Yogyakarta, 14 Agustus 2028 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) memenuhi undangan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membahas perpanjangan kerja sama strategis di bidang kelautan dan perikanan. Dalam pertemuan ini, Fakultas Biologi diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Bambang Retnoaji, M.Sc., sementara pihak DKP DIY dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, R. Hery Sulistio Hermawan, S.Pi., M.T., beserta jajaran.
Kedua pihak membahas langkah-langkah penguatan program konservasi, khususnya pemuliaan ikan wader pari, upaya konservasi in situ, peningkatan ketahanan ikan terhadap penyakit melalui pendekatan genetik, serta penanganan ikan invasif. DKP DIY menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi implementasi program dari kampus hingga ke masyarakat.
Prof. Bambang memaparkan sejumlah capaian, termasuk pengembangan hibrida ikan wader pari dari berbagai daerah (Purworejo, Sleman, Bantul, dan Malang) serta penelitian lapangan dan studi DNA di Sungai Baros dan wilayah Turi. Data yang diperoleh akan menjadi dasar untuk kegiatan penebaran benih tahap pertama sebanyak 10.000 ekor di dua lokasi tersebut pada akhir September atau awal Oktober 2028. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar tercapai kesepakatan lokasi konservasi yang dikoordinasikan bersama DKP.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pengembangan perikanan tangkap dan budidaya, pengolahan hasil perikanan, konservasi kelautan dan pesisir, serta penguatan pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.
Kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan program berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 14 (Ekosistem Laut).



