkungan panti. Kegiatan bakti sosial ini juga didukung oleh dana donasi yang berhasil dikumpulkan sejak 22 Maret hingga 23 April 2026. Dana tersebut berasal dari mahasiswa Fakultas Biologi, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum.
Semoga Perayaan Paskah ini tidak hanya menjadi momen kebangkitan secara rohani, tetapi juga menghadirkan kasih Kristus yang nyata bagi sesama. Terima kasih kepada seluruh donatur, panitia, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. [Penulis: PMK & KMK Biologi UGM]
Poin SDGs : 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat & Sejahtera, 4. Pendidikan Berkualitas, 10. Berkurangnya Kesenjangan, 16. Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Bantul, 1 Mei 2026 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan GEMI (Gerakan Ekonomi Kaum Ibu) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Hibah Fakultas Biologi UGM Tahun 2026. Program ini mengusung tema “Biosecurity Terpadu sebagai Strategi Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Ketahanan Pangan pada Masyarakat Mitra GEMI Guna Mendukung Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3)”.
Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 08.30-11.00 WIB di di Rumah Ibu Sudartini, Dusun Ngireng-ireng, Kelurahan Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu anggota GEMI sebagai pengelola rumah tangga sekaligus sekaligus ujung tombak ketahanan pangan keluarga.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung sepanjang Maret hingga November 2026. Pada semester genap (Maret-Juni 2026), kegiatan difokuskan pada sosialisasi biosecurity terpadu meliputi pelatihan hidroponik serta pemasangan dan monitoring lubang resapan biopori.
Permasalahan lingkungan di kawasan permukiman padat, seperti keterbatasan lahan, minimnya ruang hijau, serta pengelolaan sampah organik yang belum optimal, menjadi tantangan utama dalam menjaga kesehatan lingkungan dan ketahanan pangan. Dalam perspektif biosecurity, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit serta menurunkan kualitas lingkungan hidup. Oleh karena itu, program ini dirancang sebagai solusi berbasis rumah tangga yang integratif dan berkelanjutan.
Tim PkM Fakultas Biologi UGM diketuai oleh Woro Anindito Sri Tunjung, S.Si., M.Sc., Ph.D., dengan anggota dosen Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Si., Ph.D. dan Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si.. Tim turut melibatkan mahasiswa lintas jenjang sebagai pendamping lapangan, diketuai oleh Zahratun Nadwatits Tsaniyah (S1), bersama anggota Foumiga Gusten Oktaviana, Berliana Aura Cinta Laela, Alifiansyah Sutama, Lintang Permatasari, serta Anggistina Wulansari dari Program Magister Fakultas Biologi UGM dan Aries Bagus Sasongko, M.Biotech dari Program Doktoral Fakultas Biologi UGM . Tidak lupa kegiatan ini juga dibersamai oleh volunteer dari mahasiswa Aminin Akbar Maskuri, dan Muhammad Naufal Arya Pratama (S1).
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi konsep biosecurity berbasis rumah tangga, yang menekankan keterkaitan antara pengelolaan lingkungan, pencegahan penyakit, dan ketahanan pangan. Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai budidaya hidroponik, meliputi pengenalan sistem tanam tanpa tanah, penggunaan media seperti rockwool dan netpot, serta pemanfaatan nutrisi tanaman baik dari pupuk organik cair (POC) maupun larutan AB Mix.
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai teknik penyemaian benih, pengaturan pH air, serta pemberian nutrisi sesuai fase pertumbuhan tanaman. Jenis tanaman yang diperkenalkan antara lain pakcoy dan kangkung yang sesuai untuk dibudidayakan pada lahan terbatas.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan instalasi hidroponik sederhana. Peserta secara aktif terlibat dalam proses penyemaian, pencampuran nutrisi, hingga perakitan sistem hidroponik secara mandiri. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi diskusi dan praktik.
Sebagai bagian dari implementasi biosecurity terpadu, tim juga melakukan monitoring lubang resapan biopori yang telah dipasang di sekitar lokasi kegiatan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun 2025. Biopori dengan kedalaman 80-100 cm tersebut berfungsi untuk meningkatkan daya resap air sekaligus mengelola sampah organik secara lebih higienis.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian souvenir, doorprize, dan konsumsi sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Ke depan, program akan dilanjutkan pada semester gasal (Juli-November 2026) dengan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dan kompos dari limbah rumah tangga untuk mendukung keberlanjutan sistem hidroponik.
Program biosecurity terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemandirian anggota GEMI dalam menciptakan lingkungan sehat, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta mengurangi praktik pembuangan sampah organik yang tidak terkelola. Program ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Melalui terlaksananya program biosecurity terpadu ini, Fakultas Biologi UGM dan GEMI berharap anggota GEMI di Dusun Ngireng-ireng dapat menjadi pelopor pengelolaan lingkungan rumah tangga yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, serta menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. [Penulis: Zahratun Nadwatits Tsaniyah].
Jama’ah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Universitas Gadjah Mada telah sukses menyelenggarakan kegiatan Grand Launching JMMB 1447 H pada hari Sabtu, 25 April 2026, yang berlangsung pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia Grand Launching dengan tujuan untuk memperkenalkan secara resmi Kabinet Jiva Arutala kepada seluruh mahasiswa Biologi dan civitas akademika Universitas Gadjah Mada, mensosialisasikan visi, misi, dan program kerja Kabinet Jiva Arutala, serta menjalin silaturahmi dan mempererat rasa kekeluargaan di antara mahasiswa Biologi dan civitas akademika Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus serta anggota aktif JMMB, perwakilan Lembaga Dakwah Kampus, yaitu Jamaah Shalahuddin UGM, Lembaga Dakwah dari berbagai fakultas lain, serta Kelompok Studi (KS) yang berada di Fakultas Biologi.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang berlangsung tertib, dilanjutkan dengan pembukaan acara yang diawali tilawah Al-Qur’an sehingga menciptakan suasana khidmat. Selanjutnya, peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi sebagai bentuk peneguhan semangat kebangsaan dan identitas institusi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum JMMB periode 1445–1446 H serta Ketua Umum JMMB periode 1447–1448 H yang menyampaikan harapan, evaluasi, serta arah keberlanjutan organisasi ke depan. Momentum inti kegiatan ditandai dengan prosesi pelantikan kepengurusan JMMB 1447–1448 H yang berlangsung secara khidmat, diikuti dengan sesi dokumentasi sebagai bentuk arsip kelembagaan.
Kegiatan inti selanjutnya berupa pemaparan program kerja dari masing-masing bidang yang disampaikan secara berurutan, dimulai dari Badan Pengurus Pusat (BPP), Bidang Syiar dan Pelayanan Umat (Bispu), Bidang Humas dan Media (BHM), Bidang Kemandirian Finansial (BKF), Biro Kaderisasi dan Psikologi Organisasi (BKPO), hingga Majelis Syuro. Sesi ini memberikan gambaran komprehensif terkait rencana strategis, program unggulan, serta kontribusi masing-masing bidang dalam mendukung visi dan misi organisasi. Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup secara resmi, diikuti dengan dokumentasi bersama seluruh panitia dan peserta sebagai penanda berakhirnya kegiatan Grand Launching JMMB 1447 H.
Kami mengucapkan terimakasih kepada yang mendalam kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri Grand Launching JMMB 1447 H atas kehadiran, dukungan serta ucapan selamat untuk Kabinet Jiva Arutala JMMB periode 1447-1448 H. Dengan resminya Kabinet Jiva Arutala Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi periode 1447-1448 H dilantik, dengan penuh harapan yang terukir dalam visi dan misi, ukhuwah yang terus kami ukir, serta komitmen untuk terus menebarkan kebaikan dan meneruskan perjuangan dakwah. Kami Kabinet Jiva Arutala Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi akan terus menjadi wadah yang inspiratif untuk pembinaan.
serta pengembangan potensi mahasiswa dan civitas akademika Muslim Biologi. JMMB, One Big Family! [Penulis: JMMB]
Pada hari Jumat, 17 April 2026 pukul 14.30 hingga 17.35 WIB, telah dilaksanakan Seminar Administrasi dan Kehumasan tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia sebagai narasumber, Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. selaku Kasi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sebagai narasumber, Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. selaku Koordinator Kegiatan Mahasiswa sekaligus Pembina BEM Fakultas Biologi sebagai narasumber, dan Bapak Amin Susiatmojo, S.Pt., M.Sc. selaku Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi sebagai narasumber serta Ibu Titin Fauziah, S.E., M.B.A. selaku Ketua Tim Kerja Administrasi, Keuangan dan Umum sebagai tamu undangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris Kelompok Studi dan Lembaga, Bendahara Kelompok Studi dan Lembaga, Humas Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris dan Bendahara Departemen BEM Biologi UGM, Pengurus Harian dan Anggota BEM Biologi UGM, Perwakilan Kepanitiaan Fakultas Biologi UGM serta Mahasiswa/i Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) yaitu Saktian Hutama selaku staf muda Departemen Manajemen Opini Publik dan Azka Nabillah Azzahra Raihanika selaku staf muda Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi bersama-sama. Acara berikutnya yaitu sambutan dari Zafira Amelia Pramadita selaku Koordinator Lapangan Seminar Administrasi dan Kehumasan 2026. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Nelson Joseph Dharmawan selaku Ketua BEM Biologi UGM. Selanjutnya, dilakukan kegiatan inti berupa penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. terkait pendanaan kegiatan mahasiswa, lalu dilanjutkan penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. terkait administrasi dan perhumasan bagi Kelompok Studi/Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta Standar Operasional Prosedur persuratan dapat diakses pada link http://ugm.id/SOP2022. Kemudian dilanjutkan penyampaian pematerian dari Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. mengenai layanan administrasi akademik dan kemahasiswaan yang dapat diakses pada website Fakultas Biologi UGM, yaitu pada link https://biologi.ugm.ac.id/pelayanan-mahasiswa/ serta penyampaian pematerian terakhir dari Bapak Amin Susiatmojo, S.Pt., M.Sc. mengenai mekanisme penggunaan platform baru Biospace sebagai sarana peminjaman ruang, yang dapat diakses pada website Fakultas Biologi UGM, yaitu pada link https://biospace.biologiugm.id/
Setelah acara penyampaian pematerian dilakukan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan masing-masing narasumber lalu dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan bagi narasumber. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama narasumber lalu dilanjutkan dengan ice breaking dan penyerahan hadiah untuk pemenang ice breaking, penyampaian kesan dan pesan serta penutupan. Berbagai rangkaian kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan dapat terlaksana dengan lancar dan baik. Dengan terselenggarakannya kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan, diharapkan seluruh pengurus Kelompok Studi/Lembaga dan mahasiswa Fakultas Biologi secara umum dapat menerapkan dan menjalankan administrasi sesuai dengan peraturan dan ketentuan dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. [Penulis: BEM]
Yogyakarta, 22 April 2026 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada kembali mencatat prestasi membanggakan. Salah satu mahasiswa Program Doktor Biologi, Dr. Stanley Evander Emeltan Tjoa, S.Si., M.Biotek., dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada wisuda periode III TA 2025/2026 dengan capaian akademik yang luar biasa.
Stanley berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0 dan menyelesaikan studinya dalam waktu 2 tahun 5 bulan 14 hari, menjadikannya salah satu lulusan tercepat di program doktoral. Mahasiswa asal Ternate, Maluku Utara ini menempuh pendidikan melalui skema by research sambil tetap aktif bekerja di industri farmasi, tepatnya di PT Konimex.
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.selaku promotor, serta ko-promotor Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Si., M.Eng. dan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., Stanley mengembangkan riset yang menjembatani dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan kit ekstraksi DNA tumbuhan berbasis biologi molekuler.
Dalam sambutannya sebagai wakil wisudawan di Grha Sabha Pramana UGM, Stanley menyampaikan bahwa perjalanan akademik bukanlah tanpa tantangan. Ia menyoroti berbagai dinamika yang dihadapi mahasiswa, mulai dari kegagalan eksperimen hingga tekanan dalam mengambil keputusan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap tantangan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang membentuk ketangguhan dan kebijaksanaan.
“Wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju dunia yang lebih luas, penuh peluang dan tantangan. Setiap kegagalan adalah batu loncatan, dan setiap keberhasilan adalah bukti bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil” ungkapnya.
Stanley juga menekankan pentingnya nilai adaptif, fleksibel, dan kompromi sebagai kunci keberhasilannya dalam menyelesaikan studi secara optimal, bahkan di tengah kesibukan profesional. Selama masa studinya, ia berhasil menghasilkan 7 publikasi ilmiah internasional, dengan beberapa di antaranya memiliki dampak signifikan di bidangnya.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan dan ekosistem riset di Fakultas Biologi UGM yang terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan global. Capaian tersebut juga sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Sebagai bagian dari komitmen internasionalisasi pendidikan, Program Sarjana dan Pascasarjana Fakultas Biologi UGM juga membuka berbagai peluang program double degree, antara lain:
- Program Sarjana bekerja sama dengan:
-
- The Australian National University (Australia)
- University of Leeds (Inggris)
- Universiti Tun Hussen On Malaysia (Malaysia)
- Program Magister bekerja sama dengan:
- University of Dundee (Inggris)
- University of Leeds (Inggris)
- University of Technology Sydney (Australia)
- Program Doktor bekerja sama dengan:
- Leiden University (Belanda)
Melalui capaian ini, Stanley tidak hanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri mampu menghasilkan inovasi yang berdampak.
Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2026 menjalin kerja sama strategis dengan Kalurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini mencakup satu program Hibah Desa Mitra, tiga program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), serta satu program KKN-PPN UGM yang akan dilaksanakan pada periode Mei hingga Oktober 2026. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah, serta mengembangkan potensi lokal khususnya anggrek berbasis edukasi dan lingkungan yang sesuai dengan SDG No. 17.
Sosialisasi awal untuk seluruh rangkaian program diselenggarakan di Kantor Kalurahan Wedomartani pada Selasa, 21 April 2026. Acara dibuka oleh Bapak Carik (R. Rohmad Gunawan Hardono, S.Pd.) dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Lurah (H. Teguh Budiyanto). Selanjutnya, pemaparan program dilakukan oleh tim Fakultas Biologi, UGM yang terdiri dari Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes., Prof. Dr.med.vet. Hendry Saragih, M.P., dan Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Bumkal Wedomartani (H. Iskandar, S.E., M.E.), serta perwakilan sembilan mahasiswa yang akan terlibat dalam pelaksanaan program.
Salah satu fokus utama program desa mitra tahun ini adalah inovasi pemanfaatan limbah rumah tangga melalui fermentasi pakan ayam untuk meningkatkan produksi telur bernutrien tinggi. Program ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan sisa makanan dengan teknik fermentasi menggunakan ragi serta bahan pemikat alami seperti limbah ikan. Selain itu, diperkenalkan sistem pemeliharaan ayam petelur, khususnya ayam Elba hasil persilangan dengan ayam Arab, yang memiliki produktivitas telur lebih cepat. Sistem kandang baterai juga disarankan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan pengelolaan ternak secara optimal.
Selain sektor peternakan, program juga mencakup pengembangan pertanian padi hitam sebagai bahan pangan fungsional yang berpotensi meningkatkan sistem imun dan mencegah penyakit degeneratif, termasuk kanker. Pemanfaatan lahan desa melalui kerja sama dengan Bumkal menjadi strategi implementasi, mengingat tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Sosialisasi juga dilakukan terkait diversifikasi produk turunan beras hitam, seperti tepung bebas gluten dan olahan pangan modern seperti sushi, guna meningkatkan nilai ekonomi dan daya tarik pasar.
Program hibah PkM lainnya akan berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat, antara lain pelatihan pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan ecoenzyme serta pupuk cair, termasuk inisiasi dan penguatan bank sampah, khususnya di Dusun Pajangan, Padukuhan Wonosari. Selain itu, terdapat pelatihan hidroponik anggrek sebagai langkah awal pengembangan kawasan eduwisata berbasis potensi lokal. Keseluruhan kegiatan ini akan melengkapi beberapa program yang sudah ada atau akan direncanakan di Wedomartani seperti wisata petik buah seperti kelengkeng dan alpukat. Diskusi interaktif antara tim akademisi, perangkat desa, dan Bumkal menghasilkan berbagai masukan strategis, termasuk pentingnya pendampingan berkelanjutan, distribusi program yang merata, serta keterlibatan mahasiswa dalam implementasi teknis di lapangan.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi dengan program KKN-PPN UGM yang tahun ini dibimbing oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi di dua lokasi, yaitu Wedomartani dan Widodomartani. Dengan pendekatan kolaboratif antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan ketahanan pangan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pangan bernutrien dan pengelolaan sampah, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pemberdayaan masyarakat dan mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha local dan inisiasi bank sampah, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah dan sumber daya berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi yang berkelanjutan.
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Rarastoeti Pratiwi, Hendry Saragih, Firdausia Ayu Zuhria,Fransiska Elsa Kusuma Astuti, Sevia Dwi Rahma Putri, Sukarman Hadi Jaya Putra
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Rarastoeti Pratiwi, Hendry Saragih, Firdausia Ayu Zuhria,Fransiska Elsa Kusuma Astuti, Sevia Dwi Rahma Putri, Sukarman Hadi Jaya Putra
Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Penghargaan Nasional berupa Juara 1, Gold Medal, dan Best Poster pada lomba Esai Nasional Nusantara Creative Competition (NCC) 3 tanggal 11 – 12 April 2026. NCC 3 2026 merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) Bekerjasama dengan Politeknik TEDC Bandung setiap satu tahun sekali. Kegiatan NCC 3 dilaksanakan secara offline pada jenjang siswa dan mahasiswa yang terdiri dari lomba esai. Perlombaan ini mengusung tema “Ide, Inovasi, dan Keberanian Berpikir Generasi Muda Sebagai Fondasi Kemajuan Nusantara”.

Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Salsabila Arwa Maharani, Winda Lutfiana Hafidz, dan Intan Nur Aprilia, dan berhasil meraih prestasi berupa Juara 1, Gold Medal, dan Best Poster pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) Bekerjasama dengan Politeknik TEDC Bandung 2026 di bawah bimbingan Ibu Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Lingkungan” yang berjudul “Rekayasa Comamonas thiooxidans Berbasis PETase, MHETase, dan LuxCDABE sebagai Biosensor Bioluminesensi dan Agen Biodegradasi PET pada Lingkungan Tercemar Mikroplastik”.
Meningkatnya pencemaran mikroplastik di Indonesia menjadi latar belakang penyusunan karya esai ini. Inovasi yang diangkat berupa rekayasa Comamonas thiooxidans berbasis PETase, MHETase, dan luxCDABE sebagai biosensor bioluminesensi sekaligus agen biodegradasi PET, menawarkan solusi berkelanjutan dalam mendeteksi serta mengurangi pencemaran mikroplastik di lingkungan. Sistem ini memungkinkan deteksi produk degradasi plastik PET secara real-time melalui sinyal bioluminesensi, sekaligus mempercepat proses penguraian polimer PET menjadi senyawa yang lebih sederhana. Inovasi tersebut tidak hanya menghadirkan metode pemantauan lingkungan yang ramah lingkungan dengan biaya rendah, tetapi juga memiliki nilai aplikatif tinggi karena dapat menjadi alternatif dari metode konvensional yang cenderung mahal dan kurang praktis di lapangan. Diharapkan, penerapan biosensor rekombinan ini menjadi strategi berkelanjutan dalam pengendalian pencemaran mikroplastik, serta mendukung perlindungan ekosistem dan kesehatan masyarakat di sekitar area terdampak. Dengan demikian, lingkungan yang terpapar mikroplastik dapat dipantau secara efektif sehingga risiko dampak negatif terhadap organisme hidup dapat ditekan. Lingkungan yang lebih bersih dan aman akan mendorong keberlanjutan ekosistem, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab di masa depan, sehingga mampu mendukung tercapainya SDGs ke-3, ke-6, ke-12, dan ke-14. [Penulis: Salsabila Arwa Maharani]
Prestasi gemilang ditorehkan oleh tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam ajang IGNITE FUTURE FEST 2026 yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 3–6 April 2026. Tim mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Widya Arum Prastanti, bersama Husna Nadia dan Regina Siska Ekaristi Nainggolan, berhasil meraih Honorable Medal pada esai kategori Gizi & Kesehatan dengan judul “Abon BioFerra: Inovasi Pangan Fungsional Berbasis Belut dan Ampas Tahu sebagai Upaya Pencegahan Anemia.”
Esai yang ditulis mengangkat isu serius tentang tingginya prevalensi anemia di Indonesia. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, menurunkan daya tahan tubuh, performa belajar, serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Tim ini menilai bahwa pendekatan suplementasi tablet tambah darah selama ini belum sepenuhnya efektif karena rendahnya kepatuhan konsumsi dan efek samping yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, mereka merancang solusi berbasis pangan fungsional yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam pola konsumsi harian.
Gagasan utama yang mereka tawarkan adalah Abon BioFerra, sebuah inovasi pangan fungsional berbentuk abon yang memanfaatkan dua bahan utama: belut sebagai sumber zat besi heme dengan bioavailabilitas tinggi, serta ampas tahu yang merupakan limbah industri pangan namun masih kaya akan protein dan serat. Pemilihan bentuk abon didasarkan pada tingkat penerimaan masyarakat Indonesia yang sudah sangat akrab dengan produk abon, baik dari segi rasa, kepraktisan, maupun daya simpannya yang lama. Selain itu, pemanfaatan ampas tahu juga mengusung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Keberhasilan tim ini tidak lepas dari kedalaman analisis, orisinalitas gagasan, serta kemampuan mereka dalam mempresentasikan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan. Para juri memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan holistik yang mengintegrasikan isu gizi, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu produk pangan.
Dalam langkah selanjutnya, tim BioFerra berharap inovasi ini tidak hanya berhenti sebagai gagasan dalam kompetisi, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan remaja putri. Mereka juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, pemerintah, dan industri pangan, untuk mewujudkan pencegahan anemia yang lebih efektif, terjangkau, dan berkelanjutan di Indonesia. [Penulis: Widya Arum Prastanti]
Pelatihan “Analisis Kuantitatif dan Kualitatif pada Sediaan Histologi (Imunohistokimia dan Analisis Semikuantitatif)” telah dilaksanakan pada tanggal 9–10 April 2026 di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peneliti mengenai teknik imunohistokimia, yaitu analisis histologis berbasis metode parafin yang memanfaatkan prinsip imunologi (antibodi) untuk mendeteksi protein atau antigen spesifik dalam jaringan. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya optimasi metode, kontrol mutu, serta pemecahan masalah dalam proses preparasi dan analisis sediaan yang mendukung terjaminnya pendidikan berkualitas (SDGs 4.)
Selama dua hari pelaksanaan, Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. dan Sefi Nur Anggaeni, S.Si. sebagai salah satu peserta dari Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan, Fakultas Biologi, UGM mendapatkan materi komprehensif yang mencakup dasar-dasar imunohistokimia dan kontrol mutu, teknik optimasi serta troubleshooting pewarnaan, hingga analisis hasil pewarnaan imunohistokimia. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktikum, termasuk analisis semikuantitatif melalui konversi fraksi area imunopositif menjadi skor, serta praktik langsung pewarnaan jaringan hepar, lien, cerebellum, dan medulla spinalis tikus menggunakan penanda Iba1 sebagai marker makrofag dan mikroglia. Pendekatan ini memberikan pengalaman aplikatif yang memperkuat pemahaman teoritis peserta. Narasumber dalam pelatihan ini adalah dr. Rina Susilowati, Ph.D. dan Dian Eurike Septyaningtrias, S.Ked., M.Sc., Ph.D.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh wawasan mendalam mengenai interpretasi hasil imunohistokimia secara semikuantitatif berdasarkan intensitas dan distribusi warna positif pada jaringan. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi di bidang histologi dan patologi, khususnya dalam mendukung penelitian berbasis analisis jaringan yang mendukung penguatan kehidupan sehat dan sejahtera (SDGs 3). Apresiasi disampaikan kepada Fakultas Biologi UGM atas dukungan baik moril maupun material yang memungkinkan partisipasi dalam kegiatan ini, dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan penelitian biologi ke depan serta memperkuat kolaborasi dengan FKKMK, UGM yang mendukung SGDs 17 (Kemitraan untuk mencapai tujuan).
Kontributor: Ardaning Nuriliani, Sefi Nur Anggaeni
Translate »













































