Singapore, 23 Oktober 2023 – Fakultas Biologi memperluas jaringan kerja sama di tingkat internasional melalui inisiasi kerja sama riset dan akademik dengan institusi terbaik di dunia salah satunya adalah James Cook University (JCU) Singapura. Delegasi Fakultas Biologi diantaranya Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni serta Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Sarjana Fakultas Biologi UGM mengunjungi JCU Singapura, setelah kunjungan kerja sama ke JCU Australia sebelumnya Kamis (19/10) lalu.
Kampus James Cook University di Singapura dimiliki sepenuhnya oleh James Cook University Australia, yang menempati peringkat 2% universitas terbaik di dunia. JCU Singapura didirikan pada tahun 2003 sebagai upaya JCU Australia untuk menginternasionalkan kegiatan kegiatannya serta menawarkan rangkaian program di Kampus Singapura mencakup Bidang bisnis, Teknologi Informasi, Psikologi, Pendidikan Sains, Perdagangan, Akuntansi, akuakultur, Ilmu Lingkungan, Desain Permainan, Pariwisata, dan Perhotelan. JCU Singapura juga menyediakan kursus di tingkat pra-universitas yang dirancang khusus untuk menyediakan jalur bagi siswa yang belum bisa segera memenuhi standar masuk universitas. Terletak di Sims Drive, JCU Singapura memberikan akses kepada mahasiswanya ke berbagai fasilitas dan layanan pendukung pembelajaran, diantaranya ruang kuliah dan seminar, perpustakaan dan fasilitas belajar terkait, laboratorium komputer, fasilitas penelitian dan pengajaran akuakultur, laboratorium keuangan dan akses ke berbagai fasilitas olahraga.
Diskusi kerja sama turut dihadiri oleh Professor May Tan-Mullins selaku Dean International and Chief Sustainability Officer, Assoc. Prof. Roberto Dillon selaku Academic Head Science and Technology, Cassandra Lee selaku Director, Recruitment & Partnerships, Dr Susan Gibson-Kueh, selaku Senior Research Fellow of Aquaculture, Dr Shen Xueyan selaku Senior Lecturer of Aquaculture, Shelley Wang selaku Senior Manager, International Management and Senior Regional Manager, Recruitment & Partnerships dan Ben Ng selaku Assistant Manager, International Management JCU Singapure. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut diskusi inisiasi kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya secara daring. Komponen diskusi kerja sama melipusi inisiasi kolaborasi di bidang Aquaculture diantaranya untuk kolaborasi double degree program maupun joint supervision dan joint research. Di samping itu, JCU Singapura turut tertarik dalam kesempatan student mobility & exchange, dan rencana pengembangan Fakultas Biologi UGM kampus Jakarta dalam double degree master program on MBA on bioentrepreneurship and biobusiness.
Diskusi tersebut merupakan jembatan yang baik untuk peningkatan jaringan kolaborasi Universitas Gadjah Mada terutama Fakultas Biologi dengan James Cook University Singapura. Di samping itu, kerja sama tersebut selaras dengan komitmen Fakultas Biologi dalam peningkatan kerja sama dalam rangka rekognisi internasional sesuai dengan dukungannya terhadap Sustainable Development Goals, SDG 17 sekaligus untuk peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan bermutu (SDG 4) serta bersaing dengan institusi-intitusi terbaik dunia.
Yogyakarta, 11 Oktober 2023 – Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan dari mahasiswa Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta. Kunjungan merupakan bagian dari kegiatan Praktikum Mata Kuliah Teknologi DNA. Kunjungan diterima di Auditorium Biologi Tropika sekaligus Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi UGM oleh Dr. Dwi Sendi Priyono, S.Si., M.Si. selaku Humas Fakultas Biologi sekaligus Dosen Laboratorium Sistematika Hewan.

Dr. Sendi mempresentasikan materi terkait fenomena kekerasan dan perdagangan satwa liar secara illegal di Indonesia. Beliau mengungkapkan kontribusi analisis forensik DNA dalam pengungkapan kejahatan terhadap satwa liar melalui analisis DNA satwa liar dilindungi serta berbagai kerja sama yang telah dilaksanakan bersama pihak terkait –kepolisian, BKSDA, kejaksaan dan sebagainya– dalam penanganan barang bukti.
Bertempat di Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi, mahasiswa UKDW selanjutnya belajar bagaimana mengoleksi hingga analisis data dari DNA forensik. Bersama dengan asisten laboratorium, mereka mencoba mengoleksi sampel dari barang bukti asli seperti kulit harimau, tulang harimau, tulang dugong, hingga gading gajah. Di samping itu, mahasiswa turut berlatih mengoleksi sampel, mereka juga belajar permrosesan ekstraksi DNA sampai belajar menangani kasus-kasus. Mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok dan setiap kelompok diminta menyelesaikan masing-masing kasus dan mempresentasikan hasilnya.
Mahasiswa UKDW yang berpartisipasi menunjukkan antusias luar biasa selama presentasi studi kasus. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih sekaligus kesadaran pada mahasiswa mengenai urgensi penanganan kejahatan satwa liar dan bagaimana peran biologi melalui analisis DNA forensik berkontribusi di dalamnya, selaras dengan komitmen Fakultas Biologi dalam dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) untuk peningkatan pendidikan di lingkungan kampus yang inklusif (SDG 4) dan dukungan konservasi sesuai dengan nilai SDG ke-15.
Jumat, 20 Oktober 2023, Tim Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat-Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Prof. Rarastoeti Pratiwi, dengan tiga anggota mahasiswa yakni: Aisya Syam Mahanani, Lathifa Haya Nuraziza, dan Oktaviani Setiati, telah melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Penanaman Tanaman Obat Keluarga dan Pangan Fungsional untuk Kelompok Wanita Tani di Padukuhan Malangrejo”. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Data Kependudukan Malangrejo, Kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, D.I.Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Dukuh Malangrejo (Bapak Sarbini) yang didampingi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Malangrejo (Ibu Isti Maryati), serta ibu-ibu Kelompok Wanita Tani yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan merupakan kelanjutan program PkM-MBKM di semester kedua tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah koleksi tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan maupun untuk penyuplai kebutuhan harian tubuh. Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk memberi alternatif metode penanaman tanaman yang lebih sehat dan praktis serta alternatif metode penyiraman tanaman yang cocok di musim kemarau akhir-akhir ini. Pada kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), digunakan bibit jahe putih, jahe merah, kunyit biasa, kunyit mangga, kunyit putih, kencur, serai, dan lengkuas yang ditanam di polybag dengan media tanah. Berbeda dengan TOGA, tanaman pangan fungsional yang digunakan yaitu selada, kangkung, cabai, sawi pakcoy, dan juga tomat serta ditanam dengan metode hidroponik menggunakan media rockwool. Khusus metode penanaman dengan polybag, digunakan metode siram tetes menggunakan infus tanaman dan botol plastik bekas untuk mengoptimalkan penggunaan air di musim kemarau.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan diawali dengan pembukaan dari Ketua Kegiatan, Dukuh Malangrejo, dan Ketua KWT Malangrejo. Sebelum pelaksanaan sosialisasi mengenai TOGA dan tanaman pangan fungsional dilakukan kuesioner pre-test dan pembagian booklet yang berjudul “Macam dan Cara Budidaya TOGA dan Tanaman Fungsional”. Dalam kegiatan sosialisasi ini disampaikan tentang ciri, manfaat, cara penanaman, cara perawatan, cara pemanenan dari masing-masing tanaman, serta metode penanaman menggunakan hidroponik dan penyiraman dengan infus. Sosialisasi ini bertujuan untuk saling belajar mengenai penanaman TOGA dan pangan fungsional yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Selain itu, juga diinformasikan tentang jenis TOGA dan pangan fungsional yang akan ditanam, serta sketsa tata letak sesuai jenis tanaman dan kondisi pekarangan. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi mengenai teknis penanaman, khususnya penanaman secara hidroponik serta penerapan metode penyiraman dengan botol infus. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan mengisi kuesioner post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan ibu-ibu KWT terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta (dalam hal ini ibu-ibu KWT) terkait penanaman TOGA dan pangan fungsional meningkat sebesar 23,5%.
Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan penanaman TOGA dan pangan fungsional. Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu implementasi kegiatan PkM-MBKM yang berlangsung selama dua semester pada tahun 2023. Cuaca yang tidak hujan mendukung kegiatan penanaman bersama yang dilaksanakan di pekarangan Balai Padukuhan. Kegiatan pelatihan ini diawali dengan penanaman pangan fungsional yang dilakukan secara hidroponik. Dalam pelaksanaannya, ibu-ibu KWT melakukan penanaman bibit selada ke dalam rockwool untuk proses penyemaian. Selanjutnya, penanaman tanaman TOGA dilakukan di lahan samping Rumah Data Kependudukan Malangrejo yang diawali dengan membuat media tanah dan menyiapkannya ke dalam polybag. Kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, serai, dan lengkuas ke dalam polybag, serta penyiraman tanaman di lahan pekarangan tersebut. Selama penanaman akan dilakukan pantauan setiap 3 hari sekali untuk memastikan tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
Townsville, 19 Oktober 2023 – Fakultas Biologi memperluas jaringan kerja sama di tingkat internasional melalui inisiasi kerja sama riset dan akademik dengan institusi terbaik di dunia salah satunya adalah James Cook University (JCU). Berdiri sejak 1961, JCU merupakan universitas tertua kedua di Queensland dan menawarkan pendidikan serta riset yang berfokus pada pengembangan di area tropis Australia. JCU juga memiliki akses terjangkau ke berbagai situs warisan dunia diantaranya The Great Barrier Reef, hutan hujan tropis Australia serta padang savannah di Cape York, Pennisula sehingga tidak heran JCU dikenal dengan keunggulan di bidang Marine Biology and Tropical Biodiversity Management. JCU menduduki posisi satu dunia dalam bidang Marine and Freshwater Biology dan kedua dalam bidang Biodiversity Conservation menurut The Centre for World University Rankings (CWUR), serta ranking top 100 menurut QS World Ranking untuk area Earth and Marine Science, Environmental Science, dan Hospitality and Leisure Management.
Berdasarkan keunggulan JCU dalam bidang Marine Science tersebut, Fakultas Biologi melalui Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan dan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, menginisiasi kerja sama di bidang akademik dan riset bersama dengan School of Marine and Tropical Biology, College of Science and Engineering JCU. Kunjungan kerja sama delegasi Fakultas Biologi ke JCU tersebut turut disambut oleh Prof. Dean Jerry selaku Dean of Research, Prof. Jan Strugnell selaku Director of Centre for Sustainable Fisheries and Aquaculture, Prof. Alana Grech selaku Academic Head for Earth and Environmental Science, Peter Robertson selaku Manager of College Operations, serta turut dihadiri oleh dua mahasiswa JCU asal Indonesia, Shafira Septriani, dan Adityo Setiawan.
Diskusi terkait penelitian Marine and Conservation Biology dan sinergi kerja sama Fakultas Biologi dengan College of Science and Engineering dilaksanakan bersama dengan Prof. Mia Hoogenboom selaku Academic Head for Marine Biology and Aquaculture, Dr. Naomi Gardiner, Dr. Mark Cyrus, dan Dr. Reniel Cabral. Dalam diskusi terkait kerja sama student mobility maupun joint degree dilaksanakan bersama dengan Kali Small selaku Manager of Global Experience JCU, Prof. Shaun Belward selaku CSE Associate Dean Learning and Teaching, Dr. Allison Paley, Prof. Mia Hoogenboom, Prof. Kyall Zenger selaku Dicipline Head of Aquaculture, Prof. Mark Hamann selaku Course Coordinator for Master of Marine Biology, Dr. Martijn van de Pol selaku Course Coordinator for Bachelor Advanced Science.
Fakultas Biologi berencana mengirimkan satu mahasiswa S1 IUP untuk melaksanakan mobility di School of Marine and Tropical Biology JCU selama satu semester pada tahun 2024. JCU mengapresiasi inisiasi kerja sama dari Fakultas Biologi dan turut mengundang mahasiswa Fakultas Biologi untuk mengikuti student mobility/exchange ke JCU baik melalui skema IISMA maupun mandiri. School of Marine and Tropical Biology juga berencana mengirimkan mahasiswanya mengikuti International Summer Course (ISC) di tahun 2024 sekaligus mengirimkan staffnya sebagai visiting professor dan keynote/invited speakers dalam General Lecture, ISC tahun 2024, maupun the 9th International Conference on Biological Science (ICBS) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Biologi UGM.
Pengembangan kerja sama riset akan dilaksanakan melalui skema hibah riset KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia) bersama beberapa universitas dan institusi riset lainnya di Australia dan Indonesia. Pengembangan tersebut tentunya selaras dengan komitmen Fakultas Biologi dalam peningkatan kerja sama dalam rangka rekognisi internasional sesuai dengan dukungannya terhadap Sustainable Development Goals, SDG 17 sekaligus untuk peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan bermutu (SDG 4) serta bersaing dengan institusi-intitusi terbaik dunia.
Melalui kunjungan tersebut, Prof. Budi selaku Dekan berharap kuantitas dan kualitas kerja sama internasional di Fakultas Biologi UGM akan terus meningkat, khususnya di bidang Biologi Kelautan dan Biodiversitas Tropika melalui kerja sama dengan School of Marine and Tropical Biology, College of Science and Engineering, JCU, Australia.
Sydney, 17 Oktober 2023 – Fakultas Biologi UGM melalui Tim Dekanatnya menyambangi University of Technology Sydney (UTS) dalam rangka peningkatan rekognisi dan kolaborasi memperluas jaringannya di kancah internasional. UTS merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dunia, menduduki peringkat ke-90 menurut QS World Ranking. Berdiri sejak tahun 1988, perguruan tinggi yang tergolong muda ini sudah memasuki jajaran perguruan tinggi terbaik dunia dalam kontribusi pembangunan berkelanjutan. UTS berkembang sangat pesat dalam satu dekade terakhir mengingat UTS menduduki peringkat ke-284 pada tahun 2013 menurut QS World Ranking, meningkat signifikan dengan rankinnya di tahun ini. UTS juga menawarkan program pembelajaran di kampus terbaik dengan fasilitas terdepan, terletak di pusat kota Sydney, Australia yang dikenal sebagai salah satu kota terbaik untuk pelajar di dunia.
Kunjungan Tim Dekanat Fakultas Biologi merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah dirintis dengan UTS sejak November tahun 2022 oleh Rektor Universitas Gadjah Mada sekaligus Dekan Fakultas Biologi. Diskusi kerja sama dengan UTS tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan dan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni Fakultas Biologi bersama dengan Prof. Ian Menz selaku Head of School of Life Science, Faculty of Life Science UTS, Dr. Leigh Martin selaku Program Director for Environmental Science Undergraduate Program, Prof. Shauna Murray selaku Program Director for Marine Biology Undergraduate Program, Prof. Alaina Ammit selaku Associate Dean for Faculty of Science UTS, serta Prof. Hui Chen selaku Associate Head of School for School of Life Science, Faculty of Science, UTS.
Inisiasi kerja sama Fakultas Biologi UGM dengan UTS khususnya dengan Faculty of Science rencananya akan terjalin dalam lingkup student and staff mobility diantaranya student exchange baik melalui skema program IISMA maupun mandiri, visiting professor dan keynote speaker/invited speaker untuk perkuliahan umun (General Lecturer) termasuk didalamnya kontribusi dalam agenda International Summer Course (ISC) Fakultas Biologi UGM tahun 2024.
School of Life Science, Faculty of Science, UTS turut berencana mendelegasikan dosen serta mahasiswanya ke Fakultas Biologi UGM melalui kerja sama New Colombo Plan (NCP) yang akan diinisiasi pada tahun 2024. Di samping itu, kerja sama riset akan dilaksanakan melalui hibah riset KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia). Rencana kerja sama tersebut tentu selaras dengan komitmen Fakultas Biologi terhadap dukungannya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals; SDGs) dalam peningkatan pendidikan yang inklusif maupun peningkatan riset (SDG 4 dan 17).
Melalui kunjungan tersebut, Prof. Budi selaku Dekan Fakultas Biologi berharap kualitas kerja sama internasional di Fakultas Biologi UGM akan terus meningkat, khususnya melalui kerja sama dengan School of Life Science, Faculty of Science, University of Technology Sydney, Australia.
Yogyakarta, 12 Oktober 2023 – Fakultas Biologi menyelenggerakan Talkshow Purna Karya bertajuk “Inspiring Minds, Shaping Future”. Talkshow tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Fakultas Biologi UGM sekaligus menjadi momen untuk bersilaturahmi dan menyampaikan salam terbaik melepas dosen Fakultas Biologi UGM yang akan purna. Talkshow Purna Karya dilaksanakan di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi dan mengundang Prof. Dr. Tjut S. Djohan, M.Sc. dari Laboratorium Ekologi dan Dra. Siti Susanti, SU. dari Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan sebagai narasumber. Acara turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, segenap dosen, dan tenaga kependidikan Fakultas Biologi UGM.
“Atas nama Fakultas Biologi kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Tjut dan Bu Siti Susanti atas pengabdian beliau,” ungkap Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM dalam sambutannya. Beliau juga menyampaikan pengabdian dan dedikasi tidaklah mudah mengingat Prof. Tjut dan Bu Siti Susanti telah mengabdi di Fakultas Biologi selama lebih dari 40 tahun.
Sebelum berlanjut pada sesi pematerian talkshow yang dipandu oleh Zuliyati Rohmah, S.Si, M.Si. Ph.D., terdapat pemutaran video terima kasih kepada para dosen purna karya. Dosen hingga laboran yang bernaung di Laboratorium Ekologi menyampaikan kesan pesan dan terima kasihnya kepada Prof. Tjut, untuk Bu Siti Susanti pesan, kesan dan terima kasih disampaikan oleh dosen, laboran, dan mahasiswa bimbingan beliau dari Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan, dan untuk Bapak Bambang Agus Suripto pesan, kesan, dan terima kasih disampaikan oleh dosen dan laboran dari Laboratorium Sistematika Hewan.
Prof. Tjut yang merupakan kelahiran Sabang, Nanggroe Aceh Darusalam bercerita bagaimana perjalanan beliau merantau sampai ke Jogja hingga mengabdi menjadi dosen di Fakultas Biologi. Beliau menyampaikan bagaimana kampung halamannya di pulau ujung Indonesia, dekat dengan pantai menjadikannya tertarik untuk menuntut ilmu di bidang Biologi. Selanjutnya Bu Siti Susanti juga menyampaikan bagaimana dia masuk ke Biologi atas arahan dari keluarga sekaligus bagaimana beliau memilih mengabdi menjadi dosen di Fakultas Biologi.
Prof. Jusup Subagja, Ketua Teratai (Paguyuban Pensiunan Dosen Fakultas Biologi UGM), turut hadir dalam agenda pada hari itu. Beliau menyampaikan pesannya terutama kepada Prof. Tjut karena mengabdi di laboratorium yang sama.
Ibu Siti Susanti selanjutnya menceritakan pengalaman menariknya saat pertama kali mengajar di bawah bimbingan Prof. Issirep, pada saat teknologi pada saat itu belum semaju sekarang, beliau menceritakan dinamikanya dalam mengajar dan membimbing mahasiswa pada saat itu. Prof. Tjut juga turut menceritakan masa awalnya mengajar yang pada awalnya mengajar di Perikanan sebelum mengajar di Biologi.
“Perubahan harus disikapi dengan hati-hati dan penuh inovasi dan kratifitas dan bukannya menurunkan produktifitas,” ungkap Prof. Tjut menanggapi tantangan banyaknya perubahan di masa depan. Bu Siti Susanti menambahan mengenai pentingnya nilai kejujuran untuk dijunjung tinggi di lingkungan kampus.
Selanjutnya kenang-kenangan diberikan dari Fakultas Biologi dan juga Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan dan Laboratorium Ekologi kepada kedua narasumber. Fakultas Biologi memberikan plakat dan syal sebagai bentuk apresiasi pengabdian kedua dosen purna tersebut. Talkshow pada hari tersebut ditutup dengan ramah tamah dan karaoke dilanjutkan dengan makasn siang bersama. Diharapkan acara tersebut dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus wujud terima kasih atas pengabdian kedua dosen purna dan dapat memotivasi pada dosen muda serta mahasiswa, selaras dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4).
Dalam rangka memberikan pemahaman mengenai peran penting morfologi tumbuhan dalam bidang Pertanian, sekaligus untuk memberikan wawasan penelitian yang terkait berbagai bidang Biologi, dosen Fakultas Biologi UGM yaitu Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. Diundang untuk memberi kuliah umum di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtanyoma). Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 7 Oktober 2023 tersebut berlangsung di kampus Polbangtanyoma, dan diikuti oleh 186 mahasiswa baru angkatan 2023. Kuliah umum tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa dari tiga prodi yaitu Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Prodi Agribisnis Hortikultura, dan Prodi Teknologi Benih. Dalam kesempatan tersebut Prof. Ratna Susandarini yang merupakan Guru Besar bidang Taksonomi Tumbuhan mengulas topik “Peran Morfologi Tumbuhan di bidang Pertanian”. Kuliah umum tersebut berisi paparan morfologi tumbuhan sebagai salah satu bidang kajian Botani yang penting untuk identifikasi, karakterisasi, hingga serifikasi benih dan registrasi varietas baru. Mahasiswa Polbangtanyoma sangat antusias mengikuti kuliah umum tersebut. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan dari mahasiswa sesuai pemaparan materi, Pihak Polbangtanyoma yang diwakili oleh Asih Farmia, Sp., M.Agr.Sc. Mengharapkan kuliah umum ini akan menjadi kegiatan yang berlanjut dengan kerjasama di bidang akademik lainnya. Kegiatan kuliah umum tersebut diharapkan juga menjadi awal rintisanya kerjasama yang lebih luas dan formal antara Polbangtanyoma dengan Fakultas Biologi UGM

Prof. Dr. Ratna Susandarini, M.Sc. saat memberikan kuliah umum di Polbangtanyoma

Mahasiswa angkatan 2023 Polbangtanyoma antusias menyimak kuliah umum yang diberikan oleh dosen Fakultas Biologi UGM
Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Talkshow Pengembangan Karir Dosen dengan judul “Kiat-Kiat Akselerasi Karir Dosen” pada Senin, 9 Oktober 2023 di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menjadi platform yang sangat baik bagi dosen-dosen di Fakultas Biologi UGM untuk mendapatkan tips and trick serta insight untuk meraih kesuksesan dalam dunia akademik. Acara Talkshow berlangsung selama 2 jam, dari pukul 09.00 – 11.00 WIB dan dihadiri oleh 31 dosen Fakultas Biologi UGM. Acara dimulai oleh MC, yaitu Nuha Ainurrahman, S.Si.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM turut hadir dalam acara Talkshow dan memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Prof. Budi menyambut dengan baik kedatangan Prof. Dr. Pramaditya Wicaksnono, M.Sc. dan berterima kasih atas kesediaannya untuk datang di Fakultas Biologi UGM dalam rangka sharing ilmu dan pengalaman. Prof. Budi juga mengucapkan selamat kepada Prof. Pramaditya karena telah berhasil memecahkan rekor sebagai Profesor termuda di Universitas Gadjah Mada pada umur 35 tahun 11 bulan dan mengapresiasi prestasi yang diterimanya. Dengan diadakannya Talkshow ini, Prof. Budi berharap dosen Fakultas Biologi dapat belajar banyak dari ilmu-ilmu yang diberikan sehingga dapat mempersiapkan jenjang karir mereka dengan baik. Tidak lupa, Prof. Budi juga memberikan pesan kepada Prof. Pramaditya khususnya untuk dapat menjaga endurance-nya sehingga dapat terus berkarir di Universitas Gadjah Mada dalam waktu yang lama.
Selanjutnya, Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si., M.S., Ph.D. selaku moderator mengambil alih acara dan membuka acara inti yaitu Talkshow “Kiat-Kiat Akselerasi Karir Dosen”. Prof. Dr. Pramaditya Wicaksono, M.Sc., selaku Pembicara, merupakan Dosen di Fakultas Geografi dan juga merupakan Guru Besar termuda di UGM. Pada awal Talkshow, Prof. Pramaditya sharing mengenai kegiatan-kegiatan yang dijalaninya sehingga dapat memenuhi kredit untuk mengajukan kenaikan jabatan Guru Besar, mulai dari kegiatan mengajar, bimbingan Tugas Akhir mahasiswa, dan penyusunan modul praktikum dan lain sebagainya. Prof. Pramaditya menyebutkan bahwa pelaksanaan pendidikan merupakan bidang yang paling lama dijalani sehingga untuk mengimbanginya dapat ditopang dengan pembinaan kegiatan mahasiswa dan/atau membimbing dan menguji mahasiswa S2 dan S3 di luar Universitas Gadjah Mada. Pada Bidang Penelitian dan Publikasi, salah satu tips yang diberikan oleh Prof. Pramaditya yaitu berupa pengoptimalan publikasi pada jurnal nasional terakreditasi. Sedangkan pada bidang Pengabdian Masyarakat, Prof. Pramaditya menekankan pada penyesuaian pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan passion yang dimiliki sehingga dalam prosesnya akan jauh lebih mudah.
Di satu jam terakhir acara, kegiatan diskusi dan tanya jawab berlangsung secara aktif dan menyenangkan. Dosen-dosen Fakultas Biologi banyak menyampaikan pertanyaan berdasarkan kesulitan yang dialami mereka dalam proses pengumpulan angka kredit dan tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut. Prof. Pramaditya juga tanpa ragu-ragu memberikan jawaban dan masukan berdasarkan pengalaman beliau dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang beliau hadapi. Diskusi mengenai peran Departemen dan Fakultas dalam mempermudah jenjang karir dosen juga tersampaikan dengan baik. Semoga dari penyampaian materi yang dilakukan oleh Prof. Pramaditya dan diskusi tanya jawab yang telah terlaksana dapat menjadi motivasi yang membangun bagi dosen Fakultas Biologi sehingga dapat mempersiapkan jenjang karirnya lebih matang lagi.
Kegiatan Talkshow ini mendukung beberapa aspek dari Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu adanya kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dengan Dosen di Fakultas Geografi UGM (SDG 17) serta peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) melalui akselerasi karir oleh Dosen. Selain itu, output kegiatan ini dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi (SDG 8) dengan menciptakan banyaknya peluang penelitian-penelitian di lingkungan akademis.
Yogyakarta, 9 Oktober 2023 – Fakultas Biologi menerima kunjungan dari Leiden University the Netherland dalam rangka tindak lanjut kerja sama antara Faculty of Science Leiden University dan tiga Fakultas di Universitas Gadjah Mada diantranya Fakultas Biologi, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh mitra dari Leiden Universiry, Dr. Gert Jan van Helden dan Daniel Mandel. Dari Fakultas Biologi dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D selaku Sekretaris Kantor Urusan Internasional, dan Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc. Dari Fakultas Farmasi dihadiri oleh Apt. Dr. rer. nat. Nanang Fahrudin, M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Sylvia Utami Tanjung Pratiwi. S.Si., M.Si., dan drh. Retno Muwarti, MP., Ph.D. Dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan dihadiri oleh Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSP. selaku dekan dan Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K) selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan.
Diskusi diawali dengan sambutan dari Universitas Gadjah Mada dari ketiga fakultas: Biologi, Farmasi, serta KKMK. Leiden University terutama Faculty of Science telah menjalin kerja sama yang baik sejak lama dan kunjungan ini merupakan kunjungan dalam rangka kerja sama penelitian dalam lingkup Joint Research and Expertise Center terutama untuk penelitian terkait zebrafish. Dr. Gert menyampaikan UGM adalah salah satu mitra yang paling aktif menjalin kerja sama dengan Leiden, beberapa kerja sama yang telah dilaksanakan diantaranya mutual visiting professors, mobility students untuk program master dan doktor, serta joint degree program yang yang akan dilaksanakan diantaranta termasuk inisiasi joint research center yang menjadi topik diskusi utama pada pertemuan kali ini Senin (9/10).
Kunjungan dilanjutkan dengan menyusuri Gedung MSIBC (Moeso Suryowinoto Indonesia Biodiversity Center) Fakultas Biologi. Pada gedung baru Fakultas Biologi tersebut nantinya akan ditempatkan beberapa perangkat penelitian yang menjadi bagian kerja sama dengan Leiden.
Harapannya melalui kolaborasi tersebut dapat mendukung peningkatan pendidikan hingga penelitian di UGM khususnya di Fakultas Biologi UGM dan peningkatan kesempatan belajar mahasiswa hingga tingkat Internasional. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Fakultas Biologi untuk memperluas koneksi dan kerja sama dengan berbagai mitra untuk peningkatan kualitas pendidikan, sejalan dengan dukungannya terhadap Sustainable Development Goals untuk peningkatan pendidikan dan perluasan kerja sama (SDG 4 dan 17).
Yogyakarta, 6 Oktober 2023 – Fakultas Biologi UGM menerima kunjungan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako, Dr. Lufsyi Mahmudin, S.Si., M.Si. Kunjungan tersebut sekaligus dalam rangka peresmian kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dengan FMIPA Universitas Tadulako melalui penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama, setelah diskusi kerja sama yang telah dilaksanakan sebelumnya di Kamis (5/10). Acara tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi, Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, serta Abdul Razaq Chasani, Ph.D. selaku Ketua Departemen Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM.
Prof. Budi selaku Dekan Fakultas Biologi menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap akan menghasilkan luaran sesuai dengan lingkup kerja sama dalam peningkatan mutu pendidikan menurut Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut. Dr. Lufsyi selaku Dekan FMIPA Universitas Tadulako turut mengungkap apresiasinya atas sambutan Fakultas Biologi dan komitmen untuk menjalin kerja sama antar perguruan tinggi di Indonesia.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat mendukung kerja sama yang baik antara FMIPA Universitas Tadulako dan Fakultas Biologi UGM, selaras dengan komitmen institusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) untuk peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif (SDG 4) dan peningkatan kerja sama yang baik (SDG 17) untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.










































