Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Centre for Research in Biotechnology for Agriculture (CEBAR), Universiti Malaya, Malaysia, yang dilaksanakan pada 4 Juni 2026. Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pengembangan kolaborasi akademik dan penelitian antara kedua institusi melalui komitmen bersama untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
LoI ditandatangani atas nama Fakultas Biologi UGM oleh Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., selaku Dekan Fakultas Biologi UGM, dan oleh Assoc. Prof. Dr. Tan Boon Chin, selaku Direktur CEBAR Universiti Malaya. Kegiatan penandatanganan ini turut dihadiri oleh Dr. Lau Su Ee, Executive Director, UM Agroforestry, serta Dr. Chua Kah Ooi, Head of Academic Programmes, Centre for Research in Biotechnology for Agriculture (CEBAR). Kesepakatan ini mencerminkan komitmen kedua institusi untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan kapasitas akademik melalui kemitraan yang saling menguntungkan.
Pada kegiatan penjajakan dan penandatanganan LoI tersebut, Fakultas Biologi UGM diwakili oleh Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, serta Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Fakultas Biologi UGM dan CEBAR Universiti Malaya, khususnya dalam bidang bioteknologi, genomika, pertanian, dan pengembangan riset berbasis teknologi mutakhir.
Melalui LoI tersebut, kedua institusi sepakat untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang meliputi pertukaran mahasiswa, dosen, dan peneliti; pelaksanaan penelitian dan publikasi ilmiah bersama; penyelenggaraan seminar, konferensi, simposium, dan summer course; pertukaran staf akademik sebagai dosen tamu; pengangkatan profesor adjung; serta pertukaran informasi dan sumber daya akademik. Berbagai program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua institusi.
Terjalinnya kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan CEBAR Universiti Malaya ini juga merupakan salah satu luaran dari kegiatan Joint Supervision Tahap 2 Skema Equity 2026 yang mengangkat tema penelitian “Karakterisasi Genom dan Analisis Fungsional Gen pada Tebu Komersial Indonesia (Saccharum hybrid) Berbasis Whole Genome Sequencing untuk Mendukung Swasembada Gula Nasional.” Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Program Magister Biologi UGM, yaitu Tiara Putria Judith, S.Si., Sabrina Labista Wibowo, S.Si., dan Oliv Nurul Kanaya, S.Si., di bawah bimbingan Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Kerja sama antara Fakultas Biologi UGM dan CEBAR Universiti Malaya sejalan dengan komitmen kedua institusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas pendidikan dan pertukaran akademik internasional, SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengembangan riset dan inovasi untuk mendukung produktivitas pertanian dan swasembada gula nasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi genomika dan bioteknologi dalam penelitian, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi strategis antarperguruan tinggi di tingkat internasional. Diharapkan kemitraan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun dunia.




