Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan proses seleksi peserta Sakura Science Program 2027 pada Kamis, 1 Oktober 2026, dan Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional antara Fakultas Biologi UGM dan Yamagata University, Jepang, dalam mendukung pengembangan wawasan akademik, pengalaman riset, serta pertukaran budaya bagi mahasiswa.
Antusiasme mahasiswa terhadap program ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 65 orang. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 16 mahasiswa dinyatakan terpilih untuk mengikuti Sakura Science Program 2027. Dari jumlah tersebut, 8 mahasiswa memperoleh dukungan beasiswa, sementara 8 mahasiswa lainnya mengikuti program melalui skema self-funded.
Delapan mahasiswa yang memperoleh beasiswa adalah Alissa Vanya Anindita, Hanania Hafuza Safaraz, Collin Andrew Rhemrev, Hanifah Arraihanah, Namira Aliyandari, Karina Raihana Salsabila, Ariadne Etisha Margaronis, dan Mochammad Zaky Jauhariel Irsyadi.
Sementara itu, peserta yang mengikuti program melalui skema self-funded adalah Shalomitha Lydia Sharon, Divya Rafiifah Anindita, Nadine Kayla Syafira, Anisa Ramadhani, Nadia Anandita Hidayat, Tobias Dominic Immanuel, Erdziva Syifa Ivanka, dan Reynard Nafis Ihsanhadi.
Sakura Science Program merupakan program tahunan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan budaya di Jepang. Pada tahun 2027, program akan dilaksanakan pada 15–23 Februari 2027 di Yamagata University, Jepang.
Selama mengikuti program, para peserta akan mendapatkan pengalaman belajar dan praktik yang memperkenalkan mereka pada teknologi dan kegiatan penelitian di bidang biologi. Salah satu kegiatan yang akan menjadi pengalaman akademik penting bagi peserta adalah DNA sequencing di laboratorium Faculty of Science, Yamagata University. Selain kegiatan akademik dan laboratorium, peserta juga akan berkesempatan merasakan suasana musim dingin (winter) di Jepang serta mengenal kehidupan dan budaya masyarakat setempat.
Melalui Sakura Science Program 2027, Fakultas Biologi UGM berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pengalaman penelitian baru, tetapi juga dapat memperluas wawasan internasional, membangun jejaring dengan sivitas akademika di Jepang, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan akademik dan budaya yang berbeda.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Fakultas Biologi UGM dan Yamagata University untuk mempererat kerja sama akademik dan internasional, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Jepang. Keberlanjutan Sakura Science Program sebagai program tahunan diharapkan dapat membuka semakin banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global dan mengembangkan kompetensi yang mendukung masa depan mereka di bidang biologi dan ilmu pengetahuan.
