Arsip:
SDG 5 : Kesetaraan Gender
Kelompok Studi Herpetologi (KSH) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diklat Ruang (Dikru) II pada Sabtu, 27 September 2025, bertempat di Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menjadi agenda perdana bagi Calon Anggota Muda (CAM) XXXVI dalam rangkaian proses perekrutan anggota KSH. Melalui Dikru II, para CAM diperkenalkan dengan Departemen Keorganisasian di KSH beserta teknik handling herpetofauna pada tiap divisi keilmuan (Divisi Amphibia, Testudinata, Crocodilia, Serpentes, dan Lacertilia).
Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pematerian Departemen KO KSH, review Dikru 1, dan pematerian handling herpetofauna oleh tiap divisi keilmuan KSH. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama serta pembacaan penugasan Dikru II untuk CAM. Peserta kegiatan meliputi CAM XXXVI, Anggota Muda (AM), dan Dewan Senior (DS) KSH, dengan jumlah CAM XXXVI yang hadir sebanyak 18 orang. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta motivasi untuk lebih mendalami dunia herpetologi bersama KSH. [Penulis: KSH]
Kelompok Studi Herpetologi (KSH) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diklat Ruang (Dikru) II pada Sabtu, 27 September 2025, bertempat di Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menjadi agenda perdana bagi Calon Anggota Muda (CAM) XXXVI dalam rangkaian proses perekrutan anggota KSH. Melalui Dikru II, para CAM diperkenalkan dengan Departemen Keorganisasian di KSH beserta teknik handling herpetofauna pada tiap divisi keilmuan (Divisi Amphibia, Testudinata, Crocodilia, Serpentes, dan Lacertilia).
Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pematerian Departemen KO KSH, review Dikru 1, dan pematerian handling herpetofauna oleh tiap divisi keilmuan KSH. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama serta pembacaan penugasan Dikru II untuk CAM. Peserta kegiatan meliputi CAM XXXVI, Anggota Muda (AM), dan Dewan Senior (DS) KSH, dengan jumlah CAM XXXVI yang hadir sebanyak 18 orang. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta motivasi untuk lebih mendalami dunia herpetologi bersama KSH. [Penulis: KSH]
Kelompok Studi Herpetologi (KSH) Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diklat Ruang (Dikru) III pada Sabtu, 4 Oktober 2025, bertempat di Fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini menjadi agenda perdana bagi Calon Anggota Muda (CAM) XXXVI dalam rangkaian proses perekrutan anggota KSH. Melalui Dikru III, para CAM diberikan wawasan dan diperkenalkan terkait Pembebatan & Pembidaian, KGD Medis & DAGURILA, dan Teknik Hidup di Alam Bebas (THAB) yang akan diisi oleh UKESMA dan MATALA BIOGAMA.
Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pematerian dan praktik Pembebatan & Pembidaian serta KGD Medis & DAGURILA oleh UKESMA. Setelahnya dilakukan pematerian teknik hidup alam bebas oleh MATALA BIOGAMA, demonstrasi mountaineering, dan praktik mendirikan bivak bersama CAM XXXVI. Acara kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama. Peserta kegiatan meliputi CAM XXXVI, Anggota Muda (AM), dan Dewan Senior (DS) KSH, dengan jumlah CAM XXXVI yang hadir sebanyak 17 orang. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta memperoleh pengetahuan, pengalaman, serta motivasi untuk mendukung dan lebih mendalami herpetologi bersama KSH. [Penulis: KSH]
Acara Latihan Kepemimpinan JMMB dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Ruang X Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja penting yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan membentuk karakter Islami bagi anggota muda JMMB (Jamaah Mahasiswa Muslim Biologi). Acara ini dihadiri anggota JMMB muda dari angkatan 2025, serta pengurus JMMB periode 2025. Suasana kegiatan terasa penuh semangat dan antusiasme sejak awal acara dimulai.
Acara dibuka oleh pembawa acara, yaitu Ayudiya Fadilla dan Aisyah Amalia, yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana, Muhammad Husein Chesta Adabi, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Sambutan berikutnya disampaikan oleh wakil ketua umum JMMB, Zahra Karimah Nuha, yang mewakili ketua umum. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih kemampuan memimpin, tetapi juga untuk memperkuat ukhuwah antaranggota dan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berorganisasi.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan pematerian utama oleh Kak Mahbibul Labib Aqridho, yang merupakan mantan Mas’ul JMMB periode 2023. Beliau membawakan materi dengan judul “Menumbuhkan Jiwa Pemimpin, Membangun Generasi Berkarakter Islami”. Dalam penyampaian materinya, Kak Mahbibul menegaskan bahwa setiap muslim sejatinya adalah pemimpin, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: “Setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap dari kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” Beliau menjelaskan bahwa jiwa kepemimpinan tidak muncul secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dalam pembentukannya. Seorang pemimpin harus melalui berbagai pengalaman, ujian, dan proses pembelajaran yang akan mengasah karakter dan kemampuannya. Kepemimpinan yang sejati bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu memimpin dirinya sendiri — mengendalikan hawa nafsu, mengatur waktu, serta menjaga niat dan integritas dalam setiap langkahnya.
Dalam pemaparan materi tersebut, Kak Mahbibul juga menekankan beberapa karakter ideal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu jujur, amanah, tabligh (menyampaikan kebenaran), fathanah (cerdas), berani dan tegas, serta memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik. Beliau juga menambahkan bahwa menjadi pemimpin tidak akan terasa berat apabila disertai dengan kesadaran diri, kedekatan dengan Allah SWT, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Seorang pemimpin sejati harus mampu menjadi teladan bagi orang lain, menunjukkan sikap rendah hati, dan senantiasa memperbaiki diri.
Setelah sesi pematerian selesai, acara dilanjutkan dengan games interaktif berupa kuis yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan. Peserta saling berlomba menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat. Selain sebagai hiburan, games ini juga berfungsi untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang baru saja dipelajari.Sebagai penutup, acara diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Setelah itu dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada Kak Mahbibul Labib Aqridho sebagai bentuk apresiasi atas waktu dan ilmu yang telah dibagikan kepada peserta. Kegiatan latihan kepemimpinan ini ditutup dengan suasana penuh kehangatan, semangat, dan rasa syukur. [Penulis: JMMB]
Acara Latihan Kepemimpinan 2 JMMB dilaksanakan pada hari Ahad, 19 Oktober 2025, bertempat di Masjid Al-Hayat Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Latihan Kepemimpinan 2 adalah program pengembangan diri untuk staf muda JMMB agar lebih siap menjadi pemimpin dan berkontribusi dalam organisasi. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan keterampilan berorganisasi dan leadership sehingga peserta diharapkan dapat menjalankan tugas organisasi dengan lebih baik. Selain itu, Latihan Kepemimpinan juga memberikan pembekalan religius bagi pada peserta untuk menciptakan generasi penerus yang akhlakul karimah dan dapat menjadi pemimpin sesuai syariat Islam. Program ini bertujuan untuk menyiapkan staff muda JMMB agar mampu mengemban tugas keorganisasian dengan lebih terarah, sistematis, profesional, dengan tetap mengemban nilai-nilai keislaman.
Acara dibuka oleh pembawa acara, yaitu Salman Ali Nazar, yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan. Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an oleh Zikri Ilham Putranto, yang insyaAllah menjadi pembuka yang baik dan penuh berkah bagi rangkaian kegiatan ini. Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan penyetoran hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari sebelumnya kepada para panitia. Kegiatan ini bertujuan agar peserta dan panitia senantiasa mengingat serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam kepemimpinan. Setelah sesi hafalan, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh satu mentor. Dalam kelompok tersebut, peserta berdiskusi secara interaktif mengenai poin-poin penting dalam kepemimpinan seperti public speaking, pengambilan keputusan, delegasi, empati, dan strategic thinking dengan meneladani kisah dan keteladanan para tokoh besar Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mendalam sekaligus menginspirasi peserta untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berkarakter Islami.
Dalam hasil diskusi yang telah disampaikan melalui presentasi singkat, para peserta menyimpulkan bahwa dalam memimpin, seorang pemimpin perlu memiliki berbagai
kemampuan penting. Public speaking menjadi dasar untuk menyampaikan gagasan dengan jelas dan meyakinkan, sehingga mampu menggerakkan dan menginspirasi orang lain. Kemudian, pengambilan keputusan menuntut keberanian serta kebijaksanaan dalam memilih langkah terbaik di antara berbagai kemungkinan yang ada. Selanjutnya, delegasi menunjukkan kemampuan pemimpin untuk mempercayakan tugas kepada anggota tim sesuai kapasitasnya, agar tujuan bersama dapat tercapai dengan efektif. Sementara itu, empati menjadi kunci dalam memahami kondisi, perasaan, dan kebutuhan anggota tim, sehingga terbangun hubungan yang harmonis dan saling menghargai. Terakhir, strategic thinking atau berpikir strategis diperlukan agar seorang pemimpin mampu melihat permasalahan secara menyeluruh, merancang langkah jangka panjang, serta menavigasi tim menuju keberhasilan dengan perencanaan yang matang. Melalui kelima aspek ini, peserta belajar bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya soal kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang meneladani nilai-nilai moral, kebijaksanaan, dan keteladanan seperti yang dicontohkan para tokoh Islam.
Memasuki acara terakhir, yakni sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta dan panitia tampak antusias dan bersemangat. Momen ini menjadi simbol kebersamaan serta bentuk apresiasi atas partisipasi dan kerja sama selama kegiatan berlangsung. Semoga dengan adanya acara Latihan Kepemimpinan 2 ini, peserta dapat mengambil banyak pelajaran berharga, menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berintegritas, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam setiap tindakan dan tanggung jawab kepemimpinan di masa depan. [Penulis: JMMB]
Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Program MBKM Penelitian 2025 melakukan kegiatan puncak dari riset kolaboratif yang dipimpin oleh Prof. Dr. Endah Retnaningrum, S.Si., M.Eng, dengan anggota Astrid Rayna Afandi, Allyesa Putri Kridarianti, Nabil Putra Fajriana, dan Widya Galuh Rarakirana. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Oktober 2025 yang berlokasi di SD Eksperimental Mangunan, Cupuwatu, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan edukasi inovatif ini melibatkan siswa kelas VI sekolah dasar dalam pematerian tentang pengembangan produk pangan fermentasi yogurt dan kombucha dengan penambahan ekstrak porang.
kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan terobosan dalam industri pangan fungsional melalui inovasi minuman fermentasi berbasis porang. Terinspirasi oleh popularitas yogurt dan kombucha yang telah dikenal luas akan cita rasa asam segar dan manfaat kesehatannya, inovasi ini menghadirkan keunikan melalui integrasi porang sebagai bahan fungsional utama. Porang yang kaya akan serat glukomanan tidak hanya memberikan nilai tambah gizi, tetapi juga menciptakan karakteristik tekstur yang khas, menjadikannya alternatif minuman sehat yang inovatif dan menjanjikan. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena dinilai mampu memperkenalkan sains dan penelitian secara menyenangkan kepada anak-anak. Guru-guru SD Eksperimental Mangunan mengapresiasi cara penyampaian materi yang ringan dan interaktif, sehingga membuat siswa mudah memahami konsep fermentasi serta manfaat minuman berbasis porang bagi kesehatan. Anak-anak pun terlihat antusias dan senang, mereka aktif bertanya serta mengungkapkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap topik yang baru mereka kenal.
ini menegaskan peran aktif Fakultas Biologi UGM dalam mengimplementasikan hasil penelitiannya kepada masyarakat. Pengenalan inovasi yoghurt dan kombucha berbasis porang sebagai produk pangan fungsional diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap bidang sains sejak dini. Kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya nyata UGM dalam mengembangkan produk lokal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mendukung kemandirian pangan nasional.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat – Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PkM-MBKM) Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada 2025, di bawah bimbingan Prof. Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St. sukses melaksanakan rangkaian kegiatan edukatif di Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman Yogyakarta. Pada tanggal 27 September 2025, mulai pukul 08:00 sampai 14:30 WIB. Judul kegiatan yang dilaksanakan yaitu “Dari Kebun ke Kain: Budidaya Indigofera tinctoria dan Pewarnaan Batik dengan Indigo Alami bersama Anggota PKK RT 01 dan RT 02 Dusun Blotan, Wedomartani, Sleman, Yogyakarta. Tim pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan empat mahasiswa aktif Fakultas Biologi UGM Angkatan 2022 yaitu Karima Salsabila (22/497198/BI/11012), Ristya Nadaa Shabrina (22/498042/BI/11033), Ainu Lifah Windia Sari (22/494555/BI/20973), dan Salma Dwiyanti (22/502511/BI/11064). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta pemanfaatan tanaman pewarna alami di masyarakat, untuk mempromosikan praktik ramah lingkungan dalam industri fashion, dan melestarikan teknik pewarnaan tradisional Indonesia.
Kegiatan pelatihan membatik dengan pewarna alami indigo berhasil menarik perhatian anggota PKK RT 01 dan RT 02 Dusun Blotan dan berlangsung dengan penuh antusias. Jumlah peserta yang hadir ada 35 orang dan kegiatan juga dihadiri oleh ibu Dukuh Blotan serta didukung penyediaan tempat pelatihan oleh bapak dan ibu Suwardi. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi pewarna alami yang ramah lingkungan sekaligus melestarikan budaya membatik. Kegiatan diawali dengan penjelasan tentang prospek budidaya tanaman Indigofera tinctoria yang disampaikan oleh Prof. Dr. Kumala Dewi MSc.St. Selanjutnya dalam praktik pewarnaan, para peserta menggunakan teknik pencelupan kain ke dalam larutan indigo sebanyak empat kali untuk mendapatkan warna biru indigo yang khas. Setelah proses pencelupan, dilakukan tahap penguncian warna menggunakan larutan cuka dengan hasil warna biru muda atau larutan tunjung yang menghasilkan warna biru tua. Penguncian warna pada kain ini berfungsi agar hasil pewarnaan lebih tahan lama. Tahap akhir adalah “melorot” malam batik, yaitu proses menghilangkan lilin pada kain sehingga motif batik tampak jelas dengan warna biru alami yang menawan. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan rasa ketertarikan yang sangat tinggi. Banyak peserta yang aktif bertanya dan mencoba langsung setiap tahapan proses. Mereka mengaku senang mendapatkan pengalaman baru sekaligus menambah wawasan tentang pewarna alami yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menghasilkan karya batik yang unik dan bernilai seni tinggi. Kegiatan ini didukung oleh ibu Asti dan tim, yang merupakan salah satu pelaku bisnis batik dan ecoprint dari dusun Blotan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong penggunaan pewarna alami serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian yang mengusung tema pewarna alam ini juga mendukung pelaksanaan SDGs terutama pilar 12 yaitu tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta pilar ke 15 yaitu tentang Ekosistem Daratan, dimana pada pilar ini ditekankan pentingnya upaya melindungi, memulihkan, dan meningkatkan penggunaan ekosistem bumi secara berkelanjutan yang dapat dimulai dengan tindakan mengelola hutan secara tepat, menjaga biodiversitas, dan keanekaragaman hayati.
Acara Pelatihan Penyusunan PPT PKM Corner 2025 telah dilaksanakan pada hari Kamis, 25 September 2025 pukul 17.00 – 18.15 WIB. Acara dipandu oleh Salsabilla Dwira Syaikhah selaku MC. Acara diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sesi pematerian oleh Shabrina Farras Tsany mahasiswa Kedokteran UGM 2021 yang memperoleh medali emas kategori poster pada ajang PIMNAS 37.
Pelatihan Penyusunan PPT ini diselenggarakan sebagai bentuk pendampingan bagi tim PKM dalam menyusun hasil penelitian agar dapat dipresentasikan secara menarik dan efektif. Melalui kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pematerian sekaligus sharing session dari mahasiswa peraih medali PIMNAS yang berbagi pengalaman serta tips praktis dalam membuat PPT yang baik. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun presentasi penelitian yang komunikatif, sistematis, dan mampu mendukung penyampaian ide secara lebih meyakinkan.
[Penulis: PKM Corner]
Yogyakarta/Jena – September 2025
Tiara Putri, mahasiswa doktoral double degree dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada dan Universität Greifswald, Jerman, berhasil meraih Poster Prize pada 77th Annual Conference of the German Society for Hygiene and Microbiology (Deutsche Gesellschaft für Hygiene und Mikrobiologie, DGHM) yang tahun ini diselenggarakan di Jena, Jerman.
Konferensi DGHM merupakan salah satu pertemuan mikrobiologi paling bergengsi di Eropa, yang menarik ratusan peneliti dan klinisi di bidang penyakit infeksi, mikrobiologi, dan imunologi. Pencapaian ini menegaskan kualitas tinggi kolaborasi riset internasional UGM serta kontribusi mahasiswanya dalam kemajuan ilmu pengetahuan global.
Dari 188 presenter poster yang berasal dari berbagai negara, termasuk Jerman, Afrika Selatan, Bulgaria, dan Aljazair, hanya lima peserta yang terpilih sebagai penerima penghargaan. Tiara termasuk di antara kelompok pemenang tersebut.
Poster yang mendapat penghargaan berjudul “Impact of pneumolysin, hydrogen peroxide, and Streptococcus pneumoniae strains on blood–CSF barrier integrity in a human choroid plexus co-culture model.” Riset ini memberikan wawasan baru mengenai mekanisme Streptococcus pneumoniae, salah satu bakteri patogen pada manusia, dalam merusak integritas sistem blood-cerebrospinal fluid barrier. Studi ini berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang patogenesis pneumococcal meningitis serta membuka peluang bagi strategi terapeutik di masa depan.
Tiara juga menambahkan bahwa pengalaman mengikuti konferensi ini terasa sangat berkesan karena panitia menyediakan fasilitas penitipan anak gratis selama 3 hari konferensi. Anak-anak peserta dititipkan kepada seorang Tagesmutter (pengasuh terlatih profesional) sehingga para orang tua dapat menghadiri sesi ilmiah dengan tenang. “Saya sangat senang dengan fasilitas family friendly ini yang memahami kebutuhan peneliti yang juga merangkap sebagai orang tua. Hal ini sangat membantu, terutama karena saya tinggal di Jerman hanya bersama anak-anak saya dan tidak mungkin meninggalkan mereka sendirian di rumah,” ungkap Tiara.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan akademik yang solid serta lingkungan konferensi yang inklusif dan ramah keluarga dapat mendorong peneliti untuk berkarya dan berprestasi di kancah internasional.
Jama’ah Mahasiswa Muslim Biologi (JMMB) Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan First Gathering JMMB Muda 2025 yang telah dilaksanakan pada hari Jumat, 12 September 2025, bertempat di ruang terbuka Masjid Al-hayat fakultas Biologi UGM. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sekitar 30 orang peserta yang terdiri atas pengurus maupun peserta JMMB muda. Acara first gathering diadakan dengan tujuan memperkenalkan lembaga studi JMMB pada mahasiswa baru 2025, serta membangun keakraban antaranggota dengan peserta JMMB muda. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana dalam mempererat hubungan antarmahasiswa dan meningkatkan kualitas lembaga.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, yaitu sambutan pertama dipandu oleh ketua pelaksana kegiatan First Gathering JMMB Muda 2025, Muhammad Husein Chesta Adabi, dilanjut dengan sambutan kedua yang disampaikan oleh Ketua Umum JMMB, Rafli Nur Muhammad Fahrezi. Kegiatan inti pada First Gathering JMMB Muda 2025 adalah pengenalan setiap bidang dalam Lembaga Studi JMMB yang tidak hanya mengenai program kerja, tetapi juga pengenalan masing-masing anggota, dan struktur lembaga. Usai pengenalan setiap bidang dan pengurus, serta anggota aktif, agenda dilanjutkan dengan diskusi terbuka antaranggota dan peserta, serta diadakan ice breaking sebagai penutup kegiatan. Melalui ice breaking tersebut, peserta diajak untuk berinteraksi lebih dekat sehingga dapat menumbuhkan ikatan yang semakin kuat. Terakhir, dilaksanakan dokumentasi sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara First Gathering JMMB Muda 2025.
Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia serta peserta yang telah berperan, berpartisipasi aktif, dan menunjukkan antusias yang luar biasa selama berlangsungnya acara First Gathering JMMB Muda 2025. Dengan semangat persatuan, kebersamaan yang kokoh, dan komitmen dakwah yang terus diperkuat, kami percaya bahwa JMMB UGM akan terus berkembang sebagai wadah yang inspiratif untuk pembinaan serta pengembangan potensi mahasiswa dan civitas akademika Muslim Biologi. JMMB, One Big Family! [Penulis: Panitia First Gathering JMMB Muda 2025]


































