• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
  • hal. 4
Arsip:

SDG 4 : Pendidikan Berkualitas

Dari Limbah Jadi Solusi: Mahasiswa UGM Ciptakan Biopolimer Plastik Ramah Lingkungan dari Kulit Pisang Melalui Program Kreativitas Mahasiswa 2025

Prestasi Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta – Sampah plastik berbasis minyak bumi sulit terurai, terus menumpuk dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Di sisi lain, limbah kulit pisang juga melimpah dan seringkali berakhir sebagai sampah tanpa pemanfaatan. Melihat dua permasalahan ini, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada menghadirkan solusi zero waste dengan menggabungkan pengelolaan limbah kulit pisang dan produksi plastik biodegradable ramah lingkungan.

Ketua tim, Dwi Ayu Kurniasih, menjelaskan bahwa ide ini muncul karena tim mengalami keresahan ketika melihat sampah plastik terus menumpuk dan sulit terurai. Mereka kemudian mencari cara untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit pisang yang biasanya terbuang. Dengan menggabungkan dua masalah ini, tim menghadirkan solusi berbasis konsep zero waste: mengurangi sampah plastik sekaligus memberi nilai tambah pada limbah organik.

Produk yang dikembangkan berbasis Polyhydroxybutyrate (PHB), yaitu bioplastik alami yang memiliki sifat menyerupai plastik konvensional namun dapat terurai secara alami. Melalui penginsersian gen penghasil PHB (PhaA, PhaB, dan PhaC), tim Peelution memodifikasi ragi (yeast) spesies Kluyveromyces marxianus agar mampu memproduksi PHB secara lebih efisien. Strategi ini membuat proses produksi lebih cepat, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional berbasis bakteri.

Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menawarkan alternatif pengganti plastik, tetapi juga mengubah limbah organik menjadi produk bernilai, sehingga mendukung penerapan konsep zero waste.

Tim Peelution optimis inovasi berbasis rekayasa genetika ini dapat dikembangkan lebih jauh ke skala industri. Harapannya, upaya ini dapat berkontribusi pada pengurangan sampah plastik sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan dukungan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) UGM serta bimbingan dari Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Tim Peelution terdiri atas Dwi Ayu Kurniasih (Fakultas Biologi), Aulia Berlian Patricia (Fakultas Biologi), Adrianus Dinata (Fakultas Biologi), Syrin Alia Zahra Marin (Fakultas Teknologi Pertanian), dan Muhammad Tegar Prakoso (Fakultas Teknologi Pertanian).

Kunjungan Profesor dari Mie University, Jepang ke Fakultas Biologi UGM dalam Rangkaian ICBS 2025

Kerja SamaRilis Berita Rabu, 22 Oktober 2025

Yogyakarta, 18 Oktober 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Prof. Chiharu Nakashima, Ph.D., akademisi terkemuka di bidang patologi tumbuhan dan taksonomi fungi dari Laboratorium Patologi Tumbuhan, Sekolah Pascasarjana Sumber Daya Hayati, Universitas Mie, Jepang.


Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan informal di sela rangkaian kegiatan The 9th International Conference on Biological Sciences (ICBS) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM. Prof. Nakashima berkunjung untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik Universitas Gadjah Mada, khususnya Fakultas Biologi, yang dikenal memiliki komitmen kuat dalam pengembangan riset biodiversitas tropis dan bioteknologi.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Nakashima disambut oleh Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi, Amin Susiantmojo, S.Pt., M.Sc., serta mahasiswa program doktor Biologi. Pertemuan diwarnai dengan diskusi ringan mengenai riset-riset terkini di bidang patologi tumbuhan, terutama terkait sistematika, filogeni molekuler, dan diagnostik fungi patogen tumbuhan.

Selain berbagi pengalaman riset, Prof. Nakashima juga berdiskusi mengenai peluang kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, seperti supervisi bersama untuk mahasiswa program doktoral serta program pertukaran mahasiswa (student exchange). Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci penting dalam memperkuat riset dan pendidikan biologi, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan tanaman dan keberlanjutan lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Nakashima berkunjung ke fasilitas Next Generation Sequencing – Integrated Genome Factory (IGF) Fakultas Biologi UGM, didampingi oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. Fasilitas ini dilengkapi dengan platform Oxford Nanopore Technology dan PacBio yang digunakan untuk mendukung riset genomik tingkat lanjut di lingkungan Fakultas Biologi. Kunjungan dilanjutkan ke Stasiun Penelitian dan Pengembangan Biodiversitas Fakultas Biologi UGM di Sawitsari, tempat Prof. Nakashima berkesempatan melihat secara langsung kegiatan riset lapangan serta koleksi sumber daya hayati yang menjadi salah satu keunggulan Fakultas Biologi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-4 (quality education) melalui kolaborasi pendidikan dan pertukaran akademik internasional, serta tujuan ke-17 (partnerships for the goals) melalui penguatan kerja sama internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University. Kedepannya, kolaborasi ini diharapkan turut berkontribusi pada tujuan ke-1 (no poverty) melalui riset yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya hayati, serta tujuan ke-2 (zero hunger) dengan memperkuat penelitian di bidang patologi tumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Kunjungan Prof. Nakashima menjadi momen berharga yang mempererat hubungan akademik antara Fakultas Biologi UGM dan Mie University, serta memperluas jejaring internasional yang mendukung pengembangan riset dan pendidikan di bidang biologi tropis.

The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025: Mengungkap Keanekaragaman Hayati Melalui Integrasi Multi-Omics dari Gen hingga Ekosistem

Rilis Berita Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, October 17–18, 2025 — The Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada, proudly hosts The 9th International Conference on Biological Science (ICBS) 2025 on October 17–18, 2025, at Main Ballroom Loman Park Hotel, Yogyakarta. This prestigious international conference brings together more than 200 participants from various national and international institutions, including academics, researchers, students, and professionals in the field of biological sciences.


The conference was officially opened by Prof. Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Vice-Rector for Research, Business Development, and Cooperation, Universitas Gadjah Mada, and Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dean of the Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada.

In his welcoming remarks, Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech, as the Chair of ICBS 2025, explained that this year’s theme, “Unraveling Biodiversity through Multi-Omics Integration: From Genes to Ecosystems,” reflects the spirit of bridging molecular and ecological sciences to uncover the complexity of life on Earth. Through the integration of various omics approaches such as genomics, transcriptomics, proteomics, and metabolomics scientists aim to gain deeper insights into the vital roles of biodiversity in maintaining ecosystem resilience and supporting human well-being.

Dr. Abdul also expressed his appreciation to all partners and participants for their support in the organization of this event. He emphasized the importance of interdisciplinary and international scientific collaboration in addressing global challenges in the field of biology, including climate change, environmental degradation, and food security.

ICBS 2025 serves as a scientific platform for sharing research findings and discussing the latest developments in biotechnology, genomics, ecology, conservation, and the application of multi-omics approaches to understanding biodiversity across different levels of biological organization.

This year’s conference features two distinguished keynote speakers Prof. Dr. Thomas Sicheritz Ponten, Center for Evolutionary Hologenomics, The Globe Institute, Faculty of Health and Medical Sciences, University of Copenhagen, Denmark; and Prof. Thorunn Helgason, Chair in Ecology, School of Biological Sciences, University of Edinburgh, Scotland.

In addition, ICBS 2025 presents invited speakers from leading institutions across the world, including Assoc. Prof. Dr. Bent Petersen, Center for Evolutionary Hologenomics, The Globe Institute, University of Copenhagen, Denmark; Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., Department of Tropical Biology, Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada; Prof. Chiharu Nakashima, Ph.D., Graduate School of Bioresources, Mie University, Japan; Prof. Madya Ts. Dr. Muhammad Abdul Latiff Bin Abu Bakar, Faculty of Applied Sciences and Technology, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia; and Dr. Riza Arief Putranto, D.E.A., Indonesian Oil Palm Research Institute (IOPRI), RPN Holding PTPN III.

The conference is structured into three main sessions: Keynote Session, Plenary Session, and Parallel Session. Through these sessions, the 80 presenters share their research findings and engage in scientific discussions addressing the challenges and opportunities of applying multi-omics approaches to biodiversity conservation and ecosystem management.

Beyond its scientific objectives, ICBS 2025 also contributes to the advancement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 13: Climate Action – promoting research on adaptation and mitigation to climate change, SDG 14: Life Below Water and SDG 15: Life on Land – supporting biodiversity conservation and sustainable management of terrestrial and aquatic ecosystems, SDG 3: Good Health and Well-being – advancing biotechnological and genomic research that benefits human and environmental health, and SDG 17: Partnerships for the Goals – fostering global scientific collaboration among Universitas Gadjah Mada, the Consortium of Indonesian Biologists (KOBI), and Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

The conference was officially closed by Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., who serves as the Vice Dean for Research, Community Service, Collaboration, and Alumni Affairs of the Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada. In his closing remarks, he expressed his appreciation for the successful organization of ICBS 2025 and emphasized the importance of sustaining international scientific collaboration and cross-disciplinary partnerships in advancing biological sciences in the era of scientific and technological transformation. The closing ceremony also featured the presentation of awards to the Best Presenters in each session as a token of appreciation for their outstanding contributions and the high quality of their research presentations.

At the end of the event, it was officially announced that The 10th International Conference on Biological Science (ICBS) 2026 will be hosted by Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). This upcoming event symbolizes the continuity of strong scientific collaboration among the Faculty of Biology Universitas Gadjah Mada, Indonesian Biology Consortium (KOBI), and UTHM Malaysia, in strengthening cross-border research and cooperation in tropical biology.

ICBS 2025 is expected to strengthen interdisciplinary and international collaboration in addressing global challenges such as climate change, ecosystem degradation, and biodiversity loss. With the spirit of innovation and cooperation, this conference reaffirms the Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada’s commitment to advancing tropical biology research and supporting sustainability initiatives in alignment with the university’s role as a Sustainability University.

Pelatihan Mikroteknik Hewan Metode Parafin Batch II Tahun 2025 di Fakultas Biologi UGM

Rilis Berita Jumat, 17 Oktober 2025

Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Pelatihan Mikroteknik Hewan Metode Parafin khusus bagi mahasiswa, yang dilaksanakan pada 14–16 Oktober 2025 di Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan (SPH). Kegiatan ini merupakan Batch II tahun 2025, dengan jumlah peserta sebanyak 14 mahasiswa yang terdiri dari 7 mahasiswa S1 Fakultas Biologi UGM, 5 mahasiswa D4 Teknologi Laboratorium Medis Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, serta 2 mahasiswa S3 Fakultas Biologi UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis mengenai teknik pembuatan preparat histologis hewan menggunakan metode parafin, yang menjadi dasar penting dalam kajian anatomi, fisiologi, biomedis, dan penelitian bioteknologi. Kegiatan ini turut mendukung SDG No. 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pelatihan berbasis kompetensi laboratorium.
Pelatihan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Laboratorium SPH, Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes., yang menyoroti pentingnya regenerasi ilmuwan di bidang mikroteknik hewan dan histologi. Beliau menyampaikan bahwa minat terhadap ilmu dasar tentang struktur mikroskopis hewan maupun manusia semakin berkurang, padahal bidang ini memiliki peranan vital dalam menunjang perkembangan ilmu lain seperti biomedis, forensik, biodiversitas, pertanian, dan peternakan. Oleh karena itu, Laboratorium SPH terus berkomitmen meningkatkan jumlah dan kualitas tenaga ahli di bidang ini melalui program pelatihan dan penelitian terarah. Upaya ini sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya dalam membangun kapasitas riset dan teknologi pendukung bagi kemajuan ilmu hayati.

Sambutan juga disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan pelatihan. Dalam sambutannya, Prof. Bambang menegaskan bahwa pelatihan ini berperan penting dalam membekali mahasiswa untuk memahami bagaimana cara akademisi dan peneliti memvalidasi hasil riset ilmiah. Menurutnya, keterampilan mikroteknik merupakan bagian krusial dalam memastikan kualitas data ilmiah yang akurat, reprodusibel, dan relevan untuk pengembangan ilmu biologi terapan. Dengan demikian, kegiatan ini turut mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena mencetak calon tenaga profesional dan peneliti yang kompeten di bidang laboratorium biologi dan kesehatan, serta siap bersaing di dunia akademik maupun industri.

Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh materi teoritis dan praktik intensif mencakup proses euthanasia, nekropsi, fiksasi jaringan, dehidrasi, infiltrasi parafin, pemotongan jaringan menggunakan mikrotom, pewarnaan, hingga analisis hasil preparat mikroskopis. Peserta juga didorong untuk menyampaikan kendala yang sering dihadapi dalam pembuatan preparat histologis serta mendiskusikan solusi bersama para pemateri. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Laboratorium SPH, antara lain Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc.; Susilo Hadi, S.Si., M.Si., Ph.D.; Dr. med. vet. drh. Hendry Saragih, M.P.; Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng.; Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes.; Dr. Luthfi Nurhidayat, S.Si., M.Sc.; dan Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D., serta teknisi laboratorium Sefi Nur Anggaeni, S.Si. dan Suwardi a., dengan bantuan Siti Aeniah, S.Pd. (mahasiswa S2) sebagai asisten pelatihan. Kegiatan berlangsung interaktif dan antusias, memperkuat kolaborasi antarjenjang pendidikan sekaligus berkontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan tenaga laboratorium dalam peningkatan kapasitas keilmuan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan oleh peserta dalam karier akademik maupun profesional mereka, serta menjadi bekal penting dalam pengembangan riset biologi dan kesehatan di masa depan.

Kontributor: Ardaning Nuriliani dan Sefi Nur Anggaeni

Bioinformatics Workshop ICBS 2025: Eksplorasi Analisis Metagenom dan Phage Mining bersama Pakar dari University of Copenhagen

Rilis Berita Kamis, 16 Oktober 2025

Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — Rangkaian Pre-Conference Workshop The 9th International Conference on Biological Sciences (ICBS) 2025 berlanjut dengan kegiatan Bioinformatics Workshop bertema “Metagenome Analysis and Phage Mining.”


Workshop yang berlangsung di Teaching Laboratory, lantai 2 Gedung Sinar Mas, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), ini diselenggarakan dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Kegiatan dibuka oleh Lucia Arum Sekar selaku master of ceremony, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi utama bersama narasumber internasional Assoc. Prof. Dr. Bent Petersen dari Center for Evolutionary Hologenomics, University of Copenhagen.

Dalam pemaparannya, Dr. Bent Petersen memperkenalkan berbagai pendekatan analisis bioinformatika untuk menginterpretasikan data metagenomik, termasuk proses identifikasi fag (virus yang menginfeksi bakteri) serta aplikasinya dalam bidang kesehatan, lingkungan, dan bioteknologi. Salah satu fokus utama sesi ini adalah pemanfaatan KBase (Department of Energy Systems Biology Knowledgebase) sebuah platform kolaboratif berbasis daring yang digunakan untuk menganalisis dan mengintegrasikan data genomik secara efisien. Melalui demonstrasi langsung, peserta mempelajari bagaimana mengolah data sekuensing, melakukan anotasi gen, dan mengeksplorasi hubungan fungsional antar mikroorganisme menggunakan perangkat lunak dan basis data bioinformatika terkini.

“Kemampuan memahami dan menafsirkan data genomik menjadi kunci dalam penelitian biologi modern. Workshop ini membantu peneliti muda Indonesia agar siap berkontribusi di level global,” ujar Dr. Bent Petersen.

Workshop ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang akademik dan penelitian, yang antusias mempelajari analisis metagenome dan phage mining sebagai pendekatan inovatif dalam memahami ekologi mikroba. Melalui kombinasi teori dan praktik, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi peserta di bidang bioinformatika, tetapi juga mendorong kolaborasi riset lintas disiplin dan lintas negara.

Sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas akademik dan literasi digital di bidang bioinformatika; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan teknologi analisis data dan platform kolaboratif seperti KBase; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan University of Copenhagen. Selain itu, pemanfaatan metagenomic insights dalam riset lingkungan juga berkontribusi terhadap SDG 14 (Ekosistem Lautan) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan) dalam upaya menjaga keseimbangan dan keberlanjutan biodiversitas mikroba.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan riset bioinformatika dan memperluas kolaborasi akademik internasional guna mendukung inovasi ilmiah yang berkelanjutan.

#ICBS2025 #FakultasBiologiUGM #BioinformaticsWorkshop #UniversityofCopenhagen #MetagenomeAnalysis #PhageMining #KBase #SDG4 #SDG9 #SDG14 #SDG15 #SDG17 #GlobalCollaboration #GenomicInnovation #SustainableScience

Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Teknologi Oxford Nanopore sebagai Pembuka Rangkaian ICBS 2025

Rilis Berita Kamis, 16 Oktober 2025

Yogyakarta, 15 Oktober 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar hari pertama Pre-Conference Workshop sebagai bagian dari rangkaian acara 9th International Conference on Biological Sciences (ICBS) 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Hands-on Library Preparation for Metagenome Long-Read Sequencing using Oxford Nanopore Technology.”


Bertempat di Teaching Laboratory, lantai 2 Gedung Sinar Mas, Fakultas Biologi UGM, workshop ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara Integrated Genome Factory (IGF) dan Oxford Nanopore Technologies (ONT) sebagai mitra utama. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman langsung dalam proses library preparation untuk analisis metagenom menggunakan teknologi sekuensing generasi terbaru berbasis long-read sequencing.

Workshop berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh sedikitnya 25 orang dari berbagai institusi akademik dan lembaga riset yang antusias memperdalam pengetahuan di bidang bioteknologi dan genomik. Melalui pendekatan praktikal, peserta dilatih memahami setiap tahapan penting mulai dari ekstraksi DNA, kuantifikasi, hingga persiapan sampel untuk proses sekuensing.

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Integrated Genome Factory (IGF), Bapak Aditya Aryandi S., S.Si., M.Sc., yang menyampaikan apresiasi atas kerja sama strategis antara IGF dan Fakultas Biologi UGM dalam memperkenalkan teknologi sekuensing mutakhir kepada komunitas akademik di Indonesia. Sambutan dilanjutkan oleh Dr. Eko Agus Suyono, selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, yang menegaskan pentingnya penguasaan teknologi genomik modern dalam menunjang riset biologi molekuler di tanah air.

“Teknologi Oxford Nanopore membuka peluang besar untuk riset biodiversitas mikroba dan bioprospeksi di Indonesia. Kami ingin para peserta tidak hanya memahami konsepnya, tapi juga mampu menerapkannya langsung di laboratorium,” ujar Dr. Eko.

Selain sesi praktik laboratorium, kegiatan ini juga menghadirkan pengenalan Oxford Nanopore Technologies yang memaparkan prinsip kerja dan keunggulan teknologi sekuensing real-time yang ditawarkan ONT, serta potensi penerapannya di bidang riset genomik, metagenomik, dan diagnostik molekuler.

Selaras dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kegiatan ini turut berkontribusi dalam mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemanfaatan teknologi genomik untuk riset kesehatan dan bioteknologi, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas akademisi dan peneliti muda, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan memperkuat ekosistem riset berbasis teknologi tinggi. Selain itu, riset berbasis metagenomik yang diperkenalkan juga mendukung SDG 14 (Ekosistem Lautan) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan) dengan mendorong eksplorasi dan pelestarian keanekaragaman hayati mikroba. Melalui kolaborasi antara akademisi, industri, dan mitra riset internasional seperti Oxford Nanopore Technologies, kegiatan ini juga mencerminkan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat jejaring global untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan keberlanjutan.

Sebagai bagian awal dari rangkaian ICBS ke-9, workshop ini menjadi langkah penting dalam membangun kapasitas ilmuwan muda dan memperkuat kolaborasi riset genomik di Indonesia. Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan ilmiah yang mendorong inovasi dan penerapan teknologi mutakhir di bidang genomik dan bioinformatika.

#ICBS2025 #FakultasBiologiUGM #OxfordNanopore #IntegratedGenomeFactory #BioinformaticsWorkshop #Metagenomics #GenomicInnovation #SDG3 #SDG4 #SDG9 #SDG14 #SDG15 #SDG17 #SustainableScience #ResearchForSustainability

Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Gelar Workshop Biokimia Analitik 2025: Integrative Bioprospecting dalam Era Multi-Omics

Rilis Berita Selasa, 14 Oktober 2025

Laboratorium Biokimia, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Workshop Biokimia Analitik  dengan tema “Integrative Bioprospecting: Eksplorasi Senyawa Bahan Alam dalam Era Multi-Omics” mulai tanggal 8 hingga 11 Oktober 2025 dalam bentuk Pelatihan Paket 1 dan 2 di Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi peserta dalam hal identifikasi, dan analisis senyawa bioaktif dari bahan alam yang berperan dalam pengembangan bidang bioprospecting. Kegiatan ini sebagai bagian penting dalam pengembangan riset, inovasi, serta industri berbasis sumber daya hayati di Indonesia.


Workshop ini terdiri atas tiga paket pelatihan intensif yang dilaksanakan secara bertahap. Paket I berlangsung pada 8–9 Oktober 2025 dengan fokus pada “Preparasi dan Identifikasi Awal Senyawa Bioaktif Bahan Alam yang akan dikembangkan dalam bioprospecting”. Materi pelatihan mencakup teknik ekstraksi, fraksinasi, evaporasi, serta pengujian golongan senyawa dari bahan alam secara kualitatif dan semi kuantitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. selaku Kepala Laboratorium Biokimia, dilanjutkan dengan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja sama dan Alumni. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Fakultas Biologi UGM dalam memperkuat ekosistem riset bahan alam di Indonesia melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang biokimia analitik. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan teknis yang aplikatif, sehingga mampu diterapkan dalam penelitian, industri, maupun pendidikan.

Tahun ini, jumlah peserta pada masing-masing paket 1 dan 2 mencapai 28 orang peserta yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia dengan latar belakang akademik dan profesi yang beragam. Para peserta datang dari berbagai instansi pendidikan tinggi dan lembaga riset, baik dari lingkungan internal UGM maupun eksternal. Dari internal UGM, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta tenaga akademik dari Fakultas Biologi, Bioteknologi, Pertanian, Teknik Kimia, dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK). Sementara itu, dari eksternal, peserta berasal dari sejumlah universitas dan lembaga ternama seperti UIN Sunan Kalijaga, Universitas Pattimura, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Cenderawasih, Universitas Papua, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi, Politeknik Negeri Jember, Akademi Farmasi Prayoga, STIKES Panti Waluya Malang, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keikutsertaan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga doktoral, serta dari kalangan profesional seperti dosen, peneliti, dan laboran menunjukkan luasnya antusiasme terhadap pengembangan riset biokimia dan eksplorasi senyawa bahan alam di Indonesia.

Selama pelatihan, untuk sesi teori, peserta memperoleh empat materi utama yang disampaikan oleh dosen dan peneliti ahli di bidang biokimia bahan alam, yaitu Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. dengan topik Laboratory Safety dan Identifikasi Fitokimia (Kualitatif), Tyas Ikhsan Hikmawan, M.S., Ph.D. dengan topik Pengantar Bioprospecting, serta Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc. dengan materi Ekstraksi, Evaporasi, Fraksinasi, dan KLT. Peserta juga memperoleh pengalaman dalam pengenalan dan praktek penggunaan alat laboratorium TLC Scanner dari pihak PT Merck sebagai mitra kegiatan. Sementara itu, Paket II diselenggarakan pada 10–11 Oktober 2025 dengan tema “Analisis Aktivitas dan Karakterisasi Senyawa Bioaktif”. Pelatihan ini menitikberatkan pada pengenalan dan praktek terkait metode spektrofotometri, uji aktivitas antioksidan, penentuan Total Phenolic Content (TPC), serta teknik molecular docking untuk menganalisis interaksi antara senyawa bioaktif dan target molekuler. Sesi teori dan praktik Paket II diampu oleh para pengajar berkompeten di bidang biokimia dan bioinformatika, yaitu Tyas Ikhsan Hikmawan, M.S., Ph.D. dengan materi Good Laboratory Practice, apt. Navista Sri Octa Ujiantari, S.Farm., M.Sc., Ph.D. dengan materi dan praktik Uji Bioaktivitas dengan Pendekatan Molecular Docking, serta Dr. Woro Anindito ST, M.Sc. dengan materi Uji Aktivitas Antioksidan dan Identifikasi Senyawa dengan Spektrofotometer serta Penentuan Kadar Flavonoid, yang dilanjutkan dengan melakukan serangkaian praktik laboratorium meliputi analisis fingerprint extract menggunakan UV-Vis spectroscopy, dibawah pendampingan dari mitra, PT Kairos. Kegiatan Paket II ditutup dengan sesi post-test, dokumentasi, dan sambutan penutupan oleh Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc. selaku Kepala Laboratorium Biokimia Fakultas Biologi UGM. Adapun Paket III akan diselenggarakan menyusul pada 7–9 November 2025, dengan fokus pada “Pengenalan Metabolomik dan GC-MS dalam Drug Discovery” sebagai lanjutan dari dua paket sebelumnya yang menitikberatkan pada teknik eksplorasi, karakterisasi, dan analisis senyawa bioaktif dari bahan alam.

MAHASISWA PROGRAM DOKTOR BIOLOGI UGM MELAKUKAN JOINT RESEARCH DI NATURALIS BIODIVERSITY CENTER & HORTUS BOTANICUS LEIDEN NETHERLAND

Kegiatan MahasiswaUncategorized Selasa, 14 Oktober 2025

Fakultas Biologi UGM telah lama menjalin kerjasama dengan Leiden Universiteit, salah satunya adalah program joint research. Satu mahasiswa program Doktor Biologi UGM (Dany Lesmana Hakim) berkesempatan melakukan program tersebut di Naturalis Biodiversity Center dan Hortus botanicus Leiden, Netherland yang dimulai pada tanggal 7 Oktober hingga 19 Oktober 2025. Dalam kunjungannya di Leiden, Dany melakukan riset yang berhubungan dengan disertasinya.


Pada kunjungannya di Naturalis Biodiversity Center Leiden, Dany mengamati semua spesimen herbarium dari Myristica fragrans Houtt. yang berasal dari Asia meliputi : Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Papua Nugini atau New Guinea. Spesimen herbarium dari Pala terletak pada Collection Lab lantai 4 atau yang dikenal dengan CoLa4. Pada hari pertama, Collection manager Botanie (Susana Arias Guerrero) menyampaikan pengenalan mengenai lokasi penyimpanan dari spesimen-spesimen herbarium tanaman dan juga petunjuk keselamatan di laboratorium. Beberapa bagian tanaman pala yang diamati meliputi : daun, buah, dan biji serta dilakukan perbandingan morfologi unik tanaman pala dari berbagai daerah asal koleksinya. Sumber informasi yang didapat ini nantinya digunakan sebagai data pendukung dalam riset disertasi.

Selain berkunjung ke Naturalis Biodiversity Center, Dany mengunjungi Hortus botanicus Leiden yang merupakan taman botani tertua di Belanda dan Eropa Barat yang dibangun pada tahun 1590. Taman botani ini memiliki luas hingga 4 hektar. Kunjungan pertama ini, Dany bertemu dengan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler sebagai dosen Co-promotor disertasi nya di Hortus Grand Café  yang terletak di dalam Hortus botanicus Leiden. Selain berdiskusi mengenai riset disertasi, Dany dan Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler juga berkeliling di Hortus botanicus ini. Prof. Dr. rer.nat. Paul Kessler menjelaskan sejarah dan juga koleksi tanaman apa saja yang ada di Hortus botanicus Leiden. Inisiasi pendirian Hortus botanicus Leiden setelah berdirinya Leiden Universiteit dengan membangun kebun herbal untuk media pengajaran mahasiswa kedokteran yang terletak di belakang gedung akademik kampus Rapenburg.

Koleksi tanaman di Hortus sangat lengkap yang berasal dari seluruh dunia termasuk Indonesia yang ditanam baik di dalam greenhouse maupun di luar greenhouse. Tanaman yang ada di dalam greenhouse umumnya berisi tanaman tropis yang tidak dapat hidup di lingkungan Belanda. Contoh tanaman yang ada antara lain : bunga Jade (Strongylodon macrobotrys), pohon tulip (Liriodendron tulipifera), lili air raksasa (Victoria amazonica), bunga lotus (Nelumbo nucifera ‘Pekinensis Rubra’), pohon terbas Jepang (Zelkova serrata), kantung semar (Nepenthes sp.), bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum), berbagai tanaman anggrek (lebih dari 4000 spesies, salah satunya Grammatophyllum speciosum), pohon Fagus sylvatica, pinus Wollemi (Wollemia nobilis), Thunbergia mysorensis, Ginkgo biloba, pisang kultivar ‘Siam Ruby’, Myristica fragrans Houtt. dari Indonesia, Aristolochia arborea, belimbing manis (Averrhoa carambola) yang berasal dari Jawa sampai Maluku, lumut Spanyol (Tillandsia usneoides), Monstera sp., Hibiscus sp., nanas (Ananas comosus (L.) Merr. ‘Victoria’, Acalypha hispida, Citrus sp., Pseudocydonia sinensis, Aster tataricus, Helonias thibetica, Clerodendrum bungei Steud., Rostrinucula dependens, Gaultheria borneensis, dan Gaultheria procumbens.

Program joint research ini dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) : tanpa kelaparan (SDG 2), pendidikan berkualitas (SDG 4), ekosistem daratan (SDG 15) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17). Program joint research ini didanai oleh Direktorat Kerjasama Global UGM 2025 dan dana riset INUCoST 2025.

Edukasi Herbal dan Aromaterapi: Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM Wujudkan Inovasi Kesehatan di Dusun Pajangan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta

Pengabdian kepada MasyarakatRilis Berita Senin, 13 Oktober 2025

Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM 2025 melaksanakan kegiatan edukatif di Dusun Pajangan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman dengan mengusung judul “Inovasi Kesehatan Melalui Pembuatan Lilin Aromaterapi dan Berbagi Resep Minuman Sehat Berbahan Herbal”, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan herbal untuk kesehatan dan kesejahteraan—sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) No. 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan No 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Tim ini melibatkan 5 mahasiswa aktif Fakultas Biologi, UGM Angkatan 2022 dengan pembimbing Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes dan mitra bapak Gunardi, S.Si.


Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Masjid Jami’ Darussalam, Dusun Pajangan. Acara dimulai dengan sesi penyuluhan yang dibawakan oleh Ghefira Nur Fatimah dan Nimas Ayu Pramesthi, yang mengangkat dua topik utama: teknik pembuatan lilin aromaterapi dan resep minuman sehat berbahan herbal. Dalam sesi pelatihan, peserta berkesempatan mempraktikkan langsung pembuatan lilin aromaterapi menggunakan minyak esensial alami seperti lavender, lemon, peppermint, dan serai. Seluruh peserta sangat bersemangat dalam membuat lilin aromaterapi sesuai dengan keinginan masing-masing. Lilin aromaterapi tak hanya berfungsi sebagai pengharum ruangan, tetapi juga membantu menciptakan suasana rileks, meningkatkan konsentrasi, memperbaiki kualitas tidur, serta mendukung meditasi dan keseimbangan emosi.

Selain itu, peserta juga diajak mengenal berbagai resep minuman herbal yang mudah dibuat di rumah. Setiap resep dipilih berdasarkan manfaat kesehatannya, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, membantu detoksifikasi, dan menjaga keseimbangan metabolisme. Dengan demikian, peserta tak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pada kegiatan ini, setiap peserta membawa pulang lilin aromaterapi buatan mereka sendiri, sebagai simbol pengetahuan dan keterampilan baru yang telah diperoleh sebagai upaya untuk mendukung SDGs No. 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi warga Dusun Pajangan, tetapi juga menjadi inspirasi kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan masyarakat. Melalui kemitraan semacam ini, Fakultas Biologi UGM berkomitmen untuk terus mendorong tercapainya SDGs No. 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan semangat keberlanjutan dan inovasi, Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM membuktikan bahwa pengetahuan ilmiah dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kontributor: Ardaning Nuriliani, Chelsy Ammara Septiani, Meinawa Amaliah, Nimas Ayu Pramesthi, Syifa Aneira, Muhammad Fathin Setya Daffa.

Gemilang di ASPIRE 2025, Tim Biologi UGM Torehkan Prestasi Lewat Gagasan Konservasi Genetik Tumbuhan

Prestasi Senin, 13 Oktober 2025

Dua mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Derzu Toriqally (Biologi 2024) dam Ayudya Pramesti Langgeng Maharani (Biologi 2024), berhasil meraih Second Place di bawah bimbingan Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. dalam ajang ASPIRE: ASEAN Sustainability Pioneers Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Biotechnology Study Group Universitas Diponegoro (UNDIP) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS).


Kompetisi esai ilmiah tingkat ASEAN ini bertemakan “Beyond Borders, Beyond Limits: Collaborative Pathways for a Sustainable Future”, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dalam kompetisi tersebut, Derzu dan Ayudya mengusung sebuah karya tulis esai dengan judul “Genomic Population as The Key Toward Plant Biodiversity Conservation in The Face of Climate Change.” Esai tersebut membahas potensi penerapan pendekatan genomik populasi sebagai strategi utama dalam menjaga keanekaragaman genetik tumbuhan di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan lingkungan.

Melalui pendekatan berbasis literatur, keduanya menekankan bahwa pemanfaatan berbagai teknik analisis seperti DNA sequencing, landscape genomics, dan climate–genome coupling dapat membantu mengidentifikasi gen atau lokus adaptif yang berperan dalam ketahanan spesies terhadap perubahan lingkungan. Hal ini memungkinkan penerapan konservasi yang lebih akurat dan berkelanjutan, seperti adaptive breeding, restorasi habitat berbasis genetik, hingga assisted migration. Dengan demikian, strategi konservasi dapat diarahkan untuk memperkuat daya tahan spesies terhadap perubahan lingkungan yang cepat.

Selain itu, esai ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi bioteknologi, ekologi, dan kebijakan konservasi berbasis bukti untuk mendukung SDG 15: Life on Land, dengan memanfaatkan data genetik guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam. Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat mahasiswa UGM dalam mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi bagi keberlanjutan konservasi di tingkat regional maupun internasional. [Penulis: Ayudya Pramesti]

123456…111

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025
  • KMP Biologi UGM Berbagi Ilmu Bersama Anak-Anak Jogoyudan melalui Program KMP Mengajar
  • Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali
  • Lestarikan Kekayaan Rempah Nusantara, Tim INUCoST Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Pembuatan Herbarium Bersama Pakar Leiden dan Praktisi Industri
  • Fakultas Biologi UGM dan Australian National University Perpanjang Kerja Sama Double Degree serta Bahas Peluang Kolaborasi Strategis Baru
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju