Yogyakarta, 1 Oktober 2026 – Tim Hibah Gama Ayam Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui Hibah Pengembangan Inovasi Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks (PRIME STeP) UGM, melakukan kunjungan dan peninjauan terhadap salah satu titik pengembangan ayam MAHAR di Teaching Farm Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM di Kecamatan Playen, Gunungkidul. Kunjungan dan peninjauan ini merupakan kelanjutan dari kerjasama antara Fakultas Biologi UGM dan FKH UGM sejak Juli 2025 berupa penyaluran plasma nutfah unggul rakitan peneliti Fakultas Biologi UGM untuk dikembangkan di Teaching Farm FKH UGM. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam lingkup UGM di bidang penerapan inovasi tepat guna. Sementara itu, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan kerjasama di bidang penerapan inovasi yaitu komitmen sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, kegiatan kunjungan dan peninjauan ini menjadi penting dilakukan untuk menjamin keberhasilan tersebut.
Kegiatan kunjungan dan peninjauan Tim Hibah Gama Ayam melibatkan Prof. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Prananda Imammuddin Dzaki, dan Yusuf Febrianta setelah koordinasi bersama tim dan pihak FKH UGM. Kedatangan Tim Hibah Gama Ayam disambut oleh Bapak Danang. Sambutan tersebut diikuti dengan orientasi lokasi budidaya ayam di kawasan Teaching Farm FKH UGM. Berdasarkan kesaksian pengawas lapangan, Bapak Iswondo, terdapat kurang l. Pada saat kunjungan, Tim Hibah Gama Ayam juga bertemu dengan Bpk. Antok Suhardjono, S.I.P.. Diskusi dan orientasi kemudian dilakukan bersama dengan Baebih 20 ekor jantan dan 40 ekor betina ayam MAHAR dewasa yang telah berhasil dikembangkan di lokasi tersebutpak Antok seputar lokasi dan sekitar, serta potensi keberlanjutan kerjasama. Kunjungan berlangsung sekitar 1,5 jam sebelum Tim Hibah Gama Ayam pamit dan kembali ke Fakultas Biologi UGM.
Kegiatan yang telah dilakukan oleh Tim Hibah Gama Ayam ini merupakan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) demi kehidupan masa depan yang lebih baik. Kegiatan kunjungan dan peninjauan kali ini berhubungan dengan implementasi SDGs poin ke-2, ke-9, ke-12, dan ke-17. Poin ke-2 (Tanpa Kelaparan) diwujudkan melalui pengembangan ayam MAHAR sebagai plasma nutfah unggul yang berpotensi mendukung penyediaan sumber pangan hewani serta memperkuat kemandirian pangan. Poin ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dicapai melalui scaling up inovasi ayam MAHAR di kawasan pembibitan plasma. Poin ke-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dicapai melalui pembangunan ekosistem produksi ayam MAHAR yang berkelanjutan serta menjamin kualitas genetik ayam MAHAR melalui pembentukan populasi multilokasi. Poin ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dicapai melalui kerja sama antar fakultas dan disiplin ilmu dalam rangka mendukung pengembangan inovasi serta mencapai kemandirian pangan. Pencapaian poin-poin SDGs ini diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan dan mendukung terwujudnya peradaban yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah.







