Yogyakarta, September 2026 — Dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahima Ellya Wulandari dan Maureen Andrea Agatha, berhasil meraih Gold Medal dalam ajang The 8th World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 melalui karya inovatif berjudul “CALBIOTIC Gummies: Transforming Shell Waste and Indigenous Crops into Functional Nutrition for a Stunting-Free Future.” Karya tersebut dikembangkan di bawah bimbingan Dr. rer. nat. Abdul Rahman Siregar, S.Si., M.Biotech.

Pencapaian ini menjadi kabar membanggakan bagi UGM sekaligus menunjukkan kiprah mahasiswa Indonesia dalam kompetisi inovasi tingkat internasional. Melalui CALBIOTIC Gummies, tim mengangkat gagasan pemanfaatan sumber daya lokal untuk menjawab tantangan di bidang pangan dan kesehatan masyarakat.
CALBIOTIC Gummies merupakan gagasan pangan fungsional yang mengintegrasikan nano-kalsium dari limbah cangkang kerang dengan inulin dari umbi gembili (Dioscorea esculenta). Inovasi ini dirancang sebagai produk nutrisi ramah anak yang mendukung upaya pencegahan stunting.
Keunikan karya ini terletak pada pendekatan yang menggabungkan pemanfaatan hasil samping perikanan dan pengembangan komoditas pangan lokal dalam satu inovasi. Dengan demikian, CALBIOTIC Gummies tidak hanya mengangkat isu pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga menawarkan perspektif pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan.
Gagasan tersebut sejalan dengan pentingnya pengembangan inovasi pangan yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga memperhatikan potensi bahan baku lokal, keberlanjutan lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.
Raihan Gold Medal pada WICE 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap gagasan inovatif yang dikembangkan oleh Tim. Keikutsertaan dalam ajang ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa UGM untuk memperkenalkan ide dan potensi inovasi berbasis sumber daya Indonesia kepada komunitas inovator internasional.
Bagi tim, pencapaian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan CALBIOTIC Gummies melalui penelitian dan penyempurnaan lebih lanjut. Pengembangan tersebut mencakup peningkatan kualitas formulasi, evaluasi keamanan bahan, serta pengujian efektivitas produk agar potensi inovasinya dapat dikaji secara lebih mendalam.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat semangat mahasiswa UGM untuk menghasilkan karya yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan mengangkat isu stunting, pemanfaatan limbah, dan pangan lokal, CALBIOTIC Gummies menjadi salah satu contoh gagasan yang berupaya menghadirkan nilai tambah dari sumber daya Indonesia. [Penulis: Maureen Andrea Agatha].
