Arsip:
Kegiatan Mahasiswa
Pada hari Jumat, 17 April 2026 pukul 14.30 hingga 17.35 WIB, telah dilaksanakan Seminar Administrasi dan Kehumasan tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia sebagai narasumber, Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. selaku Kasi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sebagai narasumber, Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. selaku Koordinator Kegiatan Mahasiswa sekaligus Pembina BEM Fakultas Biologi sebagai narasumber, dan Bapak Amin Susiatmojo, S.Pt., M.Sc. selaku Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi sebagai narasumber serta Ibu Titin Fauziah, S.E., M.B.A. selaku Ketua Tim Kerja Administrasi, Keuangan dan Umum sebagai tamu undangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris Kelompok Studi dan Lembaga, Bendahara Kelompok Studi dan Lembaga, Humas Kelompok Studi dan Lembaga, Sekretaris dan Bendahara Departemen BEM Biologi UGM, Pengurus Harian dan Anggota BEM Biologi UGM, Perwakilan Kepanitiaan Fakultas Biologi UGM serta Mahasiswa/i Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) yaitu Saktian Hutama selaku staf muda Departemen Manajemen Opini Publik dan Azka Nabillah Azzahra Raihanika selaku staf muda Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Biologi Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada, dan Mars Fakultas Biologi bersama-sama. Acara berikutnya yaitu sambutan dari Zafira Amelia Pramadita selaku Koordinator Lapangan Seminar Administrasi dan Kehumasan 2026. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Nelson Joseph Dharmawan selaku Ketua BEM Biologi UGM. Selanjutnya, dilakukan kegiatan inti berupa penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Slamet Widianto, S.Si., M.Sc. terkait pendanaan kegiatan mahasiswa, lalu dilanjutkan penyampaian pematerian dari Bapak Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Sc. terkait administrasi dan perhumasan bagi Kelompok Studi/Lembaga Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada serta Standar Operasional Prosedur persuratan dapat diakses pada link http://ugm.id/SOP2022. Kemudian dilanjutkan penyampaian pematerian dari Ibu Emi Dwi Suryanti, S.Si., M.Sc. mengenai layanan administrasi akademik dan kemahasiswaan yang dapat diakses pada website Fakultas Biologi UGM, yaitu pada link https://biologi.ugm.ac.id/pelayanan-mahasiswa/ serta penyampaian pematerian terakhir dari Bapak Amin Susiatmojo, S.Pt., M.Sc. mengenai mekanisme penggunaan platform baru Biospace sebagai sarana peminjaman ruang, yang dapat diakses pada website Fakultas Biologi UGM, yaitu pada link https://biospace.biologiugm.id/
Setelah acara penyampaian pematerian dilakukan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan masing-masing narasumber lalu dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan bagi narasumber. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama narasumber lalu dilanjutkan dengan ice breaking dan penyerahan hadiah untuk pemenang ice breaking, penyampaian kesan dan pesan serta penutupan. Berbagai rangkaian kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan dapat terlaksana dengan lancar dan baik. Dengan terselenggarakannya kegiatan Seminar Administrasi dan Kehumasan, diharapkan seluruh pengurus Kelompok Studi/Lembaga dan mahasiswa Fakultas Biologi secara umum dapat menerapkan dan menjalankan administrasi sesuai dengan peraturan dan ketentuan dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. [Penulis: BEM]
Yogyakarta, 18 April 2026 – Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui Divisi Kajian Strategis dan Keilmuan (KASTRAK) Kabinet Samasta Adhigana telah melaksanakan kegiatan Tur Kajian pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.00–12.30 WIB. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana Lantai 3 Gedung D Fakultas Kehutanan UGM.
Tur Kajian merupakan program kerja tahunan KASTRAK yang bertujuan untuk menjadi sarana diskusi dan pertukaran wawasan terkait keilmuan serta pengelolaan organisasi dengan himpunan mahasiswa pascasarjana di lingkungan UGM. Pada tahun ini, KMP Biologi UGM berkesempatan melakukan kunjungan ke Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Kehutanan (HMMIK) UGM.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Desti Liani, S.Pd., dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KMP Biologi UGM, Friandov Meilanov Damaryanan, S.Si., serta perwakilan Ketua HMMIK, Muhammad Fajar As Arif, S.Hut. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan program kerja dari masing-masing himpunan.
KMP Biologi UGM memaparkan berbagai program kerja dari divisi yang ada, meliputi KASTRAK, Sosial dan Kemasyarakatan (SOSMAR), Pengembangan Minat dan Bakat (PEMIKAT), Kewirausahaan (KWU), Kerohanian, serta Media dan Komunikasi (MEDKOM). Sementara itu, HMMIK turut memperkenalkan program kerja unggulan dari setiap divisi, seperti pelatihan QGIS dan drone pada Divisi Keilmuan, kegiatan bakti sosial dari Divisi Sosial Kemasyarakatan, olahraga rutin yang diselenggarakan Divisi Minat dan Bakat, hingga pengelolaan media sosial dan pembuatan merchandise himpunan oleh Divisi Media.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi dan sharing antar pengurus kedua himpunan. Diskusi mencakup berbagai aspek pengelolaan organisasi, seperti manajemen program kerja, mekanisme pendanaan, keanggotaan, hingga administrasi. Dari sesi ini, KMP Biologi memperoleh berbagai insight, salah satunya terkait pentingnya menjaga kualitas keanggotaan sebagai fondasi utama organisasi, di samping aspek kuantitas.
Selain diskusi keorganisasian, kegiatan juga menghadirkan sesi kajian keilmuan sebagai pemantik diskusi. Materi pertama disampaikan oleh Naufal Rafif Zain, S.Si. dari KMP Biologi UGM dengan topik “Konservasi Biodiversitas dalam Pandangan Ilmu Biologi”. Selanjutnya, materi kedua membahas “Agroforestri sebagai Solusi Kebencanaan dan Peningkatan Ekonomi” yang disampaikan oleh Fikri Danang Himawan, S.Hut., yang memantik diskusi interdisipliner mengenai peran agroforestri sebagai pendekatan yang menyeimbangkan aspek konservasi biodiversitas dan kebutuhan ekonomi.
Diskusi berkembang pada isu-isu strategis, seperti tantangan konservasi biodiversitas di tengah praktik hilirisasi sumber daya alam, serta pentingnya kolaborasi multidisiplin antara bidang biologi dan kehutanan. Pendekatan agroforestri dengan pengetahuan masyarakat lokal dipandang sebagai salah satu solusi kompromi yang mampu memperlambat laju degradasi lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan oleh Ketua KMP Biologi UGM kepada HMMIK, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan Tur Kajian ini, KMP Biologi UGM berharap dapat memperkuat kapasitas organisasi, mengembangkan program kerja yang lebih inovatif, serta membangun relasi yang berkelanjutan dengan himpunan mahasiswa pascasarjana lainnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Adanya Tur Kajian juga memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa biologi terutama dalam upaya konservasi biodiversitas yang membutuhkan pendekatan interdisipliner termasuk ilmu kehutanan dalam mewujudkan SDGs untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis: [KMP: Nazhifa Fairuz Maulida dan Brenda Febrina Zusriadi]
SDG 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
SDG 15 : Ekosistem Daratan
SDG 16 : Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Mahasiswa Fakultas Biologi UGM Raih Penghargaan Nasional berupa Juara 1, Gold Medal, dan Best Poster pada lomba Esai Nasional Nusantara Creative Competition (NCC) 3 tanggal 11 – 12 April 2026. NCC 3 2026 merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) Bekerjasama dengan Politeknik TEDC Bandung setiap satu tahun sekali. Kegiatan NCC 3 dilaksanakan secara offline pada jenjang siswa dan mahasiswa yang terdiri dari lomba esai. Perlombaan ini mengusung tema “Ide, Inovasi, dan Keberanian Berpikir Generasi Muda Sebagai Fondasi Kemajuan Nusantara”.

Mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2022, yaitu Salsabila Arwa Maharani, Winda Lutfiana Hafidz, dan Intan Nur Aprilia, dan berhasil meraih prestasi berupa Juara 1, Gold Medal, dan Best Poster pada Lomba Esai yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) Bekerjasama dengan Politeknik TEDC Bandung 2026 di bawah bimbingan Ibu Wahyu Aristyaning Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D. Karya esai ini diajukan dengan subtema “Lingkungan” yang berjudul “Rekayasa Comamonas thiooxidans Berbasis PETase, MHETase, dan LuxCDABE sebagai Biosensor Bioluminesensi dan Agen Biodegradasi PET pada Lingkungan Tercemar Mikroplastik”.
Meningkatnya pencemaran mikroplastik di Indonesia menjadi latar belakang penyusunan karya esai ini. Inovasi yang diangkat berupa rekayasa Comamonas thiooxidans berbasis PETase, MHETase, dan luxCDABE sebagai biosensor bioluminesensi sekaligus agen biodegradasi PET, menawarkan solusi berkelanjutan dalam mendeteksi serta mengurangi pencemaran mikroplastik di lingkungan. Sistem ini memungkinkan deteksi produk degradasi plastik PET secara real-time melalui sinyal bioluminesensi, sekaligus mempercepat proses penguraian polimer PET menjadi senyawa yang lebih sederhana. Inovasi tersebut tidak hanya menghadirkan metode pemantauan lingkungan yang ramah lingkungan dengan biaya rendah, tetapi juga memiliki nilai aplikatif tinggi karena dapat menjadi alternatif dari metode konvensional yang cenderung mahal dan kurang praktis di lapangan. Diharapkan, penerapan biosensor rekombinan ini menjadi strategi berkelanjutan dalam pengendalian pencemaran mikroplastik, serta mendukung perlindungan ekosistem dan kesehatan masyarakat di sekitar area terdampak. Dengan demikian, lingkungan yang terpapar mikroplastik dapat dipantau secara efektif sehingga risiko dampak negatif terhadap organisme hidup dapat ditekan. Lingkungan yang lebih bersih dan aman akan mendorong keberlanjutan ekosistem, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab di masa depan, sehingga mampu mendukung tercapainya SDGs ke-3, ke-6, ke-12, dan ke-14. [Penulis: Salsabila Arwa Maharani]
Prestasi gemilang ditorehkan oleh tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam ajang IGNITE FUTURE FEST 2026 yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 3–6 April 2026. Tim mahasiswa Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Widya Arum Prastanti, bersama Husna Nadia dan Regina Siska Ekaristi Nainggolan, berhasil meraih Honorable Medal pada esai kategori Gizi & Kesehatan dengan judul “Abon BioFerra: Inovasi Pangan Fungsional Berbasis Belut dan Ampas Tahu sebagai Upaya Pencegahan Anemia.”
Esai yang ditulis mengangkat isu serius tentang tingginya prevalensi anemia di Indonesia. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, menurunkan daya tahan tubuh, performa belajar, serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Tim ini menilai bahwa pendekatan suplementasi tablet tambah darah selama ini belum sepenuhnya efektif karena rendahnya kepatuhan konsumsi dan efek samping yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, mereka merancang solusi berbasis pangan fungsional yang dapat diintegrasikan langsung ke dalam pola konsumsi harian.
Gagasan utama yang mereka tawarkan adalah Abon BioFerra, sebuah inovasi pangan fungsional berbentuk abon yang memanfaatkan dua bahan utama: belut sebagai sumber zat besi heme dengan bioavailabilitas tinggi, serta ampas tahu yang merupakan limbah industri pangan namun masih kaya akan protein dan serat. Pemilihan bentuk abon didasarkan pada tingkat penerimaan masyarakat Indonesia yang sudah sangat akrab dengan produk abon, baik dari segi rasa, kepraktisan, maupun daya simpannya yang lama. Selain itu, pemanfaatan ampas tahu juga mengusung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Keberhasilan tim ini tidak lepas dari kedalaman analisis, orisinalitas gagasan, serta kemampuan mereka dalam mempresentasikan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan. Para juri memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan holistik yang mengintegrasikan isu gizi, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal dalam satu produk pangan.
Dalam langkah selanjutnya, tim BioFerra berharap inovasi ini tidak hanya berhenti sebagai gagasan dalam kompetisi, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan remaja putri. Mereka juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, pemerintah, dan industri pangan, untuk mewujudkan pencegahan anemia yang lebih efektif, terjangkau, dan berkelanjutan di Indonesia. [Penulis: Widya Arum Prastanti]
Tim dari Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih prestasi membanggakan pada ajang Sriwijaya Innovation National Essay and Poster Award SINEPA 2026 dengan memperoleh Juara 1 kategori esai jenjang perguruan tinggi pada subtema pertanian. Tim tersebut terdiri dari Widya Arum Prastanti sebagai ketua, serta beranggotakan Okcarinda Wahyu Romadani dan Rahma Amalia, dengan dosen pendamping Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si. Prestasi ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi melalui karya tulis ilmiah yang relevan terhadap permasalahan aktual di sektor pertanian Indonesia.

Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan tujuan mendorong lahirnya gagasan inovatif dan solutif dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Pada subtema pertanian, peserta dituntut untuk mampu merancang solusi yang aplikatif terhadap permasalahan ketahanan pangan nasional. Adapun gelombang 3 pendaftaran dibuka pada 17 Februari–3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan tahap penilaian pada 4 – 7 Maret 2026, dan selanjutnya pengumuman juara dilaksanakan pada 9 Maret 2026.
Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa Fakultas Biologi UGM mengangkat esai yang membahas konsep TriBioFit Smart Agro Network, yaitu model sistem pengendalian hama berbasis desa yang mengintegrasikan bioinsektisida hayati dengan monitoring berbasis data serta koordinasi kolektif petani. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penurunan produksi padi nasional yang salah satunya disebabkan oleh serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) serta sistem pengendalian hama yang masih bersifat individual dan reaktif di tingkat lapangan.
TriBioFit dikembangkan sebagai inovasi bioinsektisida hayati berbasis kombinasi jamur entomopatogen Beauveria bassiana dengan bahan alami seperti biji jarak (Jatropha curcas) dan gulma siam (Chromolaena odorata). Inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai agen pengendali hama yang ramah lingkungan, tetapi juga diintegrasikan dalam sistem berbasis desa yang memungkinkan pencatatan, analisis, serta pengambilan keputusan secara kolektif.
Melalui pendekatan ini, pengendalian hama tidak lagi dilakukan secara parsial, melainkan secara serempak dalam satu hamparan berbasis data lapangan. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur monitoring, evaluasi, serta perencanaan tindakan berjenjang yang bertujuan meningkatkan efektivitas pengendalian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis. Dengan demikian, konsep ini diharapkan mampu mendukung stabilitas produksi padi, meningkatkan efisiensi biaya produksi, serta menjaga keseimbangan agroekosistem.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Selain itu, gagasan yang dihasilkan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui implementasi di tingkat desa sebagai model pertanian berbasis komunitas dan data di era Society 5.0. Pemikiran dalam karya tulis ilmiah ini memberikan kontribusi terhadap SDGs nomor 11 (Sustainable cities and communities), 12 (Responsible consumption and production), dan 15 (Life on land). [Penulis: Okcarinda Wahyu Romadani]
Pada 11 April 2026, Mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (Matalabiogama) mengadakan pendakian di Gunung Andong via Temu Kidul yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.726 meter di atas permukaan laut. Peserta yang mengikuti pendakian Gunung Bismo ini berjumlah sebelas orang yang terdiri dari D XXVII dan AM XXVIII. Pendakian ini dipimpin oleh Faiq Mishbahul Aufa selaku Ketua Pelaksana yang bertanggung jawab serta mengkoordinasi seluruh anggota hingga kegiatan pendakian selesai.
Pendakian diawali dengan persiapan secara menyeluruh. Dimulai dari persiapan fisik peserta dan pemeriksaan perlengkapan, seperti barang pribadi, jas hujan, sepatu, P3K, dan logistik. Selain itu, peserta juga mendapa tarahan teknis terkait jalur pendakian yang akan ditempuh. Seluruh peserta akan diwajibkan untuk berkumpul terlebih dahulu di Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada pukul 19.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan briefing singkat dan doa bersama sebelum keberangkatan. Perjalanan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga tiba di basecamp pada pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, peserta memanfaatkan waktu untuk beristirahat.
Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul dimulai pada pukul 04.00 WIB dengan memastikan seluruh persiapan telah lengkap. Pada pendakian ini terdapat tiga pos sebelum tiba di puncak. Pada Pos 1 jalur yang dilalui melewati permukiman warga dan kawasan perkebunan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu menanjak. Perjalanan dari Pos 1 menuju Pos 2 didominasi oleh jalur yang menanjak. Di jalur akhir, terdapat dua batu besar yang saling berdempetan sebagai penanda Pos 2, dikenal dengan nama Watu Dempet. Setelah itu, kondisi jalur yang dilalui dari Pos 2 menuju Pos 3 lebih menanjak. Saat perjalanan menuju puncak, jalur yang dilalui berupa jalan setapak yang terdiri dari bebatuan dan tanah dengan kondisi yang semakin menanjak dan terjal. Di jalur ini, seluruh peserta diimbau untuk berhati-hati karena rawan terpeleset dan tersandung. Nantinya, melalui jalur via Temu Kidul, seluruh peserta akan sampai pada puncak pada pukul 06.30 WIB estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit dengan berjalan santai. Setibanya di puncak, peserta memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan mendokumentasikan kegiatan. Perjalanan turun dilakukan pada pukul 10.00 WIB dengan waktu yang ditempuh selama 1 jam 30 menit menuju basecamp. Setelah itu, seluruh peserta akan bersiap-siap untuk kembali menuju Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada pukul 14.00 WIB dan tiba pada 16.30 WIB.
Secara keseluruhan kegiatan pendakian Gunung Andong via Temu Kidul berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. Setiap persiapan kegiatan dilakukan dengan baik melalui pemeriksaan menyeluruh. Meskipun demikian, evaluasi tetap dilakukan khususnya pada manajeman waktu dan komunikasi antaranggota sehingga dapat menjadi perbaikan bagi kegiatan berikutnya. Vivat et Floreat! [Penulis: Matalabiogama]
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Universitas Gadjah Mada tahun 2026 telah dilaksanakan melalui rangkaian seleksi yang berlangsung sejak 19 Februari hingga 7 Maret 2026. Tahapan diawali dengan pendaftaran dan pengumpulan berkas pada 19 Februari hingga 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi berkas oleh juri pada 4–7 Maret 2026, serta technical meeting peserta pada 5 Maret 2026.
Pada tahap seleksi berkas, peserta menyampaikan Capaian Unggulan (CU) yang dilengkapi dokumen pendukung, Naskah Gagasan Kreatif (GK) dengan tema “Asta Cita” sesuai bidang keilmuan, serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL ITP/IELTS/ACEPT/TOEIC/TOEP). Tahap seleksi final dilaksanakan melalui wawancara validasi Capaian Unggulan (CU) serta presentasi Gagasan Kreatif (GK). Berdasarkan keseluruhan rangkaian seleksi serta hasil penetapan pada 12 Maret 2026, Natasyabrina, mahasiswa Fakultas Biologi angkatan 2024, ditetapkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) 1 tingkat Fakultas Biologi Tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, Natasyabrina mengangkat gagasan kreatif berjudul “Inovasi Smart Label Biodegradable Berbasis Antosianin Buah Jamblang (Syzygium cumini) untuk Monitoring Kesegaran Ikan pada Implementasi Program Makan Bergizi Gratis.”
Sebagai kelanjutan seleksi pada tingkat universitas, Natasyabrina bersama 18 mahasiswa berprestasi lainnya dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan Supercamp yang diselenggarakan selama satu hari penuh pada 4 April 2026 di FMIPA UGM. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Dr. Drs. Mustofa Anshori Lidinillah, M.Hum., dan dilanjutkan dengan tahapan seleksi akhir yang mencakup wawancara Capaian Unggulan serta presentasi Gagasan Kreatif. Dari rangkaian tersebut, diperoleh mahasiswa terbaik pada tingkat Universitas Gadjah Mada Tahun 2026.
Sidang Umum BEM Biologi UGM dilaksakan pada hari Minggu, 8 Maret 2026 pukul 12.30 – 16.40 WIB secara luring yang bertempat di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi. Sidang Umum ini diselenggarakan oleh Bidang Kerumahtanggaan yang dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari staf muda dan staf ahli BEM Biologi. Diselenggarakannya Sidang Umum ini bertujuan untuk membuat serta mengesahkan AD/ART dan Standar Mutu Kaderisasi (SMK) BEM Biologi UGM Kabinet Nawasena Abhipraya.
Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada dan Mars Biologi. Selanjutnya, pada sidang ini terdapat 2 sesi utama pembahasan AD/ART kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Standar Mutu Kaderisasi (SMK). Sebelum dimulainya pembahasan, dilakukan pembacaan tata tertib sidang oleh Saktian Hutama sebagai Master of Ceremony. Kemudian dilakukan pemilihan pimpinan sidang sebanyak 3 orang. Pimpinan sidang 1 adalah Muhammad Haykal Nur Arifin , pimpinan sidang 2 adalah Adzroo Zhafarina Setyo Budi, dan pimpinan sidang 3 adalah Wuri Hastuti. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART yang nantinya akan digunakan sebagai landasan dalam berdinamika oleh kabinet Nawasena Abhipraya. Setelah AD/ART disahkan dilanjutkan dengan sesi terakhir yaitu pembahasan Standar Mutu Kaderisasi (SMK) dengan menghasilkan kualifikasi sumber daya yang diperlukan. Kegiatan ini diakhiri dengan disahkan nya seluruh pembahasan yang ada dan ditutup dengan sesi dokumentasi oleh panitia. [Penulis: BEM]
Kabinet Alocasia Kelompok Studi Arsitektur Taman (KSAT) Biologi UGM telah berhasil melaksanakan kegiatan Grand Launching pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan visi, misi, struktur kepengurusan, dan program kerja Kabinet Alocasia sebagai langkah awal kepengurusan pada periode yang sedang berlangsung. Rangkaian kegiatan Grand Launching dilaksanakan di Ruang 1 Gedung B Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh anggota aktif KSAT, 9 kelompok studi dan lembaga internal Fakultas Biologi, serta organisasi eksternal fakultas yaitu Klinik Agromina Bahari (KAB) dari Fakultas Pertanian.
Kegiatan Grand Launching diawali dengan registrasi tamu undangan, kemudian dibuka oleh MC yaitu Nailah Attarafishah Suryanto (KSAT 2024) dan Khanza Nayla Hartanto (KSAT 2025). Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Gadjah Mada dan Mars Biologi sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan institusi. Kemudian dilakukan penayangan Video Profil KSAT untuk mengenalkan KSAT kepada pihak eksternal, dimana video tersebut menjelaskan tentang tingkatan keanggotaan, divisi keilmuan, nonkeilmuan, dan program kerja KSAT. Kegiatan berlanjut dengan sambutan pembina KSAT, Dr. Wiko Arif Wibowo, S.Si., akan tetapi beliau berhalangan hadir, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023) selaku Ketua KSAT dan Ketua Pelaksana Grand Launching KSAT 2026.
Sesi kegiatan berikutnya adalah pengenalan Kabinet Alocasia oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023). Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan program kerja masing-masing divisi kepengurusan Kabinet Alocasia, diawali dengan pemaparan program kerja Ketua KSAT oleh Ferdy Arif Saputra (KSAT 2023), program kerja Wakil Ketua KSAT oleh Talitha Daris Nirwasita (KSAT 2023), program kerja sekretaris oleh Anis Fauzia Rahma (KSAT 2024), dan program kerja bendahara oleh Debora Putri Maharani (KSAT 2024). Kemudian kegiatan berlanjut dengan pengenalan program kerja divisi keilmuan Kabinet Alocasia oleh Salma farah Yumna (KSAT 2023). Selanjutnya adalah pengenalan program kerja masing-masing divisi nonkeilmuan Kabinet Alocasia, diantaranya pemaparan program kerja divisi Kreatif oleh Nadia Cahyaningtyas (KSAT 2024), divisi Kewirausahaan oleh Aisyah Alfiyah Rizky (KSAT 2024), divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) oleh Lintang Sekar Madya Ratri (KSAT 2024), divisi Kerumahtanggaan oleh Azizah Laila Mumtas (KSAT 2024), serta divisi Media dan Komunikasi oleh Dhevytha Syalma Clariesna Iswan (KSAT 2024).
Akhir rangkaian Grand Launching Kabinet Alocasia berisikan sesi tanya jawab yang dilaksanakan setelah seluruh pemaparan selesai, memberikan kesempatan peserta untuk menggali lebih lanjut mengenai kepengurusan Kabinet Alocasia KSAT. Selain itu, terdapat sesi game interaktif yang disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari tamu undangan terhadap rangkaian kegiatan. Kemudian kegiatan resmi ditutup dengan doa dan dokumentasi.
Kegiatan Grand Launching Kabinet Alocasia KSAT 2026 telah sukses diselenggarakan dengan baik dan tepat waktu. Acara ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan kepengurusan baru KSAT yaitu Kabinet Alocasia, bukan hanya kepada anggota internal KSAT tetapi juga kepada eksternal KSAT. Seperti slogan KSAT yaitu “Berakar Kokoh Menembus Peradaban” dan seperti tanaman Alocasia yang berbatang kokoh tetapi lentur dengan daun yang lebar, Kabinet Alocasia berkomitmen membangun internal KSAT yang kuat melalui kebersamaan, senantiasa membuka diri terhadap kolaborasi eksternal, serta terus memberi kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar hingga masyarakat luas. [Penulis: Panitia Grand Launching KSAT 2026]
Momentum Ramadan menjadi salah satu momen yang dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
Dalam kesempatan penuh berkah di bulan Ramadan ini, Departemen Sosial Masyarakat BEM Biologi UGM bersama Mahasiswa Pecinta Alam Biologi UGM memanfaatkan momen tersebu
t dengan menyelenggarakan kegiatan buka bersama serta santunan bagi anak-anak di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jalinan kerja sama, komunikasi, dan rasa kekeluargaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan “Bagi Buka Harmoni” telah dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 yang meliputi kunjungan silaturahmi, sesi materi berupa games interaktif, buka bersama, serta penyerahan donasi kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang melibatkan 8 anggota BEM Biologi dan 14 anggota Matalabiogama serta teman-teman dari Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta sebagai partisipan dalam kegiatan ini.
Salah satu rangkaian dari kegiatan sosial ini adalah penggalangan dana yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026. Melalui kegiatan tersebut, berhasil dihimpun dana sebesar Rp1.370.000,00 yang berasal dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Biologi maupun masyarakat umum. Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk santunan serta 55 porsi makanan untuk berbuka puasa kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Melalui kolaborasi antara BEM Biologi dan Matalabiogama ini, diharapkan dapat terjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan pihak panti sebagai partisipan kegiatan.
Semoga donasi yang telah diberikan serta kunjungan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi teman-teman di Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta. Terima kasih kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. [Penulis: BEM]
REKAP DONASI
Bagi Buka Harmoni
Donasi yang terkumpul :
Rp1.370.000,00
Donasi sudah tersalurkan kepada Panti Asuhan Al Maun Yogyakarta pada tanggal 8 Maret 2026 yang dikemas dalam serangkaian Kegiatan Bagi Buka Harmoni.
Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya untuk teman-teman dan semua pihak yang terlibat serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan amal kali ini. Semoga amal kebaikan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa

















































