Sabtu, 9 Mei 2026, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si. telah melaksanakan kegiatan perdana dari program pengabdian berjudul “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani ‘Lestari’ melalui Edukasi Manajemen Limbah dan Pengembangan Budidaya Tanaman secara Terpadu untuk Mewujudkan Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan (SDG 12)”. Kegiatan dilaksanakan di Padukuhan Mertosanan Kulon, Kalurahan Potorono Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim yang beranggotakan Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho, Dr. Siti Nurbaiti, S.Si., dan Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., juga melibatkan mahasiswa dari lintas jenjang yaitu Winda Fionita Nur Safitri, Layly Salsabila, Alfonsus Fidel Pandu Ekanto, Miftahurrozi dari jenjang S1, Noor Laila Safitri, S.Si., dari jenjang S2, serta Fatimatuzzahra, S.Pd., M.Sc. dari jenjang S3.
Acara diawali dengan dengan sambutan dari Prof Diah yang menyampaikan terima kasih atas keterlibatan KWT ‘Lestari’ dalam kegiatan pengabdian ini untuk saling bekerja sama memajukan desa dan meningkatkan ekonomi. Dukuh Mertosanan Kulon, Ibu Atik Mudawamah, S.Ag. turut memberikan sambutan dan menceritakan “kondisi lingkungan yang menjadi perhatiannya saat ini, terutama terkait penanganan sampah. Adalah suatu keberuntungan bahwa Padukuhan Mertosanan Kulon memiliki TPS 3R. Adanya penjadwalan untuk pengangkutan jenis sampah akan membantu penanganan sampah. Melalui kegiatan pengabdian ini, semoga bisa lebih memotivasi warga untuk terlibat dan bergabung dalam memanfaatkan TPS 3R yang ada” tandas beliau. Berikutnya dilakukan penyerahan MoU antara Fakultas Biologi UGM dan KWT ‘Lestari’ yang disampaikan oleh Prof. Diah kepada Ibu Ketua KWT ‘Lestari’.
Sebelum agenda paparan kegiatan dan penyampaian materi, dilakukan pretest kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) “Lestari” untuk mengetahui pemahaman awal peserta terkait manajemen limbah dan pengembangan budi daya tanaman terpadu. Selanjutnya, sosialisasi program PkM disampaikan oleh Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si.. Beliau memperkenalkan anggota tim, menjelaskan tujuan dan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam satu periode pengabdian. Beliau menyampaikan bahwa masalah lingkungan adalah trend yang harus diselesaikan. Mulai dari edukasi, mentoring, hingga berlanjut bisa diterapkan secara mandiri oleh masyarakat adalah harapan yang diinginkan setelah kegiatan ini dilaksanakan. Sesi berikutnya berupa edukasi manajemen limbah yang disampaikan oleh Prof. Dr. rer. nat. Andhika Puspito Nugroho bersama Fatimatuzzahra, S.Pd., M.Sc. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan limbah organik dan anorganik, bahaya mikroplastik, sampah B3, dan bank sampah. Selain mengingatkan kembali akan konsep 3R, Reduce, Reuse, dan Recycle, peserta juga diberikan penjelasan mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya dan bahayanya pembakaran sampah. “Sampah bisa masuk ke badan air, seperti sungai. Membuang sampah langsung ke sungai, bukanlah penyelesaian tetapi justru dapat menyebabkan banjir. Partikel plastik atau mikroplastik juga bisa termakan oleh ikan, yang bila kita konsumsi bisa berdampak terhadap kesehatan” tambah Prof Andhika.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota KWT “Lestari”, Dukuh Mertosanan Kulon, Ketua KKB Mertosanan Kulon serta Bhabinkamtibmas Kalurahan Potorono. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi interaktif dan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan limbah dan keresahan para warga terkait lingkungan. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, tim PkM memberikan doorprize selama kegiatan berlangsung. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada peserta dengan nilai pretest tinggi dan yang memberikan usulan kegiatan untuk program pengabdian kepada masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, tim PkM Fakultas Biologi UGM ini merencanakan pelaksanaan kegiatan lanjutan pada bulan Juni 2026 berupa pelatihan pembuatan kompos dan pemanfaatan maggot untuk menangani sampah organik.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG 12) yaitu Responsible Consumption and Production atau konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT ‘Lestari’ terkait manajemen limbah dan pengembangan pertanian rumah tangga yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).



