Yogyakarta, 21 November 2025 — Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Yayasan Indikator Biodiversitas Indonesia (YIBI) bersama World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. Kunjungan ini berlangsung dalam rangka peresmian kerja sama antara Fakultas Biologi UGM maupun Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dengan YIBI.
Bertempat di Ruang Sidang KPTU Fakultas Biologi UGM, pertemuan tersebut dihadiri oleh Prof. Ir. Ign. Pramana Yuda, M.Si., Ph.D. selaku Ketua YIBI; Barano Siswa Sulistyawan, Ph.D. selaku Wakil Ketua YIBI yang hadir secara daring; Prof. Dr. Jarulis, S.Si., M.Si. selaku Sekretaris YIBI; serta Paskalina Th. Litaay, M.Sc. selaku Bendahara YIBI. Dari WWF Indonesia hadir Muhammad Ali Imron, Direktur Forest & Wildlife WWF Indonesia, bersama Oki Hadian Hadadi serta Saufina Athaya Putri Nugraha, S.PWK dan R.A. Callysta Sevanda Calyacetta selaku Administrative Support dan Data Statistik YIBI. Kunjungan ini disambut oleh Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM sekaligus Ketua KOBI, didampingi oleh Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto selaku Pengarah KOBI dan Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Biologi UGM.
Dalam membuka diskusi, Prof. Pramana Yuda menyampaikan sambutan positif terhadap kerja sama yang akan dilaksanakan antara YIBI dan Fakultas Biologi UGM. Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi, turut menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif kolaboratif tersebut. Melalui kerja sama ini, YIBI, KOBI, WWF Indonesia, dan Fakultas Biologi UGM akan berkolaborasi dalam pengembangan Indeks Biodiversitas Indonesia (IBI), khususnya dalam upaya memperkaya sumber data primer, memperkuat kolaborasi periset, serta memperluas jangkauan penelitian biodiversitas di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur WWF Indonesia, Ali Imron, menambahkan bahwa IBI diyakini akan menjadi instrumen penting dan berperan sebagai indikator yang dapat digunakan untuk mengawal agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian kerja sama antara YIBI dan Fakultas Biologi UGM serta antara YIBI dan KOBI. Melalui peresmian ini, seluruh pihak berharap terbangunnya ekosistem kolaboratif yang semakin kuat dalam pemantauan, pengelolaan, dan pelestarian biodiversitas Indonesia, sehingga hasil penelitian dan data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan, pendidikan, dan pemulihan ekosistem di masa depan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, kolaborasi ini juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 13 (Climate Action), SDG 14 (Life Below Water), dan SDG 15 (Life on Land). Selain itu, kerja sama ini selaras dengan SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan memperkuat sinergi antara akademisi, organisasi konservasi, dan lembaga nasional dalam upaya menjaga keanekaragaman hayati sebagai fondasi kesejahteraan bangsa.




