Minggu, 20 September 2026, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sosialisasi pemanfaatan ampas kelapa melalui fermentasi sebagai bahan pakan ayam di Pendopo Kalurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari tiga padukuhan, yaitu Sempu, Malangrejo, dan Wonosari (Pajangan). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Desa Mitra Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan pemanfaatan ampas kelapa sebagai bahan pakan melalui proses fermentasi sekaligus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengolah potensi sumber daya lokal secara efektif dan berkelanjutan yang mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kegiatan diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh perwakilan Kelompok Wanita Tani Kalurahan Wedomartani (Ibu Titik Puji Lestari), kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes. selaku dosen pembimbing Desa Mitra.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si. sebagai narasumber yang menjelaskan potensi ampas kelapa untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan ayam dengan tetap memperhatikan karakteristiknya sebelum digunakan. Masyarakat diperkenalkan pada prinsip pemanfaatan ampas kelapa melalui proses fermentasi menggunakan ragi atau jamur tempe. Selain itu, narasumber menjelaskan tahapan dasar pengolahan ampas kelapa melalui proses fermentasi. Materi juga memberikan contoh pengolahan skala kecil serta formulasi pakan campuran yang menggunakan ampas kelapa fermentasi sebagai salah satu komponennya. Pengolahan pakan ayam secara mandiri dengan bahan yang mengandung protein tinggi diharapkan dapat meningkatkan kualitas telur yang dihasilkan oleh ayam para warga sehingga mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Sosialisasi berlangsung selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 13.00–14.00 WIB, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama diskusi, salah satunya mengenai masa simpan dan cara penyimpanan hasil fermentasi sebagai bahan pakan ayam. Diskusi menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai pemanfaatan ampas kelapa melalui fermentasi.
Respons peserta terhadap kegiatan juga terlihat dari hasil kuesioner yang diisi oleh 23 responden. Seluruh responden menyatakan bahwa mereka lebih memahami pemanfaatan ampas kelapa melalui fermentasi sebagai bahan pakan ayam setelah mengikuti kegiatan. Seluruh responden juga menyatakan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan membutuhkan pendampingan lebih lanjut terkait pembuatan pakan dari ampas kelapa fermentasi. Sementara itu, 95,7% responden menyatakan tertarik untuk mempelajari atau mencoba pemanfaatan ampas kelapa sebagai bahan pakan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan ampas kelapa sebagai alternatif bahan pakan serta peluang pengembangan pakan berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan ampas kelapa sebagai bahan yang dapat diolah kembali menjadi komponen pakan. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui proses transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Kontributor: Tim PkM Desa Mitra Fakultas Biologi, UGM bersama Desa Mitra Wedomartani Tahun 2026 yang diketuai oleh Dr. Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes.
Tags: SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).




