Peneliti Fakultas Biologi Sinergikan Riset Tebu Indonesia Di Ajang Seminar Internasional Di Filipina
Pada tanggal 19- 20 Oktober 2018 tiga mahasiswi Fakultas Biologi yaitu Bening Larasati, Christy Ariesta dan Cindy Gresyllia Permadani berkesempatan mengikuti Konferensi International Conference on SAFE (Sustainable Agriculture, Food and Energy) #6 yang diinnisiasi oleh Pampage State Agricultural University (PSAU), Philippines Centre for Postharvest and Mechanization (PhilMech), dan Central Bicol State Universit of Agriculture (CBSUA) di Manila, Filipina, sebagai presenter. Kegiatan konferensi yang bertemakan “Inclusive Agri-food Energy Production for Comuntiy Empowerment in a Changing World“ ini diawali dengan kegiatan pre-conference tour pada tanggal 19 Oktober dengan mengunjungi IRRI (International Rice Research Institute) yang merupakan pusat penelitian padi terbesar di Asia, UPLB dan juga salah satu tempat wisata popular di Filipina yaitu Tagaytay.
Hari selanjutnya pada tanggal 20 Oktober diselenggarakan konferensi yang bertempat di I’M Hotel, Makati, Filipina. Kegiatan dimulai dari pukul 7.30 hingga 18.00 waktu setempat yang terbagi kedalam dua sesi. Sesi pertama pada pukul 9.00 hingga 14.00 merupakan sesi diskusi dan presentasi hasil penelitian oleh Key Note Speakers yang merupakan Guru Besar dari berbagai negara seperti Sri Lanka, Filipina, Thailand, Vietnam, Taiwan, USA, Irak, India, dan Malaysia.Pada sesi kedua pukul 14.00 hingga 18.00 merupakan sesi presentasi kelas paralel yang dibagi ke delapan ruangan kelas presentasi dan diskusi hasil penelitian. Konferensi Internasional ini merupakan sarana bagi peneliti untuk bertukar pikiran melalui hasil penelitian mengenai agrikultur, pangan, dan energi yang terbaharui.
Tiga mahasiswa delegasi Fakultas Biologi UGM dibawah pembimbingan ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., berkesepatan untuk mempresentasikan hasil penelitian kami yang berjudul Evaluation of Pest Control Based on Morphological Character Variation on 20 Varieties and Genetic Variation Based on RAPD of Sugarcane (Saccharum officinarum L.) in Indonesia. Adapun dari presentasi ini kami mendapat masukan dari berbagai pihak untuk penelitian yang lebih komprehensif dan harapannya hasil peneltian ini akan di publikasikan pada International Journal of Advanced Science, Engineering and Information Technology (IJASEIT) ISSN: 2088-5334 (SCOPUS-INDEXED JOURNAL) atau IOP Proceeding (Scopus-indexed Proceeding). Kami selaku mahasiswa delegasi Fakultas Biologi UGM mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami dalam kegiatan Konferensi Internasional ini diantaranya Ditmawa Universitas Gadjah Mada, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Potma Fakultas Biologi UGM, Tanoto Foundation dan Kegiatan Kerja sama Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S), Badan Pengembangan dan Penelitian Pertanian Republik Indonesia sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar.












Pemilihan lokasi kegiatan sebagai tempat dilaksanakan pengabdian masyarakat, bukan tanpa alasan dikarenakan kawasan tersebut sedang dikembangkan menjadi kawasan Sentra Wisata Anggrek Kabupaten Kulon Progo. Kawasan Banyunganti sendiri merupakan daerah yang memiliki jenis tanaman anggrek lokal khas Kulon Progo. Anggrek lokal menjadi salah satu potensi besar daerah yang harus dikembangkan agar dapat menjadi pendapatan lebih bagi masyarakat. Perlu adanya fokus dari masyarakat dalam berbisnis untuk menambah pendapatan bagi masyarakat. Hal itulah yang menjadi topik yang disampaikan oleh narasumber dalam kegiatan ini yaitu Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. dari Fakultas Pertanian UGM. Beliau selaku penggiat bisnis, memberikan tips dan trik dalam membangun usaha bisnis dengan melihat potensi kawasan Banyunganti yang dapat diangkat. Dapat berupa membuat souvenir khas daerah tersebut atau makanan khas yang dapat menarik minat wisatawan. Beliau juga menekankan tentang pentingnya berinovasi dalam membangun suatu usaha.
















Penghargaan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) adalah bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah kepada para mitra dan inovator yang secara nyata mendukung dalam memajukan produk inovasi untuk masyarakat luas. Sebagaimana tujuan awal bahwa fasilitasi Penyelenggaraan Lomba Krenova tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan saja, tetapi para pemenang lomba diberikan fasilitasi dan pembinaan, serta pendampingan menuju Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), melalui kolaborasi antar lembaga penelitian, Inkubator, Technopark dan Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Selain itu, para peserta Lomba Krenova juga mendapatkan beberapa fasilitasi lanjutan, antara lain: Pelatihan HKI, Hilirisasi Teknologi, Business Technology Center (BTC), Diseminasi dan Penyertaan Pameran, Layanan Inkubasi serta fasilitasi dalam program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dari Kemenristekdikti. Dalam upaya meningkatkan kreativitas di bidang inovasi masyarakat perlu didorong untuk dapat menciptakan, merekayasa alat/produk yang dapat bermanfaat bagi masyarakat melalui lomba Krenova. Oleh karena itu, masyarakat perlu dipacu agar secara nyata dapat lebih kreatif dan inovatif, sehingga berkontribusi secara nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.





