• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • hal. 2
Arsip:

SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur

Workshop P2MKSA Fakultas Biologi UGM Tahun 2026 Perkuat Sinergi Penelitian dan Kolaborasi

Rilis Berita Senin, 26 Januari 2026

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni (P2MKSA) Tahun 2026 pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM dan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal tahun sebagai forum koordinasi dan sinkronisasi program P2MKSA.


Workshop ini bertujuan untuk melakukan evaluasi capaian kinerja bidang P2MKSA tahun 2025 sekaligus menyusun rencana dan strategi pelaksanaan program tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM mendorong penguatan sinergi antar sivitas akademika dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, serta peran alumni.

Kegiatan dibuka dan disambut oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh dosen dan staf dalam mengelola bidang P2MKSA Fakultas Biologi UGM.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kerja keras Bapak dan Ibu dosen maupun staf dalam mengelola bidang P2MKSA. Capaian yang telah diraih Fakultas Biologi UGM hingga saat ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama yang patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujar Prof. Budi.

Rangkaian workshop diawali dengan Review Capaian Target Capaian Kinerja (TCK) Tahun 2025 serta Penyampaian Rencana TCK Bidang P2MKSA Tahun 2026 yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.SI., M.App.Sc. Pada sesi ini dipaparkan evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya serta arah kebijakan dan prioritas program P2MKSA Fakultas Biologi UGM pada tahun 2026.

Materi selanjutnya adalah Strategi Kolaborasi Penelitian dan Publikasi dengan Mitra Internasional yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik UGM. Sesi ini memberikan wawasan mengenai penguatan jejaring internasional, peluang kolaborasi riset, serta strategi peningkatan publikasi ilmiah di tingkat global.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi Pengumuman Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi yang disampaikan oleh Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si.; Dr. Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc.; Dr. Aprilia Sufi Subiastuti, S.Si.; dan Dr. Eng. Thoriq Teja Samudra, S.Si., Bio.Cur., M.Sc. Pada sesi ini, disampaikan penjelasan terkait skema hibah internal, mekanisme pengajuan, jumlah pendanaan, serta strategi penyusunan proposal penelitian dan pengabdian.

Pelaksanaan Workshop P2MKSA Tahun 2026 ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas dosen dan tata kelola akademik, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui peningkatan kerja sama nasional dan internasional.

Konsistensi Inovasi Mahasiswa UGM: ALGENIX Kembali Meraih Gold Medal di GYIIF 2026

Kegiatan MahasiswaPrestasi Senin, 26 Januari 2026

Yogyakarta, 2026 — Konsistensi inovasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mendapat pengakuan internasional. Karya inovatif bertajuk ALGENIX – Algae Energy Innovation eXperiment kembali berhasil meraih Gold Medal pada ajang Global Youth Invention And Innovation Fair (GYIIF) 2026, menandai perolehan medali emas kedua di tingkat internasional.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa lintas disiplin UGM yang terdiri atas Fahima Ellya Wulandari, Tika Permatasari, Aryan Mustamin, Ogilvy Galang Rizki, dan Syarafina Azzahra dari Fakultas Biologi, serta Ajie Prasojo dari Fakultas Teknik. Penelitian dan pengembangan ALGENIX berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc., dosen Fakultas Biologi UGM, yang berperan sebagai supervisor dalam memastikan kekuatan ilmiah dan keberlanjutan konsep inovasi yang dikembangkan.

ALGENIX merupakan inovasi lampu ramah lingkungan berbasis Microbial Fuel Cell (MFC) yang mengintegrasikan simbiosis mikroalga Euglena sp. dan bakteri elektrogenik Bacillus subtilis untuk menghasilkan energi listrik dari limbah organik, khususnya limbah cair tahu. Inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber pencahayaan berkelanjutan, tetapi juga berperan dalam pengolahan limbah, penyerapan karbon dioksida (CO₂), serta produksi oksigen, sehingga memberikan dampak ekologis yang nyata.

Keunggulan ALGENIX terletak pada pendekatan ekonomi sirkular dan zero waste, di mana limbah cair tahu yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan dimanfaatkan sebagai substrat utama dalam sistem MFC. Melalui aktivitas metabolisme mikroorganisme, bahan organik dalam limbah dikonversi menjadi energi listrik, sementara di sisi katoda mikroalga melakukan fotosintesis yang mendukung keberlanjutan produksi energi sekaligus meningkatkan kualitas udara.

Selain aspek teknologinya, ALGENIX juga dirancang dengan prototipe transparan dan futuristik yang memungkinkan pengguna mengamati langsung proses biologis di dalam sistem. Desain ini memberikan nilai edukatif dan estetis, serta mendorong peningkatan literasi masyarakat terhadap potensi energi terbarukan berbasis bioteknologi.

Pada ajang GYIIF 2026, dewan juri menilai ALGENIX unggul dalam aspek kebaruan inovasi, keberlanjutan lingkungan, serta potensi implementasi di kawasan urban yang memiliki keterbatasan ruang hijau dan akses energi bersih. Keberhasilan meraih Gold Medal untuk kedua kalinya menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa UGM memiliki daya saing global dan relevansi yang kuat terhadap isu lingkungan masa kini.

Inovasi ALGENIX sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 13 (Climate Action), serta SDG 14 (Life Below Water) melalui pengurangan pencemaran limbah organik ke lingkungan perairan.

Ke depan, pengembangan ALGENIX akan difokuskan pada peningkatan efisiensi sistem, penguatan skalabilitas, serta integrasi teknologi pemantauan digital. Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah, industri pengolahan limbah, dan komunitas energi terbarukan diharapkan dapat memperluas penerapan dan dampak inovasi ini bagi masyarakat.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa UGM dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan di tingkat global. [Penulis: Fahima Ellya Wulandari]

Menang di Ujung Perjuangan: Tim MYCOBIOME Raih Gold Medal Kompetisi Internasional IYMIA 2026 di Penghujung Masa Studi

Kegiatan MahasiswaPrestasi Senin, 26 Januari 2026

Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim MYCOBIOME berhasil meraih Gold Medal dalam ajang International Young Moslem Inventor Award (IYMIA) 2026, sebuah kompetisi inovasi internasional yang diselenggarakan pada 15–18 Januari 2026.

International Young Moslem Inventor Award (IYMIA) merupakan ajang yang bertujuan mendorong generasi muda dalam mengintegrasikan kemajuan sains dengan nilai-nilai religius, serta menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan global. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Ajang ini menjadi salah satu platform strategis bagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia maupun mancanegara untuk mempresentasikan karya inovasi berbasis riset.

Tim MYCOBIOME yang terdiri dari Aryan Mustamin, Ni’ma Ainul Fuadi Nurkhalis, Shuha Ma’muriyah Halim, Siti Aeniah, dan Wiwin Ariesti, berhasil menunjukkan keunggulan inovasi mereka di antara peserta internasional. Tim ini juga didampingi oleh Sari Darmasiwi, S.Si., M.Biotech., Ph.D. sebagai supervisor dalam proses pengembangan inovasi.

Yang membuat capaian ini semakin istimewa, kemenangan Tim MYCOBIOME diraih di tengah situasi yang penuh tekanan. Seluruh anggota tim berada pada fase krusial akademik—mulai dari persiapan sidang, penyusunan dokumen akhir, hingga proses pendaftaran yudisium. Dalam kondisi waktu yang sangat terbatas, tim tetap memutuskan untuk mengambil tantangan mengikuti kompetisi internasional dan menyelesaikan seluruh persyaratan lomba secara maksimal.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa nama UGM dan Indonesia di ajang internasional ini. Jujur, ini kami jalani di tengah masa-masa paling padat, karena sebagian dari kami sedang berada di penghujung sidang dan proses menuju yudisium. Tapi kemenangan ini membuktikan bahwa keterbatasan waktu tidak menghalangi kami untuk tetap berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkap Aryan Mustamin selaku ketua tim.

Pada ajang IYMIA 2026, Tim MYCOBIOME mengusung inovasi bertajuk MYCOBIOME™ Postbiotic Gel Moisturizer, sebuah produk skincare microbiome-friendly yang dikembangkan melalui pendekatan bioteknologi hijau dengan memanfaatkan biodiversitas Indonesia. Inovasi ini dirancang sebagai solusi untuk menjawab tantangan kulit tropis modern, seperti kerusakan skin barrier, kulit sensitif, serta ketidakseimbangan mikrobioma kulit (disbiosis) yang sering dipicu oleh polusi, paparan sinar UV, dan penggunaan produk sintetis secara berlebihan.

“Di tengah padatnya agenda akademik, kami tetap berusaha menjaga semangat riset. Kami ingin menghadirkan produk skincare yang tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan mikrobioma kulit sebagai dasar kesehatan kulit jangka panjang, terutama untuk kondisi iklim tropis seperti Indonesia,” ujar Ni’ma Ainul Fuadi Nurkhalis.

Keunggulan utama MYCOBIOME terletak pada kombinasi biomaterial lokal, yaitu fungal chitosan sebagai alternatif non-alergenik dari chitosan berbasis udang, alginat rumput laut Indonesia sebagai pembentuk bio-hydrogel alami untuk hidrasi tahan lama, serta postbiotic Lactobacillus plantarum yang diperoleh dari fermentasi kopi lokal. Sinergi ketiga komponen ini menghasilkan gel moisturizer yang mampu memberikan hidrasi adaptif, membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, serta menjaga keseimbangan mikroorganisme baik pada kulit.

“Bagi kami, MYCOBIOME bukan hanya inovasi untuk lomba. Ini adalah bentuk keyakinan bahwa biodiversitas Indonesia bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi dan mampu bersaing di tingkat global. Meski kami berpacu dengan waktu, kami tetap ingin menjaga kualitas dan pesan ilmiah dari inovasi ini,” kata Shuha Ma’muriyah Halim.

Selain menawarkan manfaat fungsional bagi kesehatan kulit, inovasi MYCOBIOME juga menekankan aspek keberlanjutan melalui pemanfaatan biomassa terbarukan, metode produksi hemat energi, serta pendekatan ramah lingkungan. Inovasi ini sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta SDG 13 (Climate Action).

“Kemenangan ini terasa sangat bermakna karena kami meraihnya di tengah masa yang melelahkan secara akademik. Namun, justru di situ kami belajar bahwa riset dan inovasi harus tetap berjalan—karena manfaatnya bisa melampaui ruang kelas dan berdampak untuk masyarakat,” tutur Siti Aeniah.

Perjalanan menuju kemenangan tentu tidak mudah. Tim MYCOBIOME menghadapi tantangan besar dalam menyusun konsep, menyempurnakan ide, serta mempersiapkan presentasi secara maksimal dalam waktu yang terbatas. Mulai dari penyusunan naskah, finalisasi materi, hingga latihan presentasi dilakukan secara intensif di sela-sela jadwal akademik yang padat.

“Kompetisi ini benar-benar menguji manajemen waktu dan kekompakan kami. Ada momen kami harus menyelesaikan revisi lomba di sela-sela urusan sidang dan administrasi akhir. Tapi pengalaman ini sangat berharga karena mengajarkan kami untuk tetap fokus, disiplin, dan percaya pada kerja tim,” ujar Wiwin Ariesti.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri global. Keberhasilan Tim MYCOBIOME meraih Gold Medal di IYMIA 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata melalui riset dan pengembangan teknologi berbasis potensi lokal Indonesia. [Penulis: Aryan Mustamin]

Prodi Doktor Biologi UGM Melakukan Pendampingan Mahasiswa Melalui Monitoring Perkembangan Studi

Rilis Berita Sabtu, 24 Januari 2026

Yogyakarta, 14–22 Januari 2026, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan Monitoring Perkembangan Studi Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Doktor Biologi dari berbagai angkatan sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kemajuan studi mahasiswa program Doktor


Kegiatan monitoring diikuti oleh 136 mahasiswa program studi Doktor Biologi. Monitoring dimulai pada 14 Januari 2026 dengan 9 mahasiswa dari angkatan 2019–2020, dilanjutkan 10 mahasiswa angkatan 2021 pada 15 Januari 2026. Pada 19 Januari 2020 diikuti 19 mahasiswa angkatan 2022, kemudian 28 mahasiswa angkatan 2023 pada 20 Januari 2026. Pada Rabu, 21 Januari 2026 monitoring diikuti 15 mahasiswa angakatan 2024. Hari terakhir, 22 Januari, diikuti 16 mahasiswa angkatan 2024 dan 39 mahasiswa angkatan 2025. Monitoring dilaksanakan dengan dua mekanisme, yakni secara serentak untuk mahasiswa angkatan 2025 dan secara individual untuk angkatan lainnya. Setiap mahasiswa mengikuti sesi diskusi bersama pengelola Program Studi Doktor Biologi, Pimpinan Fakultas dan tim Promotor untuk menyampaikan perkembangan studi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pendidikan, serta merumuskan rencana dan strategi akademik ke depan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses studi mahasiswa berjalan sesuai dengan ketentuan akademik, sekaligus menjaga agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas luaran akademik dan riset. Selain sebagai sarana evaluasi, monitoring ini juga menjadi ruang dialog akademik untuk memperkuat pembimbingan dan dukungan institusional bagi mahasiswa program Doktor. Pada kesempatan ini Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengingatkan bahwa mahasiswa harus fokus memprioritaskan studi, serius menekuni setiap proses dengan sungguh-sungguh, dan lulus menuntaskan perjalanan akademik tepat waktu.

Pelaksanaan monitoring ini sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola akademik, serta SDG 9 dan SDG 16 melalui pengembangan riset berkualitas dan sistem pendidikan tinggi yang akuntabel.

UGM–UTS Perkuat Kolaborasi Akademik dan Riset melalui Sharing Session Study & Research in Australia

Kerja SamaRilis Berita Kamis, 22 Januari 2026

Yogyakarta — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Sharing Session Study & Research in Australia: University of Technology Sydney–UGM Collaborative Opportunities pada Rabu (21/1). Kegiatan ini berlangsung secara daring dan terpusat di Ruang Sidang Atas Fakultas Biologi UGM, serta dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Biologi maupun fakultas lain di lingkungan UGM.


Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kerja sama antara UGM dan University of Technology Sydney (UTS) telah terjalin selama beberapa tahun terakhir, mencakup kolaborasi riset serta kerja sama akademik seperti international summer course yang didanai New Colombo Plan dan program double degree. Melalui kegiatan ini, Prof. Eko berharap mahasiswa UGM dapat memperoleh wawasan yang lebih luas serta termotivasi untuk mengeksplorasi peluang studi dan riset internasional.

Agenda utama sharing session dipandu oleh Matin Nuhamunada, Ph.D., dosen Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dari University of Technology Sydney, yaitu Prof. Alaina Ammit, Associate Dean (Research) Faculty of Science UTS, dan Prof. Penny Martens, Pro Vice-Chancellor (Higher Degrees by Research) UTS.

Dalam paparannya, Prof. Alaina Ammit memperkenalkan University of Technology Sydney beserta fasilitas pendukung riset yang dimiliki, khususnya di lingkungan Faculty of Science. Paparan tersebut dilanjutkan oleh Prof. Penny Martens yang menjelaskan berbagai program akademik, peluang kolaborasi riset, serta skema beasiswa, termasuk peluang pendanaan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Selain itu, kedua pembicara juga memperkenalkan bidang keahlian para dosen dan peneliti UTS sebagai potensi mitra kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen UGM.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara UGM dan UTS dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan global yang berkelanjutan.

FAKULTAS BIOLOGI UGM GELAR WORKSHOP AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN 2026

Rilis Berita Jumat, 9 Januari 2026

Yogyakarta, 8 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Workshop Akademik dan Kemahasiswaan di Auditorium Biologi Tropika, Gedung KPTU Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Biologi UGM sebagai upaya penguatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).


Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menegaskan pentingnya sinergi dosen dalam pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta tata kelola akademik yang adaptif dan inklusif. Upaya tersebut merupakan wujud kontribusi Fakultas Biologi UGM terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Pada sesi utama, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, S.Si., M.Sc., memaparkan Target Capaian Kinerja (TCK) Akademik dan Kemahasiswaan Tahun 2025, yang mencakup peningkatan capaian pembelajaran, penguatan rekognisi program studi, serta perluasan akses pendidikan. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDG 4 dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sistem pembelajaran dan tata kelola akademik berbasis mutu.

Workshop juga menghadirkan sesi refreshing sistem informasi Outcome-Based Assessment (SIOBA) oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng. sebagai bagian dari penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE mendukung peningkatan kualitas dan akuntabilitas pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi fakultas terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada monitoring, evaluasi, dan persiapan perkuliahan pada seluruh program studi. Program Studi Sarjana dipaparkan oleh Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Program Studi Magister oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Sc., Program studi Profesi oleh Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., serta Program Studi Doktor oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D. Diskusi lintas program studi ini mencerminkan penguatan kolaborasi internal yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui workshop ini, Fakultas Biologi UGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sekaligus berkontribusi aktif dalam pencapaian SDG 4, SDG 9, dan SDG 17 guna mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Fakultas Biologi UGM Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Badan Karantina Indonesia

Rilis Berita Kamis, 8 Januari 2026

Yogyakarta, 6 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan resmi ke Badan Karantina Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi institusional dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati nasional. Kunjungan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan keselarasan program akademik Fakultas Biologi UGM dengan tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia.


Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono selaku Dekan, didampingi Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM.

Kunjungan tersebut diterima oleh Dian Seri Rezeki Kusumastuti, S.Hut., M.Si., Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan; Yokanan, S.Pi., M.Si., Deputi Bidang Karantina Ikan; serta drh. Esmiralda Eka Fitri, M.Si. selaku pejabat fungsional Dokter Hewan Karantina, Badan Karantina Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai program unggulan Fakultas Biologi UGM yang relevan dengan kebutuhan dan mandat Badan Karantina Indonesia, khususnya Program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH), Program Magister, serta Program Doktor. Program-program ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan aspek ilmiah dalam kegiatan karantina.

Selain itu, pertemuan juga menyoroti peluang kerja sama dalam bidang analisis genomik melalui fasilitas Integrated Genome Factory (IGF) di Fakultas Biologi UGM. Pemanfaatan IGF diharapkan dapat mendukung kegiatan karantina, terutama dalam identifikasi organisme, deteksi dini spesies invasif, serta perlindungan keanekaragaman hayati nasional berbasis sains dan teknologi mutakhir.

Melalui penjajakan kerja sama ini, Fakultas Biologi UGM dan Badan Karantina Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Genap)

Kegiatan MahasiswaRilis Berita Selasa, 6 Januari 2026

Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah sukses dilaksakan pada hari Selasa, 6 Januari 2026. Pembukaan acara seminar dilakukan secara luring (luar jaringan) bertempat di Gedung A Ruang Sidang Atas, Lantai 3 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Seminar Proposal Penelitian Tesis dihadiri oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si selaku Ketua Program Magister Biologi. Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc sebagai Dekan Fakultas Biologi, dan Prof. Bambang Retnoaji, M.Sc., Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., sebagai Wakil Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Acara Seminar Proposal Penelitian Tesis ini ditujukan untuk mahasiswa program magister angkatan 2024 (Semester Genap) dan mahasiswa “by research” dengan total peserta sebanyak 42 mahasiswa dan dibersamai oleh 22 dosen pembimbing atau supervisornya. Seminar Proposal Penelitian Tesis Mahasiswa Program Magister Angkatan 2024/2025 (Semester Genap) dimulai dengan pembukaan oleh MC, saudari Citra Rizkia Agusni. Para peserta kemudian bersama-sama secara syahdu menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti lagu Hymne Gadjah Mada serta Mars Biologi.


Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua program studi magister Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si, M.Si. Beliau menyampaikan terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan seminar proposal, khususnya mahasiswa dan panitia yang mendukung terlaksananya kegiatan seminar proposal. Ketua program studi mengamanahkan agar para mahasiswa lebih interaktif dan menjalin komunikasi lebih sering dengan dosen pembimbingnya, sehingga selalu mendapat arahan dan masukan yang berguna untuk perbaikan proposalnya. Selain itu, mahasiswa diharapkan untuk menjaga semangat, motivasi dan fokus menuju tahap ujian komprehensif agar bisa segera melakukan penelitian dan lulus tepat waktu dengan hasil dan nilai yang memuaskan.

Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara, disampaikan oleh dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. Beliau mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti acara. Beliau menyampaikan rasa bangga atas kuantitas jumlah mahasiswa yang memiliki progress cepat dalam menjalankan tahapan tugas akhir tesis. Namun, beliau juga menambahkan bahwa peningkatan kuantitas harus diikuti dengan peningkatan kualitas penelitian yang baik. Mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi di masa depan, dalam pengabdiannya kepada masyarakat, sebagai dosen maupun berbagai profesi membanggakan lainnya untuk memajukan nusa dan bangsa. Sambutan diakhiri dengan himbauan kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga konsentrasi dan memanajemen waktu penelitian dengan efektif agar tugas akhir tesis dapat selesai tepat waktu tanpa hambatan maupun perpanjangan masa studi.

Acara dilanjutkan dengan presentasi proposal masing-masing peserta didampingi oleh dosen pembimbing dan dilaksanakan di ruangan yang telah ditentukan. Seminar dilaksanakan di Gedung A lantai 3 dengan menggunakan 3 ruangan yang berbeda, yakni Ruang Sidang Atas, Ruang Kuliah 6 dan Ruang Kuliah 7. Pelaksanaan seminar dibersamai oleh moderator Nadya Syalsabillah dan notulensi Nur Azizah Ibrahim di Ruang Sidang Atas, moderator Safira Nurullita dan notulensi.

Angeline Stefanny Sirami di Ruang 6, dan moderator Ruvarashe Rambwawasvika dan notulensi Brenda Febrina Zusriadi di Ruang 7. Agenda seminar dibagi menjadi empat sesi dan setiap sesi terdiri dari tiga sampai empat mahasiswa presenter. Masing-masing presenter menyampaikan proposal tesisnya dalam waktu 10 menit, sehingga penyampaian proposal berjalan dalam waktu 40 menit dalam setiap sesi.

Seminar proposal tesis ini umumnya dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menelaah kelayakan rencana penelitian serta menghimpun masukan konstruktif demi penyempurnaan studi. Forum ini memfasilitasi mahasiswa dalam memaparkan gagasan, metodologi, dan kerangka teoretis di hadapan dosen pembimbing guna memperoleh persetujuan untuk melanjutkan penelitian. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta pemberian umpan balik dari hadirin yang berlangsung selama 20 menit. Seluruh saran dan arahan perbaikan yang disampaikan dalam forum ini menjadi catatan penting guna melengkapi substansi proposal. Sebagai penutup sesi, Dosen Pembimbing menyampaikan simpulan mengenai urgensi penelitian, hasil diskusi, serta klarifikasi atas pertanyaan yang diajukan. Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00 WIB yang ditutup oleh moderator pada setiap ruang dengan ucapan selamat kepada para peserta seminar beserta ucapan terima kasih untuk seluruh partisipan acara.

(Ditulis oleh: Maria Kleofania Adja & Annisa Latifah Kotada)

Fakultas Biologi UGM Dukung Penguatan Tata Kelola Koleksi Ilmiah Hayati Nasional

Rilis Berita Rabu, 24 Desember 2025

Cibinong, 22-23 Desember 2025 – Fakultas Biologi UGM berpartisipasi aktif dalam Seminar Nasional Manajemen Koleksi Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah (DPKI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Cibinong, Bogor.


Keterlibatan Fakultas Biologi UGM diwujudkan melalui kehadiran Bapak Abdul Razaq Chasani, Ph.D. selaku Kepala Laboratorium Sistematika Tumbuhan (ex officio) dan Dosen Pengampu pada Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati Fakultas Biologi, serta Bapak Fransiscus Xaverius Sugiyo Pranoto, S.Si. selaku Petugas Pemelihara Koleksi dan Museum Biologi UGM.

Seminar nasional yang dilaksanakan selama dua hari ini menghadirkan berbagai narasumber dari beragam institusi dan menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman dan praktik pengelolaan koleksi ilmiah hayati yang terstandar.

Kegiatan pada hari terakhir ditutup dengan kunjungan ke fasilitas koleksi ilmiah BRIN. Kunjungan dimulai dari Ruang Kelas Baru Gedung Dahlia menuju Gedung InaCC (Indonesian Culture Collection) dan Gedung Keanekaragaman Hayati untuk menlihat langsung koleksi mikroorganisme, koleksi biji, xylarium, dan herbarium, koleksi artefak, serta koleksi hewan (MZB).

Partisipasi Fakultas Biologi pada kegiatan ini sejalan dengan komitmen fakultas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 15 (life on land) melalui kontribusi nyata dalam konservasi dan pemanfaat keanekaragaman hayati berbasis koleksi ilmiah serta SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan infrastruktur riset hayati  untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum ini, Fakultas Biologi UGM terus berperan dalam penguatan tata kelola koleksi ilmiah hayati nasional serta pengembangan kolaborasi antar institusi untuk mendukung riset dan pembangunan berkelanjutan.

“Root to Radiance”: Unifikasi Riset, Pengabdian, dan Pesona Ragam Puspa pada Research Day Fakultas Biologi

Rilis Berita Senin, 22 Desember 2025

Yogyakarta, 27–29 November 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada sukses menghadirkan nuansa baru dalam agenda tahunan Research Day 2025 yang bertema “Root to Radiance: Bridging the Beauty of Science and the Theory of Art”, sebuah program yang dirancang untuk mengintegrasikan Biologi yang ilmiah dengan kehalusan seni dalam satu panggung apresiasi biodiversitas. Diselenggarakan selama tiga hari dan terbuka gratis untuk umum, acara ini mengajak publik menyadari bahwa ilmu pengetahuan, pengabdian pada masyarakat, dan seni tidak berjalan sendirian; ketiganya dapat berpadu menjadi pengalaman yang memperkaya nalar sekaligus mengimplementasikan kedekatan ilmu dan kehidupan bermasyarakat.


Research Day 2025 menampilkan pameran poster penelitian dan pengabdian sebagai bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam riset biologis serta pendampingan masyarakat. Setiap poster tidak hanya mempresentasikan metode dan hasil penelitian, tetapi juga menunjukkan bagaimana akademisi muda bergerak bersama masyarakat, memperkuat literasi lingkungan, dan menghadirkan solusi terhadap isu-isu ekologis melalui program pengabdian yang berkelanjutan. Di tengah kompleksitas tantangan lingkungan hidup saat ini, dokumentasi karya akademisi menjadi seruan bahwa pengetahuan harus hadir di ruang publik dan bekerja untuk kehidupan.

Sejalan dengan itu, dimensi berikutnya menghadirkan apresiasi flora melalui pameran seni botani, fotografi, dan karya lukis yang mengacu pada kaidah ilmiah. Keindahan morfologi tumbuhan ditangkap dalam detail presisi—urat daun yang halus, pewarnaan yang akurat, hingga struktur yang diabadikan melalui fotografi ilmiah. Seluruh karya ini menyampaikan pesan bahwa keanekaragaman hayati tidak hanya dapat dipahami melalui angka dan data, melainkan juga dirayakan melalui bahasa visual yang memancarkan keanggunan aneka puspa bangsa.

Kolaborasi bersama IDSBA (Indonesian Society of Botanical Artists), UFO UGM, USER UGM, serta kontributor umum menjadikan pameran ini ruang temu berbagai perspektif: ilmuwan yang bekerja dengan observasi, seniman yang berkarya dengan rasa, dan publik yang belajar menyerap keduanya secara seimbang.

Keterlibatan pengunjung tidak berhenti pada apresiasi visual. Melalui berbagai workshop, acara ini menghadirkan pengalaman interaktif: IDSBA memberikan pelatihan (workshop) ilustrasi botani yang menumbuhkan kepekaan pada anatomi tumbuhan; Aicare menghadirkan mini workshop berbasis teknologi dan keberlanjutan; KiosIjo menyajikan welcome drink brewing tea yang memperkenalkan kekayaan flora herbal Indonesia melalui pendekatan sensorik; sementara Herbaria menampilkan Live Show Press Flowers yang menunjukkan bagaimana herbarium dibentuk menjadi dokumentasi estetis yang bertahan melampaui waktu. Seluruh program ini dirancang untuk membangkitkan rasa ingin tahu, menstimulasi kreativitas, dan membuka ruang dialog antara pengetahuan dan pengalaman.

Tema “Root to Radiance” sendiri menjadi simbol perjalanan dari akar pengetahuan yang kokoh menuju pancaran apresiasi yang meluas. Ia menyiratkan bahwa kecemerlangan tidak lahir begitu saja, melainkan tumbuh dari fondasi riset, kerja sosial, dan kesadaran ekologis. Kegiatan ini mendorong publik untuk melihat flora bukan hanya sebagai objek alam, tetapi sebagai bagian integral dari identitas ekologis yang harus dihargai dan dilestarikan. Dengan membiarkan sains berbicara melalui seni, dan seni berlabuh pada landasan ilmiah, acara ini mengajak setiap pengunjung memaknai ulang hubungan manusia dengan alam.

Melalui kolaborasi lintas disiplin dan akses publik yang sepenuhnya gratis, Fakultas Biologi UGM berharap Research Day 2025 tidak hanya menjadi pameran, tetapi sebuah gerakan kecil yang menumbuhkan kepedulian, membuka ruang dialog, dan membangun jembatan antara dunia akademik dengan masyarakat luas. Di tengah urgensi pelestarian biodiversitas Indonesia, kegiatan ini menjadi panggilan untuk melihat lebih dekat, merayakan, dan menjaga pesona ragam puspa yang selama ini menopang kehidupan.

 

Dokumentasi: Suasana pameran poster, pameran seni, kegiatan sponsor, dan foto dengan suasana happy

1234…42

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju