Yogyakarta, 12 Agustus 2025 – Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan Dr. Mei-Lei Tan, seorang ahli bioteknologi khususnya di bidang kultur sel tumbuhan, sekaligus Managing Director dan pemilik Crea Nova Consultancy, Belanda. Dalam kunjungan ini, Dr. Mei didampingi oleh seniman asal Yogyakarta, Ipeh Nur. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Laboratorium Bioteknologi, Wahyu Aristyaning Putri, Ph.D., serta Prof. Dr. Endang Semiarti, M.Sc., M.Sc., yang telah berkiprah luas dalam penelitian bioteknologi dan kultur sel tumbuhan.
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (12/8) siang tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi kerja sama pengembangan hibrida cengkeh yang dibawa oleh Ipeh dari Ternate, sebagai bagian dari upaya konservasi. Laboratorium Bioteknologi menyambut positif inisiasi kolaborasi ini. Dalam diskusi, Prof. Endang memaparkan berbagai hibrida yang telah dikembangkan melalui metode fusi protoplas hingga teknologi CRISPR-Cas9, terutama dalam konservasi anggrek asli Indonesia.
Dr. Mei mengungkapkan antusiasme terhadap diskusi tersebut. Ia menekankan pentingnya konservasi sumber daya hayati dan transfer pengetahuan kepada generasi penerus, sehingga upaya pelestarian dapat berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan kolaborasi riset dapat terjalin untuk mengembangkan inovasi bioteknologi yang tidak hanya menjaga kelestarian tanaman berharga seperti cengkeh dan anggrek, tetapi juga mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas generasi muda di bidang sains, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengelolaan sumber daya hayati secara berkelanjutan, serta SDG 15 (Life on Land) melalui perlindungan dan restorasi keanekaragaman hayati daratan.





