Dalam rangka memperingati Dies Natalis Fakultas Biologi UGM yang ke-63, Fakultas Biologi menyelenggarakan Olimpiade Nasional Biologi Biology Brainiac Competition (BBC) pada Minggu, 30 September 2018. BBC merupakan salah satu rangkaian acara BIOSPHERE (Bilogy’s Euphoria in Science and Art). BBC pada tahun ini mengusung tema ‘Go Beyond Expectation”. Acara ini diikuti oleh 32 tim yang berhasil lolos semi-final dari total pendaftar 322 tim dari seluruh Indonesia. Seleksi tahap satu telah dilaksanakan pada 9 September 2018 secara online.
Acara dilaksanakan di auditorium Fakultas Biologi dan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan membaca doa bersama-sama yang dipimpin oleh MC yaitu Gregorius Agung Langgeng Septyoputro dan Farial Alwaini. Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi oleh Tim Paduan Suara Mahasiswa Fakultas Biologi UGM. Sambutan pertama oleh Ketua Acara Muhammad Haekal. Kemudian dilanjutkan sambutan yang kedua oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Biologi, Lalu Gunawan Fadliansyah. Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang di Fakultas Biologi UGM dan selamat berjuang semoga kesuksesan selalau ada untuk kita semua. Sambutan terakhir oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph. D., yang sekaligus membuka acara BBC 2018 secara resmi.

Sebelum dilanjutkan ke acara berikutnya dilakukan sesi foto bersama dan sharing dengan peserta semi-final BBC. Risna Salsabila seorang siswi SMA Al-Muttaqin menyampaikan perasaannya bahwa tidak menyangka dapat lolos sampai semifinal. Sharing kedua dari Muhammad siswa SMA AR-Rahmat Bojonegoro, Muhammad merasa kaget sekaligus senang dapat berhasil lolos semi-final BBC. Setelah itu peserta berpindah ke ruang ujian semi-final yaitu ruang 1 dan 2 gedung baru Fakultas Biologi UGM dengan didampingi oleh panitia. Dari ujian tersebut diambil 10 tim untuk selanjutnya melakukan ujian praktikum.

Usai ishoma dilaksanakan praktikum di Teaching Laboratoty Gedung B Fakultas Biologi UGM. Selama praktikum setiap tim didampingi oleh asisten. Tim yang lolos ke babak grandfinal diumumkan tak lama dari usai praktikum. Diambil lima tim dengan nilai tertinggi, MAN IC SIAK, SMA Kesatuan Bangsa, SMA 1 Yogyakarta, SMA Unggulan MH Tamrin, SMAN 1 Kediri. Sebelum melanjutkan ke babak grandfinal perserta BBC istirahat untuk melaksanakan shalat ashar. Pada babak grandfinal penilaian dilakukan secara langsung oleh juri lomba. Juri lomba merupakan dosen Fakultas Biologi yaitu Akbar Reza, S.Si., M.Sc., Indra Lesmana., S.Si., M.Sc., Aries Bagus Sasongko, M.Biotech., Sidiq Permana Putra, S.Si., M.Sc., dan Luthfi Nurhidayat, S.Si., M.Sc.

Setelah melewati babak grandfinal dan perhitungan nilai maka diperoleh juara dari BBC 2018 ini. SMA Kesatuan Bangsa menjadi juara pertama BBC 2018, lalu disusul SMA Unggulan MH Tamrin sebagai juara kedua, dan MAN IC Siak, Riau sebagai juara ketiga. Para juara tersebut selain mendapat tropi kejuaraan juga mendapatkan uang pembinaan. SMA Negeri 1 Yogyakarta merupakan tim yang mendapatkan gelar Best Practical dan SMA Negeri 1 Kediri sebagai Best Theory. Pengumuman lomba merupakan akhir dari acara BBC 2018. Acara ditutup secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ibu Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D pada sekitar pukul 17.00 WIB.


Abdul memaparkan bahwa untuk melakukan riset tentang virus ini memerlukan pengetahuan dasar Biologi Molekular yang baik sehingga meskipun pernah mendapatkan matakuliah Biologi Sel dan Molekular serta Genetika Molekular, tetap harus belajar lebih banyak, terutama tentang perkembangan Biologi Molekular terkini. Selain itu pemahaman tentang savety procedure juga mutlak diperlukan karena objek yang diteliti adalah partikel yang sangat infectious yang dapat membahayakan diri sendiri. Oleh karena itu sebelum memulai kegiatan riset di laboratorium, setiap peneliti akan diperkenalkan dengan kondisi laboratorium beserta alat-alat yang tersedia, demikian juga dengan safety procedure terutama yang akan menggunakan laboratorium dengan safety level 3 (BSL 3). Abdul merasa bahwa Biologi Sel dan Molekular beserta Genetika Molekular yang pernah diajarkan di Fakultas Biologi UGM sangat bermanfaat untuk mendukung studinya demikian juga dengan pengalaman meneliti tentang virus dengue yang pernah dilakukan saat menempuh studi master di Pusat Studi Bioteknologi delapan tahun silam.
Obat-obatan, antibiotik dan resitensi merupakan hal yang sangat umum di dunia farmasetikal. Hal ini berkaitan dengan kemampuan mikroorganisme dalam beradaptasi setelah terpapar antibiotik atau obat-obatan dalam dosis yang non-letal. Pada kuliah umum berjudul “Waging Chemical Warfare on Microorganism: Drugs and Drug-resistance”, Prof Kiaran Kirk, peneliti sekaligus Dean of College of Science, Australian National University Australia memaparkan secara umum bagaimana suatu obat-obatan dan antibiotik bekerja pada manusia dan bagaimana resistensi dapat terjadi secara terus menerus akibat adanya proses mutasi.
Pada sesi seminar kedua, materi disampaikan oleh Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc dari Fakultas Biologi dengan tema How to write a good research paper. Beliau membahas mengenai gambaran singkat mengenai karya tulis ilmiah, berbagai kriteria jurnal terindeks, jurnal terakreditasi, hal-hal yang harus dihindari dalam penulisan karya tulis ilmiah (plagiarism), dan jurnal predator. Pemaparan utama mengenai kiat-kiat agar karya tulis ilmiah hasil penelitian dapat memenuhi kriteria yang diinginkan oleh penerbit sehingga output jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan program pascasarjana Fakultas Biologi UGM dapat dipenuhi oleh mahasiswa.



Dalam rangka mengimplementasikan misi utama yaitu menghimpun lembaga-lembaga Pendidikan Tinggi di bidang Biologi, maka pada Kongres KOBI ke-2 ditandatangani nota kesepahaman antara 9 Perhimpunan dan Asosiasi Peneliti dan Program Studi Bidang Biologi. Adapun Nota kesepahaman ini dibuat untuk penguatan riset dasar berbasis megabiodiversitas, pengembangan SDM dan program studi life sciences, kerjasama pengelolaan jurnal, pembenahan kurikulum Pendidikan tinggi, standardisasi kualitas lulusan, kerjasama pembentukan Asosiasi Profesi Biologi dan yang terkait di Indonesia. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh:
Kongres ini berhasil menetapkan Ketua Umum KOBI untuk Periode 2018-2020 yaitu Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc, melanjutkan periode kepemimpinan sebelumnya yang juga dijabat oleh Dr. Budi S Daryono. Pada kesempatan ini, Ketua Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI), yang juga Dekan Fakultas Biologi Dr. Budi S Daryono menegaskan kembali visi utama pendirian KOBI yaitu berperan aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi biologi dalam penguasaan keanekaragaman hayati, untuk pemanfaatan sumber daya alam hayati (bioresources) secara optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat manusia dan kelestarian lingkungan. Selain itu, Dr. Budi juga menyampaikan pentingnya profesi biolog di Indonesia. “Profesi biolog memegang peran penting di Indonesia yang merupakan negara megabiodiversitas. Terutama, sebagai salah satu garda terdepan penyelematan, pemanfaatan dan pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.” Pungkas Dr. Budi


Seluruh keluarga disambut dengan beraneka warna balon yang menyemarakkan minggu pagi yang cerah. Sembari mengisi registrasi yang sekaligus merupakan undian door prize, terpancar keceriaan dari adik-adik yang siap berpartisipasi di dalam berbagai perlombaan tradisional. Acara dibuka dengan sambutan singkat Dekan Fakultas Biologi, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., dan segera dilanjutkan dengan senam pagi bersama. Berkat senam pagi rutin setiap Jum’at pagi, semua gerakan senam instruktur diikuti dengan penuh kekompakan oleh peserta senam. Bubur ayam hangat, aneka jajanan tradisional beserta sumbangan lagu dari tiap unit kerja merupakan resep jitu melepas lelah pasca senam pagi.
