Yogyakarta, 14 Juli 2026 – Prestasi Membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (Peksimiprov) DIY 2026. Kontingen Vokal Grup UGM berhasil meraih Juara III setelah menyanyikan dua lagu luar biasa, yakni “Sirih Kuning” dan “Pemuda”, dalam kompetisi yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 24 Juni 2026 lalu.
Tim yang terdiri dari 10 mahasiswa berbakat ini berasal dari fakultas yang berbeda-beda yaitu enam di antaranya berasal dari Fakultas Biologi, satu dari FKKMK dan Fisipol, satu dari MIPA serta satu dari Pertanian. Perbedaan asal fakultas ini tidak menjadi hambatan bagi tim. Justru, keberagaman ini menjadi kekuatan tersendiri yang memperkaya dinamika, solidaritas, kerja sama serta memperkuat interpretasi seni yang ditunjukkan. Mereka adalah:
- Jevan Nathaniel Malau (Biologi 2024) – sebagai Ketua Tim sekaligus pengisi suara Tenor
- Widyadhari Tara Jagaddhita (Biologi 2024) – Sopran
- Lutfina Nuri Fahmida (Biologi 2024) – Sopran
- Jaimie Wahab (Biologi 2024) – Mezosopran
- Rachel Aleya Andriana (Biologi 2024) – Alto
- Muhammad Humam Rafi’i (Biologi 2024) – Bass
- Caren Monica Simatupang (Fisipol 2024) – Alto
- Damar Madya Prasetya (FKKMK 2024) – Tenor
- Febryantama Panji Christiawan (MIPA 2022) – Pengiring
- Muhammad Al Hazmi Kynan Sutanto (Pertanian 2024) – Pengiring
Dibentuk hanya sekitar satu bulan sebelum perlombaan, tim ini lahir dari perjalanan kontingen Biologi usai ajang Porsenigama 2025. Meskipun waktu persiapan tergolong singkat dan anggota tim datang dari berbagai disiplin ilmu, kekompakan dan chemistry antaranggotanya terbangun dengan sangat cepat. Latihan intensif, bimbingan dari pelatih, serta dukungan penuh dari manajer dan orang-orang terdekat menjadi modal utama tim ini tampil maksimal. Salah satu tantangan terbesar bagi kontingen adalah membawakan lagu “Sirih Kuning,” sebuah lagu tradisional Betawi yang diaransemen ulang secara elok oleh Nicholas Ferdeta Lakusa. Aransemen baru ini menghadirkan keunikan sekaligus tantangan, menuntut teknik vokal dan interpretasi yang matang. Sementara itu, lagu kedua berjudul “Pemuda” karya Candra Darusman juga berhasil dibawakan dengan penuh semangat dan penghayatan, menyiratkan pesan perjuangan dan optimisme generasi muda.
Pengumuman pemenang telah dilaksanakan pada 2 Juli 2026 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, hasil ini seakan-akan membayar proses panjang yang dijalani bersama, dari latihan malam, adaptasi aransemen, sampai persaingan dengan kontingen-kontingen kuat dari berbagai perguruan tinggi se-DIY. Kontingen Vokal Grup UGM berhasil menunjukkan kualitas musikalitas dan kerjasama tim yang luar biasa. Prestasi ini menambah panjang daftar capaian mahasiswa UGM di kancah seni dan budaya, sekaligus membuktikan bahwa minat dan bakat seni dapat berkembang seimbang dengan disiplin ilmu akademik, serta kolaborasi lintas fakultas dapat menghasilkan karya yang membanggakan. Ke depan, diharapkan pencapaian ini menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan membawa nama UGM di tingkat regional maupun nasional. [Penulis: Widyadhari Tara Jagaddhita]








