• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur

Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan

Rilis Berita Selasa, 10 Februari 2026

Bandung, 9 Februari 2026 — Matin Nuhamunada, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Office of International Affairs (OIA), Fakultas Biologi UGM, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Erasmus+ ECoGREEN Project Closing yang dirangkaikan dengan Information Session dan Partner Matchmaking Program Erasmus+, bertempat di Lecture Theater Gedung PPAG, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung.


Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai skema pendanaan hibah Erasmus+, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE).

Dalam sesi diskusi, disampaikan pentingnya penyelarasan topik proposal Erasmus+ dengan kata kunci utama yang menjadi fokus Uni Eropa, yaitu digital/AI, sustainability, serta future skills. Arah pengembangan proposal ke depan diusulkan sebagai proyek berskala nasional untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kesadaran dan kompetensi masa depan, termasuk dalam konteks green economy dan sustainable development melalui pendekatan kurikulum interdisipliner.

Tujuan utama yang dibahas dalam forum tersebut meliputi: (1) penguatan kurikulum program Sarjana (S1) dan pengembangan program Magister di bidang sustainability, (2) Pembentukan konsorsium pendidikan dan pusat riset kolaboratif lintas institusi, serta (3) pengembangan kegiatan co-curricular kemahasiswaan yang mendukung isu sustainable development dan transformasi digital.

Sesi informasi Erasmus+ dibuka oleh Dr. Johanna Renny Octavia Hariandja (UNPAR)  selaku Primary Coordinator proyek hibah CBHE ECoGREEN, sekaligus menandai penutupan resmi proyek tersebut dan menjadi ajang sosialisasi peluang kolaborasi Erasmus+ ke depan. Materi utama disampaikan oleh Arief Budiman, Ph.D., selaku Erasmus+ National Focal Point (ENFP) untuk Indonesia, yang memaparkan peran ENFP dalam membantu perguruan tinggi Indonesia mengakses berbagai skema Erasmus+, mulai dari pendampingan teknis, pencarian mitra Eropa, hingga penjaminan kualitas proposal. Disampaikan pula pentingnya kepemilikan Participant Identification Code (PIC) dan Organisation ID (OID) dari institusi perguruan tinggi Indonesia sebagai prasyarat partisipasi.

Berbagai skema Erasmus+ yang diperkenalkan antara lain: (1) International Credit Mobility (ICM), (2) Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM), (3) Capacity Building in Higher Education (CBHE), dan (4) Jean Monnet Actions. Dalam sesi khusus CBHE, UNPAR berbagi pengalaman sebagai anggota konsorsium hingga koordinator proyek. Ditekankan bahwa kunci keberhasilan proposal CBHE terletak pada pembentukan konsorsium yang kuat, kejelasan pembagian peran, serta komunikasi intensif antar mitra di Eropa sejak tahap penyusunan concept note. Sementara itu, skema Jean Monnet diperkenalkan sebagai langkah awal strategis untuk membangun kapasitas institusi, khususnya melalui pengembangan modul dan kegiatan pengajaran terkait kebijakan Uni Eropa.

Sebagai hasil kegiatan, disepakati beberapa langkah tindak lanjut, antara lain diskusi lanjutan dengan former grantee dan calon kolaborator, penentuan topic of interest bersama, serta pembentukan konsorsium untuk pengajuan proposal Erasmus+ CBHE mendatang. Fokus kolaborasi diarahkan pada tema biosustainability dan pendekatan berbasis data. Partisipasi Fakultas Biologi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas perencanaan proposal hibah internasional, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada sustainable development.

Dari Kampus ke Konservasi: BIOVOX Antar Tim SABA UGM Juara di Kompetisi Riset Nasional

Prestasi Senin, 2 Februari 2026

Tim SABA yang terdiri dari mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 sekaligus penghargaan Best Presentation dalam ajang Research Plan Competition AGRIFASCO yang diselenggarakan oleh Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung (ITB). Kompetisi ini berlangsung selama kurang lebih lima bulan tahap perancangan, sebelum mencapai babak final yang digelar pada 19 Desember 2025. Tim SABA beranggotakan Birrul Qisty Mutmainnah Nazara (ketua), Kaka Pria Ananta, dan Natasyabrina, di bawah bimbingan Mukhlish Jamal Musa Holle, M.Env.Sc., D.Phil. Prestasi ini menunjukkan kapasitas mahasiswa sarjana biologi dalam mengembangkan solusi riset inovatif yang relevan dengan tantangan lingkungan masa kini.


Dalam kompetisi tersebut, Tim SABA mengangkat isu degradasi biodiversitas di zona riparian perkebunan kelapa sawit, kawasan penyangga ekosistem yang memiliki peran penting namun kerap terabaikan dalam pengelolaan lanskap perkebunan. Penurunan kualitas habitat di area ini berdampak pada hilangnya keanekaragaman hayati, terganggunya fungsi ekologis, serta menurunnya peran zona riparian sebagai koridor satwa dan penyangga mikroiklim. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim merancang solusi berbasis teknologi yang tidak hanya berfokus pada pemantauan, tetapi juga mampu memberikan sistem peringatan dini terhadap perubahan kondisi ekosistem.

Solusi yang ditawarkan adalah BIOVOX, sebuah sistem cerdas berbasis bioakustik untuk pemantauan restorasi biodiversitas di zona riparian perkebunan sawit di Riau. BIOVOX mengintegrasikan perangkat keras perekam suara lingkungan dengan perangkat lunak berupa aplikasi gawai yang didukung kecerdasan buatan (AI) serta sistem early warning. Melalui analisis suara satwa secara otomatis, sistem ini mampu mendeteksi perubahan komunitas hayati secara cepat dan berbasis data. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pengelola lanskap dalam mengevaluasi keberhasilan restorasi, mencegah degradasi lebih lanjut, serta mendorong praktik pengelolaan perkebunan yang lebih berkelanjutan dan ramah biodiversitas. [Penulis: Birrul Qisty Mutmainnah Nazara]

Pendampingan Penyusunan Proposal PKM 2026

Kegiatan Mahasiswa Senin, 26 Januari 2026

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM 2026 telah dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 11.00–13.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Azizah Laila Mumtaz selaku Master of Ceremony.


Kegiatan diawali dengan sesi pematerian pendampingan penyusunan proposal PKM yang disampaikan oleh Tiara Putria Judith, peraih medali perak kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37. Pada sesi ini, narasumber menyampaikan strategi pemilihan skema PKM yang sesuai, penjelasan struktur proposal mengacu pada pedoman PKM, identifikasi kesalahan umum, serta strategi penyelarasan proposal dengan kriteria penilaian PKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kualitas proposal PKM mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 mahasiswa aktif Fakultas Biologi UGM. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pendampingan, cek proposal PKM dilaksanakan pada 17–21 Januari 2026 guna memberikan umpan balik terhadap proposal yang disusun oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun proposal PKM yang sistematis, berkualitas, dan berdaya saing pada rangkaian PKM tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]

Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026

Kegiatan Mahasiswa Senin, 26 Januari 2026

Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 telah dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Januari 2026 pukul 09.00–11.30 WIB secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran peserta mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Annisa Vinariyan Sholeha selaku Master of Ceremony.


Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang disampaikan oleh Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech selaku Dosen Pembina PKM Corner Fakultas Biologi. Pada sesi ini, narasumber memaparkan pengenalan dan persiapan PKM, tahapan seleksi, mekanisme serta kriteria penilaian proposal PKM, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihindari dalam penyusunan proposal PKM. Sesi sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi brainstorming ide PKM yang menghadirkan Aditya Latiful Azis, peraih medali emas kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37, sebagai narasumber. Pada sesi ini, peserta diajak berdiskusi secara interaktif mengenai strategi perumusan ide PKM, karakteristik ide PKM yang baik, serta pembahasan permasalahan aktual yang relevan sebagai dasar penyusunan judul dan gagasan riset, khususnya pada skema PKM-RE. Sesi ini juga dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab guna menampung pertanyaan serta pandangan peserta.

Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 bertujuan untuk memperkenalkan Program Kreativitas Mahasiswa secara lebih menyeluruh kepada mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta meningkatkan pemahaman dan kualitas ide PKM yang akan diajukan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 31 mahasiswa aktif Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami mekanisme PKM secara menyeluruh serta terdorong untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang berpotensi menghasilkan proposal PKM berkualitas dan berdaya saing pada tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]

Workshop P2MKSA Fakultas Biologi UGM Tahun 2026 Perkuat Sinergi Penelitian dan Kolaborasi

Rilis Berita Senin, 26 Januari 2026

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni (P2MKSA) Tahun 2026 pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM dan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal tahun sebagai forum koordinasi dan sinkronisasi program P2MKSA.


Workshop ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian kinerja bidang P2MKSA tahun 2025 sekaligus menyusun rencana dan strategi pelaksanaan program tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM mendorong penguatan sinergi antar sivitas akademika dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, serta peran alumni.

Kegiatan dibuka dan disambut oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh dosen dan staf dalam mengelola bidang P2MKSA Fakultas Biologi UGM.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras Bapak dan Ibu dosen maupun staf dalam mengelola bidang P2MKSA. Capaian yang telah diraih Fakultas Biologi UGM hingga saat ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama yang patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujar Prof. Budi.

Rangkaian workshop diawali dengan Review Capaian Target Capaian Kinerja (TCK) Tahun 2025 serta Penyampaian Rencana TCK Bidang P2MKSA Tahun 2026 yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.SI., M.App.Sc. Pada sesi ini dipaparkan evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya serta arah kebijakan dan prioritas program P2MKSA Fakultas Biologi UGM pada tahun 2026.

Materi selanjutnya adalah Strategi Kolaborasi Penelitian dan Publikasi dengan Mitra Internasional yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik UGM. Sesi ini memberikan wawasan mengenai penguatan jejaring internasional, peluang kolaborasi riset, serta strategi peningkatan publikasi ilmiah di tingkat global.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi Pengumuman Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi yang disampaikan oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.; Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc.; Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si.; dan Dr. Eng. Thoriq Teja Samudra, S.Si., Bio.Cur., M.Sc. Pada sesi ini, disampaikan penjelasan terkait skema hibah internal, mekanisme pengajuan, jumlah pendanaan, serta strategi penyusunan proposal penelitian dan pengabdian.

Pelaksanaan Workshop P2MKSA Tahun 2026 ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas dosen dan tata kelola akademik, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui peningkatan kerja sama nasional dan internasional.

Konsistensi Inovasi Mahasiswa UGM: ALGENIX Kembali Meraih Gold Medal di GYIIF 2026

Kegiatan MahasiswaPrestasi Senin, 26 Januari 2026

Yogyakarta, 2026 — Konsistensi inovasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mendapat pengakuan internasional. Karya inovatif bertajuk ALGENIX – Algae Energy Innovation eXperiment kembali berhasil meraih Gold Medal pada ajang Global Youth Invention And Innovation Fair (GYIIF) 2026, menandai perolehan medali emas kedua di tingkat internasional.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa lintas disiplin UGM yang terdiri atas Fahima Ellya Wulandari, Tika Permatasari, Aryan Mustamin, Ogilvy Galang Rizki, dan Syarafina Azzahra dari Fakultas Biologi, serta Ajie Prasojo dari Fakultas Teknik. Penelitian dan pengembangan ALGENIX berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., dosen Fakultas Biologi UGM, yang berperan sebagai supervisor dalam memastikan kekuatan ilmiah dan keberlanjutan konsep inovasi yang dikembangkan.

ALGENIX merupakan inovasi lampu ramah lingkungan berbasis Microbial Fuel Cell (MFC) yang mengintegrasikan simbiosis mikroalga Euglena sp. dan bakteri elektrogenik Bacillus subtilis untuk menghasilkan energi listrik dari limbah organik, khususnya limbah cair tahu. Inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber pencahayaan berkelanjutan, tetapi juga berperan dalam pengolahan limbah, penyerapan karbon dioksida (CO₂), serta produksi oksigen, sehingga memberikan dampak ekologis yang nyata.

Keunggulan ALGENIX terletak pada pendekatan ekonomi sirkular dan zero waste, di mana limbah cair tahu yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan dimanfaatkan sebagai substrat utama dalam sistem MFC. Melalui aktivitas metabolisme mikroorganisme, bahan organik dalam limbah dikonversi menjadi energi listrik, sementara di sisi katoda mikroalga melakukan fotosintesis yang mendukung keberlanjutan produksi energi sekaligus meningkatkan kualitas udara.

Selain aspek teknologinya, ALGENIX juga dirancang dengan prototipe transparan dan futuristik yang memungkinkan pengguna mengamati langsung proses biologis di dalam sistem. Desain ini memberikan nilai edukatif dan estetis, serta mendorong peningkatan literasi masyarakat terhadap potensi energi terbarukan berbasis bioteknologi.

Pada ajang GYIIF 2026, dewan juri menilai ALGENIX unggul dalam aspek kebaruan inovasi, keberlanjutan lingkungan, serta potensi implementasi di kawasan urban yang memiliki keterbatasan ruang hijau dan akses energi bersih. Keberhasilan meraih Gold Medal untuk kedua kalinya menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa UGM memiliki daya saing global dan relevansi yang kuat terhadap isu lingkungan masa kini.

Inovasi ALGENIX sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 13 (Climate Action), serta SDG 14 (Life Below Water) melalui pengurangan pencemaran limbah organik ke lingkungan perairan.

Ke depan, pengembangan ALGENIX akan difokuskan pada peningkatan efisiensi sistem, penguatan skalabilitas, serta integrasi teknologi pemantauan digital. Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah, industri pengolahan limbah, dan komunitas energi terbarukan diharapkan dapat memperluas penerapan dan dampak inovasi ini bagi masyarakat.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa UGM dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan di tingkat global. [Penulis: Fahima Ellya Wulandari]

Menang di Ujung Perjuangan: Tim MYCOBIOME Raih Gold Medal Kompetisi Internasional IYMIA 2026 di Penghujung Masa Studi

Kegiatan MahasiswaPrestasi Senin, 26 Januari 2026

Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim MYCOBIOME berhasil meraih Gold Medal dalam ajang International Young Moslem Inventor Award (IYMIA) 2026, sebuah kompetisi inovasi internasional yang diselenggarakan pada 15–18 Januari 2026.

International Young Moslem Inventor Award (IYMIA) merupakan ajang yang bertujuan mendorong generasi muda dalam mengintegrasikan kemajuan sains dengan nilai-nilai religius, serta menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan global. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Ajang ini menjadi salah satu platform strategis bagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia maupun mancanegara untuk mempresentasikan karya inovasi berbasis riset.

Tim MYCOBIOME yang terdiri dari Aryan Mustamin, Ni’ma Ainul Fuadi Nurkhalis, Shuha Ma’muriyah Halim, Siti Aeniah, dan Wiwin Ariesti, berhasil menunjukkan keunggulan inovasi mereka di antara peserta internasional. Tim ini juga didampingi oleh Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D. sebagai supervisor dalam proses pengembangan inovasi.

Yang membuat capaian ini semakin istimewa, kemenangan Tim MYCOBIOME diraih di tengah situasi yang penuh tekanan. Seluruh anggota tim berada pada fase krusial akademik—mulai dari persiapan sidang, penyusunan dokumen akhir, hingga proses pendaftaran yudisium. Dalam kondisi waktu yang sangat terbatas, tim tetap memutuskan untuk mengambil tantangan mengikuti kompetisi internasional dan menyelesaikan seluruh persyaratan lomba secara maksimal.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa nama UGM dan Indonesia di ajang internasional ini. Jujur, ini kami jalani di tengah masa-masa paling padat, karena sebagian dari kami sedang berada di penghujung sidang dan proses menuju yudisium. Tapi kemenangan ini membuktikan bahwa keterbatasan waktu tidak menghalangi kami untuk tetap berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkap Aryan Mustamin selaku ketua tim.

Pada ajang IYMIA 2026, Tim MYCOBIOME mengusung inovasi bertajuk MYCOBIOME™ Postbiotic Gel Moisturizer, sebuah produk skincare microbiome-friendly yang dikembangkan melalui pendekatan bioteknologi hijau dengan memanfaatkan biodiversitas Indonesia. Inovasi ini dirancang sebagai solusi untuk menjawab tantangan kulit tropis modern, seperti kerusakan skin barrier, kulit sensitif, serta ketidakseimbangan mikrobioma kulit (disbiosis) yang sering dipicu oleh polusi, paparan sinar UV, dan penggunaan produk sintetis secara berlebihan.

“Di tengah padatnya agenda akademik, kami tetap berusaha menjaga semangat riset. Kami ingin menghadirkan produk skincare yang tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan mikrobioma kulit sebagai dasar kesehatan kulit jangka panjang, terutama untuk kondisi iklim tropis seperti Indonesia,” ujar Ni’ma Ainul Fuadi Nurkhalis.

Keunggulan utama MYCOBIOME terletak pada kombinasi biomaterial lokal, yaitu fungal chitosan sebagai alternatif non-alergenik dari chitosan berbasis udang, alginat rumput laut Indonesia sebagai pembentuk bio-hydrogel alami untuk hidrasi tahan lama, serta postbiotic Lactobacillus plantarum yang diperoleh dari fermentasi kopi lokal. Sinergi ketiga komponen ini menghasilkan gel moisturizer yang mampu memberikan hidrasi adaptif, membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, serta menjaga keseimbangan mikroorganisme baik pada kulit.

“Bagi kami, MYCOBIOME bukan hanya inovasi untuk lomba. Ini adalah bentuk keyakinan bahwa biodiversitas Indonesia bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi dan mampu bersaing di tingkat global. Meski kami berpacu dengan waktu, kami tetap ingin menjaga kualitas dan pesan ilmiah dari inovasi ini,” kata Shuha Ma’muriyah Halim.

Selain menawarkan manfaat fungsional bagi kesehatan kulit, inovasi MYCOBIOME juga menekankan aspek keberlanjutan melalui pemanfaatan biomassa terbarukan, metode produksi hemat energi, serta pendekatan ramah lingkungan. Inovasi ini sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta SDG 13 (Climate Action).

“Kemenangan ini terasa sangat bermakna karena kami meraihnya di tengah masa yang melelahkan secara akademik. Namun, justru di situ kami belajar bahwa riset dan inovasi harus tetap berjalan—karena manfaatnya bisa melampaui ruang kelas dan berdampak untuk masyarakat,” tutur Siti Aeniah.

Perjalanan menuju kemenangan tentu tidak mudah. Tim MYCOBIOME menghadapi tantangan besar dalam menyusun konsep, menyempurnakan ide, serta mempersiapkan presentasi secara maksimal dalam waktu yang terbatas. Mulai dari penyusunan naskah, finalisasi materi, hingga latihan presentasi dilakukan secara intensif di sela-sela jadwal akademik yang padat.

“Kompetisi ini benar-benar menguji manajemen waktu dan kekompakan kami. Ada momen kami harus menyelesaikan revisi lomba di sela-sela urusan sidang dan administrasi akhir. Tapi pengalaman ini sangat berharga karena mengajarkan kami untuk tetap fokus, disiplin, dan percaya pada kerja tim,” ujar Wiwin Ariesti.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri global. Keberhasilan Tim MYCOBIOME meraih Gold Medal di IYMIA 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata melalui riset dan pengembangan teknologi berbasis potensi lokal Indonesia. [Penulis: Aryan Mustamin]

Prodi Doktor Biologi UGM Melakukan Pendampingan Mahasiswa Melalui Monitoring Perkembangan Studi

Rilis Berita Sabtu, 24 Januari 2026

Yogyakarta, 14–22 Januari 2026, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan Monitoring Perkembangan Studi Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Doktor Biologi dari berbagai angkatan sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kemajuan studi mahasiswa program Doktor


Kegiatan monitoring diikuti oleh 136 mahasiswa program studi Doktor Biologi. Monitoring dimulai pada 14 Januari 2026 dengan 9 mahasiswa dari angkatan 2019–2020, dilanjutkan 10 mahasiswa angkatan 2021 pada 15 Januari 2026. Pada 19 Januari 2020 diikuti 19 mahasiswa angkatan 2022, kemudian 28 mahasiswa angkatan 2023 pada 20 Januari 2026. Pada Rabu, 21 Januari 2026 monitoring diikuti 15 mahasiswa angakatan 2024. Hari terakhir, 22 Januari, diikuti 16 mahasiswa angkatan 2024 dan 39 mahasiswa angkatan 2025. Monitoring dilaksanakan dengan dua mekanisme, yakni secara serentak untuk mahasiswa angkatan 2025 dan secara individual untuk angkatan lainnya. Setiap mahasiswa mengikuti sesi diskusi bersama pengelola Program Studi Doktor Biologi, Pimpinan Fakultas dan tim Promotor untuk menyampaikan perkembangan studi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pendidikan, serta merumuskan rencana dan strategi akademik ke depan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses studi mahasiswa berjalan sesuai dengan ketentuan akademik, sekaligus menjaga agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas luaran akademik dan riset. Selain sebagai sarana evaluasi, monitoring ini juga menjadi ruang dialog akademik untuk memperkuat pembimbingan dan dukungan institusional bagi mahasiswa program Doktor. Pada kesempatan ini Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengingatkan bahwa mahasiswa harus fokus memprioritaskan studi, serius menekuni setiap proses dengan sungguh-sungguh, dan lulus menuntaskan perjalanan akademik tepat waktu.

Pelaksanaan monitoring ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola akademik, serta SDG 9 dan SDG 16 melalui pengembangan riset berkualitas dan sistem pendidikan tinggi yang akuntabel.

UGM–UTS Perkuat Kolaborasi Akademik dan Riset melalui Sharing Session Study & Research in Australia

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 22 Januari 2026

Yogyakarta — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Sharing Session Study & Research in Australia: University of Technology Sydney–UGM Collaborative Opportunities pada Rabu (21/1). Kegiatan ini berlangsung secara daring dan terpusat di Ruang Sidang Atas Fakultas Biologi UGM, serta dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi maupun fakultas lain di lingkungan UGM.


Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara UGM dan University of Technology Sydney (UTS) telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, mencakup kolaborasi riset serta kerja sama akademik seperti international summer course yang didanai New Colombo Plan dan program double degree. Melalui kegiatan ini, Prof. Eko berharap mahasiswa UGM dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta termotivasi untuk mengeksplorasi peluang studi dan riset internasional.

Agenda utama sharing session dipandu oleh Matin Nuhamunada, Ph.D., dosen Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dari University of Technology Sydney, yaitu Prof. Alaina Ammit, Associate Dean (Research) Faculty of Science UTS, dan Prof. Penny Martens, Pro Vice-Chancellor (Higher Degrees by Research) UTS.

Dalam paparannya, Prof. Alaina Ammit memperkenalkan University of Technology Sydney beserta fasilitas pendukung riset yang dimiliki, khususnya di lingkungan Faculty of Science. Paparan tersebut dilanjutkan oleh Prof. Penny Martens yang menjelaskan berbagai program akademik, peluang kolaborasi riset, serta skema beasiswa, termasuk peluang pendanaan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Selain itu, kedua pembicara juga memperkenalkan bidang keahlian para dosen dan peneliti UTS sebagai potensi mitra kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen UGM.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara UGM dan UTS dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan global yang berkelanjutan.

FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026

Rilis Berita Jumat, 9 Januari 2026

Yogyakarta, 8 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Akademik dan Kemahasiswaan di Auditorium Biologi Tropika, Gedung KPTU Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM sebagai upaya penguatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan pentingnya sinergi dosen dalam pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta tata kelola akademik yang adaptif dan inklusif. Upaya tersebut merupakan wujud kontribusi Fakultas Biologi UGM terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Pada sesi utama, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., memaparkan Target Capaian Kinerja (TCK) Akademik dan Kemahasiswaan Tahun 2025, yang mencakup peningkatan capaian pembelajaran, penguatan rekognisi program studi, serta perluasan akses pendidikan. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDG 4 dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sistem pembelajaran dan tata kelola akademik berbasis mutu.

Workshop juga menghadirkan sesi refreshing sistem informasi Outcome-Based Assessment (SIOBA) oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. sebagai bagian dari penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE mendukung peningkatan kualitas dan akuntabilitas pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi fakultas terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada monitoring, evaluasi, dan persiapan perkuliahan pada seluruh program studi. Program Studi Sarjana dipaparkan oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Program Studi Magister oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Sc., Program studi Profesi oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., serta Program Studi Doktor oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Diskusi lintas program studi ini mencerminkan penguatan kolaborasi internal yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui workshop ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian SDG 4, SDG 9, dan SDG 17 guna mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.
123…42

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Diseminasi Hasil Studi S3 Dosen Fakultas Biologi UGM Perkuat Budaya Riset dan Kolaborasi
  • Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan
  • Partisipasi Aktif POTMABIOGAMA 2025 Mendukung Kegiatan Akademik dan Prestasi Mahasiswa Fakultas Biologi UGM dengan Program Hibah Laptop
  • Peneliti Kangwon National University Kupas Strategi Monitoring Flavivirus dan Adaptasi Parasit Malaria dalam Guest Lecture Fakultas Biologi UGM
  • Pelantikan Ketua Kelompok Studi dan Lembaga Mahasiswa Fakultas Biologi Tahun 2026
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju