Peninjauan dan Evaluasi Kandang Pembibitan Final Stock Ayam MAHAR oleh Tim Hibah Inovasi PRIMESTEP di Balikpapan, Kalimantan Timur
Balikpapan, 31 Juli 2026 – Tim Peneliti Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan survei dan evaluasi lapangan di Kandang Ayam MAHAR Gama Gemilang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari rangkaian Hibah Pengembangan Inovasi PRIMESTEP Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi sistem pemuliaan dan perbanyakan final stock Ayam MAHAR sebagai fondasi penyediaan bibit unggul untuk pengembangan di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan dipimpin oleh Zuliyati Rohmah, S.Si., M.Si., Ph.D.Eng., Ketua Hibah Pengembangan Inovasi PRIMESTEP 2026, bersama Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Dekan Fakultas Biologi UGM sekaligus inventor Gama Ayam. Tim disambut oleh Drs. Fauzhul Idhi, Direktur CV Mitra Pesona Sejahtera, selaku mitra pengembangan Ayam MAHAR, bersama dua peternak lapangan, Sultan dan Jibran, yang mengelola operasional kandang.
Selama kegiatan, tim melakukan pendataan populasi setiap galur ayam yang dikembangkan, evaluasi produksi telur, sistem pembibitan, serta manajemen kandang. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap formulasi pakan mandiri yang digunakan, mulai dari komposisi bahan baku, proses pencampuran, hingga strategi penyediaan pakan sebagai upaya meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga kualitas performa ayam.
Evaluasi juga mencakup aspek kesehatan dan biosekuriti kandang. Tim berdiskusi mengenai penerapan manajemen pemeliharaan, sanitasi kandang, penanganan penyakit, serta sistem recording yang diterapkan selama pengembangan populasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa pengelolaan kesehatan lebih mengedepankan praktik budidaya yang baik, biosekuriti, dan manajemen pemeliharaan sebagai bagian dari sistem produksi yang berkelanjutan.
Menurut Zuliyati Rohmah, kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk memastikan bahwa pengembangan Ayam MAHAR tidak hanya berorientasi pada peningkatan populasi, tetapi juga didukung oleh sistem pembibitan yang terstandar dan berbasis data. Sementara itu, Prof. Budi Setiadi Daryono menegaskan bahwa keberadaan final stock memiliki peran strategis dalam menjaga mutu genetik serta menjamin keberlanjutan penyediaan bibit unggul untuk mendukung pengembangan Ayam MAHAR di berbagai daerah, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara.
Melalui kolaborasi antara Fakultas Biologi UGM dan CV Mitra Pesona Sejahtera, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat hilirisasi hasil riset perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan ayam lokal unggul sebagai sumber pangan hewani nasional. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat dalam membangun sistem perunggasan yang berkelanjutan.










































