Yogyakarta, 18 April 2026 – Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melalui Divisi Kajian Strategis dan Keilmuan (KASTRAK) Kabinet Samasta Adhigana telah melaksanakan kegiatan Tur Kajian pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 09.00–12.30 WIB. Kegiatan ini bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana Lantai 3 Gedung D Fakultas Kehutanan UGM.
Tur Kajian merupakan program kerja tahunan KASTRAK yang bertujuan untuk menjadi sarana diskusi dan pertukaran wawasan terkait keilmuan serta pengelolaan organisasi dengan himpunan mahasiswa pascasarjana di lingkungan UGM. Pada tahun ini, KMP Biologi UGM berkesempatan melakukan kunjungan ke Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Kehutanan (HMMIK) UGM.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Desti Liani, S.Pd., dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KMP Biologi UGM, Friandov Meilanov Damaryanan, S.Si., serta perwakilan Ketua HMMIK, Muhammad Fajar As Arif, S.Hut. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan program kerja dari masing-masing himpunan.
KMP Biologi UGM memaparkan berbagai program kerja dari divisi yang ada, meliputi KASTRAK, Sosial dan Kemasyarakatan (SOSMAR), Pengembangan Minat dan Bakat (PEMIKAT), Kewirausahaan (KWU), Kerohanian, serta Media dan Komunikasi (MEDKOM). Sementara itu, HMMIK turut memperkenalkan program kerja unggulan dari setiap divisi, seperti pelatihan QGIS dan drone pada Divisi Keilmuan, kegiatan bakti sosial dari Divisi Sosial Kemasyarakatan, olahraga rutin yang diselenggarakan Divisi Minat dan Bakat, hingga pengelolaan media sosial dan pembuatan merchandise himpunan oleh Divisi Media.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi dan sharing antar pengurus kedua himpunan. Diskusi mencakup berbagai aspek pengelolaan organisasi, seperti manajemen program kerja, mekanisme pendanaan, keanggotaan, hingga administrasi. Dari sesi ini, KMP Biologi memperoleh berbagai insight, salah satunya terkait pentingnya menjaga kualitas keanggotaan sebagai fondasi utama organisasi, di samping aspek kuantitas.
Selain diskusi keorganisasian, kegiatan juga menghadirkan sesi kajian keilmuan sebagai pemantik diskusi. Materi pertama disampaikan oleh Naufal Rafif Zain, S.Si. dari KMP Biologi UGM dengan topik “Konservasi Biodiversitas dalam Pandangan Ilmu Biologi”. Selanjutnya, materi kedua membahas “Agroforestri sebagai Solusi Kebencanaan dan Peningkatan Ekonomi” yang disampaikan oleh Fikri Danang Himawan, S.Hut., yang memantik diskusi interdisipliner mengenai peran agroforestri sebagai pendekatan yang menyeimbangkan aspek konservasi biodiversitas dan kebutuhan ekonomi.
Diskusi berkembang pada isu-isu strategis, seperti tantangan konservasi biodiversitas di tengah praktik hilirisasi sumber daya alam, serta pentingnya kolaborasi multidisiplin antara bidang biologi dan kehutanan. Pendekatan agroforestri dengan pengetahuan masyarakat lokal dipandang sebagai salah satu solusi kompromi yang mampu memperlambat laju degradasi lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan oleh Ketua KMP Biologi UGM kepada HMMIK, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan Tur Kajian ini, KMP Biologi UGM berharap dapat memperkuat kapasitas organisasi, mengembangkan program kerja yang lebih inovatif, serta membangun relasi yang berkelanjutan dengan himpunan mahasiswa pascasarjana lainnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Adanya Tur Kajian juga memperluas wawasan dan perspektif mahasiswa biologi terutama dalam upaya konservasi biodiversitas yang membutuhkan pendekatan interdisipliner termasuk ilmu kehutanan dalam mewujudkan SDGs untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis: [KMP: Nazhifa Fairuz Maulida dan Brenda Febrina Zusriadi]
SDG 12 : Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
SDG 15 : Ekosistem Daratan
SDG 16 : Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan






