Yogyakarta, 13 Mei 2026 Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Endang Semiarti. Beliau menerima penghargaan Recent Citation Impact Award (2022–2025) dari Indonesian Journal of Biotechnology atas kontribusi ilmiahnya melalui publikasi bereputasi internasional.
Penghargaan tersebut diberikan kepada artikel berjudul “Application of CRISPR/Cas9 Genome Editing System for Molecular Breeding of Orchids” yang diterbitkan pada tahun 2020. Berdasarkan data Scopus, artikel tersebut terpilih sebagai salah satu artikel dengan jumlah sitasi tertinggi selama periode 2022–2025.
Artikel ilmiah ini merupakan hasil penelitian kolaboratif internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Nagoya University, Jepang. Kolaborasi tersebut terlaksana melalui dukungan pendanaan Hibah PKLN Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia periode 2017–2019 serta pendanaan dari Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Pemerintah Jepang, pada periode yang sama.
Kolaborasi internasional ini turut melibatkan peneliti dari Nagoya University, Jepang, yakni Dr. Yasushi Yoshioka dan Prof. Shogo Matsumoto, yang berkontribusi sebagai co-author dalam publikasi ilmiah tersebut. Selain itu, tim peneliti UGM dalam program pendanaan JSPS 2017–2019 juga melibatkan Prof. dr. Ir. Aziz Purwantoro dan Prof. Dr. Ir. Jaka Widada dari Fakultas Pertanian UGM. Kerja sama ini menjadi salah satu wujud penguatan jejaring penelitian internasional sekaligus mendukung pengembangan riset bioteknologi tanaman.
Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi Prof. Endang Semiarti dalam pengembangan riset di bidang bioteknologi, khususnya pemanfaatan teknologi CRISPR/Cas9 untuk pemuliaan molekuler tanaman anggrek. Penelitian tersebut dinilai memberikan dampak ilmiah yang luas dan menjadi rujukan bagi berbagai penelitian lanjutan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi publikasi ilmiah yang dinilai memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas dan pengaruh akademik jurnal di tingkat internasional.
Prestasi ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi dan publikasi ilmiah, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengembangan inovasi bioteknologi modern, serta SDG 15: Life on Land melalui upaya konservasi dan pengembangan keanekaragaman hayati tanaman, termasuk anggrek, menggunakan pendekatan molekuler yang berkelanjutan.





