Yogyakarta, 28 Agustus 2026 — Suasana hangat, meriah, dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Sarasehan Purna Karya Fakultas Biologi UGM yang diselenggarakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Auditorium Biologi Tropika, Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini mempertemukan para purna karya dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Biologi sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, mengenang perjalanan pengabdian, sekaligus berbagi kabar mengenai perkembangan Fakultas Biologi.
Sarasehan semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah mantan Dekan Fakultas Biologi UGM, yaitu Dekan ke-6, Dr. Jusup Subagja, M.Sc.; Dekan ke-7, Prof. Dr. Issirep Sumardi; Dekan ke-9, Dr. Siti Sumarmi; serta Dekan ke-11, Prof. Dr. Soewarno Hadisusanto, S.U. Kehadiran para mantan Dekan tersebut menjadi bagian penting dari suasana kebersamaan dan menjadi simbol kesinambungan sejarah serta perjalanan panjang Fakultas Biologi yang dibangun melalui dedikasi para pendahulunya.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Biologi UGM menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para purna karya yang telah memberikan jasa, dedikasi, dan perjuangan bagi Fakultas Biologi. Menurutnya, pencapaian Fakultas Biologi hingga menjadi institusi yang besar dan berprestasi seperti saat ini tidak terlepas dari kontribusi para Dekan, dosen, dan tenaga kependidikan pada masa-masa sebelumnya.
Dekan menyampaikan bahwa berbagai capaian Fakultas Biologi saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun dan diwariskan oleh generasi sebelumnya. Salah satu capaian yang patut dibanggakan adalah Fakultas Biologi hingga saat ini telah meluluskan 159 doktor. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademik Fakultas Biologi selama 71 tahun berdiri, sekaligus menunjukkan kontribusi fakultas dalam pengembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan.
“Fakultas Biologi yang kita lihat dan rasakan saat ini merupakan hasil dari jasa dan perjuangan para pendahulu. Apa yang telah diberikan oleh para Dekan, dosen, dan tenaga kependidikan pada masa sebelumnya menjadi fondasi bagi perkembangan Fakultas Biologi hingga menjadi sebesar dan sehebat sekarang,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM bersama Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia (WD KASDM). Para peserta diajak berkeliling lingkungan Fakultas Biologi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para purna karya untuk melihat secara langsung berbagai perkembangan fasilitas, lingkungan, serta aktivitas yang berlangsung di Fakultas Biologi saat ini.
Jalan sehat berlangsung dengan meriah dan penuh nostalgia. Para purna karya dapat melihat berbagai perubahan dan perkembangan lingkungan Fakultas Biologi sekaligus mengenang kembali masa-masa ketika masih aktif menjalankan tugas dan pengabdian. Berbagai fasilitas dan lingkungan baru menjadi bagian dari perjalanan singkat tersebut, memberikan gambaran kepada para senior mengenai bagaimana Fakultas Biologi terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Setelah jalan sehat, suasana semakin hangat melalui coffee break yang menjadi ruang bercengkerama dan berbagi cerita. Para peserta menikmati kebersamaan sembari melepas lelah. Percakapan penuh kenangan dan canda tawa mewarnai pertemuan, mempertemukan kembali para purna karya dari berbagai generasi dengan pimpinan dan sivitas Fakultas Biologi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi inspiratif bertajuk “Menikmati Senja dengan Bahagia” yang disampaikan oleh dr. Probosuseno. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memandang usia senja bukan sebagai masa untuk berhenti berkarya, melainkan sebagai fase kehidupan yang dapat dijalani dengan penuh rasa syukur, optimisme, kesehatan, dan kebahagiaan.
Berbagai tips disampaikan untuk membantu para purna karya menjalani masa senja secara positif dan bermakna. Menjaga kesehatan, tetap aktif berkegiatan, mengembangkan hobi dan kreativitas, menjaga hubungan sosial, serta terus memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan menjadi beberapa hal penting yang dapat dilakukan. Masa purna karya dipandang bukan sebagai akhir dari perjalanan, melainkan sebagai kesempatan untuk menikmati kehidupan dengan lebih leluasa, sehat, produktif, dan bahagia.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya doorprize bagi para peserta. Sesi tersebut disambut dengan antusiasme dan canda tawa, menambah semarak suasana sarasehan dan semakin mempererat keakraban seluruh peserta.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang dan ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan bersama sembari berbincang, berbagi cerita, dan bernostalgia. Kehangatan suasana tampak dari senyum dan tawa yang menghiasi acara hingga akhir kegiatan.
Kehadiran para mantan Dekan dan para purna karya dari berbagai periode memberikan warna tersendiri bagi Sarasehan Purna Karya tahun ini. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kembali para tokoh dan insan yang telah memberikan kontribusi penting dalam perjalanan panjang Fakultas Biologi. Setiap generasi memiliki cerita dan kontribusi masing-masing, yang kemudian menjadi bagian dari sejarah dan fondasi bagi perkembangan Fakultas Biologi hingga saat ini.
Sarasehan Purna Karya 2026 menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para dosen dan tenaga kependidikan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Fakultas Biologi. Lebih dari sekadar sebuah pertemuan, kegiatan ini menjadi ruang untuk bernostalgia, berbagi kebahagiaan, memperkuat silaturahmi, dan menatap masa depan dengan semangat positif.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kebahagiaan. Pertemuan tersebut menghadirkan kembali kehangatan keluarga besar Fakultas Biologi dalam suasana akrab dan penuh sukacita. Melalui kegiatan ini, Fakultas Biologi terus menjaga ikatan kekeluargaan dengan para purna karya sekaligus menegaskan bahwa setiap dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan dan sejarah Fakultas Biologi UGM.
#SDG3GoodHealthandWell-being
#SDG 10 – Reduced Inequalities











