Yogyakarta, 2 November 2026 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sosialisasi penggunaan timbangan sampah berbasis Internet of Things (IoT) pada Senin (2/11) di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini diikuti oleh staf kebersihan dari Fakultas Biologi dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di lingkungan kampus.
Kegiatan diawali dengan arahan dari Kepala Kantor Administrasi Fakultas Biologi UGM, Amin Susiatmojo, S.Pt., M.M., yang menyampaikan pentingnya penguatan pengelolaan sampah di lingkungan UGM. Melalui penerapan teknologi ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efisien, dengan proses pemilahan dan pengelompokan sampah berdasarkan jenisnya dapat dilakukan secara lebih optimal.
Sosialisasi menghadirkan Dr. Ir. Thomas Oka Pratama, S.T., M.Eng., IPP, dosen Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik UGM, beserta tim sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa salah satu kemampuan utama timbangan sampah berbasis IoT adalah memetakan jenis dan volume sampah yang dihasilkan oleh setiap unit kerja. Sampah yang ditimbang dapat dikelompokkan berdasarkan kategorinya, seperti residu, plastik, kertas, dan sampah organik. Data kategori tersebut kemudian diintegrasikan dengan informasi berat sampah sehingga menghasilkan gambaran komposisi timbulan sampah secara lebih terperinci.
Data yang terkumpul selanjutnya dapat diakses melalui dashboard berbasis web yang menyajikan informasi berat, riwayat timbulan, serta grafik tren sampah secara real-time. Informasi ini memungkinkan setiap unit kerja mengetahui jenis sampah yang paling dominan, memantau pola timbulan sampah, serta mengevaluasi efektivitas praktik pemilahan yang telah diterapkan. Dengan demikian, data yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi dan kebijakan pengelolaan sampah kampus yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Untuk memastikan pemahaman peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan terkait penggunaan timbangan sampah berbasis IoT. Selain itu, peserta mengikuti praktik langsung penggunaan alat, mulai dari proses penimbangan hingga pencatatan data sampah. Melalui sesi praktik ini, staf kebersihan diharapkan dapat memahami dan mengoperasikan teknologi tersebut dalam kegiatan pengelolaan sampah sehari-hari.
Penerapan timbangan sampah berbasis IoT ini menjadi salah satu langkah Fakultas Biologi UGM dalam mendorong pengelolaan lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan berbasis data. Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan inovasi teknologi, SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) melalui penguatan pengelolaan sampah di lingkungan kampus, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan pemilahan, pemantauan, dan pengelolaan sampah secara lebih bertanggung jawab.







