Yogyakarta, 26 Oktober 2024 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) dari Program Studi Biologi 2024 melaksanakan kegiatan pengabdian bertajuk “Pengolahan Sampah Anorganik dan Penanggulangan Polusi Udara Menggunakan Tanaman” pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Kegiatan ini dipandu oleh dosen pembimbing, Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dan diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah anorganik yang berkelanjutan dan pemanfaatan tanaman dalam mengurangi polusi udara akibat pembakaran sampah dan kendaraan bermotor.
Acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan sambutan oleh Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., dilanjutkan oleh pematerian utama yang disampaikan oleh Aisyah Balqis Febriana. Dalam sesinya, Aisyah menjelaskan bahwa sampah anorganik seperti plastik, botol, kertas, dan kardus dapat dipilah dan disetorkan ke bank sampah untuk kemudian didaur ulang, sehingga meningkatkan nilai guna. Selain itu, konsep waste-to-energy juga diperkenalkan, yakni pemanfaatan panas dari pembakaran sampah sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan, sebagaimana diterapkan di negara maju seperti Jepang dengan teknologi incinerator yang aman bagi lingkungan. Namun, teknologi tersebut belum dapat diterapkan di Indonesia karena keterbatasan teknologi. Selama ini masyarakat banyak yang masih membakar sampah sebagai cara menghilangkan sampah, tetapi banyak kerugian yang dapat disebabkan oleh pembakaran sampah baik bagi lingkungan, kesehatan, maupun sosial. Salah satu contohnya yang dipaparkan dalam sesi materi tersebut yaitu munculnya mikroplastik hasil pembakaran sampah yang dapat mencemari tanah, air, dan udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya pembakaran sampah dan alternatif solusi pengolahan sampah anorganik. Selain disetor ke bank sampah untuk jenis sampah botol, kardus, kertas, dan kaleng, solusi alternatif pengolahan sampah anorganik yaitu seperti membuat kerajinan dari sampah anorganik dan pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Selain itu, disampaikan pula materi mengenai penanggulangan polusi udara menggunakan tanaman, jenis-jenis tanaman yang dapat menyerap polusi udara dan mekanisme penyerapan polusi udara oleh tanaman.
Setelah pematerian, sesi dilanjutkan dengan demonstrasi langsung oleh Wisnu Prabowo, yang memperagakan cara pembuatan bantal sofa yang diisi dengan plastik bekas yang bersih, dilanjutkan dengan pembagian sarung bantal sofa dan cover plastik zip kepada semua peserta. Kemudian, Ardiah Pramesti Cahyani menampilkan video tutorial dan berbagai kreasi dari barang bekas yang telah dibuat oleh tim mahasiswa sebagai contoh, seperti lampion dari sendok plastik, bunga dari kantong kresek, bunga dari botol plastik bekas, bingkai dari tutup botol, pot bunga dari botol, dan vas bunga dari sampah botol kaca untuk water propagation yang mampu menjadi inspirasi pemanfaatan sampah anorganik dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta acara juga diajak untuk berdiskusi dalam sesi tanya jawab, diikuti dengan post-test guna mengukur pemahaman materi yang disampaikan. Doorprize menarik berupa tanaman hias yang mampu menyerap polusi udara dan hadiah lainnya diberikan kepada peserta yang aktif berpartisipasi menjawab pertanyaan. Acara semakin meriah dengan penayangan video recap kegiatan PkM-MBKM 2024 yang menampilkan rangkaian program edukasi lingkungan ini.
Kegiatan ditutup dengan salam perpisahan dari Bu Novita, diikuti sesi foto bersama seluruh peserta dan tim, serta pembagian souvenir sebagai tanda terima kasih. Program pengabdian yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah dan pemanfaatan tanaman sebagai solusi penanggulangan polusi udara. Terima kasih kami ucapkan kepada Fakultas Biologi yang telah mendanai acara ini melalui Hibah PKM-MBKM 2024 semoga semakin menambah kebermanfaatan di masyarakat luas.
Program PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Prof. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda di Pedukuhan Kepuh Wetan, Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pelatihan pengolahan produk circular waste management berbasis teknologi akuaponik dan budidaya ikan lele pada Hari Minggu, 27 Oktober 2024 pukul 08.30 -11.30 WIB. Tim PKM-MBKM dengan anggota Hanif Fauzan Saputra, Salma Nur Majidah, Maharani Pratiwi S.A., M. Reza Hendriansah, Rima Vegi Santika, Eka Nur Oktavia, Adzkiya Aqmaliza R., dan Agra Daffa Putra memaparkan strategi pengolahan dan pemasaran produk dilanjutkan dengan pelatihan dalam bentuk demonstrasi cara pengolahan produk berbahan dasar ikan lele dan kangkung untuk meningkatkan nilai tambah hasil akuaponik secara maksimal.
Kegiatan diawali dengan memperkenalkan potensi bisnis ikan lele dan kangkung yang kaya nutrisi dan protein. Dengan inovasi menjadi beberapa olahan dari ikan lele dan kangkung, seperti nugget lele, sosis lele, dan kangkung crispy, diharapkan dapat menjadi peluang bisnis baru bagi KWT Amanda. Inovasi produk untuk memperluas pasar dengan menawarkan variasi olahan makanan lokal yang sehat dan bergizi. Selain inovasi produk, pemilihan desain kemasan yang aman, efisien, dan menarik juga perlu diperhatikan. Dengan pengemasan yang menarik dan informatif, produk diharapkan mampu menarik minat konsumen. Untuk mendukung penjualan, tim PkM-MBKM juga memberikan sosialisasi terkait branding dan strategi pemasaran secara digital melalui pengenalan media sosial untuk memberikan edukasi kepada peserta tentang teknik pemasaran digital yang tepat, mulai dari memahami target konsumen hingga menggunakan platform media sosial untuk promosi. Pemasaran menggunakan media sosial menjadi faktor penting untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness.
Kegiatan selanjutnya yaitu demonstrasi pengolahan produk dengan bahan utama hasil akuaponik yaitu ikan lele dan kangkung. Tim PkM-MBKM memberikan pelatihan langsung kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Amanda untuk mengolah ikan lele dan kangkung, menjadi tiga produk olahan bernilai jual yaitu nugget lele kangkung, kangkung crispy, dan sosis. Dalam kegiatan demonstrasi tersebut, ibu-ibu KWT Amanda menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap tahap pembuatan produk olahan ikan lele dan kangkung mulai dari persiapan bahan hingga proses memasak, sehingga dihasilkan produk berkualitas yang siap dipasarkan. Mereka dengan teliti memerhatikan proses memasak dan aktif bertanya untuk memastikan kualitas hasil yang optimal. Setelah sesi masak selesai, para peserta sangat menikmati hasil olahan, seperti nugget lele kangkung, kangkung crispy, dan sosis lele, yang memiliki rasa lezat dan tekstur yang disukai. Ibu-ibu KWT Amanda juga merasa sangat terinspirasi setelah melihat variasi olahan lele berbagai bentuk makanan seperti nugget lele kangkung dan sosis lele yang lebih menarik bagi anak-anak. Produk olahan ini menjadi solusi untuk menyediakan asupan protein berkualitas dan serat bagi keluarga, terutama untuk anak-anak yang memerlukan nutrisi seimbang dalam masa pertumbuhan sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi dan menjamin kehidupan yang sehat (SDG 3).
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan produk berbasis akuaponik dapat memberikan ide baru dalam pengolahan untuk menambah pendapatan keluarga dari hasil akuaponik (SDG 4 dan 8). Dengan keberhasilan kolaborasi ini dapat memperkuat relasi Tim PkM-MBKM Fakultas Biologi UGM dengan mitra yang berkelanjutan (SDG 17).
Kelompok Studi Herpetologi (KSH) telah melaksanakan rangkaian Diklat Anggota Muda KSH XXXV: Diklat Ruang (Dikru) II di Ruang 1 Gedung B dan Lapangan Voli Fakultas Biologi UGM pada hari Minggu, 27 Oktober 2024 pukul 08.30-12.00 WIB. Pada kegiatan ini Calon Anggota Muda (CAM) XXXV diperkenalkan dengan Departemen Keorganisasian di KSH serta teknik handling herpetofauna pada tiap divisi keilmuan (Divisi Amphibia, Testudinata, Crocodylia, Serpentes, dan Lacertilia). Pada acara Dikru II diharapkan CAM telah mengetahui akan Departemen Keorganisasian (KO) KSH dan dapat melakukan handling herpetofauna.
Acara Dikru II dibuka oleh MC yakni Az-Zahra Blazei Damara Putri kemudian dilanjutkan doa, menyanyikan mars KSH, dan pembacaan kode etik KSH. Acara kemudian dilanjutkan dengan pematerian Departemen KO KSH. Selanjutnya, dilaksanakan review materi Dikru I dengan adanya presentasi penugasan yang dilaksanakan berkelompok mengenai materi Dikru I tentang tiap divisi keilmuan herpetofauna di KSH. Tiap presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengarahan menuju ke lapangan voli untuk kegiatan handling herpetofauna oleh tiap divisi keilmuan KSH. Pematerian dibawakan oleh Dewan Senior dari tiap divisi keilmuan terkait. Setelah itu dilakukan moving kembali ke ruangan untuk dilakukan review materi yang telah disampaikan. Acara ditutup dengan dokumentasi bersama serta pembacaan penugasan Dikru II untuk CAM.
Acara sendiri dihadiri oleh semua CAM XXXV KSH sebanyak 10 orang. Secara keseluruhan acara berjalan dengan lancar dengan penuh antusias peserta terkait berbagai spesimen dan teknik handling yang dilakukan. Spesimen yang digunakan pun antara lain kodok Duttaphrynus melanostictus dan katak Polypedates leucomystax untuk Divisi Amphibia; Crocodile Snapping Turtle (CST), Trachemys scripta elegans (Kura-kura Brazil), dan bulus/labi-labi untuk Divisi Testudinata; boneka buaya untuk Divisi Crocodylia; Naja sputatrix (Ular Kobra) dan Ptyas mucosa (Bandotan Macan) untuk Divisi Serpentes; dan Gekko gecko (Tokek), Takydromus sexlineatus (Kadal Rumput), dan Varanus salvator (Biawak) untuk Divisi Lacertilia. [Penulis: KSH]
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) merupakan tahap akhir dari pelaksanaan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang merupakan program Dir. Belmawa Ditjen Dikti-Ristek dan Dir. APTV Ditjen Dikti. PIMNAS menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil PKM dan saling berkomunikasi melalui produk kreasi intelektual berskala nasional. PIMNAS ke-37, yang diselenggarakan pada 14-18 Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya, mengusung tema “Berkompetisi Mengasah Kreativitas Mahasiswa Bertalenta Indonesia menjadi Pribadi yang Solutif, Inovatif dan Produktif”.
Tim PKM-RE UGM Cisaheal dengan ketua Aditya Latiful Azis dari Fakultas Biologi UGM dengan anggota lintas program studi di antaranya Asy Syifa Paras Ceria (Biologi 2022), Shabrina Farras Tsany (Kedokteran 2021), Rahmalia Diani Saffana (Kedokteran 2021), dan Faqih Fikri Nuryanto (Farmasi 2023) dengan dosen pembimbing Woro Anindito Sri Tunjung, M.Sc., Ph.D., yang mengusung riset berjudul “Efikasi Kombinasi Ekstrak Biji Salak Pondoh dan Kulit Jeruk Pamelo sebagai Modulator Apoptosis dan Proliferasi Sel Kanker Serviks (HeLa)” berhasil memperoleh juara 1 atau penghargaan setara emas dalam kategori Poster PKM-RE-1.
Tim Cisaheal mengoptimalkan penggunaan poster sebagai media transfer informasi untuk menyajikan hasil penelitian secara visual kepada khalayak luas. Melalui perpaduan antara gambar yang menarik dan teks singkat tetapi padat, poster ini dirancang agar mampu mengomunikasikan ide dan temuan riset secara efektif dan jelas. Poster ini tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi satu arah, tetapi juga sebagai alat yang mampu mengundang audiens untuk berpartisipasi dalam diskusi lebih mendalam. Dengan adanya ruang untuk berdiskusi, diharapkan muncul wawasan baru yang lebih dalam, khususnya mengenai potensi manfaat kombinasi ekstrak biji salak pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) dan kulit jeruk pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr) sebagai terapi adjuvan dalam menangani kanker serviks.
Keikutsertaan dalam kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 ini selaras dengan tema besar yang mendorong inovasi dan produktivitas dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan. Melalui riset ini, Tim Cisaheal ingin menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan solutif, guna menjawab tantangan dalam dunia medis yang terus berkembang. Besar harapan bahwa capaian ini menjadi tonggak awal yang menginspirasi lahirnya lebih banyak penelitian unggul dan inovatif dari para generasi muda Indonesia di masa yang akan datang. [Penulis: Aditya Latiful Azis]
Kelompok Studi BiOSC (Biology Orchid Study Club) Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan Studium Generale 2.0 dengan tema “Teknik Identifikasi Anggrek melalui Diseksi Bunga untuk Mendukung Pelestarian Anggrek Indonesia” pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024. Acara ini merupakan program kerja koordinator keilmuan yang dibawahi oleh Akmal Bunyamin sekaligus sebagai ketua pelaksana. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Ruang 2 Gedung B Fakultas Biologi UGM yang diikuti oleh 37 peserta serta terbuka untuk para anggota aktif kelompok studi BiOSC. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperluas wawasan dan meningkatkan keilmuan, serta memotivasi anggota aktif BiOSC dalam identifikasi spesies anggrek dengan teknik diseksi bunga sebagai upaya pelestarian anggrek di Indonesia.
Para peserta diberikan pematerian langsung oleh Ibu Aninda Retno Utami Wibowo, S.Si., M.Sc. selaku peneliti di pusat riset biosistematika BRIN. Pemaparan materi disampaikan secara langsung yaitu mengenai step by step to a new spesies. Setelah itu, seluruh anggota BiOSC diberikan kesempatan untuk melakukan praktik diseksi bunga. Para peserta masing-masing diberi bunga anggrek untuk diidentifikasi. Para peserta diminta mengidentifikasi, mengukur, dan mendokumentasikan bagian-bagian bunga anggrek secara detail, yang membedakan anggrek satu dengan lainnya.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias, diikuti dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Melalui acara Studium Generale, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang proses identifikasi anggrek, teknik diseksi anggrek, serta meningkatkan ilmu dan pengetahuan sebagai upaya pelestarian anggrek di Indonesia. [Penulis: BiOSC]
Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Biologi Tahun 2024

Acara Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 Fakultas Biologi telah dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Oktober 2024 pukul 13.00 – 14.30 WIB. Acara ini dilakukan di ruang sidang KPTU. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilakukan sambutan oleh Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi. Acara dihadiri oleh Dr. Fajar Sofyantoro, S.Si., M.Si selaku Dosen Pengurus PKM Corner 2024. Woro Anindito Sri Tunjung, Ph.D, Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D, dan Aries Bagus Sasongko, S.Si., M.Biotech. selaku Dosen Pembimbing PKM juga turut hadir.
Acara Pelepasan Kontingen PIMNAS ke-37 TIM PKM 2024 merupakan acara yang diselenggarakan oleh PKM Corner Biologi untuk melepas kontingen mahasiswa biologi yang lolos PIMNAS ke-37 yang akan berjuang di Universitas Airlangga. Acara ini diadakan dengan tujuan memberi bekal, motivasi, serta hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk mengikuti PIMNAS di Universitas Airlangga. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mengetahui sarana apa saja yang akan diberikan oleh Fakultas Biologi. [Penulis: PKM Corner]
Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024, telah dilaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ruang Softskill Calon Seedling KSAT, yaitu salah satu rangkaian kegiatan Open Recruitment KSAT. Dalam rangkaian Open Recruitment diadakan Diklat Ruang atau Dikru untuk masing-masing Sub-Divisi Keilmuan serta Dikru Softskill kepada Calon Anggota Baru KSAT 2024 (Calon Seedling). Pada Dikru keempat yaitu pematerian dasar Pengembangan Softskill yang dilaksanakan secara luring di Ruang VA Fakultas Biologi UGM. Kegiatan Dikru Softskill bertujuan untuk memberikan wawasan terkait cara membangun kerja sama tim dan mempertahankan sinergitas teamwork kepada Calon Seedling KSAT.
Acara Diklat Ruang Softskill dimulai dengan pembukaan dan doa yang dipimpin oleh Farah Adina Ratri Sachariano (KSAT 2023) dan Adika Pramudya Nugraha (KSAT 2023) sebagai MC. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi pematerian yang disampaikan oleh Kak Fika Zulfiani (KSAT 2021) selaku Wakil Koordinator Sub-Divisi Keilmuan Arsitektur Lanskap KSAT. Materi yang disampaikan meliputi kerjasama tim dan kolaborasi, membangun komunikasi yang efektif, pentingnya kemampuan manajemen waktu, memupuk kreativitas dan inovasi, serta langkah-langkah pengelolaan self-management atau kontrol emosi yang baik. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Calon Seedling dan Narasumber.Setelah kegiatan pematerian selesai, Calon Seedling dibagi menjadi lima kelompok untuk games. Games terdiri dari 2 bentuk yaitu Games 1 berupa permainan capture the flag dan Games 2 berupa permainan save the paper. Setelah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian study case dan presentasi hasil study case oleh Calon Seedling. Setelah selesai, kegiatan Diklat Ruang Softskill KSAT ditutup dengan pemberian kesan pesan, doa penutupan, dan dokumentasi bersama.
Kegiatan Diklat Ruang Softskill KSAT berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Dengan terlaksananya Diklat Ruang Softskill KSAT Biologi UGM, diharapkan Calon Seedling KSAT dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, manajemen konflik, dan adaptabilitas agar mampu berkontribusi lebih efektif dan meningkatkan kinerja dalam berorganisasi. Selain itu, semoga KSAT dapat semakin mengakar kuat supaya Berakar Kokoh Menembus Peradaban sehingga dapat menjadi kelompok studi yang memiliki kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar, akademisi, hingga ke masyarakat luas. [Penulis: Panitia Open Recruitment KSAT 2024]
Yogyakarta, 28 Oktober 2025 – Fakultas Biologi UGM menyelenggarakan kuliah tamu yang menghadirkan ahli rekayasa tumbuhan dari Okayama University Jepang, Prof. Yoji Kawano. Kuliah tersebut berlangsung di Auditorium Biologi Tropika Fakultas Biologi UGM dan dihadiri oleh mahasiswa hingga dosen Fakultas Biologi UGM.
Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaa Fakultas Biologi memberikan sambutannya pada kuliah tamu Senin (28/10) pagi tersebut. Beliau menyampaikan Fakultas Biologi menyambut baik Prof Yoji dan membuka berbagai upaya kolaborasi riset dan akademik dengan Okayama University khususnya Institute of Plant Science and Resource. Dr. Bambang turut menyampaikan pada mahasiswa untuk menggali ilmu sebanyak banyaknya dari perkuliahan tersebut.
Prof. Yoji Kawano merupakan Professor dari Plant Immune Design Group, Institute of Plant Science and Resource, Okayama University, Jepang. Penelitiannya berfokus pada Patologi tumbuhan, Immunobiologi, Inflamasi, dan Phytopathology.
Pada perkuliahan tersebut, Prof. Yoji memberikan paparan bertajuk “Deciphering Rice Immunity”. Perkuliahan dipandu oleh dosen Fakultas Biologi dari Laboratorium Biokimia, Dr Yekti Asih Purwestri yang risetnya juga berfokus pada pengembangan tanaman padi.
Prof. Yoji memaparkan terkait penyakit pada tanaman khususnya padi, yang disebabkan oleh jamur dan bagaimana kondisi tersebut menjadi kekhawatiran di dunia agrikultur karena minimkan informasi interansi antara tanaman dengan mikrobia. Professor yang juga ahli dalam rekayasa tanaman tersebut menyampaikan risetnya yang mengembangkan pengembangbiakan tanaman menggunakan R (NLR) gene. Berbagai upaya risetnya diharapkan dapat berkontribusi terhadap ilmu pertanian terapan untuk mendapatkan varietas unggul dan tahan berbagai ancaman hama dan penyakit.
Para peserta antuasias dalam mengikuti perkuliahan tersebut hingga kritis dalam sesi tanya jawab selanjutnya. Melalui kuliah umum tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi khususnya para civitas akademika dalam kontribusi riset pelestarian ekosistem yang berkelanjutan (SDG 4 dan 15) melalui kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan Okayama University (SDG 17).
Pada Jumat, 25 Oktober 2024, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan roadshow seminar bertajuk “Biology in The 21st Century: Biomimetics, Metaverse, and AI in Applied Biology” di SMA N 2 Kota Tangerang Selatan. Acara ini merupakan kolaborasi Fakultas Biologi UGM dengan beberapa pihak, termasuk SMA N 2 Kota Tangerang Selatan, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Tangerang Selatan, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
Seminar ini diawali dengan sambutan dari tokoh-tokoh penting, di antaranya Drs. Didik Purwadi, MM., dan Arief Prihantoro, S.Si. sebagai perwakilan KAGAMA Tangerang Selatan, diikuti oleh Abu Yazid, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Sekolah SMA N 2 Kota Tangerang Selatan, dilanjut oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., serta Dr. H Tabrani, M.Pd. selaku Kepala Dinas Kabupaten Banten sekaligus Pjs Wali Kota Tangerang Selatan juga turut memberikan sambutan. “Saya sangat berbahagia dan terhormat karena bisa bertemu dengan kawan-kawan dari Universitas Gadjah Mada, saya harap Bapak/Ibu Guru semua dapat mengikuti acara hari ini dengan baik”, ungkap Dr. H. Tabrani yang juga menyempatkan waktu untuk turut menghadiri acara hari ini.
Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, meliputi Kepala Sekolah dan Guru Mata Pelajaran Biologi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, anggota KAGAMA Tangerang Selatan serta Hj. Rr. Niken Indah, S.Sh., M.Si. selaku Kepala Seksi Sekolah Menengah Atas Kepala Cabang Dinas (KCD) Kota Tangerang Selatan.
Sesi pertama seminar ini diisi oleh Arief Prihantoro, S.Si., dengan materi berjudul “Mendorong Inovasi Berbasis Sains di Kalangan Remaja”. Pada sesi kedua, Dr. Murni Indarwatmi, M.Si., menyampaikan topik “Teknologi Radiasi dalam Bidang Biologi: Meningkatkan Keamanan dan Daya Saing Ekspor Buah Tropis”.
Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, S.Si., M.Agr.Sc., kemudian menyampaikan materi utama pada sesi ketiga, berjudul “Biology in The 21st Century: Biomimetics, Metaverse, and AI in Applied Biology.” Dalam pemaparannya, Prof. Budi menyampaikan bahwa biologi adalah ilmu kehidupan yang sangat menarik, namun sering dianggap berat karena sifatnya sebagai ilmu eksakta. “Ayo kita dekati siswa kita agar mencintai biologi dengan cara yang lebih santai, seperti memberikan tugas eksplorasi alam, belajar melalui animasi, video dll selain hanya mempelajarinya melalui teks saja” ajak Prof. Budi kepada para guru, menginspirasi mereka untuk menerapkan pendekatan yang lebih rileks dalam mengajar biologi.
Seminar ini berlanjut dengan sesi tanya jawab interaktif, melibatkan peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru biologi dari Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Pada sesi siang, acara menghadirkan diskusi panel yang dipandu oleh Prof. Rina Sri Kasiamdari, S.Si., Ph.D., Ketua Program Studi Profesi Kurator Hayati, bersama Tyas Ikhsan Hikmawan, S.Si., M.S., Ph.D., pengelola International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Biologi UGM. Keduanya memperkenalkan dua program studi baru di Fakultas Biologi UGM, yaitu Program Profesi Kurator Hayati dan IUP, yang dihadiri oleh para siswa SMA N 2 Kota Tangerang Selatan.
Acara ini bertujuan untuk mendorong minat generasi muda dalam bidang sains dan biologi serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi terkini, seperti metaverse dan kecerdasan buatan (AI), dalam pengembangan ilmu biologi. Selain itu, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para guru biologi untuk memperkaya metode pengajaran mereka dengan inovasi-inovasi di bidang biologi seperti biomimetika, metaverse, dan AI, sehingga pembelajaran biologi dapat menjadi lebih menarik dan aplikatif.












































