Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Sebanyak 30 Guru Biologi dari berbagai SMA/SMU di Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan Praktikum Genetika Molekuler yang diselenggarakan di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Workshop Intensif MGMP Biologi SMA: Pendalaman Materi Esensial, Strategi Penyampaian Topik Kompleks dan Praktikum Terintegrasi untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas (SDG 4)”.
Kegiatan praktikum dibuka dengan sambutan dari Kepala Laboratorium Genetika dan Pemuliaan, Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam bidang biologi molekuler, khususnya melalui pengalaman praktikum secara langsung. Penguasaan konsep yang disertai pengalaman laboratorium diharapkan dapat membantu guru menyampaikan materi genetika secara lebih kontekstual dan menarik kepada peserta didik di tingkat SMA.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Niken Satuti Nur Handayani, M.Sc. yang sekaligus mengarahkan pelaksanaan praktikum. Melalui kegiatan ini, para guru memperoleh kesempatan untuk memahami dan mempraktikkan secara langsung teknik dasar genetika molekuler yang dapat dikembangkan menjadi pembelajaran berbasis praktikum di sekolah.
Materi praktikum berfokus pada amplifikasi gen AMEL (amelogenin) menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR), yang dilanjutkan dengan analisis hasil PCR menggunakan elektroforesis gel agarosa. Pemilihan materi ini memberikan pengalaman kepada peserta mengenai tahapan dasar analisis DNA, mulai dari proses ekstraksi DNA, amplifikasi fragmen DNA hingga visualisasi dan interpretasi hasil amplifikasi.
Selain melakukan praktik secara langsung, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai prinsip kerja PCR, fungsi komponen reaksi PCR, proses amplifikasi DNA, prinsip elektroforesis gel agarosa, serta cara membaca pola pita DNA hasil elektroforesis. Dengan demikian, praktikum tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan peserta dalam menghubungkan konsep genetika molekuler dengan hasil eksperimen.
Kegiatan praktikum ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat pembelajaran Biologi berbasis praktikum yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengalaman yang diperoleh para guru diharapkan dapat ditransfer dan diadaptasi dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga siswa tidak hanya memahami genetika secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan teknologi genetika molekuler.
Melalui pelaksanaan workshop dan praktikum terintegrasi ini, Fakultas Biologi UGM turut berkontribusi dalam peningkatan kompetensi profesional Guru Biologi sekaligus memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan sekolah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya pembelajaran biologi yang semakin berkualitas, khususnya dalam menghadapi perkembangan pesat ilmu genetika molekuler, dan bioteknologi.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas), yaitu mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik, pengembangan metode pembelajaran inovatif, serta pemanfaatan perkembangan sains dan teknologi dalam proses pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru MGMP Biologi SMA Kabupaten Sleman semakin percaya diri dalam mengembangkan materi dan praktikum genetika molekuler di sekolah. Pada akhirnya, peningkatan kompetensi guru diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas pembelajaran Biologi dan pengalaman belajar peserta didik di tingkat SMA.
SDG 4 – Pendidikan Bermutu; SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan; SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan







