• UGM
  • Portal Simaster
  • IT Center
  • Webmail
  • KOBI
  • Bahasa Indonesia
    • English
  • Informasi Publik
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Biologi
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi, Misi & Tujuan
    • Organisasi
    • Staff
      • Tenaga Pendidik
      • Adjunt Professor
      • Tenaga Kependidikan
      • Kepakaran dan Topik Riset Dosen
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Kebun Biologi
      • Perpustakaan
      • Museum Biologi
      • Konsultasi Kesehatan Mental
    • Galeri
      • Gedung Fakultas
      • Museum Biologi
      • Penelitian
      • Gama Melon
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Visi, Misi, dan Tujuan
      • Matakuliah S1
      • Pendaftaran Skripsi
      • Pendaftaran Ujian Skripsi
      • Pendaftaran Yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Klaim MK Ekstrakurikuler
    • IUP
    • Program Profesi
      • Apa itu PKKH ?
      • Sejarah Pendirian Program Studi PKKH
      • Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi PKKH
      • Kompetensi Lulusan Program Studi PKKH
      • Bahan Kajian dan Profil Lulusan Program Studi PKKH
      • Kurikulum Program Studi PKKH
      • Pendaftaran Mahasiswa Baru PKKH
      • Informasi dan FAQ Program Studi PKKH
    • Program Magister
      • Deskripsi Program Magister Biologi
      • Mata Kuliah S2
      • Struktur Kurikulum Program Magister
      • Info Pendaftaran
      • PENDAFTARAN UJIAN KOMPREHENSIF
      • Pendaftaran Ujian Tesis
      • pendaftaran yudisium
      • Pendaftaran Wisuda
      • Tracer Study
    • Program Doktor
      • Visi, Misi, Tujuan, & Sasaran Program Doktor Biologi
      • Kurikulum Program Doktor
      • Info Pendaftaran
      • Pendaftaran Ujian Komprehensif
    • Akreditasi dan Jaminan Mutu
  • PENELITIAN & PENGGABDIAN
    • Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology
    • Berkala Ilmiah Biology
    • Pengelolaan Sampah
  • Kerja Sama
  • Alumni
    • Berita Alumni
    • BCADC (Web Alumni)
    • Data Kabiogama Pascasarjana
    • Data Kabiogama Sarjana
  • Beranda
  • Pos oleh
  • hal. 122
Pos oleh :

adminbio

Eksplorasi Kelautan KSK BIOGAMA 2018

Kegiatan MahasiswaTajuk Selasa, 28 Agustus 2018

Pada tanggal 24 – 26 Agustus 2018, telah dilaksanakan Eksplorasi Kelautan KSK BIOGAMA, yang diikuti oleh Anggota Muda, dan didampingi oleh Anggota Madya dan Anggota Ahli KSK BIOGAMA.
Peserta berangkat dari Fakultas Biologi menuju Pantai Kukup pada tanggal 24 Agustus 2018, setelah mendengarkan sambutan dari pembina KSK, Bapak Drs. Trijoko, M.Si.

Acara diawali dengan sesi pematerian mengenai teknik sampling dan preservasi yang disampaikan oleh koordinator masing-masing kelas keilmuan.
Sampling dilakukan keesokan harinya, 25 Agustus 2018, di Pantai Porok. Sampling yang pertama adalah sampling Algae, Echinodermata, dan Mollusca, dilakukan oleh Anggota Muda yang dibantu oleh Anggota Madya dan Anggota Ahli.
Setelah sampling, dilakukan identifikasi spesies. Anggota Ahli dan Anggota Madya membantu Anggota Muda untuk mengidentifikasi spesies yang ditemukan, selain itu dijelaskan juga bagaimana teknik preservasi setiap sampel yang didapat.
Sampling yang kedua dilakukan pada hari berikutnya, yaitu pada tanggal 26 Agustus 2018, yaitu sampling Crustacea dan Pisces. Sama seperti hari sebelumnya, setelah sampling dilakukan identifikasi dan preservasi tiap spesies yang didapat.
Setiap Anggota Muda juga diharuskan untuk mengisi Marine Biodiversity Checklist, berdasarkan hasil identifikasi spesies yang ditemukan saat sampling.

Peserta melakukan bersih pantai, yang dilakukan di Pantai Kukup, sebelum kembali ke Fakultas Biologi.

Terimakasih kepada seluruh peserta yang telah menghadiri acara Eksplorasi Kelautan 2018, semoga ilmu yang didapat berguna untuk ke depannya. Sampai jumpa di Eksplorasi 2019!

Jales viva, Jaya KSK! (Safira Rizki)

Kuliah Tamu dan Research Exchange di Bidang Genome Editing Anggrek dari Nagoya University, Jepang

Rilis BeritaTajuk Selasa, 28 Agustus 2018

Selasa, 21 Agustus 2018. Melalui program JSPS-DGHE Joint Research Project dari Japan Society for Promoting Science Bilateral Exchange Program (JSPS-BJRP) 2018, Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. dari Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM beserta Timnya yang beranggotakan Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. dan Dr. Ir. Jaka Widada, M.Sc dari Fakultas Pertanian UGM berkolaborasi dengan Tim riset dari Nagoya University, Jepang,  Dr. Yasushi Yoshioka, Graduate School of Science-NU dan Prof. Dr. Shogo Matsumoto dari Graduate School of Bioagricultural Science NU untuk mengaplikasikan teknik genome editing dalam rekayasa genetika anggrek. Penelitian transformasi genetik anggrek dengan menggunakan sistem CRISPR-Cas9 ini dilakukan oleh Dr. Endang dan Prof. Matsumoto untuk mendapatkan anggrek yang berdaun variegata, dan cepat berbunga melalui teknik genome editing. Kerjasama penelitian ini merupakan salah satu realisasi MoU antara UGM dengan Nagoya University yang sudah digalang sejak tahun 1995 di bidang Tri dharma PT.

Teknik genome editing merupakan salah satu metode terbaru dalam pengembangan bioteknologi molekuler dan rekayasa genetika. Dengan merekayasa sistem imun dari bakteri, peneliti dapat melakukan rekayasa sekuen DNA di dalam genome dengan presisi tinggi. Teknik ini akan sangat bermanfaat dalam terapi genetik dan investigasi peran suatu gen di dalam genom makhluk hidup.

Sebagai bagian dari rangkaian kolaborasi tersebut, Prof. Matsumoto beserta dua mahasiswa Program Master dari Nagoya University, Kana Ninomiya dan Yuki Asano, berkunjung ke Fakultas Biologi UGM untuk mengadakan diskusi dan kolaborasi riset dengan Tim riset UGM di Laboratorium Bioteknologi.

Untuk memperluas impact dari program JSPS-BJRP ini, Prof Matsumoto memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada dengan judul “How to Change the Useful Traits of Horticultural Crops by Genome Editing based on Molecular Physiology of Type 2 Red-Fleshed Apple Coloring”. Kuliah tamu tersebut dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus di Auditorium Fakultas Biologi UGM dan diikuti oleh kurang lebih 200 mahasiswa S1, S2, dan S3, serta dosen dari Fakultas Biologi dan Fakultas Pertanian UGM. Kuliah tersebut bertujuan untuk mengenalkan teknik genome editing kepada mahasiswa berdasarkan pengalaman dari Prof. Matsumoto dalam rekayasa tanaman hortikultura seperti Apel dan telah mengaplikasikannya pada tanaman anggrek.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan mengapresiasi kerja keras dari tim Dr. Endang Semiarti dan berharap supaya kegiatan ini mampu mempererat hubungan kerjasama antara Fakultas Biologi dan Nagoya University dalam bidang penelitian.

“Program ini merupakan hasil komitmen yang luar biasa dari Prof Matsumoto dan Dr Endang Semiarti. Semoga kuliah ini mampu membuka wawasan baru bagi mahasiswa dan bermanfaat dalam mendukung pelaksanaan penelitian nantinya,” kata Dr Eko dalam sambutan kuliah tamu tersebut.

 

Sebelum Kuliah Tamu, Tim JSPS BJRP Jepang ini pada hari Minggu tanggal 19 Agustus mengadakan kunjungan ke Lokasi Konservasi Anggrek Merapi di Area Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) di Desa Turgo, mengunjungi pelestari anggrek Merapi Bapak Musimin dan mendapatkan informasi tentang habitat yang alami untuk anggrek sebagai biodiversitas tropis. Pada tanggal 20 Agustus 2018 Tim JSPS BJRP juga mengunjungi Taman Keanekaragaman Hayati yang berlokasi di Telaga Sengon dan Gunung Bajo, Purwodadi, Tepus, yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Indah  yang didampingi oleh Yayasan Kehati, Gunung kidul, DIY. Dari Kunjungan tersebut dapat diketahui kondisi ekologi yang tepat untuk memacu pertumbuhan anggrek secara alami di hutan lereng G.Merapi maupun di Taman Keanekaragaman Hayati yang merupakan Taman buatan untuk konservasi anggrek secara ex situ. Kondisi pohon inang anggrek alam juga  menunjukkan informasi tentang kondisi fisiologi optimal yang diperlukan oleh tanaman anggrek untuk dapat hidup secara optimal. Hasil kunjungan ke lokasi konservasi anggrek di 2 lokasi yang berbeda tersebut didiskusikan dalam kuliah umum. “Dengan mengetahui agroklimat tanaman anggrek sesuai kebutuhannya diharapkan anggrek yang dihasilkan dari penelitian JSPS-BJRP nanti dapat tumbuh dengan baik setelah diberikan perlakuan ekologi dan fisiologi yang tepat” kata Dr. Endang. (Matin Nuhamunada/OIA Fak. Biologi UGM)

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Melaksanakan Audit Mutu Internal Terintegrasi Outcome-Based Education (OBE) Dalam Rangka Menyongsong Penerapan Kurikulum Berbasis Obe Dan Reakreditasi BAN-PT

Rilis BeritaTajuk Senin, 27 Agustus 2018

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada telah mencanangkan diri untuk mengimplementasikan pembelajaran dengan menerapkan pendidikan dengan kurikulum berbasis outcome (outcome-based education) sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI http://www.kkni-kemenristekdikti.org/) untuk pendidikan program studi sarjana (S1) dan pascasarjana (S2 dan S3). Seluruh program studi biologi di Fakultas Biologi UGM telah terakreditasi A oleh BAN – PT. Akreditasi tersebut berlaku hingga 24 Januari 2020 untuk Prodi S1, dan masing-masing hingga 20 Maret 2021 dan 7 Nopember 2020 untuk Prodi S2 dan S3. Selain itu, Prodi S1 juga telah terakreditasi internasional oleh Accreditation Agency Specialized in Accrediting Degree Programs in Engineering, Informatics, the Natural Sciences and Mathematics (ASIIN Jerman). Hal ini menunjukkan bahwa Fakultas Biologi UGM telah diakui sebagai program studi yang unggul di Indonesia dan juga diakui secara internasional. Dalam tahun mendatang Prodi S2 juga akan mengajukan akreditasi ASEAN University Network Quality Assurance (AUN – QA).

Untuk selalu meningkatkan kualitas pembelajaran dari waktu ke waktu dan dalam rangka persiapan re-akreditasi, Fakultas Biologi UGM melaksanakan audit mutu internal terintegrasi (AMI terintegrasi) pada 16 Agustus 2018. Kali ini, Fakultas Biologi di audit oleh Dr. rer.nat. Nurul Hidayat, Aprilita, S.Si., M.Si. (Fakultas MIPA UGM), Dr. drh. Agustina Dwi Wijayanti, M.P. (Fakultas Kedokteran Hewan UGM), dan Ir. Eny faridah, M.Sc., Ph.D. (Fakultas Kehutanan UGM) sebagai auditor eksternal. Sedangkan untuk auditor internal, dalam audit ini melibatkan Prof. Dr. Tjut Sugandawaty, M.Sc., Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D. dan Drs. Ign. Sudaryadi, M.Kes. Audit pada siklus ini meliputi audit pada tingkat Fakultas, Audit Prodi S1, S2, dan S3, serta visitasi ke laboratorium.

Pada acara pembukaan AMI, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Dekan Fakultas Biologi UGM menyampaikan bahwa audit mutu internal telah dilaksanakan secara regular untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan sesuai dengan visi UGM “ Ginong Prati Dino”.

Setelah pembukaan, audit tingkat Fakultas dilaksanakan dan dihadiri oleh jajaran pengelola Fakultas, yaitu Dekan, segenap Wakil Dekan, Kepala dan Sekretaris Departemen. Untuk Audit Prodi, masing-masing menghadirkan masing-masing ketua Prodi, staf dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kemudian dilanjutkan dengan visitasi ke laboratorium di Fakultas Biologi yang terdiri dari 12 laboratorium. Seluruh temuan dan observasi auditor akan ditindaklanjuti dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) untuk melakukan respon perbaikan mutu sesuai dengan rekomendasi para auditor.

Fakultas Biologi UGM Memberikan Pelatihan Penanaman sekaligus Penyerahan Pohon Kelengkeng Super Sleman di DesaKemadang, GunungKidul, Yogyakarta

Rilis BeritaTajuk Jumat, 24 Agustus 2018

Sebagai tindak lanjut pelaksanaan program sosialisasi dan pelatihan penghormonan di Desa Kemadang-Gunungkidul, Fakultas Biologi UGM kembali melanjutkan program pengembangan desa binaan yaitu penanaman dan penyerahan pohon Kelengkeng Super Sleman (KSS) pada Senin (20/8) sore lalu. Program yang didanai oleh Departemen Pengabdian Kepada Masyarakat UGM ini dihadiri oleh 5 orang perwakilan anggota kelompok tani beserta ketua pelaksana hibah, Bapak Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si., M.Kes. dan pakar kelengkeng Super Sleman, Bapak Yusuf Sulaiman, S.IP. Penanaman dilaksanakan  secara simbolis di lahan warga setempat sebanyak 30 pohon kelengkeng. Fakultas Biologi UGM ingin memberikan pembinaan terhadap kelompok tani mengenai teknik sambung pucuk, teknik pemeliharaan dan pembungaan Kelengkeng Super Sleman serta mendorong kelompok petani untuk membudidayakan KSS di lahan pertanian sebagai inovasi pengembangan wisata di sektor agro-bahari. Pemberian pohon kelengkeng ini diharapkan dapat mewujudkan cita-cita dalam pembangunan Desa Kemadang menjadi desa wisata agro-bahari. “Dengan adanya penanaman 30 pohon kelengkeng ini diharapkan petani dan warga desa tetap antusias dalam mewujudkan harapan serta cita-cita bersama. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu perawatan pohon kelengkeng. Kami ingin membuktikan kepada masyarakat luar bahwa desa ini layak menjadi desa agro-bahari suatu saat nanti” ujar Bapak Yusuf Sulaiman, S.IP. saat ditemui di lokasi penanaman pada Senin (20/8) lalu.

Fakultas Biologi Kenalkan Teknologi Diversifikasi Olahan Labu Susu Di Kelompok Wanita Tani Desa Madurejo, Prambanan, Yogyakarta

Rilis BeritaTajuk Selasa, 21 Agustus 2018

Tim dari Fakultas Biologi UGM yang diwakili oleh Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc selaku ketua tim dan dekan Fakultas Biologi UGM kembali menggelar penyuluhan dan pelatihan diversifikasi pangan dari olahan labu susu di Kelompok Wanita Tani Dusun Kebondalem. Program ini merupakan tindak lanjut Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Penerapaan Teknologi Tepat Guna Labu Susu. Tujuan pelatihan ini yaitu untuk mengenalkan masyarakat khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani atau Kelompok PKK Dusun Kebondalem terkait tatacara pengolahan pangan hasil panen labu susu yang tidak lolos seleksi pasar.

Pelatihan ini diadakan pada Minggu, 19 Agustus 2018 dan dihadiri oleh 5 orang perwakilan Kelompok Wanita Tani dan PKK Dusun Kebondalem. Dalam kesempatan ini, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. memaparkan tentang risetnya mengenai labu susu dan progress Hibah Teknologi Tepat Guna Labu Susu yang telah dilaksanakan bersama dengan Kelompok Tani Tunas Jaya Dusun Kebondalem, Desa Madurejo yang diketuai oleh Bapak Maryanto. Menurut Dr. Budi, labu susu ini memiliki harga jual yang tinggi jika di jual ke pasaran (Carrefour) tetapi untuk pemasarannya sendiri diperlukan SOP. Labu susu yang bisa masuk pasar hanya yang bentuk nya seperti gitar / buah pir (dumbbell), untuk labu susu yang bentuk nya seperti leher angsa, membulat dan paprika tidak lolos seleksi pasar namun bisa diolah menjadi bahan pangan seperti mie, cup cake, bolu, dll. Pelatihan ini diadakan agar tidak ada bagian labu susu yang terbuang sebagai limbah namun tetap bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pelatihan ini juga Arini Kumalasari S.TP selaku narasumber dari TPHP UGM memaparkan tentang tatacara pengolahan tepung labu susu, mie labu susu, muffin labu, cookies labu, dan pudding labu beserta tatacara branding produk dan pengemasan. Arini memaparkan bahwa teknik pengolahan labu susu ini sangat mudah dan sederhana serta bisa dilakukan oleh masyarakat setempat. Harapannya, dengan adanya pelatihan ini ibu-ibu bisa membuat produk olahan labu susu yang bisa dijadikan ikon unggulan desa.

Pelatihan diversifikasi olahan labu susu ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Madurejo. “Saya sebagai perwakilan kelompok wanita tani dan PKK di desa ini dan secara pribadi sangat mengapresiasi kedatangan tim dari Fakultas Biologi UGM ke desa kami guna mengajarkan teknik diversifikasi olahan labu susu yang baru kami ketahui bentuk dan rupanya. Sangat enak dan bergizi. Semoga dengan adanya pelatihan ini masyarakat bisa terbantu dan insyaallah kami dengan senang hati membantu dan menerapkan program yang telah dilaksanakan. Kami mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada Bapak Budi yang selalu membersamai kami” papar Surati, Perwakilan Kelompok Wanita Tani dan PKK Dusun Kebondalem, Desa Madurejo.

 

 

Bertindak selaku Promotor dan Penguji, Dekan Fakultas Biologi UGM hadiri ujian tertutup mahasiswa Program Doktor Pertama Biologi Unsoed

Rilis BeritaTajuk Senin, 20 Agustus 2018

Guna menerapkan salah satu visi UGM yakni mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan, Fakultas Biologi sebagai salah satu program biologi terbaik dan pelopor ilmu biologi terdepan di Indonesia juga berupaya untuk mendukung perkembangan program studi biologi di institusi pendidikan lainnya di kancah nasional.  Terlebih lagi Fakultas Biologi UGM yang kini menjadi Ketua dari Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI).

Salah satu dari upaya yang dilakukan oleh Fakultas Biologi untuk mengimplementasikan visi UGM ini adalah dengan senantiasa membantu Prodi Biologi dan Prodi Pendidikan Biologi dalam meningkatkan kualitas akademiknya antara lain melalui joint supervision dengan universitas lain. Hal ini adalah yang telah dilaksanakan oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang juga sebagai Ketua Umum Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) untuk menghadiri ujian tertutup mahasiswa Program Doktor Pertama di Fakultas Biologi Unsoed hari Rabu tanggal 15 Agustus 2018 lalu. Selain peran ilmiahnya  sebagai peneliti dan ahli bidang Genetika, kehadirannya pada ujian tertutup program doktor juga dalam rangka meningkatkan kerjasama antar anggota KOBI khususnya di bidang akademik

Pada kesempatan ujian tertutup mahasiswa Program Doktor Pertama Biologi Unsoed tersebut (Drs. Agus Heri Sutanto, M.Si.) juga dihadiri oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Warsito, M.Si. selaku Penguji Internal; Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih, M.Si. (Biologi UNESS) dan Dr. Purnomo, MS (Biologi UGM) selaku Penguji Eksternal;  Achdiyat Yogi, SP, MP., D.Tech.Sc. (Pertanian Unsoed) dan Romanus Edy Prabowo, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Biologi Unsoed) selaku Tim Penelaah; Dr. rer.nat. Agus Nuryanto, M.Si (Biologi Unsoed) selaku Ko-Promotor dan Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D. (Biologi UGM) selaku Promotor.  Dalam ujian tertutup tersebut, Drs. Agus Heri Sutanto, M.Si. menyampaikan hasil dari penelitian disertasi yang berjudul “Genetika Populasi Synedrella nodiflora L. di Paparan Sunda Berdasarkan Penyela Intergenik AtpB-rbcl”. Setelah dinyatakan lulus, maka Drs. Agus Heri Sutanto, M.Si. akan menjadi Doktor Pertama yang diluluskan oleh Program Doktor Fakultas Biologi Unsoed

Dalam sambutannya, Dr.rer.nat Iman Widhiono, M.Si (Dekan Fakultas Biologi Unsoed) mengucapkan terimakasih khususnya kepada Dekan Fakultas Biologi UGM yang telah bersedia untuk menjadi Promotor dan membimbing mahasiswa Program Doktor di Fakultas Biologi Unsoed dan berharap kerjasamanya terus ditingkatkan. Selain Budi Setiadi Daryono, Ph.D, juga terdapat Dosen Fakultas Biologi UGM lainnya (Prof. Drs. L. Hartanto Nugroho, M.Sc., Ph.D.) yang bertindak sebagai Promotor untuk mahasiswa Program Doktor di Fakultas Biologi Unsoed lainnya sebagai bentuk bantuan akademik dari Fakultas Biologi UGM kepada Fakultas Biologi Unsoed

Fakultas Biologi sukses selenggarakan International Summer course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development 2018

Rilis BeritaTajuk Kamis, 16 Agustus 2018

Memiliki kekayaan alam yang melimpah tentu menjadi potensi yang dapat dikembangkan manfaatnya. Terlebih lagi, Indonesia yang menempati kawasan tropis juga diyakini sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Namun, dalam pengelolaan sumber daya alam, perlu adanya pemahaman yang komprehensif agar kekayaan alam ini tidak hanya dapat kita manfaatkan, tetapi juga diwariskan untuk generasi selanjutnya.

Sebagai sebuah sarana pembelajaran terkait keanekaragaman hayati tropis dan juga pengembangan yang berkelanjutan, Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan International Summer course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development 2018. Berbeda dengan kegiatan summer course yang sebelumnya pernah diselenggarakan oleh Fakultas Biologi, summer course kali ini dihadiri oleh 20 mahasiswa asing dan 18 mahasiswa lokal yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak hanya dihadiri oleh peserta asing, Fakultas Biologi UGM juga menghadirkan para pakar, akademisi, LSM, hingga pihak industri dari Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina dan Taiwan disamping pakar-pakar dari UGM maupun institusi lainnya.

Slide 4
Slide 1
Slide 2
Slide 3

Summer course yang terlaksana atas kerjasama dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) ini berlangsung dari 6 hingga 12 Agustus 2018 dimana peserta summer course mendapatkan materi melalui perkuliahan, lokakarya, hingga kuliah lapangan. Summer course ini dibuka oleh Dr. Budi Setiadi Daryono (Dekan Fakultas Biologi UGM) dan Dr. Sri Hadmoko (Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM) di Auditorium Fakultas Biologi UGM. Perkuliahan diisi oleh Prof. Datin Dr. Maryati binti Mohammed (UTHM Malaysia), Prof. Tjut Sugandawaty Djohan (Fakultas Biologi UGM), Prof. Madya. Dr. Alona Cuevas Linatoc (UTHM Malaysia), Dr.rer.silv. Ali Imron, S.Hut., M.Sc (Fakultas Kehutanan UGM), Prof Hong-Wei Yen (Tunghai University Taiwan), Dr. Eko Agus Suyono (Fakultas Biologi UGM), Dr. Hazel Monica Matias-Peralta (UTHM Malaysia), Elpidio V. Peria (ASEAN Center for Biodiversity), Dr. Haskarlianus Pasang (SMART Tbk), Dr. Muhammad Abdul Latiff Bin Abu Bakar (UTHM Malaysia), Dr. Nor Ismaliza Binti Mohd Ismail (UTAR Malaysia), Mohd Fadzelly Bin Abu Bakar (UTHM Malaysia), dan Prof. Suratman (Fakultas Geografi UGM). Selain perkuliahan, dilakukan pula lokakarya pembuatan batik menggunakan pewarna alami yang diisi oleh Bapak Hatmoko, pemilik Hatmoko Batik. Kemudian, Kuliah Lapangan dilaksanakan di Suaka Margasatwa Paliyan dan Pantai Sadranan. Di hari terakhir, terdapat pemaparan oleh Mika Mei Jia Tan (ASEAN Center for Biodiversity) terkait peran pemuda dalam menjaga keanekaragaman hayati di kawasan ASEAN.

Untuk menutup kegiatan Summer course, peserta mendeklarasikan sebuah komitmen untuk bersama-sama menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, dibacakan pula 3 peserta Summer course terbaik, yakni Kok Sim Chan , Ng Su Ming , dan Muhammad Taufik . Acara juga ditutup oleh Dr. Eko Agus Suyono selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni, Fakultas Biologi UGM.

“Semoga Internasional Summer Course ini akan menjadi wahana dan simpul dalam menghasilkan generasi muda yang akan menjadi pioneer bagi pelestarian biodiversitas daerah tropis, khususnya di negara-negara ASEAN dan Asia.”, harap Dr. Eko.

 

Fakultas Biologi perkenalkan pewarna batik alami pada peserta International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development

Rilis BeritaTajuk Senin, 13 Agustus 2018

Sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan International Summer course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development 2018, peserta juga mendapatkan pengalaman terkait pengaplikasian dari pemanfaatan biodiversitas tropika dalam kehidupan sehari-hari dan juga kaitannya dengan budaya Indonesia. Salah satu pemanfaatan keanekaragaman hayati adalah dengan memanfaatkan pewarna alami berbasis hayati dalam pembuatan batik. Selain memiliki warna yang unik, penggunaan pewarna alami juga lebih ramah lingkungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bertempat di Fakultas Biologi, 20 mahasiswa asing dan 18 mahasiswa lokal ini yang hadir pada kegiatan summer course ini mencoba melakukan pewarnaan batik dipandu oleh Hatmoko Batik. Kegiatan ini diawali dengan pengenalan tentang pewarna alami indigo yang mampu memancarkan warna biru berasal dari tanaman indigo (Indigofera sp.). Pewarna ini dapat dikategorikan sebagai pewarna yang ramah lingkungan sehingga tidak perlu melalui proses lebih lanjut untuk dapat dibuang setelah digunakan. Pada kesempatan ini, peserta diminta untuk membuat batik pada kaos polos dengan Teknik Shibori. Shibori adalah kesenian yang berasal dari Jepang, dimana pola pada kain diperoleh dengan cara melipat, melilit atau mengikat kain dan mencelupkannya pada pewarna. Selain itu, kita dapat memanfaatkan barang-barang disekitar kita seperti kelereng, penjepit, karet, dan lain-lain untuk menciptakan pola-pola yang indah. Selain itu, peserta diajarkan teknik batik canting di sehelai sapu tangan dengan motif bertemakan biodiversitas.

Bapak Hatmoko selaku pemilik Hatmoko batik menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah pengenalan budaya Indonesia sekaligus memanfaatkan kekayaan alam indonesia sebagai pewarna alami yang ramah lingkungan. Di kesempatan yang sama, salah satu pendamping peserta summer course dari Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia yaitu Dr. Nor Ismaliza Binti Mohd Ismail menyampaikan bahwa Teknik Shibori sangat unik, selain itu pemanfaatan pewarna alami sangat baik karena tidak mencemari lingkungan.

Mahasiswa Fakultas Biologi Berprestasi dan menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Harteknas di Riau

PrestasiTajuk Senin, 13 Agustus 2018

10 Agustus 2018 Komplek Gubernuran Provinsi Riau Jl. P. Diponegoro Kota Pekanbaru

Malam Apresiasi Iptek dan Inovasi merupakan malam inagurasi pemberian penghargaan kepada insan iptek dan inovasi atas jasanya dalam bidang iptek dan inovasi. Pemberian penghargaan sendiri diserahkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang meliputi kategori Lomba Produk Inovasi, Kekayaan Intelektual 2018, Lomba Penulisan Iptek, Lomba Foto Inovasi Iptek dan Anugerah Ipteek dan Inovasi Tahun 2018. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa Kementerian Republik Indonesia, pimpinan daerah, Perguruan Tinggi dan Pejabat di lingkungan wilayah Provinsi Riau dan beberapa provinsi lain.

 

Dalam acara ini I Wayan Swarautama Mahardhika mahasiswa S1 Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara I Kategori Lomba Penulisan Iptek dan Inovasi Kategori Umum serta mendapat penghargaan piala bergilir. Karya tulis ilmiah yang dikompetisikan berjudul Selamat Datang Kambro telah diterbitkan di Majalah Trubus pada bulan Juni 2018. Kambro sendiri merupakan ayam hibrida F1 Broiler yang berhasil dikembangkan oleh Gama Ayam Fakultas Biologi UGM dibawah bimbingan Dr. Budi Setiadi Daryono M. Agr. Sc.. Gama Ayam telah melakukan penelitian mengenai pemuliaan ayam selama kurun waktu 2008 hingga sekarang dengan pencapaian riset yang potensial untuk diimplementasikan di masyarakat. Ayam F1 Broiler atau Kambro sendiri merupakan ayam dengan kualitas yang unggul sebagai pedaging dengan karakteristik daging seperti ayam Pelung dan rasio FCR lebih rendah dibandingkan ayam Broiler dengan laju pertumbuhan mendekati ayam Broiler. Jangka panjang yang diharapkan dari penelitian ayam Kambro sendiri tentunya penerapan teknologi pemuliaan di lapisan peternak lokal untuk memberdayakan galur ayam lokal Indonesia dan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor produk ayam dan DOC ayam. Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi ini merupakan pemotivasi bagi peneliti untuk semakin giat dan fokus menjalankan penelitian hingga dapat diimplementasikan dalam jangka panjang.

Dosen Biologi mengikuti Talent Scouting Kemenristek Dikti

Rilis BeritaTajuk Selasa, 7 Agustus 2018

Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sebuah istitusi akademik adalah dengan meningkatkan jumlah dosen yang bergelar S3. Untuk mewujudkan hal ini, Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti melalui Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Program Talent Scouting Tahun 2018. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi dosen tetap yang akan melanjutkan studi S-3 ke luar negeri. Dalam program ini, salah satu staf di Fakultas Biologi UGM, Mukhlish Jamal Musa Holle, bersama dengan 5 dosen UGM lainnya terpilih untuk mengikuti program ini. Rangkaian kegiatan dilaksanakan ini dimulai pada 16 April sampai dengan 11 Mei 2018, namun untuk pelaksanaan program bagi peserta yang berasal dari institusi di Yogyakarta dan Jawa Tengah dilaksanakan pada 1 – 4 Agustus 2018.
Kegiatan Talent Scouting Sentra Yogyakarta dihadiri oleh 30 peserta dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Islam Indonesia, Universitas Diponegoro dan beberapa universitas lainnya. Bertempat di Hotel Eastparc, tim dari Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia Kemenristekdikti membekali peserta dari academic communication, cara penulisan motivation letter dan proposal yang baik, hingga peningkatan kemampuan berbahasa inggris guna persiapan dalam tes bahasa inggris maupun penulisan karya ilmiah. Selain itu, kegiatan ini dihadiri juga oleh perwakilan dari beberapa universitas Luar Negeri yang menjelaskan terkait peluang berstudi di kampus tersebut.
“Program ini sangat bermanfaat untuk memberikan gambaran terkait kehidupan sebagai mahasiswa S3 dan kiat-kiat agar bisa sukses menyelesaikan studi S3 dengan baik”, tutur sdr. Mukhlish.

1…120121122123124…129

Akreditasi

Berita Terakhir

  • Soroti Kasus Lingkungan Terkontaminasi Merkuri melalui Dual-System Biosensor dan Bioremoval, Mahasiswa Biologi Raih Juara 3 pada Lomba Esai Nasional CARBON 2025
  • KMP Biologi UGM Berbagi Ilmu Bersama Anak-Anak Jogoyudan melalui Program KMP Mengajar
  • Dari Desa untuk Desa: Optimalisasi Bibit Unggul Ayam Lokal dan Ikan Lele di Dusun Tegalrejo, Desa Ngresep, Kabupaten Boyolali
  • Lestarikan Kekayaan Rempah Nusantara, Tim INUCoST Fakultas Biologi UGM Gelar Workshop Pembuatan Herbarium Bersama Pakar Leiden dan Praktisi Industri
  • Fakultas Biologi UGM dan Australian National University Perpanjang Kerja Sama Double Degree serta Bahas Peluang Kolaborasi Strategis Baru
Universitas Gadjah Mada

UNIVERSITAS GADJAH MADA

FAKULTAS BIOLOGI
Jalan Teknika Selatan, Sekip Utara,
Yogyakarta 55281
biologi-ugm@ugm.ac.id
Telepon/Fax: +62 (274) 580839

Tentang Kami

  • Sejarah
  • Organisasi
  • Staff
  • VISI, MISI & TUJUAN
  • Biodiversitas
  • Informasi Publik

KEMAHASISWAAN

  • Pelayanan Mahasiswa
  • Organisasi Mahasiswa
  • Pengajuan Kerja Praktik Lapangan
  • Izin Penelitian Lapangan
  • Layanan Konseling Mahasiswa

Akademik

  • Peraturan Akademik
  • Pengumuman Akademik

Survei Kepuasan Layanan

  • Survei Layanan Akademik
  • Survei Layanan KASDM
  • Survei Layanan P2MKSA
  • Survei Layanan Laboratiorum
  • Survei Layanan K5L dan Driver

Akreditasi

  • Image 1
  • Image 2
  • Image 3

© 2024 FAKULTAS BIOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju