Pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, Biologi Orchid Study Club (BiOSC) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, telah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kewirausahaan yang mengangkat tema “Seni Merawat Anggrek: Hobi Menyenangkan, Panen Cuan Menjanjikan”. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah menjadi wadah berbagi pengalaman dari narasumber yang telah berkiprah dalam dunia anggrek, sehingga mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang kewirausahaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ocha Slara Maharani selaku Ketua Pelaksana Sekolah Kewirausahaan 2026, dilanjutkan oleh Ketua BiOSC 2026 Nazwa Nur Sahara, dan diakhiri dengan sambutan dari Prof. Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc. selaku Pembina Kelompok Studi BiOSC. Pematerian Sekolah Kewirausahaan menghadirkan dua topik utama. Topik pertama berjudul “Peluang Usaha Anggrek: Dari Plasma Nutfah Menuju Nilai Ekonomi – Membaca Pasar, Memilih Fokus Usaha, dan Membangun Rantai Pasok yang Terpercaya” yang disampaikan oleh Ir. Erista Adisetya, M.M. Materi ini menekankan pentingnya memahami potensi pasar, menentukan fokus usaha, dan membangun rantai pasok yang terpercaya dalam mengembangkan usaha anggrek. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai jalur pengembangan usaha anggrek, mulai dari anggrek spesies, hibrida komersial, hingga hibrida lokal. Setiap kelompok anggrek memiliki karakteristik dan target pasar yang berbeda. Topik kedua berjudul “Merawat Anggrek, Panen Cuan: Dari Hobi Merawat Tanaman menjadi Peluang Usaha” yang disampaikan oleh Galih Priambudi, S.P. selaku Owner Sekar Gumilang yang menjelaskan bahwa keterampilan merawat dan membudidayakan anggrek dapat menjadi dasar dalam menciptakan nilai ekonomi. Selain itu, pematerian tersebut juga membahas terkait prinsip perawatan anggrek, pemilihan jenis anggrek yang sesuai dengan pasar, hingga pengembangan produk dan strategi pemasarannya.
Kegiatan Sekolah Kewirausahaan 2026 berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai potensi usaha anggrek, mulai dari pengenalan pasar dan pembangunan rantai pasok hingga keterampilan perawatan dan budidaya anggrek. Materi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan hobi merawat anggrek menjadi peluang usaha yang kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dengan narasumber dan dokumentasi bersama. [Penulis: BiOSC]






