Arsip:
SDG 4 : Pendidikan Berkualitas
Yogyakarta — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Sharing Session Study & Research in Australia: University of Technology Sydney–UGM Collaborative Opportunities pada Rabu (21/1). Kegiatan ini berlangsung secara daring dan terpusat di Ruang Sidang Atas Fakultas Biologi UGM, serta dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi maupun fakultas lain di lingkungan UGM.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara UGM dan University of Technology Sydney (UTS) telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, mencakup kolaborasi riset serta kerja sama akademik seperti international summer course yang didanai New Colombo Plan dan program double degree. Melalui kegiatan ini, Prof. Eko berharap mahasiswa UGM dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta termotivasi untuk mengeksplorasi peluang studi dan riset internasional.
Agenda utama sharing session dipandu oleh Matin Nuhamunada, Ph.D., dosen Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dari University of Technology Sydney, yaitu Prof. Alaina Ammit, Associate Dean (Research) Faculty of Science UTS, dan Prof. Penny Martens, Pro Vice-Chancellor (Higher Degrees by Research) UTS.
Dalam paparannya, Prof. Alaina Ammit memperkenalkan University of Technology Sydney beserta fasilitas pendukung riset yang dimiliki, khususnya di lingkungan Faculty of Science. Paparan tersebut dilanjutkan oleh Prof. Penny Martens yang menjelaskan berbagai program akademik, peluang kolaborasi riset, serta skema beasiswa, termasuk peluang pendanaan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Selain itu, kedua pembicara juga memperkenalkan bidang keahlian para dosen dan peneliti UTS sebagai potensi mitra kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen UGM.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara UGM dan UTS dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan global yang berkelanjutan.
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Upacara Pelepasan Wisudawan Program Pascasarjana Periode II TA. 2025/2026 pada 21 Januari 2026 di Auditorium Biologi Tropika. Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi. Upacara melepas wisuda secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh pimpinan fakultas, senat akademik, ketua program studi, dosen, wisudawan, serta perwakilan orangtua/wali wisudawan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan oleh Citra Rizkia Agusni, S.Si. dan Eria Rosanti N. H., S.Si. yang membawakan tarian Tari Sandya Kalayu.
Selanjutnya, laporan wisuda Program Pascasarjana disampaikan oleh Prof Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. yang memaparkan capaian akademik lulusan pada periode ini. Pada periode wisuda ini, Fakultas Biologi UGM meluluskan dua wisudawan program doktor dengan rerata IPK 4,00 dan rerata masa studi selama tiga tahun enam bulan. Selain itu, pada laporan wisuda program magister disampaikan bahwa Fakultas Biologi UGM meluluskan sembilan wisudawan program magister dengan rerata IPK 3,84 dan rerata masa studi selama dua tahun satu bulan. Pada kesempatan yang sama, turut dilepas dua lulusan Program Fast Track, yaitu Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc. dan Azizah Tyas Nugrahanty, S.Si., M.Sc., yang merupakan angkatan pertama Program Fast Track Magister Fakultas Biologi UGM. Keduanya menyelesaikan studi di bawah bimbingan Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan skema pendidikan terintegrasi di Fakultas Biologi UGM.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil kelulusan wisudawan oleh Dekan Fakultas Biologi. Sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc., yang menekankan bahwa perjalanan akademik di Program Pascasarjana merupakan titik awal untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat dan bangsa, serta tanggung jawab moral lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater melalui integritas dan karakter.
Setelah itu, sambutan perwakilan orang tua/wali wisudawan disampaikan oleh Bapak Irfan Hafiyyansah, S.H., suami dari Ida Asyari Utomo, S.Si, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh civitas academica Fakultas Biologi UGM atas bimbingan, pendampingan, dan dedikasi dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Beliau juga menegaskan bahwa lulusan Fakultas Biologi UGM memiliki peran strategis sebagai penyeimbang dalam pembangunan nasional yang masih bertumpu pada industri ekstraktif, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan meningkatnya bencana hidrometeorologis akibat terabaikannya aspek ekologis. Para wisudawan diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dengan penuh integritas dalam perjalanan karier ke depan, sehingga sains dapat berperan nyata dalam menjaga keberlanjutan kehidupan serta memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin simbolis tanda keanggotaan Keluarga Alumni Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (KABIOGAMA) kepada perwakilan wisudawan, Dr. Erda Muhartati, S.Si., M.Si., dan Fanni Khoirillah, S.Si., M.Sc., oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., sebagai simbol resmi pelepasan lulusan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Biologi UGM, yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia biologi Indonesia dalam pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Dekan juga menyoroti pentingnya kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, dengan peluang karier yang terbuka luas dalam waktu enam bulan pascawisuda, termasuk di lembaga strategis seperti balai karantina, yang memprioritaskan lulusan magister biologi. Aktivitas organisasi dan penguatan soft skills disebut sebagai nilai tambah penting bagi lulusan.
Acara turut diisi dengan penyerahan kenang-kenangan dari perwakilan wisudawan, Aldy Riau Wansyah Hasibuan, S.Si., M.Sc. kemudian diikuti dengan doa penutup yang dipimpin oleh Sumarno, M Sc, sebelum secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Biologi UGM.
Dalam sesi wawancara, para wisudawan Fast Track Fakultas Biologi UGM membagikan refleksi perjalanan akademik mereka. Azizah Tyas Nugrahanty, S.Si., M.Sc. menuturkan bahwa pengalaman paling berharga selama menempuh program ini adalah pembelajaran dalam penyusunan proposal pendanaan dan manajemen proyek riset, yang membentuk kemandirian serta kapasitas manajerial di lingkungan laboratorium. Sementara itu, Lucia Arum Sekar Meysari, S.Si., M.Sc. mengungkapkan bahwa tantangan terbesar adalah manajemen waktu antara kuliah, riset, dan berbagai target akademik, yang mengajarkan disiplin dan ketangguhan diri. Keduanya berpesan kepada mahasiswa pascasarjana untuk menikmati proses, percaya pada kemampuan diri, dan bertahan dalam setiap fase perjuangan akademik.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan pascasarjana yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta siap berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pengelolaan sumber daya hayati, dan kemajuan bangsa.
Yogyakarta, 9 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu internasional secara hybrid, bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi UGM serta peserta dari berbagai universitas lain di Indonesia.
Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber dari Department of Life Science, Tunghai University, Taiwan, yaitu Dr. Li-Wei Wu dan Dr. Bo-Cheng Wang, yang merupakan peneliti aktif di bidang biodiversitas dan genetika konservasi. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menyambut hangat para narasumber dan peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Fakultas Biologi UGM memiliki banyak ahli di bidang entomologi dan genetika, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pintu awal bagi kolaborasi riset dan akademik di masa mendatang.
Sesi kuliah tamu dipandu oleh Sukirno, Ph.D., selaku Ketua Program Studi Sarjana Fakultas Biologi UGM, yang juga merupakan dosen dan peneliti di Laboratorium Entomologi. Paparan pertama disampaikan oleh Dr. Li-Wei Wu dengan judul “Applying DNA Sequence and Data Analysis of Butterflies to Biodiversity and Evolutionary Researches”. Materi yang disampaikan berfokus pada phylogeography kupu-kupu Taiwan dan kerabatnya, molecular systematics, serta conservation genetics, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai pemanfaatan data molekuler dalam studi evolusi dan keanekaragaman hayati.
Paparan kedua disampaikan oleh Dr. Bo-Cheng Wang dengan judul “Is an Endangered Species Truly at Risk?”. Dalam paparannya, Dr. Wang membahas hasil penelitian whole-genome resequencing pada kupu-kupu ekor layang berekor lebar (Papilio maraho), yang bertujuan untuk menilai tingkat risiko kepunahan spesies tersebut secara lebih akurat berbasis data genomik.
Sepanjang sesi perkuliahan hingga diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, tercermin dari banyaknya pertanyaan dan diskusi interaktif yang berlangsung. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM berharap dapat memperkuat jejaring internasional, membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kapasitas di bidang biodiversitas dan genetika konservasi. Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berkualitas berbasis kolaborasi global, SDG 15 (Life on Land) melalui upaya konservasi keanekaragaman hayati, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan internasional di bidang pendidikan dan penelitian.
Yogyakarta, 8 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Akademik dan Kemahasiswaan di Auditorium Biologi Tropika, Gedung KPTU Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM sebagai upaya penguatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan pentingnya sinergi dosen dalam pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta tata kelola akademik yang adaptif dan inklusif. Upaya tersebut merupakan wujud kontribusi Fakultas Biologi UGM terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pada sesi utama, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., memaparkan Target Capaian Kinerja (TCK) Akademik dan Kemahasiswaan Tahun 2025, yang mencakup peningkatan capaian pembelajaran, penguatan rekognisi program studi, serta perluasan akses pendidikan. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDG 4 dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sistem pembelajaran dan tata kelola akademik berbasis mutu.
Workshop juga menghadirkan sesi refreshing sistem informasi Outcome-Based Assessment (SIOBA) oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. sebagai bagian dari penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE mendukung peningkatan kualitas dan akuntabilitas pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi fakultas terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada monitoring, evaluasi, dan persiapan perkuliahan pada seluruh program studi. Program Studi Sarjana dipaparkan oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Program Studi Magister oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Sc., Program studi Profesi oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., serta Program Studi Doktor oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Diskusi lintas program studi ini mencerminkan penguatan kolaborasi internal yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui workshop ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian SDG 4, SDG 9, dan SDG 17 guna mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.
Yogyakarta, 6 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan resmi ke Badan Karantina Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi institusional dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati nasional. Kunjungan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan keselarasan program akademik Fakultas Biologi UGM dengan tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia.
Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono selaku Dekan, didampingi Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM.
Kunjungan tersebut diterima oleh Dian Seri Rezeki Kusumastuti, S.Hut., M.Si., Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan; Yokanan, S.Pi., M.Si., Deputi Bidang Karantina Ikan; serta drh. Esmiralda Eka Fitri, M.Si. selaku pejabat fungsional Dokter Hewan Karantina, Badan Karantina Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai program unggulan Fakultas Biologi UGM yang relevan dengan kebutuhan dan mandat Badan Karantina Indonesia, khususnya Program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH), Program Magister, serta Program Doktor. Program-program ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan aspek ilmiah dalam kegiatan karantina.
Selain itu, pertemuan juga menyoroti peluang kerja sama dalam bidang analisis genomik melalui fasilitas Integrated Genome Factory (IGF) di Fakultas Biologi UGM. Pemanfaatan IGF diharapkan dapat mendukung kegiatan karantina, terutama dalam identifikasi organisme, deteksi dini spesies invasif, serta perlindungan keanekaragaman hayati nasional berbasis sains dan teknologi mutakhir.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Fakultas Biologi UGM dan Badan Karantina Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Yogyakarta, 5 Januari 2026 — Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan PT Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU International) menyelenggarakan Pelatihan Mikrobiologi Pangan bagi Auditor Keamanan Pangan pada 5–8 Januari 2026, bertempat di Fakultas Biologi UGM.
PT Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU International) merupakan perusahaan terkemuka di Indonesia yang menyediakan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai sektor industri sejak tahun 1990, termasuk layanan sertifikasi berbasis standar internasional seperti ISO dan CHSE.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan auditor keamanan pangan yang kompeten, khususnya dalam memahami aspek mikrobiologi pangan yang menjadi salah satu elemen kunci dalam penilaian sistem keamanan pangan berbasis standar internasional.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 5 (lima) orang peserta, yaitu Afri Setyawan, S.P.; Robiq Firly Alfian, S.Si.; Luthfiah, S.Si.; Yuni Nurhayati, S.Si.; dan Farhan Hasbullah, S.P., M.M. Para peserta berasal dari latar belakang pendidikan Kimia (3 orang) dan Pertanian (2 orang). Pelatihan dirancang secara komprehensif dengan mengombinasikan pembelajaran tatap muka, penyampaian teori, serta praktik laboratorium mikrobiologi pangan, sehingga peserta memperoleh pemahaman konseptual sekaligus pengalaman aplikatif.
Dalam sambutannya, perwakilan PT Mutuagung Lestari Tbk., Bapak Sigit H. Prabowo, S.Si., menyampaikan bahwa PT Mutuagung Lestari Tbk. merupakan lembaga sertifikasi keamanan pangan yang diakui oleh FSSC Foundation. FSSC (Food Safety System Certification) merupakan skema sertifikasi sistem keamanan pangan berbasis standar internasional yang diakui secara global dan digunakan secara luas oleh industri pangan untuk memastikan penerapan sistem keamanan pangan yang konsisten, terpercaya, dan sesuai dengan persyaratan internasional.
Sebagai lembaga sertifikasi yang diakui oleh FSSC Foundation, PT Mutuagung Lestari Tbk. berkewajiban memastikan bahwa auditor yang terlibat memiliki kompetensi teknis yang memadai, termasuk pemahaman yang kuat terhadap mikrobiologi pangan sebagai salah satu aspek krusial dalam proses audit keamanan pangan. Lebih lanjut disampaikan bahwa kompetensi auditor yang selaras dengan standar global menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam menjaga kepercayaan industri dan para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, pelatihan ini menggandeng Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan kompetensi auditor keamanan pangan.
Materi pelatihan mikrobiologi pangan dibuka oleh Ibu Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D., dosen Fakultas Biologi UGM dengan keahlian di bidang Mikrobiologi Bahan Makanan, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini juga melibatkan tim pengampu Mikrobiologi Bahan Makanan Fakultas Biologi UGM, yaitu Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng.; Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech.; dan Arief Muammar, S.Si., M.Sc., yang turut berpartisipasi sebagai narasumber. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh asisten mahasiswa Fakultas Biologi UGM Program Pascasarjana Aryan Mustamin, S.Si. dan mahasiswa program sarjana Maya Amalia Putri Ariani.
Melalui pelatihan ini, Fakultas Biologi UGM dan PT Mutuagung Lestari Tbk. berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga sertifikasi, serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas dan kredibilitas auditor keamanan pangan guna mendukung penerapan sistem keamanan pangan yang andal dan berdaya saing global.
Penulis : Sari Darmasiwi
Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses dilaksakan pada hari Selasa, 6 Januari 2026. Pembukaan acara seminar dilakukan secara luring (luar jaringan) bertempat di Gedung A Ruang Sidang Atas, Lantai 3 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Seminar Proposal Penelitian Tesis dihadiri oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si selaku Ketua Program Magister Biologi. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc sebagai Dekan Fakultas Biologi, dan Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., sebagai Wakil Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara Seminar Proposal Penelitian Tesis ini ditujukan untuk mahasiswa program magister angkatan 2024 (Semester Genap) dan mahasiswa “by research” dengan total peserta sebanyak 42 mahasiswa dan dibersamai oleh 22 dosen pembimbing atau supervisornya. Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Genap) dimulai dengan pembukaan oleh MC, saudari Citra Rizkia Agusni. Para peserta kemudian bersama-sama secara syahdu menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti lagu Hymne Gadjah Mada serta Mars Biologi.
Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua program studi magister Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan seminar proposal, khususnya mahasiswa dan panitia yang mendukung terlaksananya kegiatan seminar proposal. Ketua program studi mengamanahkan agar para mahasiswa lebih interaktif dan menjalin komunikasi lebih sering dengan dosen pembimbingnya, sehingga selalu mendapat arahan dan masukan yang berguna untuk perbaikan proposalnya. Selain itu, mahasiswa diharapkan untuk menjaga semangat, motivasi dan fokus menuju tahap ujian komprehensif agar bisa segera melakukan penelitian dan lulus tepat waktu dengan hasil dan nilai yang memuaskan.
Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara, disampaikan oleh dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti acara. Beliau menyampaikan rasa bangga atas kuantitas jumlah mahasiswa yang memiliki progress cepat dalam menjalankan tahapan tugas akhir tesis. Namun, beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kuantitas harus diikuti dengan peningkatan kualitas penelitian yang baik. Mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi di masa depan, dalam pengabdiannya kepada masyarakat, sebagai dosen maupun berbagai profesi membanggakan lainnya untuk memajukan nusa dan bangsa. Sambutan diakhiri dengan himbauan kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga konsentrasi dan memanajemen waktu penelitian dengan efektif agar tugas akhir tesis dapat selesai tepat waktu tanpa hambatan maupun perpanjangan masa studi.
Acara dilanjutkan dengan presentasi proposal masing-masing peserta didampingi oleh dosen pembimbing dan dilaksanakan di ruangan yang telah ditentukan. Seminar dilaksanakan di Gedung A lantai 3 dengan menggunakan 3 ruangan yang berbeda, yakni Ruang Sidang Atas, Ruang Kuliah 6 dan Ruang Kuliah 7. Pelaksanaan seminar dibersamai oleh moderator Nadya Syalsabillah dan notulensi Nur Azizah Ibrahim di Ruang Sidang Atas, moderator Safira Nurullita dan notulensi.
Angeline Stefanny Sirami di Ruang 6, dan moderator Ruvarashe Rambwawasvika dan notulensi Brenda Febrina Zusriadi di Ruang 7. Agenda seminar dibagi menjadi empat sesi dan setiap sesi terdiri dari tiga sampai empat mahasiswa presenter. Masing-masing presenter menyampaikan proposal tesisnya dalam waktu 10 menit, sehingga penyampaian proposal berjalan dalam waktu 40 menit dalam setiap sesi.
Seminar proposal tesis ini umumnya dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menelaah kelayakan rencana penelitian serta menghimpun masukan konstruktif demi penyempurnaan studi. Forum ini memfasilitasi mahasiswa dalam memaparkan gagasan, metodologi, dan kerangka teoretis di hadapan dosen pembimbing guna memperoleh persetujuan untuk melanjutkan penelitian. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta pemberian umpan balik dari hadirin yang berlangsung selama 20 menit. Seluruh saran dan arahan perbaikan yang disampaikan dalam forum ini menjadi catatan penting guna melengkapi substansi proposal. Sebagai penutup sesi, Dosen Pembimbing menyampaikan simpulan mengenai urgensi penelitian, hasil diskusi, serta klarifikasi atas pertanyaan yang diajukan. Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00 WIB yang ditutup oleh moderator pada setiap ruang dengan ucapan selamat kepada para peserta seminar beserta ucapan terima kasih untuk seluruh partisipan acara.
(Ditulis oleh: Maria Kleofania Adja & Annisa Latifah Kotada)
Kelompok studi Biology Orchid Study Club (BiOSC) kembali melaksanakan Musyawarah Anggota dan Evaluasi Akhir Tahun (Musyang-EAT) pada hari Minggu tanggal 21 Desember 2025 dan hari Senin tanggal 22 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan BiOSC di akhir periode kabinet yang diikuti oleh 145 peserta yang terdiri dari AD XVII, AD XVIII, AD XIX, dan CAD XX. Agenda Musyang-EAT 2025 dibuka oleh MC yaitu Abdul Ghofar Muhammad Arifin dan Hana Na’ilah. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari dengan hari pertama bertujuan untuk mengevaluasi satu tahun kepengurusan kabinet Nervilia punctata dan hari kedua untuk memilih ketua kabinet periode selanjutnya.
Hari pertama kegiatan Musyang-EAT 2025 diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana yaitu Naina Suci Nandari, kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua BiOSC yaitu Ramadhan Nur Khoiruddin dan juga sambutan dari dosen pembina BiOSC yaitu Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., yang dilanjutkan dengan musyawarah pembahasan tata tertib dan pembahasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) oleh forum. Setelah itu, dilakukan juga pemaparan LPJ oleh pengurus harian sebagai laporan satu periode kepengurusan dan sesi tanya jawab. Acara hari pertama pun ditutup dengan sesi awarding dan dilanjutkan pada hari kedua.
Hari kedua kegiatan Musyang-EAT 2025 diawali dengan sambutan dan diskusi LPJ baik bidang maupun divisi, kemudian dilanjutkan review bersama yang dipandu oleh Dewan Pembimbing BiOSC sebagai evaluasi kepengurusan selanjutnya. Setelah proses review selesai, dilakukan pembacaan hasil IPK untuk Pengurus Harian. Sebagai bentuk estafet kepengurusan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi oleh calon Ketua BiOSC 2026, yang kemudian diikuti dengan sesi diskusi serta tanya jawab bersama pengurus harian dan seluruh anggota forum secara interaktif. Setelah sesi diskusi dan tanya jawab dengan para calon ketua, forum melanjutkan agenda ke tahap musyawarah mufakat untuk menentukan ketua terpilih. Rangkaian musyawarah panjang dilalui hingga diperoleh Nazwa Nur Sahara sebagai Ketua BiOSC periode selanjutnya. Sesi kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan. Bersamaan dengan ini juga, dilakukan pengumuman Koordinator Dewan Senior dan Dewan Pembimbing BiOSC terpilih. Dengan terpilihnya ketua yang baru, agenda hari kedua pun ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. [Penulis: BiOSC]
Sabtu–Minggu (22-23/12/25) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan pelatihan dan pelantikan bagi Buddy Counselor yang akan bertugas di tahun 2026. Buddy Counselor atau konselor sejawat ini adalah para mahasiswa yang terpilih melalui seleksi wawancara oleh Tim Kesehatan Mental Fakultas Biologi UGM yang dilaksanakan pada rentang waktu 4 hingga 7 November 2025. Tugas Buddy Counselor adalah memberikan dukungan emosional dan konseling yang memadai kepada sesama mahasiswa yang membutuhkan. Buddy Counselor sendiri dibentuk untuk membantu mewujudkan UGM sebagai Health Promoting University (HPU) yang difokuskan pada tema Kesehatan Mental dan Toleransi Nol Kekerasan, Perundungan, dan Pelecehan yang menjadi prioritas penyelenggaraan kegiatan HPU Fakultas Biologi UGM. Untuk tahun 2026 ini, para Buddy Counselor juga akan ditugaskan mendampingi masing-masing 10 mahasiswa baru pada kegiatan Pionir.
Kegiatan selama 2 hari ini dilaksanakan di Fakultas Biologi UGM dan di Kaliurang. Kegiatan sesi I diadakan di Ruang Sidang MSIBC Fakultas Biologi UGM. Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM Fakultas Biologi UGM, Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. Dalam sambutannya Dr. Slamet menyatakan bahwa Buddy Counselor punya tugas mulia, yaitu menjadi menjadi teman bagi sesama. Di UGM sendiri sekitar 30% mahasiswa terkena permasalahan mental yang datang dari berbagai latar belakang keluarga. “Untuk itu jadilah teman yang baik, bagaimana meringankan beban teman-teman yang mempunyai permasalahan. Sesuai tema kegiatan kali ini yaitu be listener, understand better” tutur Dr. Slamet menutup sambutannya. Selanjutnya dilakukan pelantikan secara resmi Buddy Counselor Tahun 2026 oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM.
Penyampaian materi I, HPU UGM: Kesehatan Mental dan Toleransi Nol Kekerasan, Perundungan, dan Pelecehan oleh Prof. Dra. Yayi Suryo Purbandari, M.Si., Ph.D. Prof. Yayi adalah Ketua HPU UGM periode 2019—2025. Dalam materinya, Prof. Yayi menyampaikan poin-poin:
- HPU dan menjadi sehat
- Pengertian sehat jiwa
- Ancaman Kesehatan mental generasi Y dan Z
- Tekanan atau stress
- Kampus sejahtera sebagai aktivitas Pokja Kesehatan mental HPU
- Pengertian dan prinsip relasi sehat
Setelah istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan lokasi di Kaliurang tepatnya di Hotel @K. Materi II dengan topik Kesehatan Mental: Konseling Dasar disampaikan oleh Psikolog Fakultas Biologi UGM, Yudhistira Adi Perdana, M.Psi. Psikolog. Mas Yudhis memberikan materi dimulai dari pertanyaan: siapa saya? Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan: sudahkah saya sehat mental? Poin-poin materi berikutnya adalah:
- Kesehatan mental dan peran konselor sebaya
- Yang mempengaruhi kesehatan mental
- Tanda seseorang mempunyai masalah mental
- Strategi coping
- Tugas konselor sebaya
- Pertolongan pertama yang bisa dilakukan
Setelah peserta diberi waktu untuk istirahat, malamnya dilanjutkan pemberian materi III yang juga disampaikan oleh mas Yudhis. Dalam sesi ini mas Yudhis menyampaikan Strategi Coping: mindfulness, meditasi, dan relaksasi.
Di hari kedua, kegiatan diisi dengan trekking di daerah Kaliurang. Trekking diikuti oleh semua peserta dengan tujuan untuk membentuk bonding di antara mereka agar pada saat bertugas sudah terjalin ikatan dan kerjasama yang baik.
Acara pelatihan ini merupakan upaya Fakultas Biologi UGM dalam rangka mendukung Suistainable Development Goals (SDGs): Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat.
Pada tanggal 10 September hingga 30 November 2025 telah dilaksanakan rangkaian kegiatan BRILIANT BEM Biologi 2025 dengan tema Leading with Purpose, Shining with Integrity. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan BEM Biologi kepada calon anggota BEM 2025/2026 (candrarupa) serta mempererat hubungan antara candrarupa dan pengurus BEM Biologi. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara luring di Fakultas Biologi dan Omah Babadan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan first gathering yang dilaksanakan pada 10 September 2025 pukul 16.30–20.30 WIB. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Nur Rahma Irsanah selaku koordinator lapangan serta Muhammad Haidar Ali selaku Ketua BEM Biologi UGM 2025 Kabinet Jivana Pradibta. Selanjutnya dilakukan pengenalan tema, tagline, serta pengenalan BEM Biologi oleh Ketua BEM Biologi. Kegiatan dilanjutkan dengan roleplay setiap departemen, ice breaking, serta penyampaian timeline dan tata tertib kegiatan, kemudian ditutup dengan dokumentasi dan penutupan oleh MC.
Kegiatan BRILIANT class 1 dilaksanakan pada 27 September 2025 pukul 12.30–17.30 WIB. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC dan games sebagai pengantar kegiatan. Selanjutnya dilaksanakan pematerian sesi I oleh Emanuel Prince mengenai Know the Basic Skills of BEM Biology Staff dan pematerian sesi II oleh Aulia Annisa Zahra mengenai keadministrasian BEM Biologi. Kegiatan dilanjutkan dengan quick quest, penyampaian penugasan, pemberian badges, dokumentasi, serta penutupan oleh MC.
Kegiatan BRILIANT class 2 dilaksanakan pada 18 Oktober 2025 pukul 12.30–16.15 WIB. Pematerian sesi I disampaikan oleh Muhammad Nurul Fathoni Adha mengenai Know the Basic Skills of BEM Biology Staff dan pematerian sesi II oleh Arrum Minafa Quthrotun Nada mengenai administrasi keuangan. Setelah pematerian, kegiatan dilanjutkan dengan quick quest dan pembacaan penugasan. Acara ditutup dengan pemberian badges, dokumentasi, dan penutupan oleh MC.
Kegiatan BRILIANT plan and action dilaksanakan pada 1 November 2025 pukul 10.00–16.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC dan briefing singkat setiap kelompok. Selanjutnya, candrarupa melaksanakan action plan yang telah disusun. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi problem solving dan simulasi audiensi dekanat, kemudian ditutup dengan penugasan, dokumentasi, dan penutupan oleh MC.
Kegiatan BRILIANT intensive discussion dilaksanakan pada 25–26 November 2025 pukul 16.00–21.00 WIB. Kegiatan ini diawali dengan proses registrasi candrarupa. Selanjutnya dilaksanakan wawancara candrarupa yang dilakukan secara individu sebagai bagian dari evaluasi dan pendalaman pemahaman candrarupa terhadap BEM Biologi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Acara puncak BRILIANT wrap up dilaksanakan pada 29–30 November 2025 di Omah Babadan. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Nur Rahma Irsanah selaku koordinator lapangan serta Muhammad Haidar Ali selaku Ketua BEM Biologi UGM 2025 Kabinet Jivana Pradibta. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan candrarupa exploration point dan pematerian oleh Firchamy Vuqi Aulia mengenai sejarah BEM Biologi, kemudian dilanjutkan dengan pentas seni dan waktu istirahat. Pada hari kedua dilaksanakan acara puncak berupa pelantikan candrarupa yang ditutup dengan pembagian hadiah, penyerahan sertifikat, dan dokumentasi.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan BRILIANT BEM Biologi 2025 terlaksana dengan baik dan sesuai dengan perencanaan. Seluruh kegiatan berjalan tertib serta mendapat antusiasme yang baik dari peserta. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan candrarupa memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai BEM Biologi serta siap berkontribusi secara aktif dalam kepengurusan selanjutnya. [Penulis: BEM]





































































