Yogyakarta, 6-24 Juli 2026 – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkuat komitmennya dalam internasionalisasi pendidikan melalui penyelenggaraan International Summer Course on Tropical Biodiversity and Sustainable Development 2026 yang berkolaborasi dengan University of Technology Sydney dan Australian National University melalui dukungan pendanaan New Colombo Plan (NCP) Australia, Hibah EQUITY Inovasi dan Internasionalisasi Akademik serta PT Dynata Inovasi Corporalab. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kapasitas global mahasiswa melalui pembelajaran lintas budaya, pengalaman akademik internasional, serta penguatan jejaring antara Indonesia dan Australia. Program NCP dirancang untuk mengembangkan pemahaman kawasan Indo-Pasifik dan literasi Asia melalui pembelajaran yang bersifat imersif dan terstruktur.
Pada pelaksanaan tahun ini, program diikuti oleh 11 mahasiswa Australia, yang terdiri atas 4 mahasiswa dari Australian National University (ANU) dan 7 mahasiswa dari University of Technology Sydney (UTS). Selama empat minggu, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi Indonesian Language and Culture Learning (INCULS), perkuliahan bersama pakar internasional, praktikum bioinformatika dan Geographic Information System (GIS), persiapan sampel next-generation sequencing, kegiatan lapangan, Biodiversity Summit, hingga program konservasi masyarakat Ramban Rimba di Petungkriyono, Jawa Tengah.
Kehadiran peserta New Colombo Plan menjadi bagian penting dari International Summer Course Fakultas Biologi UGM yang mengusung tema “From Ecosystems to Repositories: Data-Driven Insights into Tropical Biodiversity.” Melalui berbagai aktivitas akademik, laboratorium, dan eksplorasi lapangan, para mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai biodiversitas tropis Indonesia sekaligus mengembangkan kompetensi dalam analisis data keanekaragaman hayati serta memperkuat kemampuan kolaborasi lintas budaya.
Selama satu minggu pelaksanaan program, Prof. Ian Menz, Head of the School of Life Sciences University of Technology Sydney (UTS), turut mendampingi tujuh mahasiswa UTS dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik dan lapangan. Selain memberikan pendampingan kepada mahasiswa, kunjungan Prof. Menz juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan keberlanjutan kerja sama antara UTS dan Fakultas Biologi UGM. Berbagai peluang kolaborasi strategis dibahas, termasuk penguatan student mobility, perluasan program pertukaran mahasiswa, penjajakan pengembangan program double degree, serta inisiatif kerjasama akademik dan penelitian lainnya. Pertemuan ini mencerminkan komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat kemitraan internasional yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan pengalaman belajar global bagi mahasiswa.
Partisipasi dalam program New Colombo Plan 2026 semakin mempertegas posisi Fakultas Biologi UGM sebagai mitra strategis bagi perguruan tinggi internasional dalam membangun pengalaman pembelajaran global yang berkualitas. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring riset, pertukaran pengetahuan, dan kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Australia. Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan berkualitas berbasis pengalaman internasional, SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan global antar perguruan tinggi, serta SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembelajaran dan penelitian yang berfokus pada konservasi biodiversitas tropis dan pembangunan berkelanjutan.






