Yogyakarta, 6 Januari 2026 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan resmi ke Badan Karantina Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi institusional dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati nasional. Kunjungan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan keselarasan program akademik Fakultas Biologi UGM dengan tugas dan fungsi Badan Karantina Indonesia.
Delegasi Fakultas Biologi UGM dipimpin oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono selaku Dekan, didampingi Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Dr. Slamet Widiyanto, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi UGM.
Kunjungan tersebut diterima oleh Dian Seri Rezeki Kusumastuti, S.Hut., M.Si., Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan; Yokanan, S.Pi., M.Si., Deputi Bidang Karantina Ikan; serta drh. Esmiralda Eka Fitri, M.Si. selaku pejabat fungsional Dokter Hewan Karantina, Badan Karantina Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai program unggulan Fakultas Biologi UGM yang relevan dengan kebutuhan dan mandat Badan Karantina Indonesia, khususnya Program Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH), Program Magister, serta Program Doktor. Program-program ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan aspek ilmiah dalam kegiatan karantina.
Selain itu, pertemuan juga menyoroti peluang kerja sama dalam bidang analisis genomik melalui fasilitas Integrated Genome Factory (IGF) di Fakultas Biologi UGM. Pemanfaatan IGF diharapkan dapat mendukung kegiatan karantina, terutama dalam identifikasi organisme, deteksi dini spesies invasif, serta perlindungan keanekaragaman hayati nasional berbasis sains dan teknologi mutakhir.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Fakultas Biologi UGM dan Badan Karantina Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 15 (Ekosistem Daratan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).



