Sleman, 5 September 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi serta Pendampingan Budidaya dan Pemanfaatan Padi Hitam untuk Mendukung SDGs 2 dan 3 dalam Mengakhiri Kelaparan dan Meningkatkan Kesehatan di Wedomartani, Ngemplak, Sleman” pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di BUMKal Wedo Sembodo, Jl. Tajem, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang didukung oleh pendanaan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biologi UGM tahun 2026 ini diikuti oleh 25 orang peserta.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Yekti Asih Purwestri, S.Si., M.Si. selaku Ketua Pengusul PkM sekaligus penyelenggara kegiatan,
, S.E., M.E. selaku Direktur BUMKal Wedo Sembodo, serta sambutan dari Bapak H. Teguh Budianto selaku Lurah Kalurahan Wedomartani. Selanjutnya, acara memasuki sesi inti berupa penyampaian materi oleh narasumber yakni Bapak Catur Fajar Santoso, S.P. dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wilayah V Pakem.
Selain pemaparan materi, peserta yang merupakan perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) turut diajak untuk meninjau langsung praktik penanaman padi hitam yang telah dilakukan di lingkungan BUMKal Wedo Sembodo. Berbeda dari budidaya konvensional di sawah, penanaman ini dilakukan menggunakan media galon sebagai upaya untuk memperkenalkan alternatif budidaya padi hitam skala kecil yang dapat diterapkan meski dengan keterbatasan lahan, selain itu juga mengefisienkan kebutuhan air di musim kemarau.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah Kalurahan Wedomartani, yakni Lurah dan Carik Wedomartani, beserta perwakilan Dukuh dari Padukuhan Gondang Legi, Malang Rejo, Bakungan, Sawahan Lor, dan Panjen. Turut hadir pula perwakilan Kelompok Tani dari Tongalan, Saren, Sawahan Lor, Blotan, Gebang, Karang Sari, dan Gondang Legi, serta perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dari Sawahan Lor, Malang Rejo, Karang Anyar, dan Krangan.
Program ini digagas sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan lokal berbasis padi hitam, khususnya varietas Sembada, varietas padi hitam lokal khas Sleman, Yogyakarta. Padi hitam (Oryza sativa L.) merupakan komoditas unggulan yang kaya akan pigmen antosianin (antioksidan), serat, zat besi (Fe), serta memiliki indeks glikemik rendah yang baik bagi kesehatan. Wedomartani sendiri merupakan wilayah agraris dengan area persawahan seluas kurang lebih 512 hektare. Namun, pemanfaatan padi hitam sebagai alternatif pangan di kalangan masyarakat masih terbatas. Melalui sosialisasi dan pendampingan budidaya, tim PkM berharap masyarakat Wedomartani dapat lebih mengenal teknik budidaya padi hitam yang tepat sekaligus memanfaatkannya sebagai alternatif pangan sehat keluarga.
Dalam paparannya, Catur Fajar Santoso, S.P. menyampaikan materi teknis budidaya padi hitam mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, hingga perawatan tanaman agar diperoleh hasil panen yang optimal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian road map PkM Fakultas Biologi UGM di Kalurahan Wedomartani yang bermitra dengan BUMKal Wedo Sembodo mulai tahun 2026, dan sebelumnya juga telah mengenalkan diversifikasi olahan pangan fungsional berbasis padi hitam kepada ibu-ibu PKK Wedomartani. Program dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Yekti Asih Purwestri, S.Si., M.Si. selaku Ketua Pengusul PkM, bersama Prof. Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Dr. Tri Rini Nuringtyas, M.Sc., dan Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr. sebagai anggota dosen.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga melibatkan tim peneliti pigmented rice UGM, yakni Dr. Siti Nurbaiti, S.Si. dan Nirma Kumalasari, S.Pd., M.Sc., beserta mahasiswa S1, S2, dan S3 Fakultas Biologi UGM, yaitu Citra Riski Nurhartanti, S.Pd., M.Sc., Anggraeni Novia Putri, S.Pd., M.Sc., Cory Rafsyanyani, S.Si., M.Sc., Alifa Amalia, S.Si., M.Sc., Ardelia Shafaa Nabiilah, Aura Prista Rukmana, Amelia Ikhsanti, dan Ahmed Mortezza, yang turut mendampingi jalannya diskusi dan sesi pendampingan bersama kelompok tani dan KWT.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, terutama pada sesi tanya jawab yang membahas tantangan praktis budidaya padi hitam di lahan masing-masing serta saat peninjauan langsung penanaman padi hitam dalam media galon. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Biologi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (mengakhiri kelaparan) melalui penguatan ketahanan pangan lokal berbasis padi hitam, serta SDG 3 (kehidupan sehat dan sejahtera) melalui promosi pangan fungsional bagi kesehatan masyarakat.
Melalui sosialisasi dan pendampingan ini, diharapkan petani dan kelompok tani di Kalurahan Wedomartani dapat mengembangkan budidaya padi hitam secara berkelanjutan, baik di lahan sawah maupun media tanam alternatif seperti galon, sehingga tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.









