Kulon Progo, 16 Juni 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. mengawali rangkaian program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Hargowilis Melalui Teknologi Budidaya dan Pemuliaan Ayam Kampung Modern Berbasis Ekonomi Sirkular sebagai Model Inti Plasma Mandiri”. Program yang didanai melalui Hibah BIMA Kemdiktisaintek 2026 Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Ternak Reka Amartani di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini berfokus pada pengembangan budidaya dan pemuliaan ayam kampung modern melalui penerapan teknologi penetasan serta pemanfaatan potensi sumber daya genetik ayam lokal. Melalui program ini, Kelompok Ternak Reka Amartani diharapkan dapat memperkuat kapasitas budidaya dan mengembangkan sistem peternakan yang lebih produktif serta berkelanjutan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim PkM Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., yang menekankan pentingnya pemanfaatan dan pengembangan ayam lokal Indonesia sebagai sumber daya genetik yang bernilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dukungan terhadap pelaksanaan program turut disampaikan oleh Kepala Kalurahan Hargowilis, Bapak Warsidi, S.T., Kepala Dusun Bapak Haryono, S.T., serta Ketua Kelompok Ternak Reka Amartani, Bapak Sukaryono, yang menyambut baik pelaksanaan program dan berharap kegiatan pendampingan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan peternakan ayam kampung di Hargowilis.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. menyampaikan materi dengan tema “Keanekaragaman Genetik dan Potensi Ayam Lokal Indonesia untuk Kemandirian dan Ketahanan Pangan Hewani”. Dalam paparannya, Prof. Budi menjelaskan sejarah domestikasi ayam dari ayam hutan merah (Gallus gallus) hingga berkembang menjadi berbagai rumpun ayam lokal yang saat ini tersebar di Indonesia. Sebagai negara megabiodiversitas, Indonesia memiliki kekayaan plasma nutfah unggas yang berpotensi dimanfaatkan dalam program pemuliaan untuk menghasilkan ternak yang adaptif terhadap lingkungan tropis dan memiliki karakter produksi yang lebih baik. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai inovasi hasil pengembangan Tim Gama Ayam Fakultas Biologi UGM, termasuk ayam Golden Kamper, serta rencana pendampingan pemuliaan ayam melalui pendekatan hibridisasi yang akan dilaksanakan bersama Kelompok Ternak Reka Amartani.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan berita acara serah terima mesin tetas kepada Kelompok Ternak Reka Amartani sebagai simbol kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan masyarakat Hargowilis dalam pengembangan budidaya dan pemuliaan ayam kampung modern. Keberadaan mesin tetas diharapkan dapat mendukung ketersediaan bibit ayam secara lebih terencana sekaligus menunjang kegiatan budidaya dan pemuliaan yang akan dilaksanakan bersama kelompok ternak pada tahap berikutnya.
Setelah kegiatan pematerian selesai, tim PkM Fakultas Biologi UGM bersama mitra melakukan peninjauan ke lokasi kandang dan fasilitas peternakan yang telah dikelola oleh kelompok ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting budidaya, potensi pengembangan, serta kebutuhan pendampingan yang akan menjadi dasar pelaksanaan program pada tahap berikutnya.
Pelaksanaan kegiatan didukung oleh tim PkM Fakultas Biologi UGM yang melibatkan mahasiswa lintas jenjang, terdiri atas Adib Fakhruddin Yusuf (Program Doktor), Vida Rahma Latifah (Program Magister), serta Yusuf Febrianta, Pananda Imammuddin Dzaki, Avriena Lintang Aulia Riefa’i, Azra Belva Naprilian, Intan Nur Aprilia, Ziyan Fareysa Abharani, Nadhifa Agnia Zain, dan Nur Fatimah Ratna Handayani (Program Sarjana).
Melalui program ini, Fakultas Biologi UGM berharap terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengembangan budidaya serta pemuliaan ayam kampung modern berbasis potensi lokal. Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).




















































