Yogyakarta – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat peran ilmu biologi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam peringatan Dies Natalis ke-71 Fakultas Biologi UGM yang berlangsung di Auditorium Biologi Tropika, Senin (21/9), dengan tema “Bioenergi Berkelanjutan, Mengglobal dalam Keunggulan.”
Rangkaian acara dibuka oleh Ketua Senat Fakultas Biologi UGM, Prof. Endang Semiarti, M.S., M.Sc., dan dilanjutkan sambutan Rektor UGM. Rektor mengapresiasi berbagai capaian Fakultas Biologi, salah satunya peningkatan posisi Program Studi Biologi dalam QS World University Rankings by Subject 2026 dari peringkat 550–600 menjadi 501–550 dunia.
Selain itu, Fakultas Biologi terus mengembangkan pendidikan dan kompetensi melalui pembukaan Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati pada 2024, pengembangan Integrated Genome Factory (IGF), serta keberadaan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang didirikan pada 2022 dan menjadi satu-satunya TUK Bioteknologi yang bekerja sama dengan LSP Pertanian Nasional.
Setelah doa yang dipimpin Dr. Arief Muammar, M.Sc., acara dilanjutkan dengan laporan Dekan Fakultas Biologi UGM. Berbagai capaian disampaikan, mulai dari akreditasi Unggul untuk Program Sarjana, Magister, dan Doktor, hingga pengembangan student mobility dan double degree bersama universitas mitra seperti University of Leeds, Leiden University, Australian National University, dan Dai Yeh University.
Fakultas Biologi juga terus memperkuat sarana dan sumber daya, termasuk pembangunan koridor Gedung KPTU dan penambahan peralatan laboratorium. Saat ini terdapat 16 Guru Besar. Di bidang penelitian, Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB) telah terindeks Scopus Quartile 3, sementara Jurnal Biologi Indonesia (BIB) terakreditasi Sinta 4. Kegiatan Research Day, BIOENTRI, serta pengabdian yang telah menjangkau 10 kabupaten/kota di 9 provinsi turut menjadi bagian dari pengembangan kontribusi fakultas.
Jejaring internasional Fakultas Biologi kini mencakup 18 negara dan 49 institusi, termasuk melalui 9 program Double Degree. Fakultas juga mengembangkan BIOCAPTURE (Biology Career Preparation for the Future) sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa dan alumni memasuki dunia profesional.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pidato ilmiah Dr. Drs. Abdul Hakam Naja, M.Si., Ketua Dewan Pengawas LAZISKU KBPII. Mengangkat tema yang sama, ia membahas tantangan perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, green jobs, bioekonomi, serta pentingnya riset biologi dalam perkembangan industri. Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri juga menjadi salah satu perhatian dalam pidato tersebut.
Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Fakultas Biologi UGM dan Institut Teknologi Del dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian Dies Natalis ke-71 kemudian ditutup oleh Ketua Senat Fakultas Biologi UGM, Prof. Endang Semiarti, M.S., M.Sc.
Melalui tema “Bioenergi Berkelanjutan, Mengglobal dalam Keunggulan”, Fakultas Biologi UGM terus memperkuat kontribusinya melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan kolaborasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.






























