• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Animal House
      • Kebun Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
      • Laboratorium
      • Museum Biologi
      • Perpustakaan
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur
  • hal. 31
Arsip:

SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur

Angkat Inovasi Teknologi Vermicomposting, Mahasiswa Biologi Raih Juara Pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional di Universitas Brawijaya 2023

PrestasiRilis BeritaTajuk Jumat, 29 September 2023

Tim Mahasiswa S1 Fakultas Biologi UGM Angkatan 2022 yang diketuai oleh Ghefira Nur Fatimah dengan empat rekannya Jauza Hanifah Azzahra, Meinawa Amaliah, Fadilla Nur Hidayat, dan Nimas Ayu Pramesthi berhasil memperoleh Juara 1 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional di bawah bimbingan Dr. Wiko Arif Wibowo S.Si. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya pada tanggal 1 Juni-13 September 2023 dengan tema “Bersinergi Membangun Negeri dengan Inovasi Terapan Teknologi Menuju Indonesia Mandiri”. Kegiatan tersebut berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu pengumpulan karya, penilaian karya, pengumuman finalis, pengumpulan video presentasi, penilaian video presentasi, serta pengumuman pemenang.

 

Subtema yang dipilih adalah Teknologi Pengolahan Pangan dan Pertanian dengan judul karya “Pupuk Organik Kapsul Berbahan Dasar Limbah Organik Rumah Tangga sebagai Wujud Ekonomi Sirkular dan Pelestarian Lingkungan”. Penulisan karya ilmiah ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan timbunan sampah yang terus meningkat di Indonesia. Indonesia merupakan daerah penghasil sampah dengan 21,2 ton sampah per tahunnya yang didominasi oleh sampah rumah tangga, seperti sampah sisa makanan (food waste), daun-daun kering, kayu, ranting pohon, serta industri makanan. Salah satu jenis limbah industri rumah tangga yang digunakan oleh Ghefira dan rekan-rekannya adalah limbah cangkang kepiting bakau (Scylla serrata). Tubuh kepiting bakau sebagian besar berupa cangkang sekitar 80% dari beratnya dan sisanya berupa daging yang dapat dikonsumsi sekitar 20%. Mereka memilih cangkang kepiting bakau karena memiliki sifat biocompatible, biodegradability (dapat terurai secara alami), toksisitas yang rendah, mudah disintesis, dan aman diaplikasikan.

Dalam inovasinya, Ghefira dan empat rekannya menerapkan dua teknologi, yakni vermicomposting dan teknologi microwave. Teknologi ini mengubah limbah organik menjadi suatu produk inovasi, yaitu pupuk organik kapsul larut air. Pupuk organik terbuat dari limbah organik rumah tangga, sedangkan untuk cangkang kapsul larut air terbuat dari limbah kepiting bakau. Teknologi vermicomposting diterapkan dalam pembuatan pupuk organik, sedangkan teknologi microwave diterapkan dalam pembuatan cangkang kapsul yang larut air. Teknologi vermicomposting adalah teknologi pengomposan yang memanfaatkan cacing tanah berjenis Eisenia foetida dan Eisenia Eugeniae. Cacing tanah memiliki kemampuan alami dalam merombak bahan organik menjadi pupuk kompos. Hasil akhir dari teknologi Vermicomposting adalah vermikompos yang merupakan campuran kotoran cacing (casting) dan pupuk kompos.

Teknologi kedua adalah teknologi microwave untuk pembuatan cangkang kapsul larut air dengan bahan baku cangkang kepiting bakau. Pada cangkang kepiting bakau terkandung senyawa kitin yang dapat ditransformasi menjadi kitosan sebagai bahan pembuatan cangkang kapsul. Kitosan dari cangkang kepiting bakau memiliki berat molekul yang besar, maka teknologi microwave ini diterapkan untuk menghasilkan kitosan dengan derajat deasetilasi tinggi serta memiliki berat molekul yang rendah, sehingga akan memiliki kelarutan dalam air yang tinggi. Proses pembuatan cangkang kapsul kitosan terdiri dari beberapa langkah yang harus dilakukan secara berurutan, yaitu preparasi sampel, isolasi kitin (proses deproteinasi, demineralisasi, dan dekolorisasi), sintesis kitosan (menggunakan microwave untuk dideasetilasi berulang), pembuatan Glukosamin Hidroklorida (GLcN HCl) (melalui proses hidrolisis dan sentrifugasi), serta yang terakhir pembentukan cangkang kapsul menggunakan cetakan kapsul modifikasi.

Melalui dua teknologi tersebut akan dihasilkan pupuk organik kapsul yang memiliki banyak keunggulan. Penggunaan pupuk yang sebelumnya perlu mencampur beberapa bahan akan menimbulkan kesan yang ribet. Melalui bentuk produk yang berupa kapsul akan memudahkan dalam pengaplikasiannya pada tanaman. Masyarakat tidak perlu lagi resah menakar pupuk, karena di dalam pupuk organik kapsul sudah terdapat unsur-unsur yang diperlukan tanaman secara lengkap dan tepat. Selain itu, bentuk kapsul juga akan memudahkan penyimpanan karena ukuran yang relatif kecil akan menghemat tempat penyimpanan. Pupuk organik kapsul memiliki waktu larut dalam air yang relatif cepat, sehingga dalam penggunaanya tidak menimbulkan sampah kembali. Dengan demikian, pupuk organik kapsul menerapkan sistem ekonomi sirkular dan diharapkan dapat melestarikan lingkungan. [Penulis: Ghefira Nur Fatimah]

Tasyakuran Dies Natalis Fakultas Biologi UGM ke-68: Soft Launching Gedung MSIBC dan Penyerahan Penghargaan

Rilis BeritaTajuk Kamis, 21 September 2023

Yogyakarta, 19 September 2023 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) merayakan Dies Natalisnya yang ke-68 dengan suatu perayaan yang penuh makna. Acara tersebut dibuka dengan hangat oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang juga memimpin acara soft launching Gedung Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversitas Center (MSIBC).


Gedung MSIBC menjadi simbol komitmen Fakultas Biologi UGM sebagai salah satu institusi yang sangat memperhatikan kelestarian biodiversitas di Indonesia, melalui kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak lahirlah gedung MSIBC sebagai fasilitas guna mendukung penelitian dalam bidang biomedis dan juga biodiversitas. Dalam sambutannya, Prof. Budi menjelaskan sejarah perjalanan pembangunan gedung ini dan mengungkapkan bahwa gedung ini adalah perwujudan dari semangat civitas fakultas Biologi UGM untuk melanjutkan misi Alm. Prof. Ir. Raden Mas Moeso Suryowinoto, pendiri laboratorium bioteknologi tumbuhan pertama di Indonesia pada tahun 1974. Alm. Prof. Ir. Raden Mas Moeso Suryowinoto adalah tokoh yang mendedikasikan dirinya dalam pengembangan bioteknologi tumbuhan melalui kultur jaringan. Gedung MSIBC juga akan dijadikan kantor bagi Center for Tropical Biodiversity (Centrobio).

Acara peresmian MSIBC dipandu oleh Angellia Melliana Pramesthi, S.Si., dan dihadiri oleh berbagai tamu penting dari mitra Fakultas Biologi serta keluarga Alm. Prof. Ir. Raden Mas Moeso Suryowinoto. Suasana penuh haru terasa dalam momen ini, sebagai penghormatan terhadap perjalanan panjang dalam pengembangan ilmu biologi di Indonesia.

Setelah peresmian, acara dilanjutkan dengan doa dan pemotongan tumpeng di Gedung Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dengan dipandu oleh Faya Nur Annisa Damantya, A.Md.Sek. dan Asrindon, S.I.Kom. Selanjutnya, kenang-kenangan diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mengembangkan fakultas ini.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman penerima beasiswa dari hasil keuntungan Jasmine Corner, kantin yang dikelola oleh Dharmawanita Fakultas Biologi UGM. Dua mahasiswa beruntung menerima beasiswa ini sebagai dukungan terhadap pendidikan mereka. Selain itu, penghargaan diberikan kepada mahasiswa berprestasi dan tenaga kependidikan terbaik yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam pengembangan kampus.

Lomba Dies Natalis ke-68 Fakultas Biologi UGM juga telah sukses diadakan, dan juara dari berbagai cabang lomba seperti solo vokal, gerak semarak, dan video pendek diumumkan dengan bangga.

Sebagai bagian dari perayaan ini, Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) memberikan sumbangan berharga berupa alat Next Generation Sequencing (NGS) dan Bahan Habis Pakai senilai 2 miliar rupiah. Ini adalah langkah besar dalam akselerasi teknologi genomik dan biomedis di Indonesia sebagai wujud dari SDGs 3 yaitu kehidupan sehat sejahtera, SDGs 4 yaitu pendidikan berkualitas serta SDGs 9 yaitu industri, inovasi, dan infrastruktur.Tak hanya itu, Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Bangka Belitung turut berkontribusi dengan memberikan 150 bibit anggrek Vanda hookeriana khas Bangka Belitung kepada Fakultas Biologi UGM untuk dikembangkan, sebagai upaya untuk melestarikan keanekaragaman flora Indonesia (SDGs 15).

Momentum yang dinanti-nantikan adalah acara pembagian doorprize kepada peserta yang beruntung, dengan total 99 doorprize yang disiapkan. Semua peserta menyatu dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam momen penutupan acara ini.

Dies Natalis Fakultas Biologi UGM ke-68 ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga sebuah peringatan akan komitmen yang kuat untuk terus berkontribusi dalam pelestarian biodiversitas, pengembangan ilmu biologi, dan pendidikan yang berkualitas. Selamat ulang tahun yang ke-68, Fakultas Biologi UGM! Semoga semangat dan visi untuk masa depan yang lebih baik terus menggelora.

Dekan Fakultas Biologi UGM Menjadi Narasumber Dalam Diseminasi Penelitian Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Rilis BeritaTajuk Senin, 4 September 2023

Pada Jumat, 1 September 2023, Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D. berkesempatan menjadi narasumber dalam acara Diseminasi Penelitian yang diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati, Bandung secara hybrid, menggabungkan sesi daring melalui Zoom dan sesi tatap muka di Aula FST. Acara ini terdiri dari dua sesi, yaitu seminar pada jam 09.00-12.00 WIB dan sesi paralel pada jam 13.00-15.30 WIB.
Dalam acara tersebut, Dekan Fakultas Biologi UGM, tampil sebagai narasumber dengan tema “Hilirisasi Hasil Penelitian Bidang Biologi.” Pemaparannya dimulai dengan menjelaskan kiat-kiat dan tantangan dalam mengembangkan ide karya ilmiah. Beliau juga memaparkan siklus pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimulai dari penelitian, publikasi, prototype, patent, rencana bisnis, produksi, hingga inovasi berkelanjutan.

 

Dalam pemaparannya, Prof. Budi tidak hanya memberikan wawasan umum. Beliau juga membagikan pengalaman sukses dari penelitian melon Hikapel, yang telah dikembangkan sejak tahun 1997. Menurutnya, kunci kesuksesan beliau dalam mengembangan riset melon Hikapel tersebut terletak pada ketekunan, konsistensi, kepercayaan diri, serta menjaga integritas sebagai seorang akademisi.

 

Selain itu, Prof. Budi menjelaskan bahwa melon Hikapel hasil risetnya memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri, dimana buah ini berukuran kecil sebesar buah apel, memiliki rasa manis, dan aroma harum yang berbeda dari melon biasanya. Risetnya mengenai melon Hikapel juga menghasilkan kolaborasi dengan beberapa perusahaan, seperti PT Nudira Swadaya Indonesia, PT Gizi Indonesia, dan Nahla. Buah melon ini tidak hanya nikmat untuk dinikmati, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri kosmetik, parfum, dan shampo. Selain riset melon, beliau juga memaparkan tentang riset bioakustik pada ayam. Penelitian ini menyoroti jika jenis ayam memiliki jenis suara yang berbeda, baik dalam hal durasi, energi suara, maupun melodinya.

 

Dalam kesimpulannya, diakhir Prof. Budi menekankan beberapa poin penting yang dapat menjadi pedoman bagi dosen dan peneliti. Pertama, diperlukan penelitian unggulan sebagai landasan dalam menghilirisasi hasil riset. Kedua, perlunya perencanaan roadmap penelitian yang dapat mengukur dan mengevaluasi pencapaian yang diharapkan. Ketiga, diperlukan ketekunan, fokus, dan kerja keras dalam membangun rekam jejak penelitian. Terakhir, kolaborasi dan kerjasama yang kuat adalah kunci keberhasilan dalam mengembangkan penelitian.

 

Setelah pemaparan, acara berlanjut dengan sesi tanya jawab yang diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi para dosen dan peneliti untuk lebih giat dalam menghilirisasi hasil riset mereka. Semoga acara ini sukses dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Sosialisasi Potensi Labu Susu Sebagai Bahan Makanan Anti Stunting Kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Madurejo, Daerah Istimewa Yogyakarta Sebagai Salah Satu Kegiatan Hibah PKM TTG 2023

Pengabdian kepada MasyarakatTajuk Senin, 4 September 2023

Pada hari Minggu, 30 Juli 2023 telah dilaksanakan sosialisasi potensi labu susu sebagai bahan makanan anti stunting kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Dusun  Kebondalem, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Hibah Pengabdian Masyarakat berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berjudul “ Optimalisasi Produksi Tepung Labu  Susu dan Strategi Pemasaran Online Marketing sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Anti Stunting di Desa Madurejo Daerah Istimewa Yogyakarta”. Kegiatan ini diikuti oleh 22 anggota KWT Melati Dusun Kebondalem, serta dihadiri tim TTG yaitu Prof. Dr. Purnomo, M.S., Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Nurpuji Mumpuni S.Si., M.Kes., Dian Sartika S.Si., M.Sc., dan beberapa mahasiswa Fakultas Biologi. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembagian doorprize untuk menambah semangat para peserta serta menambah keakraban sesama peserta dan tim pelaksana.

Materi pendahuluan disampaikan oleh ketua peneliti, Prof. Dr. Purnomo, M.S Prof Purnomo menyampaikan terkait ilmu budidaya, sistematika, serta potensi bagi pertanian masyarakat. Di hari yang sama, pematerian dilanjutkan oleh Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. tentang pencegahan stunting. Materi disampaikan mengenai dasar pengertian dan konsep stunting serta bahaya yang dialami. Kemudian dengan memanfaatkan labu susu, Ibu Puji menyampaikan potensi labu susu sebagai nutrisi yang cukup untuk kebutuhan balita khususnya dalam mencegah stunting karena kandungan nutrisi yang tinggi pada labu susu. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting kepada Masyarakat utamanya untuk mencegah.

Delegasi Mahasiswa Biologi Hadiri Seminar dan Ekshibisi EXSACT-A 2023

Kegiatan MahasiswaRilis BeritaTajuk Rabu, 30 Agustus 2023

EXSACT-A (Exhibition and Seminar On Science & Creative Technology) merupakan acara seminar dan pameran kreatifitas tingkat mahasiswa yang nantinya akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari Selasa – Kamis, 15 – 16 Agustus 2023. EXSAC-TA mengundang berbagai Universitas di Indonesia untuk ikut dan memeriahkan kegiatan salah satunya adalah Universitas Gadjah Mada khususnya Fakultas Biologi untuk mengirimkan delegasi dan menghadiri kegiatan EXSACT-A. Fakultas Biologi mengirimkan 2 mahasiswa sebagai peserta seminar yaitu Wildan Hilmi Azharul Hakim dan Arneta Yuvita mahasiswa biologi angkatan 2020. Hari pertama acara ini dibuka oleh MC, kak Nadya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, penyanyian lagu Indonesia Raya, dan Mars Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Ir. Hidayat Yorianta, Ph.d selaku dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia dan Prof. Asep Saefudin selaku rektor Universitas Al-Azhar Indonesia.

Universitas Al-Azhar Indonesia telah melaksanakan EXSACT-A (Exhibition and Seminar on Science & Creative Technology) pada Selasa dan Rabu, 15-16 Agustus 2023. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai universitas di Indonesia tak terkecuali Universitas Gadjah Mada khususnya Fakultas Biologi yang mengirimkan 2 mahasiswa sebagai delegasi yaitu Wildan Hilmi A.Z dan Arneta Yuvita. Hari pertama acara ini dibuka oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyanyian lagu Indonesia Raya, dan Mars Universitas Al-Azhar Indonesia. Kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ir. Hidayat Yorianta, Ph.d selaku dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia dan sambutan oleh Prof. Asep Saefudin selaku rektor Universitas Al-Azhar Indonesia. Hari pertama ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional oleh mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia. Memasuki acara inti, terdapat pematerian-pematerian menarik dari berbagai narasumber yaitu Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A sebagai Menteri BUMN, Prof. Ming-Guo Her, Ph.D dari Tatung University, Prof. Yungtsan Jou dari CYCU Taiwan, Prof. Michael Goutama dari CRIC Universitas Al-Azhar Indonesia. Setelah berbagai pematerian tersebut diberikan waktu istirahat untuk coffee break. Kemudian acara dilanjutkan oleh pematerian dari narasumber yang tidak kalah menarik yaitu Vony Tjiu selaku Country Manager Red Hat Indonesia, Mohd Zafian Bin Mohd Zawawi daro UiTM, Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si. dari Universitas Al-Azhar Indonesia dan Chantalle Elisabeth dari National Taiwan Normal University. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara terakhir yaitu presentasi oral dari peserta seminar dan ditutup pukul 11.45 WIB.

Hari kedua EXSACT-A diisi oleh parallel session dengan moderator Firman Alamsyah, Ph.D. Pada sesi ini terdapat penyampaian materi yang sangat menarik dari berbagai narasumber, diantaranya Assoc.Prof.Dr. Taewee Tongdang dari Prince of Songkla University, Vikram Motiani yang merupakan Senior Director Red Hat Singapore, Assoc. Prof. Zhao Yuhong dari The Chinese University of Hong Kong, Prof. Flavia de Nicola dari University of Rome Tor Vergata, Prof. Dr. Mira Kartiwi dari International Islamic University Malaysia, serta Mohamed Alaama,M,Sc., Ph.D dari University Teknologi Mara. Setelah parallel session, acara berlanjut dengan presentasi oral oleh presenter dari berbagai universitas di Indonesia setelah itu dilanjutkan presentasi final dan pembacaan nominasi best presenter, best posters, dan best innovation product. Acara pada hari kedua ini resmi ditutup pada pukul 11.23 WIB. [Penulis: Arneta]

Workshop Budidaya Lebah Klanceng dan Kelengkeng Super Sleman sebagai salah satu Kegiatan Hibah Desa Binaan Kelengkeng Lokal Unggul Dengan Polinator Lebah Berbasis Integrated Farm Guna Meningkatkan Produktivitas Masyarakat di Desa Sinduadi Daerah Istimewa Yogyakarta

Rilis BeritaTajuk Selasa, 29 Agustus 2023

Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)-Desa Binaan Fakultas Biologi UGM telah melaksanakan agenda lanjutan Program Pengabdian kepada Masyarakat berjudul “Budidaya Kelengkeng Lokal Unggul Dengan Polinator Lebah Berbasis Integrated Farm Guna Meningkatkan Produktivitas Masyarakat di Desa Sinduadi” pada hari Sabtu, 26 Agustus 2023. Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis desa binaan ini diketuai oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes. dengan dosen anggota Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dari Fakultas Biologi UGM dan Tri Joko, S.P., M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Pertanian. Agenda yang dilaksanakan, yaitu penyuluhan dan pelatihan budidaya Kelengkeng Sleman dan Lebah Klanceng bertempat di Fakultas Biologi UGM dan Sawit Research Center. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 26 yang terdiri dari anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sinduadi, Kelompok Wanita Tani (KWT), narasumber, Penyuluh Pertanian Lapangan yaitu Syaiful Hadi, teknisi lapangan, dosen, dan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pematerian tentang Lebah Klanceng  (Trigona sp.) oleh Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes. Dalam pemateriaannya, beliau menyampaikan pengenalan lebah klanceng, sumber pakan lebah klanceng, cara perkembangbiakan klanceng, serta produk hasil dari lebah klanceng. Lebah Klanceng (Trigona sp.) merupakan jenis lebah madu tanpa sengat yang dapat menghasilkan madu dan propolis. Sumber pakan dari lebah dapat berasal dari polen dan nektar. Polen merupakan serbuk sari yang digunakan oleh lebah untuk memproduksi madu. Sementara itu, nektar merupakan cairan manis sebagai bahan baku madu. Polen dan nektar dapat diperoleh dari berbagai jenis tanaman diantaranya, pisang, kelapa, bunga air mata pengantin, tanaman alpukat dan sebagainya. Cara perkembangbiakan lebah klanceng diawali dari pemilihan benih lebah yang dapat ditemukan di kayu yang sudah lapuk maupun celah bagian rumah. Bibit lebah klanceng yang berupa koloni selanjutnya perlu diidentifikasi adanya ratu lebah. Pemindahan koloni lebah klanceng dapat dilakukan apabila masih terdapat ratu lebah. Teknik pemindahan koloni lebah klanceng perlu memperhatikan tata letak telur, propolis, madu, dan pintu utama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan budidaya Kelengkeng Sleman oleh Yusuf Sulaiman, S.I.P. Materi pelatihan teknik budidaya Kelengkeng Sleman meliputi cara tradisional yaitu okulasi dan cangkok serta teknik induksi hormon. Dalam penyampaian terkait teknik induksi hormon, dilakukan praktik langsung untuk mencontohkan tata cara induksi hormon melalui bagian perakaran tanaman Kelengkeng. Selain itu, dilakukan penyampaian terkait tata cara untuk menanggulangi hama yang dapat menyerang tanaman Kelengkeng Sleman.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Desa Binaan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta mendorong semangat masyarakat untuk menerapkan sistem pertanian terpadu yang mengintegrasikan budidaya kelengkeng dengan budidaya lebah klanceng penghasil madu sehingga dapat terwujud diversifikasi produk serta penguatan ekonomi masyarakat.

The 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development Ditutup dengan Upacara Penutupan yang Tidak Dapat Dilupakan, “Peserta Gagal Move On”

Rilis BeritaTajuk Selasa, 15 Agustus 2023

The 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development mencapai akhir yang luar biasa pada tanggal 11 Agustus 2023, dengan upacara penutup yang menghibur dan mengharukan. Acara ini diadakan di Jatimulyo, Kulon Progo.

Dr. Eko Agus Suyono, M.App., Sc., dan ketua panitia Nur Indah Septriani, S.Si., M.Sc., Ph.D, keduanya menyampaikan refleksi tentang pentingnya acara ini dan upaya kolektif yang dilakukan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dr. Eko Agus Suyono, yang dikenal karena karyanya dalam pelestarian lingkungan, menyatakan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan antusiasme para peserta. Ia menekankan bahwa kursus ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademis, tetapi juga membangun jaringan global individu yang berkomitmen untuk mengatasi tantangan kehilangan keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan.

Slide 1
Slide 3
Slide 4
Slide 5
Slide 6
Slide 7
Slide 8
Slide 2

Ketua Panitia Nur Indah Septriani menambahkan bahwa acara ini telah menjadi perjalanan pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran budaya yang luar biasa. Peserta kami telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa untuk mengatasi masalah lingkungan yang mendesak, dan kami sangat antusias untuk melihat dampak yang akan mereka buat dalam bidang masing-masing.”

Upacara tersebut menampilkan pertunjukan tari tradisional yang memukau yang memamerkan warisan budaya kaya di wilayah tersebut, menyoroti keterkaitan antara alam dan tradisi manusia. Sentuhan tawa ditambahkan pada malam itu dengan interpretasi humor.

Malam itu juga merupakan malam pengumuman para penerima penghargaan, peserta terlucu, tersemangat, terlokal, terramah dan best food eater. Tepuk tangan dan sorak sorai saat para penerima penghargaan dirayakan menambah serunya malam itu.

Ketika acara berakhir, terlihat bahwa para peserta sangat terharu, terinspirasi, dan termotivasi untuk melanjutkan upaya mereka menuju planet yang lebih berkelanjutan dan kaya akan keanekaragaman hayati.

Partisipan the 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development Menjelajahi Keajaiban Keanekaragaman Hayati Jatimulyo

Rilis BeritaTajuk Selasa, 15 Agustus 2023

11 Agustus 2023, peserta the 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development menjelajahi Jatimulyo, Kulonprogo untuk mengungkap misteri keanekaragaman hayati melalui aktivitas sampling serangga, pengamatan burung, serta sharing – sharing produksi kopi, susu, dan madu berbasis pemberdayaan masyarakat. Acara ini menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam praktik berkelanjutan.

Salah satu sorotan dari program ini adalah pengalaman langsung dalam penangkapan serangga dan pengamatan burung. Peserta memiliki kesempatan untuk menjelajahi flora dan fauna lokal.

Partisipan juga diajak menyaksikan produksi kopi, susu, dan madu berbasis masyarakat. Dengan melibatkan aktif masyarakat setempat, kursus ini menekankan pentingnya praktik berkelanjutan yang bermanfaat baik untuk lingkungan maupun masyarakat. Peserta tidak hanya belajar tentang proses-proses ini, tetapi juga secara aktif berkontribusi, meningkatkan apresiasi mereka terhadap hubungan simbiosis antara manusia dan lingkungan alaminya.

Slide 3
Slide 2
Slide 5
Slide 4
Slide 7
Slide 6
Slide 1

Rangkaian kegiatan yang tak kalah menarik adalah kuliah yang disampaikan oleh Dr. Eleanor Slade, seorang ahli terkemuka di bidang Konservasi Serangga. Dr. Eleanor membagikan keahlian dan wawasan, menyelami peran penting serangga dalam menjaga keseimbangan ekologis serta tantangan yang mereka hadapi dalam dunia yang penuh perubahan. Kuliahnya yang memprovokasi pemikiran urgensi konservasi dan menginspirasi peserta untuk menjadi advokat perlindungan serangga.

Pengalaman imersif di Jatimulyo ini menjadi katalisator bagi praktik berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, mendorong misi melestarikan keanekaragaman hayati tropis untuk generasi yang akan datang.

Menjelajahi Keanekaragaman Hayati dan Keberlanjutan: Peserta the 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development Melakukan Sampling Intertidal di Pantai Porok

Rilis BeritaTajuk Selasa, 15 Agustus 2023

The 6th International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development mengadakan acara menarik sampel interdital di Pantai Porok pada tanggal 10 Agustus 2023. Acara dimulai pada pukul 06.00 WIB, mengumpulkan peserta yang antusias dari seluruh dunia untuk terlibat dalam penelitian ilmiah secara langsung sambil merasakan keindahan ekosistem pesisir Indonesia.

Slide 11
Slide 9
Slide 8
Slide 10
Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 5
Slide 7

Summer Course ini, yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM, bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam bagi para peneliti muda, mahasiswa, dan para penggemar yang tertarik pada keanekaragaman hayati tropis dan pembangunan berkelanjutan. Program tahun ini telah menarik peserta dari latar belakang yang beragam, mendorong kerja sama lintas budaya dan pertukaran pengetahuan.

Kegiatan sampel interdital menjadi sorotan dalam kursus ini, memungkinkan peserta untuk menjelajahi ekosistem unik di Pantai Porok. Dipandu oleh ahli biologi laut dan peneliti berpengalaman, para peserta mengumpulkan sampel dan melakukan observasi lapangan untuk memahami keseimbangan rumit kehidupan laut yang berkembang di zona interdital. Pengalaman langsung ini tidak hanya mengajarkan peserta mengenai berbagai jenis flora dan fauna laut, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga ekosistem yang rapuh ini untuk generasi mendatang.

Acara ini tidak hanya sebatas ilmu pengetahuan; ini adalah perpaduan antara kegiatan edukatif dan rekreasi. Pada hari sebelumnya, peserta terlibat dalam permainan interaktif yang dirancang untuk mendorong kerja sama tim dan keterampilan pemecahan masalah. Permainan ini tidak hanya menambahkan elemen kesenangan pada kursus, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk menjalin persahabatan dan hubungan baru diantara berbagai institusi yaitu UGM, UTHM, UTAR, UPLB, NTU, Chiba University and Kasetsart University.

Pustakawan Fakultas Biologi UGM Mengikuti Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia Tahun 2023

Rilis Berita Senin, 14 Agustus 2023

Dalam rangka mendorong pengembangan layanan perpustakaan digital di Indonesia, Perpustakaan Nasional RI bekerjasama dengan Forum Perpustakaan Digital Indonesia dan Universitas Brawijaya menyelenggarakan Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-14 Tahun 2023 yang digelar pada 9-11 Agustus 2023 secara resmi dibuka oleh Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. sebagai Rektor Universitas Brawijaya (UB) di Hotel Atria Malang, Rabu (9/8). Tema yang diangkat pada KPDI ke-14 ialah “Menggalang Masa Depan melalui Preservasi Digital Pengetahuan Lokal Indonesia (Budaya, Pengetahuan, dan Pembelajaran)” Dalam sambutannya, Widodo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan yang sangat bagus ini. Sebab, ada banyak tantangan yang pasti dihadapi perpustakaan ke depan dengan masuknya era digital, salah satunya ialah maraknya informasi yang beredar secara digital, selanjutnya  secara  resmi acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando. Kepala Perpustakaan Nasional RI, dalam tanggapannya menyampaikan  bahwa kolaborasi yang telah terjalin antara UB dan Arterial Research and Educational Network in the Asia Pacific (ARENA-PAC) harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Kolaborasi tersebut mampu membuat sivitas akademik mengakses seluruh bahan bacaan dan jurnal dari seluruh dunia.

Slide 2
Slide 1

Pustakawan adalah pembaca dan pengumpul pengetahuan di seluruh dunia dan sudah menjadi tugas pustakawan untuk mengumpulkan dan mengemas seluruh pengetahuan tersebut. Pustakawan itu profesi tertinggi karena seluruh profesi lain membutuhkan mereka, ungkapnya. Syarif Bando menilai pustakawan harus mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang pengetahuan terbaru dan yang akan datang. Di era digital saat ini, jumlah informasi elektronik menurutnya masih sangat terbatas. Sehingga dibutuhkan pustakawan yang memiliki kemampuan untuk mengemas ulang informasi. Pada kesempatan kali ini Kepala Perpustakaan UGM menugaskan beberapa staf pustakawan untuk turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam call for paper ataupun peserta dalam kegiatan tersebut. Salah satu staf pustakawan dari Perpustakaan Fakultas Biologi UGM, Aris setiawan SIP mendapat kesempatan untuk turut berpartisipasi sebagai peserta dalam konferensi tersebut. Konferensi dihadiri oleh lebih dari 500 peserta yang terdiri dari tenaga pustakawan, dosen dan praktisi perpustakaan dari seluruh Indonesia. Harapannya dengan mengikuti kegiatan ini dapat memiliki empat kemampuan yang wajib dimiliki pustakawan maupun pengelola perpustakaan di era digital yakni kemampuan mengakurasi data digital, menganilisis data penting, mengkonservasi, dan mempreservasi data. Semoga menginspirasi dan lebih memberikan warna tersendiri bagi perkembangan dunia ilmu perpustakaan dan dapat diterapkan guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan di lingkungan akademisi.

Beberapa rekomendasi yang disimpulkan setelah acara ini antara lain Strategi preservasi digital pada tradisi, bahasa, aksara, ritual, norma hidup, seni dan berbagai produk budaya sebagai bagian dari warisan budaya dan ekspresi budaya menjadi bagian dari komodifikasi dan peningkatan ekonomi budaya. Selain itu, Preservasi digital harus menjadi bagian dari menjaga memori bangsa, menghidupkan sejarah bangsa dan merawat nilai-nilai kesatuan, keberagaman, pendidikan dan memperkuat budaya literasai, dan juga teknologi informasi banyak memberikan pengaruh penting bagi perpustakaan digital di masa mendatang

1…2930313233…42

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Pengajian Ramadhan 1447 H Fakultas Biologi UGM
  • Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Biologi 2026
  • Tim Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Bronze Medal pada 2nd International Student Summit 2026
  • Angkat Inovasi Susu Nabati Probiotik Kacang Hijau, Tiga Mahasiswa Biologi UGM Raih Medali Perak di Lomba Esai Cipta Nusantara Fest
  • Mahasiswa UGM Raih Dua Medali Perak dan Satu Medali Perunggu pada International Student Summit 2026 di Malaysia
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju