Pada tanggal 24 – 26 Agustus 2018, telah dilaksanakan Eksplorasi Kelautan KSK BIOGAMA, yang diikuti oleh Anggota Muda, dan didampingi oleh Anggota Madya dan Anggota Ahli KSK BIOGAMA.
Peserta berangkat dari Fakultas Biologi menuju Pantai Kukup pada tanggal 24 Agustus 2018, setelah mendengarkan sambutan dari pembina KSK, Bapak Drs. Trijoko, M.Si.

Acara diawali dengan sesi pematerian mengenai teknik sampling dan preservasi yang disampaikan oleh koordinator masing-masing kelas keilmuan.
Sampling dilakukan keesokan harinya, 25 Agustus 2018, di Pantai Porok. Sampling yang pertama adalah sampling Algae, Echinodermata, dan Mollusca, dilakukan oleh Anggota Muda yang dibantu oleh Anggota Madya dan Anggota Ahli.
Setelah sampling, dilakukan identifikasi spesies. Anggota Ahli dan Anggota Madya membantu Anggota Muda untuk mengidentifikasi spesies yang ditemukan, selain itu dijelaskan juga bagaimana teknik preservasi setiap sampel yang didapat.
Sampling yang kedua dilakukan pada hari berikutnya, yaitu pada tanggal 26 Agustus 2018, yaitu sampling Crustacea dan Pisces. Sama seperti hari sebelumnya, setelah sampling dilakukan identifikasi dan preservasi tiap spesies yang didapat.
Setiap Anggota Muda juga diharuskan untuk mengisi Marine Biodiversity Checklist, berdasarkan hasil identifikasi spesies yang ditemukan saat sampling.

Peserta melakukan bersih pantai, yang dilakukan di Pantai Kukup, sebelum kembali ke Fakultas Biologi.
Terimakasih kepada seluruh peserta yang telah menghadiri acara Eksplorasi Kelautan 2018, semoga ilmu yang didapat berguna untuk ke depannya. Sampai jumpa di Eksplorasi 2019!
Jales viva, Jaya KSK! (Safira Rizki)
















Dalam acara ini I Wayan Swarautama Mahardhika mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara I Kategori Lomba Penulisan Iptek dan Inovasi Kategori Umum serta mendapat penghargaan piala bergilir. Karya tulis ilmiah yang dikompetisikan berjudul Selamat Datang Kambro telah diterbitkan di Majalah Trubus pada bulan Juni 2018. Kambro sendiri merupakan ayam hibrida F1 Broiler yang berhasil dikembangkan oleh Gama Ayam Fakultas Biologi UGM dibawah bimbingan Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.. Gama Ayam telah melakukan penelitian mengenai pemuliaan ayam selama kurun waktu 2008 hingga sekarang dengan pencapaian riset yang potensial untuk diimplementasikan di masyarakat. Ayam F1 Broiler atau Kambro sendiri merupakan ayam dengan kualitas yang unggul sebagai pedaging dengan karakteristik daging seperti ayam Pelung dan rasio FCR lebih rendah dibandingkan ayam Broiler dengan laju pertumbuhan mendekati ayam Broiler. Jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ayam Kambro sendiri tentunya penerapan teknologi pemuliaan di lapisan peternak lokal untuk memberdayakan galur ayam lokal Indonesia dan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor produk ayam dan DOC ayam. Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi ini merupakan pemotivasi bagi peneliti untuk semakin giat dan fokus menjalankan penelitian hingga dapat diimplementasikan dalam jangka panjang.
