• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
Arsip:

SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur

Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026

Prestasi Kamis, 5 Maret 2026

Yogyakarta, 4 Maret 2026 – Tim mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang 2nd International Student Summit Health Category yang diselenggarakan pada 14–15 Februari 2026 di Malaysia. Kompetisi ini diadakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia dan dilaksanakan secara luring (offline). Kompetisi ini diikuti oleh beberapa universitas dari enam negara, yaitu Malaysia, Somalia, Turkmenistan, Kenya, Indonesia, dan Filipina. Ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa internasional untuk mempresentasikan inovasi dan gagasan ilmiah di bidang kesehatan di hadapan dewan juri internasional.


Tim UGM mengangkat karya berjudul “TAKOTELANG: A Synergistic Herbal Tea of Clitoria ternatea Flower and Solanum torvum Root as a Natural Chemopreventive Agent Against Breast Cancer.” Inovasi ini merupakan formulasi teh herbal berbasis bunga telang (Clitoria ternatea) dan akar takokak (Solanum torvum) yang dikembangkan sebagai kandidat agen kemopreventif alami terhadap kanker payudara.

Secara ilmiah, kedua tanaman tersebut diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, antosianin, polifenol, dan triterpenoid yang berpotensi menghambat proliferasi sel kanker, menginduksi apoptosis, serta menekan stres oksidatif. Inovasi ini dikembangkan melalui pendekatan etnosains yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan kajian biologi molekuler modern.

Tim ini diketuai oleh Natasyabrina (S1 Biologi Angkatan 2024) dengan anggota Widyadhari Tara Jagaddhita (S1 Biologi Angkatan 2024), Olga Davina Felisha (S1 Biologi Angkatan 2024), Nabilla Raihana Vildha (S1 Farmasi Angkatan 2024), dan Madeline Manik (S1 Farmasi Angkatan 2024). Tim dibimbing oleh Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.

Melalui inovasi TakoTelang, tim tidak hanya menawarkan solusi preventif berbasis biodiversitas lokal Indonesia, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan alternatif pencegahan kanker yang lebih terjangkau dan berkelanjutan. Selain itu, inovasi ini juga berkontribusi pada SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan sumber daya hayati lokal secara inovatif dan berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Fakultas Biologi UGM dalam mengembangkan riset berbasis biodiversitas Indonesia serta berkontribusi pada solusi kesehatan global melalui kolaborasi lintas disiplin dan forum internasional. [Penulis: Natasyabrina]

Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest

PrestasiRilis Berita Rabu, 4 Maret 2026

Yogyakarta, 15-16 November 2025 – Tim mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari Karina Raihana Salsabila (23/513869/BI/11187), Khilda Aquilatin Nada (23/515256/BI/11220), dan Layly Salsabila (23/513771/BI/11185) berhasil meraih prestasi sebagai peraih medali perak dalam ajang Cipta Nusantara Fest (CNF) 2025 melalui kategori Esai Gizi dan Kesehatan. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Eduhub Incubator dan UKMF MCC FMIPA UNY dengan mengusung tema besar inovasi untuk pembangunan berkelanjutan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.


Tim UGM mengusung esai berjudul “PROBEAN: Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau Berbasis Fermentasi untuk Alternatif Susu Sapi serta Perbaikan Gizi dan Kesehatan di Indonesia.” Karya ini lahir dari keprihatinan terhadap masih tingginya prevalensi intoleransi laktosa, alergi protein susu sapi, rendahnya konsumsi serat, serta angka stunting di Indonesia yang masih berada di atas target global.

Dalam esainya, tim mengembangkan konsep PROBEAN yaitu susu nabati berbasis kacang hijau (Vigna radiata) yang difermentasi menggunakan probiotik seperti Lactobacillus plantarum dan Bifidobacterium bifidum. Kombinasi ini dirancang untuk menghasilkan minuman fungsional bebas laktosa dengan viabilitas bakteri minimal 10⁶ CFU/ml sesuai standar nasional minuman susu fermentasi. Produk ini tidak hanya menjadi alternatif bagi individu dengan intoleransi laktosa dan alergi protein susu sapi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesehatan usus, memperbaiki penyerapan nutrisi, serta mendukung sistem imun.

Kacang hijau dipilih sebagai bahan utama karena kandungan protein nabati yang tinggi, serat, vitamin, dan mineralnya. Selain itu, pemanfaatan komoditas lokal ini dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan impor susu sapi yang masih mendominasi kebutuhan nasional. Dengan pendekatan fermentasi, PROBEAN memiliki nilai tambah dibandingkan susu nabati konvensional karena mengandung probiotik aktif yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Proses pengembangan PROBEAN meliputi tahapan perendaman, ekstraksi susu kacang hijau, pasteurisasi metode HTST, inokulasi probiotik, fermentasi, hingga pengemasan. Skema ini dirancang untuk menjaga stabilitas produk sekaligus memastikan manfaat fungsional tetap optimal selama masa simpan.

Dari sisi dampak, inovasi ini dinilai memiliki potensi kontribusi di berbagai sektor. Pada aspek kesehatan, PROBEAN dapat mendukung program pencegahan stunting melalui penyediaan sumber protein nabati dan probiotik. Pada aspek ekonomi, inovasi ini membuka peluang hilirisasi produk berbasis kacang hijau bagi petani dan UMKM lokal. Sementara pada aspek ketahanan pangan, PROBEAN menjadi langkah strategis menuju diversifikasi sumber protein nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa Biologi UGM dalam menghadirkan solusi berbasis riset terhadap permasalahan nyata di masyarakat. Ke depan, tim berharap PROBEAN dapat dikembangkan lebih lanjut melalui uji klinis, fortifikasi mikronutrien, serta kolaborasi dengan sektor industri dan pemerintah agar dapat diimplementasikan secara luas sebagai pangan fungsional di Indonesia. [Penulis: Layly Salsabila]

Kata kunci: Cipta Nusantara Fest, gizi masyarakat, intoleransi laktosa, kacang hijau, probiotik, stunting.

Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia

PrestasiRilis Berita Selasa, 3 Maret 2026

Malaysia, 13–16 Februari 2026 – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang International Student Summit 2026 yang diselenggarakan di Malaysia. Dalam kompetisi internasional tersebut, tim mahasiswa UGM berhasil meraih dua medali perak melalui karya Coaterra dan Heat Potato, serta satu medali perunggu melalui inovasi Astavita.

Tim yang berkontribusi dalam kompetisi ini terdiri atas Fahima Ellya Wulandari, Ayu Nawang Wulan, Sri Garcinia Lathifah, dan Tika Permatasari. Keikutsertaan mereka mencerminkan kolaborasi lintas bidang yang mengangkat solusi inovatif berbasis sains dan keberlanjutan.

Coaterra merupakan inovasi material pelapis pangan berbasis biopolimer yang dirancang untuk memperpanjang umur simpan produk hortikultura dengan menekan kehilangan bobot, mempertahankan kekerasan, serta menghambat pertumbuhan mikroba. Karya ini dibimbing oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc. dan memperoleh medali perak.

Heat Potato adalah teknologi pemanfaatan bahan alami berbasis kentang sebagai sumber panas ramah lingkungan yang berpotensi digunakan sebagai alternatif pemanas portabel. Inovasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. dan juga meraih medali perak.

Sementara itu, Astavita merupakan inovasi produk fungsional berbasis bahan alami yang diformulasikan untuk mendukung kesehatan. Karya ini berfokus pada pemanfaatan sumber hayati secara berkelanjutan dan memperoleh medali perunggu, di bawah bimbingan Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc.

Ketiga karya tersebut mengangkat tema besar keberlanjutan, pemanfaatan sumber daya hayati, serta pengembangan produk ramah lingkungan yang memiliki potensi aplikasi nyata di masyarakat. Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa UGM dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang berdampak global.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui kreativitas, kolaborasi, dan pendampingan akademik yang kuat. [Penulis: Fahima Ellya Wulandari ]

Sakura Science Program 2026: Penguatan Keterampilan Biologi Molekuler Melalui Praktikum Intensif di Yamagata University

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaUncategorized Selasa, 24 Februari 2026

Yamagata, Jepang – Februari 2026 — Setelah menyelesaikan rangkaian kuliah pada hari pertama, peserta Sakura Science Program 2026 melanjutkan kegiatan dengan sesi praktikum intensif yang berlangsung dari hari kedua hingga hari kelima di Yamagata University, Jepang.

Selama empat hari tersebut, kegiatan difokuskan pada penerapan teknik biologi molekuler untuk menganalisis keanekaragaman dan evolusi berbagai spesies anggrek dari beberapa negara, termasuk Indonesia. Praktikum ini dirancang secara komprehensif, mengintegrasikan proses laboratorium hingga analisis filogenetik berbasis data sekuens DNA.



Pengalaman Langsung Teknik Molekuler

Peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk memastikan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam setiap tahapan analisis molekuler. Teknik yang dipelajari dan dipraktikkan meliputi:

  • Ekstraksi DNA
  • Polymerase Chain Reaction (PCR)
  • Elektroforesis gel
  • Targeted Sanger Sequencing
  • Analisis filogenetik menggunakan perangkat lunak MEGA

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi benar-benar melakukan setiap tahapan secara mandiri di bawah bimbingan para profesor dan asisten laboratorium.

Amarthya Aulia Vadela menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikan pembelajaran yang berbeda dari sesi persiapan sebelumnya.

“Saya banyak mempelajari teknik-teknik baru. Pengalaman ini berbeda dari sesi persiapan karena kami benar-benar melakukan sendiri setiap tahapannya.”

Senada dengan itu, Nayla Dwiputri Adelis menambahkan,

“Saya merasa sangat beruntung bisa melakukan teknik molekuler secara langsung, yang sebelumnya hanya saya lihat dalam demonstrasi.”

Belajar dari Tantangan: Dari Analisis hingga Presentasi

Salah satu pengalaman penting dalam praktikum ini adalah proses Sanger sequencing terhadap gen penanda hasil PCR. Peserta kemudian melakukan analisis menggunakan perangkat lunak MEGA untuk menyusun pohon filogenetik dan menginterpretasikan hubungan evolusioner antarspesies.

Bagi sebagian peserta, analisis bioinformatika menjadi tantangan baru. Ahmad Faidullah Haqqi mengungkapkan,

“Awalnya terasa sulit, tetapi setelah mencoba sendiri dan memahami alurnya, proses analisis menjadi lebih lancar.”

Sementara itu, Tasya Syifa Alfadhiilah berbagi pengalamannya,

“Saya belum pernah mendapat mata kuliah yang mengajarkan analisis seperti ini sebelumnya, sehingga sempat khawatir tidak bisa mengikuti. Namun setelah mendapat penjelasan dari Jun-sensei dan mencobanya sendiri, ternyata sangat menarik dan menyenangkan.”

Pengalaman bermakna juga dirasakan oleh Kaylana Fikria Akbar, mahasiswa tahun pertama yang baru mengenal biologi molekuler.

“Sebagai mahasiswa tahun pertama, saya benar-benar baru mengenal biologi molekuler sehingga awalnya merasa ragu apakah bisa memahami setiap prosesnya. Namun atas bimbingan Jun-sensei dan para asisten yang menjelaskan secara jelas, saya justru merasa kegiatan ini seru dan membuat saya semakin tertarik mempelajari teknik-teknik tersebut dan aplikasinya.”

Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri akademik peserta dari berbagai tingkat studi.

 

Refleksi Dosen Pendamping

Dosen pendamping dari Fakultas Biologi UGM, Dr. Luthfi Nurhidayat, M.Sc., menilai bahwa pengalaman ini memberikan dampak signifikan bagi penguatan kapasitas mahasiswa.

“Program ini memberikan pengalaman pembelajaran yang sangat komprehensif. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep molekuler secara teoritis, tetapi juga menjalani seluruh alur penelitian mulai dari ekstraksi DNA hingga analisis filogenetik. Interaksi langsung dengan profesor dan sistem laboratorium di Yamagata University juga memperluas wawasan mereka tentang standar riset internasional.”

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi akademik antara Fakultas Biologi UGM dan Yamagata University, khususnya dalam bidang biologi molekuler dan biodiversitas.

 

Apresiasi dan Penutup Hangat

Sebagai penutup sesi praktikum, setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, termasuk interpretasi data sekuens dan pohon filogenetik yang telah disusun. Keempat kelompok berhasil menyampaikan presentasi dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari Prof. Jun Yokoyama atas kemampuan mereka menyelesaikan analisis dan presentasi dalam waktu singkat. Sesi ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi aktif selama program berlangsung.

Rangkaian aktivitas akademik Sakura Science Program 2026 kemudian diakhiri dengan perayaan sederhana yang dihadiri oleh para profesor, asisten, dan seluruh peserta. Suasana berlangsung hangat di tengah musim dingin Jepang, dengan sajian hidangan khas Jepang yang halal. Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada para pengajar sebagai bentuk apresiasi atas bimbingan dan kolaborasi yang telah terjalin.

Melalui sesi praktikum intensif ini, peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dalam biologi molekuler dan analisis filogenetik, tetapi juga memperluas jejaring internasional dan memperkuat kesiapan mereka sebagai calon peneliti masa depan. Sakura Science Program 2026 kembali menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam membangun generasi ilmuwan yang kompeten dan berdaya saing internasional.

BIOENTRI 2026: Open House dan Pengenalan Topik Riset Fakultas Biologi UGM Disambut Antusias Mahasiswa

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Kamis, 19 Februari 2026

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Open House dan Pengenalan Topik Riset (BIOENTRI) 2026 pada Senin–Kamis, 9–12 Februari 2026, pukul 13.00–16.00 WIB, bertempat di Ruang Kuliah 1, 2, 3, serta Teaching Lab Fakultas Biologi UGM.​ Kegiatan ini dihadirkan untuk memperkenalkan topik-topik riset yang tersedia di Fakultas Biologi UGM serta membuka ruang interaksi langsung antara dosen dan mahasiswa terkait peluang penelitian untuk skripsi/tesis.​ BIOENTRI 2026 menjadi wadah yang ramai dan hidup, ditandai dengan kehadiran peserta yang sangat banyak dan antusias.


Selain mahasiswa sasaran, suasana semakin meriah karena partisipasi mahasiswa lintas angkatan—mulai angkatan 2025 hingga mahasiswa pascasarjana—yang turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan, berdiskusi, dan menggali peluang kolaborasi riset. Rangkaian agenda BIOENTRI meliputi sesi presentasi oleh dosen dan diskusi topik penelitian, di mana setiap dosen memperoleh waktu sekitar 25 menit untuk memaparkan dan berdialog mengenai topik riset yang ditawarkan.​ Kegiatan ini juga mencakup sesi pembukaan dan penutupan yang terjadwal dalam rangkaian acara.​

Antusiasme peserta juga terlihat pada area booth yang disediakan panitia.​ Booth-booth dipadati pengunjung, dengan ragam kreativitas dari masing-masing tim—mulai dari cara penyajian poster, materi riset, hingga gaya komunikasi ilmiah yang membuat diskusi terasa lebih dekat dan mudah dipahami. Sesuai ketentuan kegiatan, setiap booth dijaga oleh dua mahasiswa bimbingan yang ditunjuk dosen, bertugas pada hari ketika dosen tersebut terjadwal presentasi.​ Secara khusus, BIOENTRI bersifat wajib bagi mahasiswa S1 angkatan 2024 yang akan menentukan topik Seminar/Skripsi, sehingga kegiatan ini menjadi momen penting untuk memetakan minat, mengenali kapasitas laboratorium/kelompok riset, serta menemukan calon pembimbing yang tepat.​

Melalui format presentasi dan booth, mahasiswa mendapat pemahaman lebih mendalam tentang peluang topik riset, berinteraksi langsung dengan dosen pembimbing potensial, dan memperoleh wawasan untuk memilih topik yang selaras dengan minat serta rencana karier.​ Kegiatan ini juga diharapkan dapat memantik motivasi dan inspirasi agar mahasiswa lebih tekun menjalani proses penelitian.​ Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerjasama antara panitia mahasiswa dan panitia dosen yang dipimpin oleh Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., sehingga seluruh rangkaian BIOENTRI 2026 berjalan lancar dan optimal.

Melalui BIOENTRI 2026, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmen memperkuat ekosistem riset dan pembelajaran berbasis pengalaman yang inklusif serta kolaboratif.​
Semangat ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) melalui penguatan literasi riset dan mentoring, penguatan inovasi (SDG 9) lewat paparan topik-topik riset strategis, serta penguatan kemitraan (SDG 17) melalui jejaring dosen–mahasiswa lintas jenjang untuk mendorong dampak ilmu pengetahuan bagi masyarakat dan lingkungan.​

Fakultas Biologi UGM Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Badr University in Cairo

Kerja SamaRilis Berita Jumat, 13 Februari 2026

Cairo, 12 Februari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan kerja sama ke Mesir dengan agenda utama di Badr University in Cairo (BUC). Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, bersama Dr.rer.nat. Abdul Rahman Siregar, M.Biotech selaku Kepala Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi UGM.


Kunjungan di Badr University in Cairo disambut secara resmi oleh Rektor BUC, Prof. Dr. Ashraf Mohamed El-Shihy, serta Dekan Faculty of Veterinary, Food Nutrition and Biotechnology BUC, Prof. Adel Abd El-Khaleq. Pertemuan ini membahas berbagai program kerja sama strategis, di antaranya penyelenggaraan International Summer Course, program Double Degree, serta International Conference bersama. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) antara Fakultas Biologi UGM dan Badr University in Cairo sebagai bentuk komitmen penguatan kolaborasi akademik dan riset kedua institusi.

Sementara itu, kunjungan ke Cairo University merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Delegasi Fakultas Biologi UGM disambut oleh Prof. Said El-Salamouny dan Dr. Ibrahim. Pembahasan kerja sama difokuskan pada pelaksanaan International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development yang akan diselenggarakan di Fakultas Biologi UGM, serta rencana pengiriman mahasiswa Cairo University untuk melanjutkan studi jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di Fakultas Biologi UGM. Selain itu, kedua institusi juga membahas penguatan kolaborasi dalam bentuk joint supervision, joint research, dan joint publication.

Melalui kunjungan ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global dan mendorong kolaborasi internasional yang berkelanjutan di bidang biologi, biodiversitas tropis, bioteknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen, memperkuat kualitas riset bersama, serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Perwakilan Fakultas Biologi Ikuti Kegiatan Penutupan Program Erasmus+ ECoGREEN dan Partner Matchmaking di Universitas Parahyangan

Rilis Berita Selasa, 10 Februari 2026

Bandung, 9 Februari 2026 — Matin Nuhamunada, M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Office of International Affairs (OIA), Fakultas Biologi UGM, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Erasmus+ ECoGREEN Project Closing yang dirangkaikan dengan Information Session dan Partner Matchmaking Program Erasmus+, bertempat di Lecture Theater Gedung PPAG, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung.


Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai skema pendanaan hibah Erasmus+, sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE).

Dalam sesi diskusi, disampaikan pentingnya penyelarasan topik proposal Erasmus+ dengan kata kunci utama yang menjadi fokus Uni Eropa, yaitu digital/AI, sustainability, serta future skills. Arah pengembangan proposal ke depan diusulkan sebagai proyek berskala nasional untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kesadaran dan kompetensi masa depan, termasuk dalam konteks green economy dan sustainable development melalui pendekatan kurikulum interdisipliner.

Tujuan utama yang dibahas dalam forum tersebut meliputi: (1) penguatan kurikulum program Sarjana (S1) dan pengembangan program Magister di bidang sustainability, (2) Pembentukan konsorsium pendidikan dan pusat riset kolaboratif lintas institusi, serta (3) pengembangan kegiatan co-curricular kemahasiswaan yang mendukung isu sustainable development dan transformasi digital.

Sesi informasi Erasmus+ dibuka oleh Dr. Johanna Renny Octavia Hariandja (UNPAR)  selaku Primary Coordinator proyek hibah CBHE ECoGREEN, sekaligus menandai penutupan resmi proyek tersebut dan menjadi ajang sosialisasi peluang kolaborasi Erasmus+ ke depan. Materi utama disampaikan oleh Arief Budiman, Ph.D., selaku Erasmus+ National Focal Point (ENFP) untuk Indonesia, yang memaparkan peran ENFP dalam membantu perguruan tinggi Indonesia mengakses berbagai skema Erasmus+, mulai dari pendampingan teknis, pencarian mitra Eropa, hingga penjaminan kualitas proposal. Disampaikan pula pentingnya kepemilikan Participant Identification Code (PIC) dan Organisation ID (OID) dari institusi perguruan tinggi Indonesia sebagai prasyarat partisipasi.

Berbagai skema Erasmus+ yang diperkenalkan antara lain: (1) International Credit Mobility (ICM), (2) Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM), (3) Capacity Building in Higher Education (CBHE), dan (4) Jean Monnet Actions. Dalam sesi khusus CBHE, UNPAR berbagi pengalaman sebagai anggota konsorsium hingga koordinator proyek. Ditekankan bahwa kunci keberhasilan proposal CBHE terletak pada pembentukan konsorsium yang kuat, kejelasan pembagian peran, serta komunikasi intensif antar mitra di Eropa sejak tahap penyusunan concept note. Sementara itu, skema Jean Monnet diperkenalkan sebagai langkah awal strategis untuk membangun kapasitas institusi, khususnya melalui pengembangan modul dan kegiatan pengajaran terkait kebijakan Uni Eropa.

Sebagai hasil kegiatan, disepakati beberapa langkah tindak lanjut, antara lain diskusi lanjutan dengan former grantee dan calon kolaborator, penentuan topic of interest bersama, serta pembentukan konsorsium untuk pengajuan proposal Erasmus+ CBHE mendatang. Fokus kolaborasi diarahkan pada tema biosustainability dan pendekatan berbasis data. Partisipasi Fakultas Biologi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional, meningkatkan kualitas perencanaan proposal hibah internasional, serta berkontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada sustainable development.

Dari Kampus ke Konservasi: BIOVOX Antar Tim SABA UGM Juara di Kompetisi Riset Nasional

Prestasi Senin, 2 Februari 2026

Tim SABA yang terdiri dari mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 sekaligus penghargaan Best Presentation dalam ajang Research Plan Competition AGRIFASCO yang diselenggarakan oleh Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung (ITB). Kompetisi ini berlangsung selama kurang lebih lima bulan tahap perancangan, sebelum mencapai babak final yang digelar pada 19 Desember 2025. Tim SABA beranggotakan Birrul Qisty Mutmainnah Nazara (ketua), Kaka Pria Ananta, dan Natasyabrina, di bawah bimbingan Mukhlish Jamal Musa Holle, M.Env.Sc., D.Phil. Prestasi ini menunjukkan kapasitas mahasiswa sarjana biologi dalam mengembangkan solusi riset inovatif yang relevan dengan tantangan lingkungan masa kini.


Dalam kompetisi tersebut, Tim SABA mengangkat isu degradasi biodiversitas di zona riparian perkebunan kelapa sawit, kawasan penyangga ekosistem yang memiliki peran penting namun kerap terabaikan dalam pengelolaan lanskap perkebunan. Penurunan kualitas habitat di area ini berdampak pada hilangnya keanekaragaman hayati, terganggunya fungsi ekologis, serta menurunnya peran zona riparian sebagai koridor satwa dan penyangga mikroiklim. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim merancang solusi berbasis teknologi yang tidak hanya berfokus pada pemantauan, tetapi juga mampu memberikan sistem peringatan dini terhadap perubahan kondisi ekosistem.

Solusi yang ditawarkan adalah BIOVOX, sebuah sistem cerdas berbasis bioakustik untuk pemantauan restorasi biodiversitas di zona riparian perkebunan sawit di Riau. BIOVOX mengintegrasikan perangkat keras perekam suara lingkungan dengan perangkat lunak berupa aplikasi gawai yang didukung kecerdasan buatan (AI) serta sistem early warning. Melalui analisis suara satwa secara otomatis, sistem ini mampu mendeteksi perubahan komunitas hayati secara cepat dan berbasis data. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pengelola lanskap dalam mengevaluasi keberhasilan restorasi, mencegah degradasi lebih lanjut, serta mendorong praktik pengelolaan perkebunan yang lebih berkelanjutan dan ramah biodiversitas. [Penulis: Birrul Qisty Mutmainnah Nazara]

Pendampingan Penyusunan Proposal PKM 2026

Kegiatan Mahasiswa Senin, 26 Januari 2026

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM 2026 telah dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 11.00–13.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Azizah Laila Mumtaz selaku Master of Ceremony.


Kegiatan diawali dengan sesi pematerian pendampingan penyusunan proposal PKM yang disampaikan oleh Tiara Putria Judith, peraih medali perak kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37. Pada sesi ini, narasumber menyampaikan strategi pemilihan skema PKM yang sesuai, penjelasan struktur proposal mengacu pada pedoman PKM, identifikasi kesalahan umum, serta strategi penyelarasan proposal dengan kriteria penilaian PKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kualitas proposal PKM mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 mahasiswa aktif Fakultas Biologi UGM. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan pendampingan, cek proposal PKM dilaksanakan pada 17–21 Januari 2026 guna memberikan umpan balik terhadap proposal yang disusun oleh mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menyusun proposal PKM yang sistematis, berkualitas, dan berdaya saing pada rangkaian PKM tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]

Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026

Kegiatan Mahasiswa Senin, 26 Januari 2026

Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 telah dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Januari 2026 pukul 09.00–11.30 WIB secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PKM Corner Fakultas Biologi, Departemen Pengembangan Keilmuan BEM Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dengan sasaran peserta mahasiswa aktif Fakultas Biologi. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Annisa Vinariyan Sholeha selaku Master of Ceremony.


Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang disampaikan oleh Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech selaku Dosen Pembina PKM Corner Fakultas Biologi. Pada sesi ini, narasumber memaparkan pengenalan dan persiapan PKM, tahapan seleksi, mekanisme serta kriteria penilaian proposal PKM, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihindari dalam penyusunan proposal PKM. Sesi sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi brainstorming ide PKM yang menghadirkan Aditya Latiful Azis, peraih medali emas kategori poster PKM-RE pada PIMNAS ke-37, sebagai narasumber. Pada sesi ini, peserta diajak berdiskusi secara interaktif mengenai strategi perumusan ide PKM, karakteristik ide PKM yang baik, serta pembahasan permasalahan aktual yang relevan sebagai dasar penyusunan judul dan gagasan riset, khususnya pada skema PKM-RE. Sesi ini juga dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab guna menampung pertanyaan serta pandangan peserta.

Kegiatan Sosialisasi dan Brainstorming Ide PKM 2026 bertujuan untuk memperkenalkan Program Kreativitas Mahasiswa secara lebih menyeluruh kepada mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta meningkatkan pemahaman dan kualitas ide PKM yang akan diajukan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 31 mahasiswa aktif Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami mekanisme PKM secara menyeluruh serta terdorong untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang berpotensi menghasilkan proposal PKM berkualitas dan berdaya saing pada tahun 2026. [Penulis: PKM Corner]
123…42

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju