Yogyakarta, 28 Januari 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Anggrek pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Ruang 1 dan 2 Gedung B Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota DWP serta sivitas akademika dalam mengenal dan membudidayakan tanaman anggrek.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Fakultas Biologi UGM, Ibu Nurpuji Mumpuni, S.Si., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus DWP, khususnya Bidang Pendidikan, yang telah berinisiatif menyelenggarakan pelatihan ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah meluangkan waktu dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
“Semoga pelatihan ini memberikan manfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai hobi maupun peluang usaha,” ujar beliau.
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas Pengurus dan Anggota DWP, dosen, serta tenaga kependidikan Fakultas Biologi UGM. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mengingat tanaman anggrek memiliki nilai estetika dan ekonomi yang tinggi.
Sesi materi diawali dengan pemaparan oleh Bapak Ibnu Rochman, anggota Pecinta Anggrek Indonesia (PAI), yang menyampaikan materi Pengenalan Tanaman Anggrek. Dalam paparannya, beliau menjelaskan karakteristik anggrek, jenis-jenis anggrek populer, serta faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan anggrek, seperti cahaya, suhu, dan kelembapan.
Selanjutnya, Ibu Sri Sugiyanti, A.Md. menyampaikan materi Teknik Perbanyakan Tanaman Anggrek, yang mencakup teknik perbanyakan vegetatif, pembagian rumpun, serta dasar-dasar perbanyakan melalui kultur jaringan. Materi disampaikan secara aplikatif dengan contoh langsung, sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan media tanam anggrek. Peserta secara langsung mempraktikkan penyusunan media tanam, pemilihan bahan, serta teknik penanaman yang tepat dengan pendampingan pemateri. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan diskusi dan tanya jawab yang aktif antara peserta dan narasumber.
Sebagai penutup, setiap peserta memperoleh satu paket tanaman anggrek yang siap dibesarkan sebagai media praktik lanjutan di rumah. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat peserta dalam budidaya anggrek serta mendorong pemanfaatan tanaman hias sebagai kegiatan produktif dan bernilai ekonomis.








