SDGs
Tanggal Rilis: 18 Mei 2026
Untuk Diterbitkan: Segera
Kontak Media: Integrated Genome Factory | igf-sequencing.com | @igf.genome
Representasi IGF dan Kehadiran Institusional
Agenda dan Substansi Kolokium
Kunjungan Laboratorium Genomika dan Penjajakan Kolaborasi Lanjutan
Tentang Integrated Genome Factory (IGF)
Pada Jum’at, 15 Mei 2026 telah berlangsung pertemuan anggota PKK RT 22 Kelurahan Prenggan Kotagede Yogyakarta dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Biologi UGM. Pada pertemuan tersebut telah dilakukan sosialisasi sekaligus edukasi tentang Penyakit Tular Vektor, khususnya yang dibawa oleh Binatang pengerat, tikus. Sebagai narasumber kegiatan adalah Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, B.Sc., DAP&E, M.Biomed. Selain sekitar 30 orang anggota PKK, kegiatan tersebut dihadiri juga oleh ibu ketua PKK RT22, Ibu Ir. Yunizar, Bapak Ketua RT 22 Bapak Wahyu, dan dari pemuda.
Diketahui bahwa penyakit tular vektor saat ini masih menjadi masalah Kesehatan Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Yogyakarta, khususnya di Kelurahan Prenggan. Beberapa penyakit yang ditularkan oleh vektor diantaranya adalah, DBD, Chikungunya, Zika, Filariasis yang ditularkan nyamuk, juga penyakit pes, leptospirosis, infeksi hanta virus yang bersumber tikus, serta penyakit yang bersumber dari lalat, seperti salmonellosis dan kecacingan. Banyaknya penyakit yang cenderung berada disekitar kehidupan ini telah menimbulkan diskusi yang hangat setelah pemaparan materi. Kegiatan ini akan berlanjut dengan pelatihan dan workshop tatacara penangkapan dan penanganan tikus secara baik dan benar. Kegiatan ini mendukung komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan Masyarakat melalui SDGs: (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (4) Pendidikan yang berkualitas; (11) Kota dan Permukiman yang berkelanjutan, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pada Minggu, 10 Mei 2026 telah berlangsung pertemuan anggota PKK Padukuhan Karanggayam bersama tim pengabdian Desa Mitra dari Fakultas Biologi UGM yang diketuai oleh Dr.Dra. Rr. Upiek Ngesti Wibawaning Astuti, B.Sc., DAP&E., M.Biomed. Hadir pada pertemuan tersebut Ibu Dukuh, Ibu Wiwik Dwi Karyawatiningsih dan 26 orang anggota PKK. Selain itu pada kegiatan ini juga dihadiri 4 orang mahasiswa biologi yang akan membantu pelaksanaannya, yaitu Harfian Septiani, Keisha Anugrah, Arya Nurma Walyati, dan Inaya Dwiandra. Pada pertemuan tersebut dibahas berbagai permasalahan padukuhan, yaitu terkait penanganan sampah, keberadaan bank sampah, pelaksanaan Posyandu bagi balita dan lansia, banyaknya tikus, serta beberapa permasalahan lainnya.
Padukuhan Karanggayam merupanan salah satu dari 20 padukuhan di Kalurahan Caturtunggal, dengan kondisi penduduk yang trans-sosial, sedikit penduduk asli namun banyak pendatang dan pekerja, sehingga cenderung banyak permukiman yang berfungsi sebagai tempat kos dan warung makan. Untuk itu kegiatan pengabdian akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada. Inisiasi kegiatan dan koordinasi terus dilakukan untuk keberhasilan kegiatan tersebut, terutama dalam mendukung “green environment dan green living”. Kegiatan ini mendukung komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan Masyarakat melalui SDGs: (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (11) Kota dan Permukiman yang berkelanjutan, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.








































