Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Biologi Tropika (SNBT) ke-10 in conjunction with International Conference on Nusantara Spices and Biodiversity (ICNSB). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM, dengan mengangkat tema “Reviving the Glory of Nusantara Spices through Biodiversity Research and Sustainable Innovation.”
SNBT ke-10 in conjunction with ICNSB menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi hasil riset serta memperkuat kolaborasi dalam bidang biodiversitas tropika, rempah Nusantara, dan inovasi berkelanjutan. Melalui tema tersebut, seminar ini menegaskan pentingnya peran ilmu biologi dalam menggali, melestarikan, dan memanfaatkan kekayaan hayati Indonesia secara berkelanjutan.
Dalam sambutan pembukaan, Dr. Mirza Hanif Al Falah, M.Ling., selaku Ketua Panitia SNBT ke-10, menyampaikan laporan bahwa pada penyelenggaraan tahun ini SNBT ke-10 diikuti oleh sekitar 80 tamu undangan dengan 42 peserta dari 15 institusi pendidikan di Indonesia. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Bengkulu, Universitas Nasional, Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Mataram, Universitas Cenderawasih, Universitas Bangka Belitung, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam As-Syafi’iyah, Universitas Katolik Widya Mandira, dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Keikutsertaan peserta dari berbagai institusi tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan riset biologi tropika dan biodiversitas di tingkat nasional.
“Rempah Nusantara tidak hanya menjadi bagian penting dalam sejarah perdagangan dunia, tetapi juga merupakan representasi kekayaan hayati Indonesia,” ungkap Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM, dalam sambutannya. Beliau menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan SNBT ke-10 yang pada tahun ini berkolaborasi dengan ICNSB.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Universitas Gadjah Mada. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kekayaan rempah Indonesia tidak hanya sebagai komoditas melainkan identitas, budaya, biodiversitas hingga kontribusi di dunia sains. Seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam pengembangan inovasi dan pengembangan riset biodiversitas rempah yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pleno yang menghadirkan para narasumber di bidang biodiversitas, rempah, dan inovasi hayati. Para narasumber tersebut antara lain Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. dari Fakultas Biologi UGM yang memaparkan data keanekaragaman rempah di Indonesia; Dr. Roderick Bouman dari Hortus Botanicus, Leiden University, yang menyampaikan materi mengenai evolusi dan diversitas rempah Nusantara; Prof. Chiharu Nakashima, Ph.D. dari Mie University, Jepang, yang memaparkan topik terkait patologi dan proteksi tanaman; serta Assoc. Prof. Yaya Rukayadi, Ph.D. dari Universiti Putra Malaysia, yang menyampaikan paparan mengenai pemanfaatan rempah dalam bidang teknologi pangan.
Setelah sesi pleno, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paralel sebagai wadah bagi para pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitian dalam berbagai bidang biologi tropika. Sesi ini juga menjadi ruang diskusi ilmiah bagi peserta untuk saling bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi lintas bidang dan lintas institusi.
Penyelenggaraan SNBT ke-10 in conjunction with ICNSB menjadi bagian dari komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung penguatan riset biodiversitas tropika dan pengembangan inovasi berbasis sumber daya hayati Nusantara. Melalui forum ini, hasil-hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan rempah dan kekayaan alam Indonesia secara berkelanjutan.
Kegiatan ini ditutup dengan apresiasi kepada para peserta, pemakalah, narasumber, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SNBT ke-10 in conjunction with ICNSB. Fakultas Biologi UGM berharap kegiatan ini dapat terus menjadi ruang kolaboratif bagi pengembangan ilmu biologi tropika dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Indonesia sebagai negara dengan kekayaan biodiversitas dan rempah yang sangat besar. Penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

















