Perpustakaan Fakultas Biologi UGM Pada hari Rabu, tanggal 01 Agustus 2018 mengadakan kegiatan TOT atau pembekalan bagi SDM Perpustakaan dan library volunteer. Kegiatan ini di bagi menjadi dua sesi, yang pertama dimulai pada pukul 08.00 sampai pukul 12.00 dengan lokasi di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM dengan pembicara Purwoko, SIP., M.A. Materi yang disampaikan ada dua topik yang pertama tentang penggunaan mendeley dan topik yang kedua tentang pelatihan Ms Word tingkat lanjut. Pada topik yang pertama berupa review terkait penggunaan aplikasi Mendeley serta teknik penggunaan tambahan berupa monitoring seluruh data artikel jurnal maupun e-reference dalam komputer dengan menggunakan aplikasi tersebut, sehingga diharapkan semakin memudahkan akademisi kedepannya dalam mengelola artikel maupun referensi yang didapat. Tak lupa pustakawan Fakultas Biologi UGM juga mendapatkan pembekalan lanjutan mengenai tips dan trik penulisan karya ilmiah menggunakan Ms Word. Materi pada topik yang kedua berupa pelatihan Ms Word tingkat lanjut yang dipandu oleh Aryo selaku perwakilan dari MIC (Microsoft Inovation Centre) UGM. Pelatihan ini terdiri dari pengenalan fasilitas hasil kerjasama Microsoft dan UGM berupa hal-hal teknis seperti instalasi Windows Education version untuk mahasiswa S1 Kluster SAINTEK UGM serta penggunaan Office 365 sebagai media untuk mengerjakan berbagai tugas yang dapat dilakukan secara online. Selanjutnya, para volunteer dan pustakawan diberikan pengetahuan berupa teknik penggunaan Ms Word dalam hal kepenulisan Karya Ilmiah.
Kemudian pada sesi kedua seluruh peserta berpindah tempat menuju Fakultas Biologi UGM guna melanjutkan pelatihan dengan topik tentang akses e-resources yg dimiliki UGM. Pada sesi kedua ini acara di mulai pukul 13.00 sampai pukul 15.00 dengan lokasi di ruang pelatihan Perpustakaan Fakultas Biologi UGM. Narasumber pada sesi ini disampaikan oleh Purwani Istiana, SIP., M.A dengan materi tentang pengetahuan dan ketrampilan cara mengakses format digital atas fitur-fitur yang ada dalam format digital yang disediakan perpustakaan UGM. Pengetahuan tentang sumber-sumber informasi digital yang dapat diakses oleh mahasiswa, serta strategi mengakses sumber informasi ilmiah yang layak dijadikan rujukan juga penting dipahami dan diketahui oleh mahasiswa. Pada kesempatan ini juka dikenalkan tentang bagaimana cek antiplagiasi menggunakan fitur AIMOS serta tips dan trik dalam membekali Mahasiswa Baru yang akan mendapatkan pelatihan serupa di waktu yang akan datang.
Tujuan dari kegiatan TOT ini adalah untuk membekali ketrampilan yang lebih kepada tenaga SDM perpustakaan dan library volunteer guna menghadapi mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan PPSBM. Kegiatan ini berisi materi untuk mengakses seluruh layanan online Perpustakaan UGM. Selain itu dengan adanya pelatihan yang diberikan ini, harapan kedepannya semoga seluruh sivitas akademika Fakultas Biologi UGM pada khususnya semakin meningkatkan wawasan yang dimiliki terutama dalam hal akses dan pengelolaan e-resources yang telah dilanggan UGM serta hal-hal teknis terkait kepenulisan menggunakan Ms Word guna memaksimalkan Karya Ilmiah yang dihasilkan. Rusna
Pada hari pertama ditutup dengan praktikum secara dry lab, yaitu analisis Miseq data filtering using Mothur. Peserta diharuskan register terlebih dahulu pada eLOK sebagai platform eLearning yang dikembangkan oleh UGM untuk mengikuti pelatihan ini secara komprehensif dan berkelanjutan, selain itu peserta melakukan registrasi di usegalaxy.org sebagai server online dalam menjalankan Mothur. Output yang diperoleh berupa data dengan ekstensi (.biom) dari data yang diolah dengan Mothur pada platform Galaxy selanjutnya divisualisasi menggunakan PHINCH dan Krona. Pada hari kedua, peserta melanjutkan analisis data output pada hari pertama yang diawali dengan mengeksplorasi metadata di EBI-Metagenomics sebagai data komparatif. Peserta diberikan keleluasaan dalam mengeksplorasi data untuk lebih mengenal konsep metagenomics khususnya metabarcoding dalam pelatihan kali ini. Selanjutnya komparasi data dilakukan dengan menggunakan software Megan. Interpretasi data yang dilakukan meliputi Taxanomical Analysis dan Functional Analysis. Sebelum penutupan, peserta diberikan materi tambahan terkait analisis fungsional menggunakan PICRUST dan software STAMP. Tema ke-4 ditutup oleh Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc.,Ph.D. yang dilanjutkan dengan foto bersama. Respon positif dilontarkan oleh peserta secara umum dan mengharapkan adanya kelanjutan dari pelatihan ini. (Wiko/Humas Panitia)
Kastrasi adalah proses membuang bagian bunga jantan pada bunga hemafrodit, dengan cara membuka mahkota bunga dan membuang serbuk sari sebelum terjadi persarian/polinasi sendiri. Bunga dipilih yang tumbuh normal, bebas hama penyakit, dan masih kuncup yang diperkirakan keesokkan harinya akan mekar. Mahkota bunga dibuka dengan menggunakan pinset kecil atau tusuk gigi. Seluruh kepala sarinya dibuang dan dilakukan dengan hati-hati agar tangkai putik tidak terluka atau patah. Sedangkan polinasi sendiri dilakukan dengan membuang mahkota bunga jantan, kemudian menempelkan atau mengusapkan serbuk sari bunga jantan ke kepala putik bunga hemafrodit labu. Setelah kastrasi dan polinasi dilakukan, maka bunga harus kembali ditutup dengan menggunakan kertas wajik. Supaya persilangan berhasil perlu diketahui tujuan dan prioritas persilangan serta sifat-sifat penting varietas atau spesies tetua yang akan disilangkan, terutama biologi bunga dan teknik persilangan. Labu susu ini merupakan satu produk ungulan yang jika dikembangkan secara maksimal bisa menaikkan perekonomian warga dan dapat digunakan sebagai produk pertanian unggulan di Desa Madurejo.

Beragam materi diberikan dalam kegiatan summer course tersebut, diantaranya adalah analisis vegetasi bakau, belajar memahami pengelolaan kawasan bakau berbasis masyarakat, serta menganalisis ancaman anthropogenik di kawasan sand dune yang dipaparkan oleh 

Sementara pada tahun 2018 ini, tim Fakultas Biologi pada bulan Mei lalu yang terdiri dari Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc., Woro Anindito Sri Tunjung, Ph.D., Lisna Hidayati, M. Biotech., dan Aries Bagus Sasongko, M. Biotech menjelaskan mengenai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan dengan hidroponik dan bagaimana bercocok tanam dengan hidroponik sederhana. Para siswa, guru dan orang tua siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Terbukti dari celotehan pertanyaan-pertanyaan ingin tahu dari para siswa. .“Kak ini sumbunya berfungsi untuk apa?”, Kak saya boleh bawa pulang hidroponiknya?”, “Kak kenapa botolnya harus diberi lubang?”, “Kak kalau dikasih ikan bisa tidak?” ujar Nehan salah satu siswa SD Tumbuh II. Beberapa hari sesudahnya pun orang tua siswa masih menindaklanjuti kegiatan tersebut dengan menanyakan cara pemeliharaan yang tepat pasca pembuatan hidroponik.